ADVERTISEMENT

(Materi
Pengajian Jelang Buka Puasa)
Pengajian Jelang Buka Puasa)
Bulan
Ramadhan, bulan puasa adalah kesempatan bagi kita untuk melatih kesabaran.
Sabar dalam menjalankan syariat dari Allah Swt. sehingga kita bisa menjadi
orang-orang yang bertaqwa. Seperti apa orang-orang yang bertakwa itu? Tentu
kita tidak akan kesulitan menemukan contoh orang-orang yang bertakwa. Kita
telah mempunyai teladan abadi, yaitu Rasulullah Saw. dan para sahabat beliau.
Allah Swt. telah memuji para shahabat ra. di dalam al-Qurโan:
Ramadhan, bulan puasa adalah kesempatan bagi kita untuk melatih kesabaran.
Sabar dalam menjalankan syariat dari Allah Swt. sehingga kita bisa menjadi
orang-orang yang bertaqwa. Seperti apa orang-orang yang bertakwa itu? Tentu
kita tidak akan kesulitan menemukan contoh orang-orang yang bertakwa. Kita
telah mempunyai teladan abadi, yaitu Rasulullah Saw. dan para sahabat beliau.
Allah Swt. telah memuji para shahabat ra. di dalam al-Qurโan:

โOrang-orang
yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan
anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada
mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka
surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka
kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar.โ (QS. at-Taubah: 100)
yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan
anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada
mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka
surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka
kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar.โ (QS. at-Taubah: 100)
Mereka
adalah orang-orang yang memegang prinsip โsamiโnaa
wa athoโnaaโ โkami mendengar dan kami menaatiโ dalam menjalankan
ajaran-ajaran Islam. Berikut ini beberapa contoh teladan dari mereka yang
disebutkan dalam hadits-hadits.
adalah orang-orang yang memegang prinsip โsamiโnaa
wa athoโnaaโ โkami mendengar dan kami menaatiโ dalam menjalankan
ajaran-ajaran Islam. Berikut ini beberapa contoh teladan dari mereka yang
disebutkan dalam hadits-hadits.
ยทย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย
Imam Bukhรขri meriwayatkan hadits dari Abรป
Sarรปโah, beliau berkata (yang artinya):
Imam Bukhรขri meriwayatkan hadits dari Abรป
Sarรปโah, beliau berkata (yang artinya):
โSuatu
saat aku shalat Ashar di belakang Nabi Saw. di Madinah. Kemudian beliau Saw.
membaca salam dan cepat-cepat berdiri, lalu melangkahi pundak orang-orang yang
ada di masjid menuju ke sebagian kamar istrinya. Maka orang-orang pun merasa
kaget dengan bergegasnya Nabi. Kemudian Nabi Saw. keluar dari kamar istrinya
menuju mereka. Nabi melihat para sahabat sepertinya merasa keheran-heranan
karena bergegasnya beliau. Kemudian beliau Saw. berkata, โAku bergegas dari
shalat karena aku ingat suatu lantakan emas (dari zakat) yang masih tersimpan
di rumah kami. Aku tidak suka jika barang itu menahanku, maka aku memerintahkan
(kepada istriku) untuk membagi-bagikannya.โ
saat aku shalat Ashar di belakang Nabi Saw. di Madinah. Kemudian beliau Saw.
membaca salam dan cepat-cepat berdiri, lalu melangkahi pundak orang-orang yang
ada di masjid menuju ke sebagian kamar istrinya. Maka orang-orang pun merasa
kaget dengan bergegasnya Nabi. Kemudian Nabi Saw. keluar dari kamar istrinya
menuju mereka. Nabi melihat para sahabat sepertinya merasa keheran-heranan
karena bergegasnya beliau. Kemudian beliau Saw. berkata, โAku bergegas dari
shalat karena aku ingat suatu lantakan emas (dari zakat) yang masih tersimpan
di rumah kami. Aku tidak suka jika barang itu menahanku, maka aku memerintahkan
(kepada istriku) untuk membagi-bagikannya.โ
ยทย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย
Imam Bukhรขri meriwayatkan dari Ibnu Abรฎ Aufรข
ra., beliau berkata:
Imam Bukhรขri meriwayatkan dari Ibnu Abรฎ Aufรข
ra., beliau berkata:
โKami
ditimpa kelaparan pada beberapa malam saat perang Khaibar, danย kamiย
menemukanย keledaiย kampung,ย
kemudianย kami menyembelihnya.
Maka ketika kuali telah mendidih, tiba-tiba berteriak juru bicara Rasulullah
Saw., โMatikanlah kuali itu dan kalian jangan makan daging keledai jinak itu
sedikitpun.โ Abdullah berkata, โKami pada saat itu mengatakan, โSesungguhnya
Rasulullah Saw. melarang memakan keledai jinak itu hanya karena belum dibagi
lima (karena harta rampasan perang).โ Tapi sahabat yang lain berkata,
โKeledaiย jinak itu diharamkan secara
mutlak.โ Kemudian aku bertanya kepada Sa’id bin Jubair, dan ia menjawab, โKeledai
jinak itu diharamkan secara mutlak.โ
ditimpa kelaparan pada beberapa malam saat perang Khaibar, danย kamiย
menemukanย keledaiย kampung,ย
kemudianย kami menyembelihnya.
