• Latest
  • Trending
PENDIDIKAN SEBAGAI HUMAN INVESTMENT

PENDIDIKAN SEBAGAI HUMAN INVESTMENT

26 Mei 2016
Video Tasya Gym Bandar Batang 15 Menit Heboh di TikTok, Link Diburu Warganet

Video Tasya Gym Bandar Batang 15 Menit Heboh di TikTok, Link Diburu Warganet

4 Mei 2026
Viral! Video Eksklusif Fbyana Durasi 21 Menit Tersebar, Bikin Netizen Heboh

Viral! Video Eksklusif Fbyana Durasi 21 Menit Tersebar, Bikin Netizen Heboh

4 Mei 2026
Judol Berkedok Live Streaming Pornografi Viral, Omzet Rp 5 Miliar dan Link Video Kini Diburu

Judol Berkedok Live Streaming Pornografi Viral, Omzet Rp 5 Miliar dan Link Video Kini Diburu

4 Mei 2026
Viral Bintang JAV Krisis Pemeran Pria: Mengapa Industri AV Jepang Kekurangan Aktor Laki-Laki?

Viral Bintang JAV Krisis Pemeran Pria: Mengapa Industri AV Jepang Kekurangan Aktor Laki-Laki?

4 Mei 2026
Viral! Kompilasi Video Syafiqah Syarif Disebut Hyper dan Barbar

Viral! Kompilasi Video Syafiqah Syarif Disebut Hyper dan Barbar

3 Mei 2026
9 Tren TikTok Berbahaya yang Berujung Hilangnya Nyawa, Orang Tua Wajib Waspada dengan Challenge Viral Ini

9 Tren TikTok Berbahaya yang Berujung Hilangnya Nyawa, Orang Tua Wajib Waspada dengan Challenge Viral Ini

3 Mei 2026
Viral Perwira Polda Sumut Diduga Dugem Bareng Wanita, AKBP HS Diperiksa Propam dan Ngaku Sedang Lidik Narkoba

Viral Perwira Polda Sumut Diduga Dugem Bareng Wanita, AKBP HS Diperiksa Propam dan Ngaku Sedang Lidik Narkoba

3 Mei 2026
Viral! Video “Bandar Membara” Berdurasi 45 Menit Tersebar, Warganet Berburu Link Asli

Baru! Video “Bandar Membara” Berdurasi 45 Menit Tersebar, Warganet Berburu Link Asli

3 Mei 2026
Viral! Video 11 Menit Dua Sejoli Bermesraan di Taman Hebohkan Warganet

Viral! Video 11 Menit Dua Sejoli Bermesraan di Taman Hebohkan Warganet

3 Mei 2026
Viral! Video Live Sepasang Kekasih Durasi 10 Menit Hebohkan Media Sosial

Viral! Video Live Sepasang Kekasih Durasi 10 Menit Hebohkan Media Sosial

3 Mei 2026
Viral! Video Lessa Chindo Lokal Buat Konten Private Bersama Om Bule 40 Menit Bikin Heboh

Viral! Video Lessa Chindo Lokal Buat Konten Private Bersama Om Bule 40 Menit Bikin Heboh

3 Mei 2026
Viral! Cewek Jilbab Cantik Ini Jadi Basah Setelah Insiden Tak Terduga Saat Minum Susu

Cewek Jilbab Cantik Ini Jadi Basah Setelah Insiden Tak Terduga Saat Minum Susu

2 Mei 2026
Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
    • Join Komunitas
    • Pasang Iklan Gratis
    • Filter
      • Terbaru
      • Viral
      • Hot
      • Galeri
      • Populer
      • Terviral
      • Terbaik
      • Trending
  • Hiburan
    • Cerita
    • Musik
      • Chord Lirik
      • Terjemahan lirik
    • Foto
    • Gosip
    • Video
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Dunia
    • Kriminal
    • Nasional
    • Perang Dunia
    Judol Berkedok Live Streaming Pornografi Viral, Omzet Rp 5 Miliar dan Link Video Kini Diburu

    Judol Berkedok Live Streaming Pornografi Viral, Omzet Rp 5 Miliar dan Link Video Kini Diburu

    Viral Bintang JAV Krisis Pemeran Pria: Mengapa Industri AV Jepang Kekurangan Aktor Laki-Laki?

