![]() |
| Pelataran depan masjid Agung Karawang. |
Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya Masjid Agung Karawang (bagian I) klik untuk kembali ke bagian I
![]() |
| dari balik terali pagar alun alun. |
Pada masa Bupati Karawang V yaitu Raden Muhamad Soleh atau Panatayuda IV (memerintah 1752 – 1786M), Kantor bupati dipindahkan kembali ke Babakan Kertayasa. Bupati V ini, dikenal sebagai dalem nalon. Bupati ini mendapat kehormatan “naik nalon”. Dari pemerintahan Kolonial Belanda, dan pada waktu itu hal tersebut jarang terjadi. Ia termasuk pembina Masjid Agung, dan waktu meninggal Dunia ia dimakam kan dekat Masjid ini, tahun 1993 atas persetujuan para sesepuh, kerangka jenazahnya dipindahkan dan dimakamkan kembali di komplek makam Bupati Karawang di Desa Manggung Jaya Cilamaya. ![]() |
| puncak atap limas Masjid Agung Karawang |
Masa kemerdekaan![]() |
| Kaligrafi ukuran besar di Masjid Agung Karawang. |
Arsitektur Masjid Agung Karawang
![]() |
| Sisi Mihrab, masjid agung Karawang. |
Pada sisi mihrab dibagian kiri dan kanannya terikir indah kaligrafi Allah dan Muhammad dalam ukuran besar. Kaligrafi Al-qur’an juga terlukis indah di sisi kiri dan kanan dinding masjid bagian dalam. Kaligrafi dan lukisan geometris turut memperindah sisi migrab masjid ini.
![]() |
| Mihrab dan mimbar Masjid Agung Karawang. |
![]() |
| Jendela dan dinding sisi selatan |
![]() |
| Interior masjid agung Karawang. |
![]() |
| Suasana Lantai Dua Masjid Agung Karawang. |
![]() |
| Pelataran Masjid |
& Like akun Instagram kami di @masjidinfo dan @masjidinfo.id


















































