ADVERTISEMENT
Apakah Anda sedang bingung bagaimana cara menulis sebuah proposal skripsi? Mungkin garis besar sistematika penulisan proposal skripsi berikut ini semoga dapat membantu Anda.
Proposal merupakan pernyataan atas urgensi penelitian (isunya menarik, mengikutiย kebutuhan perkembangan ilmu, belum pernah diteliti orang, mempunyai implikasiย teoritik dan atau praktis).ย Proposal menggambarkan organisasi penelitian yang tepat, sistematis dan logisย Bisa memproyeksikan apa saja yang akan dilakukan dan hasilnya di lapanganย Proposal merupakan kunci bagi keberhasilan proses penelitian di โlapanganโ.
1. Judul
Penjelasan tentang usulan topik yang diteliti.
2. Latar Belakang
Penjelaskan secara rasional atau justifikasi penelitian dilihat dari latarย belakang pemilihan permasalahan yang diteliti, minimal 1 halaman. ย Latar belakang berisi uraian mengenai penting dan perlu dilakukannya penelitian.
Alasah harus diarahkan pada sifat dan implikasi dari gejala itu sendiri, akan lebihย baik lagi bila mendapat justifikasi teori atau konsep. Karenanya, dalam latar belakangย perlu dikemukakan pula berbagai fakta untuk memperkuat alasan perlunyaย dilakukan penelitian tersebut.
3. Perumusan masalah
Perumusan masalah adalah kunci dalam setiap penelitian, tidak ada masalahย maka tidak ada penelitian.
Masalah penelitian hendaknya dirumuskan dengan tajam, jelas, terarah, dan ย harus mengikuti logika berfikir yang benar.ย Perumusan masalah didasarkan pada kreatifitas dan imaginasi peneliti, yangย dapat bersumber dari minat personal atau bersumber dari teori.ย Masalah itu harus bersifat problematis, artinya mempunyai kesenjangan antaraย yang nyata dengan yang ideal, sehingga membutuhkan penjelasan karena ย kesenjangan itu akan mempunyai implikasi yang luas baik secara teoritis mapunย praktis.
Karenanya, masalah itu cukup satu. Kemudian, masalah tersebut dielaborasiย (diturunkan) menjadi pertanyaan-pertanyaan penelitian, tapi jangan terlaluย banyak (maksimal tiga pertanyaan), agar pertanyaan menjadi fokus, tidakย melebar kemana-mana.
4. Tujuan penelitian
Tujuan tentunya sangat ditentukan oleh masalah yang diajukan, dan intinya berisiย tentang kontribusi hasil penelitian bagi kepentingan keilmuan atau kepentingan- ย kepentingan yang bersifat praktis.
5. Tinjauan pustaka
Tinjauan pustaka bersi paparan riwayat penelitian yang pernah dilakukan, baikย terkait dengan tema yang diangkat maupun dengan lokasi/kawasan yang akanย diteliti. Paparan itu tidak hanya berisi tentang penemuan-penemuan penting dariย peneliian yang sudah dilakukan, tapi juga mengenai pendekatan dan metode yangย mereka gunakan. Karenanya, tinjauan pustaka juga berfungsi untuk menunjukkanย orisinalitas penelitian, bahwa penelitian ini beda dengan penelitian yang sudahย dilakukan, atau bisa juga bersifat melengkapi dan memperbaiki penelitian yangย sudah dilakukan.
6. Kerangka teori
Kerangka teori merupakan kerangka untuk menjawab pertanyaan penelitian. Istilahย โteoriโ di sini menunjuk pada sumber penyusunan kerangka, yang bisa berupa teoriย yang ada, definisi konsep, atau malah dapat pula dari logika. Orang biasanya raguย menggunakan kata โteoriโ, karena dianggapnya hanya untuk penelitian yangย bernalar deduktif. Padahal tidak demikian. Sekali lagi, kerangka untuk menjawabย pertanyaan penelitian tetap diperlukan dalam penelitian bernalar induktif. Jikaย konsep yang dijadikan sumber menyusun kerangka tersebut, maka sub judul ini bisaย diganti menjadi โkerangka konseptualโ. Jika logika yang digunakan, maka sub judulย ini menjadi โkerangka pemikiranโ.
7. Metode penelitian
Pengertian metode, pendekatan, dan penalaran dalam skripsi kita seringย bercampur aduk dan salah pakai.
Metode penelitian merupakan cara atau langkah-langkah konkrit dari penelitian:ย alasan pemilihan lokasi, dengan cara apat data dikumpulkan, diolah danย dianalisis. Metode yang dipakai sangat ditentukan oleh masalah yang diajukan.ย Pendekatan adalah alat atau cara pandang yang digunakan untuk โmendekatiโย masalahย Penalaran adalah cara atau alur berfikir (induktif, deduktif)ย
Sumber:arkeologi.ugm.ac.id