    Viral Bintang JAV Krisis Pemeran Pria: Mengapa Industri AV Jepang Kekurangan Aktor Laki-Laki?

    9 Tren TikTok Berbahaya yang Berujung Hilangnya Nyawa, Orang Tua Wajib Waspada dengan Challenge Viral Ini

    9 Tren TikTok Berbahaya yang Berujung Hilangnya Nyawa, Orang Tua Wajib Waspada dengan Challenge Viral Ini

    Trending Tags

    • Perang Dunia
    • Viral
    • Musik
    • Gosip
    • Ramadhan
    • Jelajah
  • Bisnis
    • Seputar Bisnis
    • Investasi & Trading
    • Top Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Ulasan Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Biodata Viral
    • Cerpen
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Review
    • Sejarah
    • Wisata
  • Sports
    • All
    • Bulutangkis
    • Sepakbola
    FIFA Resmi Tutup Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Iran Dipastikan Tampil dan Harapan Garuda Sirna

    FIFA Resmi Tutup Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Iran Dipastikan Tampil dan Harapan Garuda Sirna

    Peran John Herdman di Balik Kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste di Piala AFF U-17 2026

    Peran John Herdman di Balik Kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste di Piala AFF U-17 2026

    12 Pemain Bintang Dunia yang Absen di Piala Dunia 2026, Italia Paling Terpukul!

    12 Pemain Bintang Dunia yang Absen di Piala Dunia 2026, Italia Paling Terpukul!

    Pantas Timnas Indonesia Dibantai Jepang, Inggris Saja Dipermalukan di Stadion Wembley

    Pantas Timnas Indonesia Dibantai Jepang, Inggris Saja Dipermalukan di Stadion Wembley

    PSSI Resmi Tunjuk Sumatera Utara sebagai Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026, Turnamen Digelar Juni

    PSSI Resmi Tunjuk Sumatera Utara sebagai Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026, Turnamen Digelar Juni

    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

  • More
    • Tekno
    • Religi
      Hari Lebaran 21 Maret 2026 Makna, Tradisi, dan Kebahagiaan Umat Muslim

      Hari Lebaran 21 Maret 2026: Makna, Tradisi, dan Kebahagiaan Umat Muslim

      Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

      Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

      Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

      Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

      Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

      Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

      Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

      Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

      Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

      Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

      Belajar dari Sistem Ramadhan

      Belajar dari Sistem Ramadhan

      Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

      Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

      Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

      Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    • Bangka Belitung
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Kesehatan & Kecantikan
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Tempo Dulu
    • Lainnya
IKLAN GRATIS
  • Home
    • Join Komunitas
    • Pasang Iklan Gratis
    • Filter
      • Terbaru
      • Viral
      • Hot
      • Galeri
      • Populer
      • Terviral
      • Terbaik
      • Trending
  • Hiburan
    • Cerita
    • Musik
      • Chord Lirik
      • Terjemahan lirik
    • Foto
    • Gosip
    • Video
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Dunia
    • Kriminal
    • Nasional
    • Perang Dunia
    Judol Berkedok Live Streaming Pornografi Viral, Omzet Rp 5 Miliar dan Link Video Kini Diburu

    Judol Berkedok Live Streaming Pornografi Viral, Omzet Rp 5 Miliar dan Link Video Kini Diburu

    Viral Bintang JAV Krisis Pemeran Pria: Mengapa Industri AV Jepang Kekurangan Aktor Laki-Laki?

    Viral Bintang JAV Krisis Pemeran Pria: Mengapa Industri AV Jepang Kekurangan Aktor Laki-Laki?

    9 Tren TikTok Berbahaya yang Berujung Hilangnya Nyawa, Orang Tua Wajib Waspada dengan Challenge Viral Ini

    9 Tren TikTok Berbahaya yang Berujung Hilangnya Nyawa, Orang Tua Wajib Waspada dengan Challenge Viral Ini

    Trending Tags

    • Perang Dunia
    • Viral
    • Musik
    • Gosip
    • Ramadhan
    • Jelajah
  • Bisnis
    • Seputar Bisnis
    • Investasi & Trading
    • Top Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Ulasan Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Biodata Viral
    • Cerpen
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Review
    • Sejarah
    • Wisata
  • Sports
    • All
    • Bulutangkis
    • Sepakbola
    FIFA Resmi Tutup Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Iran Dipastikan Tampil dan Harapan Garuda Sirna

