#Topbisnisonline – Cara #Riset Produk & #Kompetitor Online dengan #Tools Gratis – Dalam menjalankan #bisnis online, riset produk dan kompetitor adalah langkah penting yang sering kali menentukan apakah sebuah #usaha dapat berkembang atau justru berhenti di tengah jalan. Banyak pebisnis pemula melangkah tanpa data, hanya mengandalkan insting atau ikut-ikutan #tren. Padahal, ada banyak tools riset gratis yang dapat membantu Anda memahami permintaan pasar, mempelajari pesaing, dan menentukan #produk terbaik untuk dijual.
Baca Juga: Mindset Pengusaha Online: Dari Konsumen Menjadi Kreator Nilai
Riset yang tepat akan memberikan gambaran nyata tentang minat konsumen, peluang keuntungan, hingga potensi risiko. Artikel ini akan membahas langkah-langkah lengkap cara melakukan riset produk dan kompetitor menggunakan berbagai tools gratis yang mudah diakses.

1. Mengapa Riset Produk Itu Penting?
Sebelum masuk ke teknik dan tools, Anda perlu memahami tujuan dari riset produk. Riset produk dilakukan untuk memastikan bahwa produk yang ingin dijual memiliki:
- Permintaan pasar yang cukup besar
- Tingkat persaingan yang masih memungkinkan untuk masuk
- Keunikan atau nilai tambah dibandingkan produk lain
- Harga yang sesuai dengan kemampuan target konsumen
- Peluang tren jangka panjang, bukan tren musiman semata
Dengan riset yang matang, Anda dapat mengurangi risiko stok menumpuk, penjualan lambat, dan kesalahan memilih produk yang tidak sesuai dengan kebutuhan pasar.
2. Google Trends: Mengetahui Permintaan Pasar Secara Real-Time
Google Trends adalah tools wajib dalam riset produk karena dapat menunjukkan grafik minat masyarakat terhadap suatu kata kunci atau produk dalam kurun waktu tertentu.
Cara Menggunakannya:
- Buka Google Trends
- Masukkan nama produk atau kategori produk
- Amati grafik tren dalam 12 bulan terakhir
- Bandingkan produk serupa untuk melihat mana yang lebih stabil
Apa Saja yang Bisa Anda Pelajari?
- Tren naik menunjukkan produk sedang diminati dan potensial
- Tren turun berarti minat konsumen berkurang
- Musiman: contoh baju muslim naik setiap Ramadan
- Perbandingan produk: misalnya “humidifier” vs “air purifier”
Google Trends membantu Anda menentukan apakah ide produk Anda layak untuk dilanjutkan atau perlu diganti.
3. Riset Produk di Marketplace Besar
Marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dan Lazada adalah sumber data paling nyata karena menunjukkan apa yang benar-benar dibeli konsumen.
Cara Melakukannya:
- Masuk ke kategori tertentu (misal: kecantikan atau elektronik)
- Urutkan menjadi “Penjualan Terlaris”
- Catat produk yang konsisten berada di urutan teratas
- Baca ulasan untuk menemukan kelemahan produk kompetitor
- Amati rentang harga dan strategi diskon
Informasi Penting yang Didapat:
- Demand produk berdasarkan jumlah penjualan
- Tingkat persaingan di kategori
- Kualitas produk berdasarkan rating
- Celah yang bisa dijadikan peluang
Contohnya, jika banyak ulasan mengeluhkan ukuran yang tidak akurat, Anda bisa menawarkan produk dengan standar ukuran yang lebih presisi.
Baca Juga: Bisnis Online Berbasis Komunitas: Cara Membangun Tribe & Loyal Customer
4. Riset Kompetitor Menggunakan Tools Gratis
Setelah menentukan produk potensial, langkah berikutnya adalah menganalisis kompetitor. Tools gratis di bawah ini dapat membantu Anda memahami kekuatan dan kelemahan pesaing.