Maka ketika kuali telah mendidih, tiba-tiba berteriak juru bicara Rasulullah
Saw., โMatikanlah kuali itu dan kalian jangan makan daging keledai jinak itu
sedikitpun.โ Abdullah berkata, โKami pada saat itu mengatakan, โSesungguhnya
Rasulullah Saw. melarang memakan keledai jinak itu hanya karena belum dibagi
lima (karena harta rampasan perang).โ Tapi sahabat yang lain berkata,
โKeledaiย jinak itu diharamkan secara
mutlak.โ Kemudian aku bertanya kepada Sa’id bin Jubair, dan ia menjawab, โKeledai
jinak itu diharamkan secara mutlak.โ
ยทย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย
Imam Bukhรขri meriwayatkan dari Anas bin Mรขlik
ra., beliau berkata:
Imam Bukhรขri meriwayatkan dari Anas bin Mรขlik
ra., beliau berkata:
โSuatu
hari aku memberi minum kepada Abรป Thalhah al-Anshary, Abรป Ubaidah bin
al-Jarrah, dan Ubay bin Kaโab dari Fadhij, yaitu perasan kurma. Kemudian ada
seseorang yang datang, ia berkata, โSesungguhnya khamr telah diharamkan.โ Maka
Abรป Thalhah berkata, โWahai Anas, berdirilah dan pecahkanlah kendi itu!โ Anas berkata,
โMaka aku pun berdiri mengambil tempat penumbuk biji-bijian milik kami, lalu
memukul kendi itu pada bagian bawahnya, hingga pecahlah kendi itu.โ
hari aku memberi minum kepada Abรป Thalhah al-Anshary, Abรป Ubaidah bin
al-Jarrah, dan Ubay bin Kaโab dari Fadhij, yaitu perasan kurma. Kemudian ada
seseorang yang datang, ia berkata, โSesungguhnya khamr telah diharamkan.โ Maka
Abรป Thalhah berkata, โWahai Anas, berdirilah dan pecahkanlah kendi itu!โ Anas berkata,
โMaka aku pun berdiri mengambil tempat penumbuk biji-bijian milik kami, lalu
memukul kendi itu pada bagian bawahnya, hingga pecahlah kendi itu.โ
ยทย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย
Imam Bukhรขri meriwayatkan dari โAisyah ra. yang
berkata:
Imam Bukhรขri meriwayatkan dari โAisyah ra. yang
berkata:
โSemoga
Allah merahmati kaum wanita yang hijrah pertama kali, ketika Allah menurunkan
firman-Nya, โDan hendaklah mereka mengenakan kain kerudung mereka diulurkan ke dadanya.โ
(TQS. an-Nรปr [24]: 31). Maka kaum wanitaย
itu merobek kain sarung mereka (untuk dijadikan kerudung) dan menutup
kepala mereka dengannya.โ
Allah merahmati kaum wanita yang hijrah pertama kali, ketika Allah menurunkan
firman-Nya, โDan hendaklah mereka mengenakan kain kerudung mereka diulurkan ke dadanya.โ
(TQS. an-Nรปr [24]: 31). Maka kaum wanitaย
itu merobek kain sarung mereka (untuk dijadikan kerudung) dan menutup
kepala mereka dengannya.โ
ยทย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย
Imam Abรป Dawud telah mengeluarkan hadits dari
Shafiyah binti Syaibah dari โAisyah ra.:
Imam Abรป Dawud telah mengeluarkan hadits dari
Shafiyah binti Syaibah dari โAisyah ra.:
โSesungguhnya
beliau Saw. menuturkan wanita Anshar, kemudian beliau memuji mereka, dan
berkata tentang mereka dengan baik. Beliau Saw. berkata, โKetika diturunkan
surat an-Nรปr: 31 (tentang kewajiban memakai kerudung hingga menutup dada), maka
mereka mengambil kain sarungnya, kemudian merobeknya dan menjadikannya sebagai
kain penutup kepala (kerudung).โ
beliau Saw. menuturkan wanita Anshar, kemudian beliau memuji mereka, dan
berkata tentang mereka dengan baik. Beliau Saw. berkata, โKetika diturunkan
surat an-Nรปr: 31 (tentang kewajiban memakai kerudung hingga menutup dada), maka
mereka mengambil kain sarungnya, kemudian merobeknya dan menjadikannya sebagai
kain penutup kepala (kerudung).โ
ยทย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย
Hadits riwayat Imam Ahmad dari Abรป Rรขfiโ bin
Khadรฎj, beliau berkata:
Hadits riwayat Imam Ahmad dari Abรป Rรขfiโ bin
Khadรฎj, beliau berkata:
โKami
pada masa Nabi membajak tanah, kemudian menyewakannya dengan (mendapat bagi
hasil) sepertiga atau seperempatnya dan makanan tertentu. Pada suatu hari
datanglah kepada kami salah seorang pamanku, ia berkata, โRasulullah Saw. telah
melarang suatu perkara yang dulu telah memberikan manfaat (duniawi) bagi kita.