    FIFA Resmi Tutup Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Iran Dipastikan Tampil dan Harapan Garuda Sirna

    Peran John Herdman di Balik Kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste di Piala AFF U-17 2026

    Peran John Herdman di Balik Kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste di Piala AFF U-17 2026

    12 Pemain Bintang Dunia yang Absen di Piala Dunia 2026, Italia Paling Terpukul!

    12 Pemain Bintang Dunia yang Absen di Piala Dunia 2026, Italia Paling Terpukul!

    Pantas Timnas Indonesia Dibantai Jepang, Inggris Saja Dipermalukan di Stadion Wembley

    Pantas Timnas Indonesia Dibantai Jepang, Inggris Saja Dipermalukan di Stadion Wembley

    PSSI Resmi Tunjuk Sumatera Utara sebagai Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026, Turnamen Digelar Juni

    PSSI Resmi Tunjuk Sumatera Utara sebagai Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026, Turnamen Digelar Juni

    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    Peluang Timnas Indonesia Gantikan Irak di Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026, Ini Skenario Lengkapnya

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    John Herdman Diminta Panggil Rivaldo Pakpahan ke Timnas Indonesia

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Tiga Ganda Campuran Indonesia Lolos ke Semifinal Thailand Masters 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

  • More
    • Tekno
    • Religi
      Hari Lebaran 21 Maret 2026 Makna, Tradisi, dan Kebahagiaan Umat Muslim

      Hari Lebaran 21 Maret 2026: Makna, Tradisi, dan Kebahagiaan Umat Muslim

      Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

      Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

      Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

      Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

      Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

      Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

      Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

      Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

      Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

      Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

      Belajar dari Sistem Ramadhan

      Belajar dari Sistem Ramadhan

      Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

      Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

      Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

      Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    • Bangka Belitung
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Kesehatan & Kecantikan
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Tempo Dulu
    • Lainnya
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Edukasi

PENDIDIKAN SEBAGAI HUMAN INVESTMENT

Edukasi Indonesia by Edukasi Indonesia
26 Mei 2016
Reading Time: 16 mins read
Donasi
0
Share on TwitterFacebookWhatsappTelegram
Aset berharga pembangunan berupa SDM berkualitas (knowledge human resources) tentu saja
tidak bisa diperoleh secara instan. Dibutuhkan proses panjang melalui investasi
yang serius dan berkesinambungan melalui melalui pendidikan. Maka, pada bagian
berikut akan mengulas urgensi pendidikan sebagai human investment.

RELATED POSTS

9 Tren TikTok Berbahaya yang Berujung Hilangnya Nyawa, Orang Tua Wajib Waspada dengan Challenge Viral Ini

Viral! Video Cewek SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru

5 Tips Long Trip Saat Libur Panjang agar Perjalanan Nyaman, Aman, dan Bebas Drama

Pendidikan erat kaitannya dengan aktivitas
ekonomi. Ini karena faktor produksi utama dalam kegiatan ekonomi adalah tenaga
kerja atau manusia. Sementara modal (kapital) dan teknologi menjadi faktor
produksi yang digunakan dan dikendalikan oleh manusia. Dalam ekonomi, investasi
dilakukan terhadap modal dan teknologi. Namun dalam perkembangan berikutnya,
investasi juga dilakukan terhadap manusia, terutama melalui pendidikan. Ini
sesuai dengan pendapat Ace Suryadi (1999) bahwa salah satu sektor terpenting
yang secara langsung berkontribusi terhadap pengembangan kualitas SDM adalah
pendidikan. Dan jika menjejak sejarah ekonomi modern, semenjak Adam Smith
pendidikan sudah dianggap sebagai suatu aktivitas yang erat hubungannya dengan
perbaikan ekonomi dan adanya keadilan sosial.