A. SimilarWeb (Gratis): Analisis Trafik Kompetitor
Walaupun versi gratisnya terbatas, SimilarWeb tetap sangat berguna untuk mengukur kekuatan kompetitor berdasarkan:
- Perkiraan trafik bulanan
- Sumber trafik (organik, sosial, direct)
- Negara asal pengunjung
- Website rujukan utama
Manfaatnya untuk Anda:
- Mengetahui strategi pemasaran kompetitor
- Melihat apakah kompetitor sedang berkembang atau stagnan
- Menentukan channel pemasaran yang efektif
B. Ubersuggest Free Version: Melihat Keyword & Konten Kompetitor
Ubersuggest dapat digunakan untuk:
- Mencari volume pencarian keyword terkait produk
- Mengetahui tingkat persaingan SEO
- Melihat halaman kompetitor yang paling banyak dikunjungi
Tools ini sangat cocok untuk riset konten, maupun riset permintaan produk berbasis pencarian Google.
C. Keyword Surfer: Riset Cepat dan Ringan
Jika Anda ingin riset keyword langsung dari halaman Google tanpa membuka tools tambahan, gunakan Keyword Surfer. Ekstensi ini menampilkan:
- Volume pencarian
- Saran keyword
- Estimasi trafik setiap website di SERP
Tools ini sangat ringan dan cocok untuk riset harian.
D. Facebook Ads Library: Mengintip Iklan Kompetitor
Jika kompetitor menjalankan iklan di Facebook atau Instagram, Facebook Ads Library dapat menunjukkan:
- Jenis iklan yang mereka jalankan
- Visual dan copywriting yang digunakan
- Produk apa yang mereka fokuskan
- Durasi iklan
Dari sini, Anda bisa mempelajari strategi promosi yang sedang mereka tekankan.
5. Membaca Ulasan Pembeli sebagai Data Paling Jujur
Salah satu aspek paling penting dari riset adalah membaca ulasan pembeli karena berisi opini nyata dari pengguna.
Yang Bisa Anda Analisis:
- Keluhan yang muncul berulang kali
- Fitur yang paling disukai
- Masalah pengiriman atau kualitas
- Saran perbaikan dari pembeli
Anda bisa menggunakan metode sederhana:
Metode WAR (Write – Analyze – Respond)
- Write: Catat ulasan yang sering muncul
- Analyze: Kelompokkan dalam kategori seperti kualitas, harga, pengemasan, dan fitur
- Respond: Tentukan cara memperbaiki atau menawarkan kelebihan produk Anda
Ini membantu Anda membuat produk yang lebih baik dibandingkan kompetitor sejak awal.
6. Memantau Tren Visual dari TikTok & Pinterest
Platform visual seperti TikTok dan Pinterest sering menjadi tempat munculnya tren baru.
Yang Bisa Dicari:
- Produk viral yang banyak diposting
- Gaya desain atau warna yang sedang tren
- Ide produk unik dari negara lain
- Pola konten yang menarik minat pengguna
Biasanya, tren visual di media sosial akan masuk ke marketplace beberapa minggu kemudian.
7. Membuat Keputusan dari Semua Data
Setelah mengumpulkan data dari berbagai sumber, Anda perlu membuat keputusan akhir.
Checklist Kelayakan Produk:
- ✔ Permintaan stabil atau meningkat
- ✔ Volume pencarian cukup tinggi
- ✔ Ada kompetitor, tapi tidak terlalu padat
- ✔ Ada celah untuk produk dengan kualitas lebih baik
- ✔ Harga kompetitif dan realistis
- ✔ Produk bukan hanya tren sesaat
Jika sebuah produk memenuhi sebagian besar checklist di atas, besar kemungkinan produk tersebut potensial untuk dijual.
Baca Juga: Peluang Bisnis Online Tren 2026: AI, Micro Learning, & Creator Economy
Kesimpulan
Riset produk dan kompetitor bukan hanya kegiatan sampingan, melainkan fondasi penting dalam membangun bisnis online yang berkelanjutan. Dengan memanfaatkan tools gratis seperti Google Trends, SimilarWeb, Ubersuggest, Facebook Ads Library, Keyword Surfer, dan riset langsung di marketplace, Anda bisa memahami pasar dengan lebih dalam tanpa mengeluarkan biaya besar.
Riset yang baik memungkinkan Anda memilih produk yang tepat, menciptakan nilai tambah, dan mengeksekusi strategi pemasaran yang lebih efektif. Pada akhirnya, data akan membantu Anda mengambil keputusan yang lebih cerdas dan meminimalkan risiko kegagalan.










Comments 0