Tapi taat kepada Allah dan Rasul-Nya jauh lebih bermanfaat bagi kita. Beliau
telah melarang kita membajak tanah (pertanian) kemudian menyewakannya dengan
imbalan sepertiga atau seperempat, dan makanan tertentu. Rasulullah Saw.
memerintahkan pemilik tanah agar mengolahnya atauย menanaminyaย
sendiri.ย Beliau tidak menyukai
penyewaan tanah dan yang selain itu.โ
pada masa Nabi membajak tanah, kemudian menyewakannya dengan (mendapat bagi
hasil) sepertiga atau seperempatnya dan makanan tertentu. Pada suatu hari
datanglah kepada kami salah seorang pamanku, ia berkata, โRasulullah Saw. telah
melarang suatu perkara yang dulu telah memberikan manfaat (duniawi) bagi kita.
Tapi taat kepada Allah dan Rasul-Nya jauh lebih bermanfaat bagi kita. Beliau
telah melarang kita membajak tanah (pertanian) kemudian menyewakannya dengan
imbalan sepertiga atau seperempat, dan makanan tertentu. Rasulullah Saw.
memerintahkan pemilik tanah agar mengolahnya atauย menanaminyaย
sendiri.ย Beliau tidak menyukai
penyewaan tanah dan yang selain itu.โ
ยทย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย ย
Di dalamย
hadits yangย diriwayatkan oleh Imam
Muslim dari Anas disebutkan:
Di dalamย
hadits yangย diriwayatkan oleh Imam
Muslim dari Anas disebutkan:
โNabi
Saw. berangkat bersama para sahabatnya hingga mendahului kaum Musyrik sampai ke
sumur Badar. Setelah itu kaum Musyrik pun datang. Kemudian Rasulullah Saw.
bersabda, โBerdirilah kalian menuju surga yang luasnya seluas langit dan bumi.โ
Anas bin Malik berkata; maka berkatalah Umair bin al-Humam al-Anshary, โWahai Rasulullah!
Benarkah yang kau maksud itu surga yang luasnya seluas langit dan bumi?โ
Rasulullah Saw. menjawab, โBenarโ Umair berkata, โehm-ehmโ. Rasulullah Saw.
bertanya kepada Umair, โWahai Umair, apa yang mendorongmu untuk berkata
ehm-ehm?โ Umair berkata, โTidak ada apa-apa Ya Rasulullah, kecuali aku ingin
menjadi penghuninya.โ Rasulullah Saw. bersabda, โSesungguhnya engkau termasuk
penghuninya, Wahai Umair!โ Anas bin Malik berkata, โKemudian Umair bin al-Humam
mengeluarkan beberapa kurma dari wadahnya dan ia pun memakannya. Kemudian
berkata, โJika aku hidup hingga aku memakan kurma-kurma ini sesungguhnya itu
adalah kehidupan yang lama sekali.โ Anas berkata, โMaka Umair pun melemparkan
kurma yang dibawanya, kemudian maju untuk memerangi kaum Musyrik hingga terbunuh.โ
Saw. berangkat bersama para sahabatnya hingga mendahului kaum Musyrik sampai ke
sumur Badar. Setelah itu kaum Musyrik pun datang. Kemudian Rasulullah Saw.
bersabda, โBerdirilah kalian menuju surga yang luasnya seluas langit dan bumi.โ
Anas bin Malik berkata; maka berkatalah Umair bin al-Humam al-Anshary, โWahai Rasulullah!
Benarkah yang kau maksud itu surga yang luasnya seluas langit dan bumi?โ
Rasulullah Saw. menjawab, โBenarโ Umair berkata, โehm-ehmโ. Rasulullah Saw.
bertanya kepada Umair, โWahai Umair, apa yang mendorongmu untuk berkata
ehm-ehm?โ Umair berkata, โTidak ada apa-apa Ya Rasulullah, kecuali aku ingin
menjadi penghuninya.โ Rasulullah Saw. bersabda, โSesungguhnya engkau termasuk
penghuninya, Wahai Umair!โ Anas bin Malik berkata, โKemudian Umair bin al-Humam
mengeluarkan beberapa kurma dari wadahnya dan ia pun memakannya. Kemudian
berkata, โJika aku hidup hingga aku memakan kurma-kurma ini sesungguhnya itu
adalah kehidupan yang lama sekali.โ Anas berkata, โMaka Umair pun melemparkan
kurma yang dibawanya, kemudian maju untuk memerangi kaum Musyrik hingga terbunuh.โ
Oleh:
Annas I. Wibowo
Annas I. Wibowo