            Negara-negara berkembang umumnya terjebak
dalam ekonomi yang bertumpu kepada tenaga kerja murah yang diiringi dengan
investasi asing berupa modal (kapital). Modal dan teknologi diupayakan
secanggih mungkin dengan operator utama berasal dari pemiliki investasi. Negara
berkembang hanya menikmati banyaknya tenaga kerja yang terserap dan juga
perputaran uang. Ini sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa jumlah uang
beredar dikali dengan kecepatan uang beredar sama dengan jumlah dari harga
barang dan jasa dikali waktu. Namun akibat dari upah murah tenaga kerja
berakibat kepada pemenuhan investasi tenaga kerja untuk kesehatan mereka. Para pekerja umumnya mengandalkan fisik mereka dengan
mengkonsumsi karbohidrat secara dominan. Sementara konsumsi terhadap protein
masih belum terpenuhi secara signifikan.

            Sebelum abad ke-21 negara-negara
berkembang menerima kenyataan bahwa mereka membutuhkan utang untuk melakukan
pembangunan ekonomi. Banyak dari utang tersebut dialirkan ke sektor-sektor yang
mengarah kepada non-manusia. Bahkan menjelang akhir tahun 90-an utang dari
lembaga donor tidak menyebabkan akselerasi ekonomi yang terkait langsung dengan
rakyat. Utang komersial pihak swasta terhadap pihak luar negeri bisa berubah
menjadi utang pemerintah kepada pemerintah asing. Ekonomi terlalu berfokus
kepada sektor keuangan dan tidak memperhatikan aspek manusia sebagai faktor
produksi utama dalam ekonomi. Temuan Behrman, Duryea dan Szekely (Bank Dunia,
2000) di Amerika Latin menyatakan bahwa krisis hutang dari tahun 1980-an
memberikan kontribusi terhadap perlambatan dalam akumulasi persekolahan.
Sementara itu, Rostow berpendapat bahwa adanya krisis utang luar negeri dapat
dianggap sebagai indikasi ketidaksiapan suatu negara untuk dapat lepas landas (Rachbini,
1995).

            Efek menetes ke bawah juga digaungkan
dengan memberikan fasilitas kepada konglomerat yang diharapkan akan memberikan
tetesan kepada masyarakat. Namun kenyataannya justru yang terjadi efek menetes
ke atas dimana masyarakat mensubsidi atau mengembangkan usaha-usaha konglomerat
tersebut. Dana-dana masyarakat di bank banyak yang disalahgunakan sehingga
bank-bank banyak yang bermasalah dan uang nasabah dibawa kabur pemilik atau
pengelola bank.

            Paradigma pembangunan negara berkembang
hingga akhir abad ke-20 masih menganggap negara Barat sebagai kiblat
pembangunan ekonomi. Ini sesuai dengan pernyataan Francis Fukuyama (Ball and
Dagger,1991) bahwa titik terakhir dari evolusi idiologi umat manusia dan
universalisasi demokrasi liberal Barat sebagai bentuk akhir pemerintahan
manusia. Negara berkembang tidak menyadari bahwa dalam skala global justru
terjadi ketimpangan dimana sekelompok kecil orang-orang kaya di dunia yang
berada di negara maju memberikan kontribusi mayoritas dalam produk domestik
bruto dunia. Ini juga terjadi di negara berkembang bahwa sekelompok kecil
pengusaha menguasai aset yang begitu besar. Kesenjangan sosial pun terjadi.
Ketika kekuasaan pemerintah melemah maka muncul gelombang ketidakpuasan yang
berbau anarki.

            Untuk itu negara berkembang perlu merubah
paradigma pembangunan ekonomi mereka supaya terjadi perubahan dan perbaikan
yang berarti. Kembali kepada manusia sebagai faktor produksi utama, maka jika
ada gangguan pada manusia tersebut tentu saja akan berakibat kepada faktor
produksi lainnya. Dengan menggunakan pemahaman seperti ini maka fokus
pembangunan ekonomi seharusnya memfokuskan kepada manusia.

            Hal ini bisa dilihat dari kondisi Jepang
setelah mengalami kekalahan perang. Jepang memfokuskan pembangunan ekonominya
melalui penyediaan guru untuk melaksanakan aktivitas pendidikan. Jepang
berpikir tepat, fokus mereka kepada pendidikan ternyata bisa dengan cepat
menyusul kemajuan negara-negara Barat atau negara maju. Demikian pula dengan Malaysia.
Pemerintah Malaysia pada
suatu masa pernah mendatangkan guru-guru dari Indonesia
dan menyekolahkan warganya ke Indonesia.
Hasil dari kegiatan ini bisa dilihat saat ini dimana Malaysia
mengalami kemajuan ekonomi yang lebih maju dibandingkan Indonesia. Jepang dan Malaysia adalah contoh nyata tentang perhatian negara kepada manusia sebagai faktor
produksi dalam kegiatan ekonomi.

