Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Bahasa (187): Bahasa di Kerajaan Rokkas Tempo Doeloe; Kini Dialek Bahasa Rokkas di Wilayah Ngada, Flores Tengah

Tempo Doelo by Tempo Doelo
20.12.2023
Reading Time: 6 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa dalam blog ini Klik Disini

Suku
Rokkaa tinggal di selatan, suku Langos di barat laut, suku Weggos tinggal di
selatan, suku Langos di barat laut, suku Weggos di barat laut suku-suku
pemberani ini selalu dengan berani menawarkan keunggulan kepada Bima dan Ende. Rokkaa
khususnya selalu menjadi musuh bebuyutan para perampok budak dan bajak laut
Bima dan Ende, yang tak henti-hentinya menerima gelar yang patut dihormati (Sumatra-courant:
nieuws- en advertentieblad, 16-09-1876).


Suku
Ngada (Ngadha, Nad’a, Nga’da) adalah suku yang mendiami sebagian besar daerah
Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Populasinya diperkirakan sekitar
155.000 jiwa. Mata pencaharian hidup ethnis ini umumnya adalah berladang,
sebagian di sawah, ada pula yang beternak sapi, kerbau, kuda dan mayoritasnya
beternak babi. Ethnis Ngada merupakan penutur [bahasa Ngada atau Rokka].
Berdasarkan perbedaan dialek-dialek bahasa, Kabupaten Ngada dibagi atas empat
ethnis yakni Rokka, Riung, Nage, Bajawa, Masing-masing klan mempunyai
kebudayaan sendiri-sendiri yang masih dipertahankan sampai saat ini, seperti
rumah adat, tarian, pakaian adat, dan lain-lain.

 (Wikipedia)

Lantas bagaimana sejarah bahasa di Kerajaan
Rokkas tempo doeloe? Seperti disebut di atas tempo doeloe ada yang dikenal
kerajaan Rokkas di pulau Flores Tengah. Kini salah satu kelompok populasi di
Ngada di Flores Tengah. Lalu bagaimana sejarah bahasa di Kerajaan Rokkas tempo doeloe?
Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah
pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.
Link   https://www.youtube.com/@akhirmatuaharahap4982

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja.

Bahasa di Kerajaan Rokkas Tempo Doeloe; Kini Dialek
Bahasa Rokkas di Ngada, Flores Tengah

Pada era Pemerintah Hindia Belanda, pembentukan
cabang pemerintah di berbagai wilayah didasarkan atas luas wilayah, jumlah
populasi dan potensi ekonomi. Luas wilayah dan jumlah populasi umumnya mempertimbangkan
wilayah-wilayah tradsional yang ada selama ini seperti kerajaan-kerajaan.
Demikian pulau di wilayah Flores.


Regerings-almanak voor Nederlandsch-Indie, 1874: Timor en Ondcrhoorigheden.
Ibu kota di Koepang. Wilayah residentie, selain banyak pulau-pulau kecil,
meliputi pulau Timor, Flores (bagian timur), Sumba, Savoe, pulau Solor dan
Allor serta Rotti, yang pertama sepanjang bukan milik Portugis. Penataan
perbatasan antara wilayah Portugis dan Belanda di Timor saat ini didasarkan
pada perjanjian yang disepakati antara kedua negara di Lisbon pada tanggal 20
April 1859, yang mengatur wilayah setiap orang di pulau ini. Dengan perjanjian
ini, Portugis pun melepaskan seluruh klaimnya atas Flores, Adonara dan Solor.
(Lihat Stbls. 1860 No.101). Secara administratif, residentie ini terbagi
menjadi 4 divisi: Timor, Rotti en Savoe, Larantoeka en Ondcrhoorigheden serta
Soemba en Ondcrhoorigheden.
Afdeeling Larantoeka en Ondcrhoorigheden terdiri
atas Pulau Flores bagian Timur dan Utara, sepanjang termasuk dalam Kresidenan
Timor, serta Kepulauan Solor dan Alor, terbagi menjadi 4 onderafdeeling: (1).
Larantouka atau Flores Timur;
(2) Flores Utara; (3). Solor, terdiri dari pulau
Adonara, Solor dan Lomblen atau Kawela; (4) Alor, terdiri dari pulau Alor atau
Ombaai dan Pandij ot Pantar dengan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Afdeeling Soemba
en Onderhoorigheden, terdiri dari Pulau Soemba dan bagian pantai selatan Pulau Flores
yang terbentang dari Mangaraij sampai afdeeling Larantoeka dan lebih dikenal
dengan sebutan wilayah Raja van Endeh, terbagi menjadi 4 ondeafdeeling, (1)
Waingapoe atau Sumba Tengah, terdiri atas bentang alam Waingapoe, Kambera,
Lewa, Kadoemboe, Manala, Tidas, Kapoendoek, Soroe, Lakoka, Palmedo dan Patoen; (2)
Memboro atau Soemba Barat, terdiri atas bentang alam Memboro, Ketewer, Laoera,
Wadjiwa, Marringgi, Garoh dan Roewa  (3) Melolo
atau Soemba Timur, terdiri atas bentang alam Melolo, Petawang, Rende, Mendjeli,
Karera, Tawoei dan Tarimbang; (4) Endeh atau Flores Selatan, terdiri dari
bentang alam Endeh, Ndona, Ndatoe-koö, Keo, Roka, Langa, Woroare, Orokaro dan Olibari.

Endeh atau Flores Selatan, terdiri dari bentang alam
Endeh, Ndona, Ndatoe-koö, Keo, Roka, Langa, Woroare, Orokaro dan Olibari. Pada masa
ini kabupaten Ngada terdapat empat suku:
Rokka, Riung, Nage, Bajawa. Pertanyaannya: kapan muncul
nama Ngada?

Tunggu deskripsi lengkapnya

Kini Dialek Bahasa Rokkas di Ngada, Flores Tengah:
Bahasa Rokkas Orang Rokkas

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat (1991-1999).
Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas Ekonomi dan
Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di seputar
rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel di blog
hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya jelang
tidur.
Saya sendiri bukan sejarawan
(ahli sejarah), tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami
ekonomi dan bisnis Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah
catatan pinggir yang dibuang sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

 

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post
Ini Empat Fakta Daya Pikat Gunung Raung yang Kini Berstatus Waspada

Ini Empat Fakta Daya Pikat Gunung Raung yang Kini Berstatus Waspada

Wajah penghuni Hindia-Belanda dalam jepretan studio-studio foto Tionghoa (1)

Iklan

Recommended Stories

Tempat Nongkrong Baru Hits di Jogja, Cafe De’Slili Yogyakarta

27.12.2020

Ini 2 Pesan Presiden PKS untuk Dahlan Iskan

30.12.2012
Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank Shinhan Indonesia di Magelang

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank Shinhan Indonesia di Magelang

30.04.2021

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026
Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?