
Cara Mengatasi Laptop Terkena Tumpahan Air
Ketika laptop terkena tumpahan air, kopi, atau teh, hal terpenting yang harus dilakukan adalah tetap tenang dan bergerak cepat. Cairan yang masuk ke komponen elektronik dapat menyebabkan korsleting, sehingga langkah awal harus dilakukan dengan benar. Berikut panduan lengkap berdasarkan rekomendasi teknisi komputer.
1. Matikan Laptop dan Cabut Semua Sumber Daya
- Segera matikan laptop dengan menahan tombol power hingga benar-benar mati.
- Lepaskan charger dan cabut baterai apabila jenis laptop Anda menggunakan baterai lepasan.
- Cabut semua perangkat eksternal seperti USB, mouse, keyboard eksternal, atau kartu memori.
Tindakan ini mencegah arus listrik mengalir saat ada cairan di dalam komponen yang bisa menyebabkan korsleting.
2. Keringkan Bagian Luar Laptop
- Gunakan tisu atau kain mikrofiber untuk menepuk area yang basah—bukan menggosoknya.
- Serap cairan dengan ditekan perlahan pada permukaan keyboard dan casing.
- Hindari menggoyang-goyang laptop karena dapat membuat air masuk lebih dalam.
3. Bongkar Laptop (Jika Memungkinkan)
Jika Anda memiliki pengetahuan dasar tentang membuka casing laptop, lakukan langkah ini:
- Buka tutup belakang laptop untuk mempercepat pengeringan bagian dalam.
- Lepaskan komponen seperti baterai internal, RAM, dan SSD/HDD.
- Posisikan laptop dalam bentuk huruf “V” — layar menghadap ke bawah — untuk mengeluarkan sisa cairan.
4. Keringkan Komponen Internal
- Gunakan kipas angin atau blower mode angin dingin untuk membantu menguapkan air.
- Jangan gunakan hair dryer panas karena dapat merusak komponen dan mendorong uap air masuk lebih dalam.
5. Bersihkan Residu Jika Cairan Mengandung Gula
Cairan manis seperti kopi, teh manis, atau soda dapat meninggalkan residu lengket yang berbahaya.
- Bersihkan area yang terkena cairan menggunakan alkohol isopropil 90%+.
- Gunakan kuas halus atau cotton bud untuk mengangkat sisa gula.
- Pastikan tidak ada residu tertinggal karena dapat menyebabkan korosi pada papan sirkuit.
6. Biarkan Laptop Mengering Total (24–48 Jam)
- Biarkan laptop terbuka dalam ruangan yang kering setidaknya selama 24 jam. Untuk hasil terbaik, tunggu 48 jam.
- Cek apakah masih ada embun atau titik-titik kelembapan sebelum mencoba menyalakannya kembali.
Menyalakan laptop sebelum benar-benar kering dapat menyebabkan kerusakan permanen.
7. Uji Coba dan Penanganan Lanjutan
- Pasang kembali semua komponen lalu coba nyalakan laptop.
- Jika laptop menyala normal, lakukan pengecekan keyboard, port USB, suara, dan layar.
- Jika tidak menyala atau ada gejala error, segera bawa ke teknisi profesional.
Catatan Penting
- Penanganan cepat meningkatkan peluang laptop selamat.
- Air murni lebih mudah ditangani, sedangkan cairan manis lebih berbahaya.
- Jangan percaya mitos “menaruh laptop dalam beras” — ini tidak efektif untuk perangkat besar seperti laptop.
- Gunakan silica gel sebagai penyerap kelembapan tambahan.
- Hindari menghidupkan laptop saat masih basah hanya untuk mengecek kondisi.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat meminimalkan kerusakan dan meningkatkan peluang laptop kembali berfungsi normal.






