            Jepang dan Malaysia telah menerapkan investasi
pada manusia (human investment) yaitu berupa pendidikan. Kepedulian
pemerintah terhadap pendidikan rakyatnya adalah sebuah bentuk penghargaan
pemerintah yang menitikberatkan manusia sebagai faktor produksi. Pemahaman
manusia sebagai faktor produksi juga perlu diposisikan dalam kerangka aktivitas
ekonomi, bukan sebagai bentuk pengkotakan kepada suatu bentuk paham atau isme
semisal kapitalisme yang memposisikan manusia sama dengan mesin sehingga muncul
ketidakadilan sosial.

            Indonesia pada akhir kepemimpinan
orde baru pernah dinyatakan sebagai High
Performing Asian Economies
(HPAEs) dimana diprediksi pendidikan dasar
adalah penyumbang tunggal paling besar untuk tingkat pertumbuhan. Tujuh puluh
sembilan persen (79%) pertumbuhan diprediksi disebabkan oleh tingkat daftaran
pendidikan dasar. Sementara investasi fisik berkontribusi sebesar 49 persen
dari pertumbuhan yang diprediksi (Triaswati, 1997).

            Mengapa pendidikan bisa dikatakan sebagai
investasi pada manusia? Dengan menjalani pendidikan, manusia bisa semakin
pintar dan memiliki pengetahuan serta keterampilan. Logikanya, semakin tinggi
pendidikan yang dilakukan oleh seseorang, maka ia akan memiliki kepintaran yang
semakin banyak diikuti oleh pengetahuan yang bertambah serta berbagai
keterampilan atau skill yang belum tentu dimiliki oleh orang lain. Dengan
demikian, orang tersebut dari hasil menjalani pendidikan akan mampu
menghasilkan pendapatan. Disamping itu, dari hasil menjalani pendidikan, maka
orang tersebut akan mampu memahami realitas yang tengah terjadi di masyarakat,
ia akan berkontribusi kepada masyarakat di sekitarnya sesuai dengan apa yang
bisa dilakukannya. Pemahaman tersebut dalam ekonomi modern disebut sebagai human
capital
. Teori human capital menganggap bahwa sumber daya manusia (SDM)
dianggap sebagai capital goods yang dapat menentukan upaya pencapaian manfaat
dan produktivitas sebagaimana bentuk-bentuk kapital lainnya, seperti teknologi,
mesin, tanah dan uang (Suryadi, 1999).

            Sebagai sebuah investasi, pendidikan akan
menghasilkan tingkat pengembalian (return), yaitu tingkat pengembalian
individu (individual return) dan tingkat pengembalian sosial (social
return
). Tingkat pengembalian individu adalah seperti yang diuraikan pada
paragraf sebelumnya yaitu individu akan menerima pendapatan dari pendidikan
yang dilakukannya. Semakin tinggi tingkat pendidikan, maka akan semakin besar
pula kemungkinan ia menerima pendapatan. Sementara tingkat pengembalian sosial
juga seperti yang diuraikan pada paragraf sebelumnya, bahwa semakin tinggi
tingkat pendidikan maka individu akan semakin memberikan kontribusi yang signifikan
di masyarakat. Pola pikir seseorang yang tamat S-1 akan berbeda dengan pola
pikir orang yang tamat SMA atau tamat S-2. Hal ini akan berpengaruh kepada
pekerjaan yang ia lakukan maupun kontribusi ke tengah masyarakat.

            Kembali ke soal investasi pada manusia,
masih banyak masyarakat yang menganggap anak mereka yang sekolah hanya
menghabiskan dana dan mereka berpikir akan lebih baik anak mereka tidak usah
sekolah dan langsung saja bekerja membantu orang tua mereka bekerja. Anak
tersebut mungkin saja akan mendapatkan sejumlah uang sebagai pendapatan mereka,
namun ketika mereka beranjak dewasa dan belum merubah pekerjaannya mereka akan
mendapati penghasilan yang tidak sebanding dengan usia mereka, apalagi jika
dibandingkan jika mereka mengikuti pendidikan sehingga menimbulkan penyesalan.

            Hal tersebut mendorong munculnya lingkatan
setan kemiskinan. Orang tua yang berpendidikan rendah akan mendapati anak
mereka yang berpendidikan rendah dimana pendapatan orang tua tersebut hanya
mampu untuk kebutuhan fisik saja (subsistence level). Pola pikir orang
tua yang berpendidikan rendah terhadap anak mereka akan berbeda dengan pola
pikir orang tua yang berpendidikan tinggi terhadap anak mereka. Ini
menyimpulkan bahwa salah satu faktor penyebab kemiskinan adalah banyaknya orang
tua yang tidak mau memfasilitasi pendidikan anak mereka hingga pendidikan
tinggi. Tidak sedikit orang tua yang sebenarnya mampu menyediakan dana bagi
anak mereka untuk mengikuti pendidikan hingga ke jenjang yang lebih tinggi.
Namun demikian, bagi orang miskin mereka hanya bisa mengakses kepada pendidikan
yang kurang berkualitas dibandingkan dengan akses masyarakat mampu yang bisa
mendapatkan pendidikan berkualitas baik. Pendidikan di Indonesia lebih berpihak
kepada orang kaya dibandingkan orang miskin (Lubis, 1980).

            Publikasi Bank Dunia (2000) menyatakan
bahwa bila anak-anak miskin hanya dapat menempuh pendidikan di sekolah yang
rendah kualitasnya, mereka memiliki kesempatan yang lebih sedikit untuk
mendapatkan pekerjaan yang berpenghasilan tinggi dan orang tua menjadi lebih
enggan mengirimkan anak-anak mereka ke sekolah.

            Sementara itu Susanto dan Elfindri (1996)
menyimpulkan dari penelitian mereka di Mentawai bahwa orang tua menganggap
anak-anak mereka sebagai barang ekonomis yang dapat digunakan sebagai input
tenaga kerja untuk membantu proses produksi rumah tangga (anak perempuan) dan
input tenaga kerja lahan pertanian berpindah (anak laki-laki).

            Nilanjana Mukherjee (2006) dari hasil
penelitiannya menemukan bahwa enam dari delapan lokasi masyarakat miskin
memiliki ciri khas yaitu anak-anak yang berasal dari keluarga miskin sering
tidak terdaftar di sekolah/tidak menyelesaikan sekolah dasar/hanya berhasil
menyelesaikan sekolah dasar.

            Selain itu, guru sekolah dasar negeri di
pedesaan tidak bisa memberikan pendidikan yang bermutu. Guru juga tidak bisa
bertahan di desa karena kurang memadainya layanan air bersih dan
sanitasi.  Anak-anak yang sudah mampu membaca, menulis  dan
menghitung cenderung tidak melanjutkan sekolah dan orang tua mereka juga tidak
melihat keuntungan bagi anak-anak mereka (Mukherjee, 2006). Menurut Muller
(1980) orang tua lebih melihat bahwa dengan membantu mereka bekerja akan lebih
ada hasilnya dibandingkan dengan anak-anak mereka melanjutkan pendidikan.

            Bank Dunia (2000) menyatakan bahwa
pendidikan dan kesehatan yang baik dapat meningkatkan kemampuan kaum miskin
untuk menghadapi perubahan dalam lingkungan mereka, disamping itu juga
memungkinkan mereka berganti pekerjaan dan menyediakan suatu perlindungan
terhadap ekonomi dan krisis finansial.

            Berdasarkan hal itu, sudah saatnya
pemerintah memberikan dukungan bagi investasi kepada manusia (human
investment
). Misalnya, keunggulan komparatif ekonomi Indonesia adalah pada sumber daya
alam mineral dan banyaknya jumlah tenaga kerja dimana sektor pertanian adalah
sektor yang juga menyerap tenaga kerja banyak. Sayangnya selama ini petani
tidak menikmati investasi pada manusia berupa pendidikan sehingga sektor
pertanian Indonesia tidak bisa mengikuti kemajuan yang dialami sektor pertanian di negara maju.

Supaya bisa menjadikan
pertanian sebagai keunggulan komparatif yang signifikan dan bahkan keunggulan
kompetitif, pemerintah perlu mengubah wajah pertanian Indonesia dengan
memberikan pendidikan yang baik bagi petani dan keluarganya sehingga anak-anak
mereka yang terjun menjadi petani adalah anak-anak hasil dari pendidikan yang
baik yang mampu menguasai teknologi pertanian, ilmu di bidang pertanian dan
juga menghasilkan inovasi yang mampu meningkatkan produktivitas. Selama ini
petani dan keuarganya dibiarkan berjuang sendiri dalam mendapatkan akses
pendidikan sehingga mereka yang sekolah di sekolah pertanian seperti IPB
(Institut Pertanian Bogor) bukan anak petani yang ingin memajukan pertanian. Indonesia di zaman orde baru pernah mempublikasikan mampu berswasembada beras namun
ternyata banyak petani atau anak petani yang tingkat pendidikannya belum
memadai untuk menggerakkan sektor pertanian secara modern dengan penguasaan
ilmu dan teknologi modern.

            Perlunya peran pemerintah dalam
menyediakan pendidikan kepada masyarakat secara luas karena selama ini muncul
kesan yang kuat bahwa hanya orang yang mampu secara finansial saja yang bisa
melakukan dengan baik investasi pada manusia kepada anak-anak mereka. Hal ini
menyebabkan kesenjangan dan secara makroekonomi muncul pengangguran, sebagian
besar di antaranya pengangguran tak terdidik. Mereka yang mendapatkan pekerjaan
dengan baik adalah yang mampu mengikuti pendidikan hingga perguruan tinggi.
Mereka bisa mendapatkan akses pekerjaan dengan pendapatan yang baik. Jumlah
mereka tidak sebanyak orang yang tidak mampu mendapatkan pendidikan dengan
baik. Ini akan berpengaruh terhadap pendapatan nasional bruto dimana sebagian
besar masyarakat Indonesia masih berpenghasilan rendah akibat dari terbatasnya akses pendidikan yang bisa
mereka dapatkan. Ini juga menyimpulkan pendapat Adam Smith tentang adanya
keterkaitan pendidikan dengan kemajuan ekonomi dan akses terhadap keadilan
sosial. Kaufmann dan Wang (Bank Dunia, 2000) mendapati bahwa kebijakan
makroekonomi mempengaruhi proyek investasi sosial.

            Dalam konteks gender, investasi pada
manusia berupa pendidikan sangat membantu kaum perempuan memahami kodrat
mereka. Semakin baik pola pikir mereka akibat melakukan pendidikan maka mereka
akan bisa memperbaiki cara melindungi diri mereka dari kejahatan seksual maupun
dalam membesarkan anak-anak mereka. Bahkan mereka bisa membantu suami mencari
nafkah, sebagiannya justru memiliki pendapatan lebih tinggi dari suami. Kaum
perempuan juga memiliki tingkat pengembalian sosial yang bagus karena mereka
bisa memberikan nilai kasih sayang di masyarakat yang lebih kongkrit. Disamping
itu, kaum perempuan yang mengikuti pendidikan dengan lebih baik akan mampu menjaga
kesehatan diri mereka,dan juga anak-anak mereka. Bahkan kaum perempuan bisa
mendorong pengereman laju pertumbuhan penduduk agar didapat generasi yang lebih
berkualitas. Kaum perempuan juga bisa berpartisipasi lebih aktif dalam dunia
politik untuk memperjuangkan hak-hak mereka yang sesuai dengan kodratnya.
Mereka juga bisa mendorong pencegahan korupsi karena disinyalir sebagian kasus
korupsi terjadi karena adanya dorongan dari isteri.

            Temuan Mukherjee (2006) menyarankan agar
pemerintah menyediakan insentif untuk rumah tangga miskin melanjutkan
pendidikan anak perempuan mereka ke tingkat sekolah menengah dimana hal ini
merupakan investasi penting untuk menunda kehamilan dini dan memberi kesempatan
yang lebih baik untuk menentukan kehidupan mereka, serta meningkatkan
pembangunan SDM di Indonesia. 

            Dengan adanya kesenjangan mendapatkan
akses pendidikan yang baik tersebut, maka investasi pada manusia akan relatif
sulit membentuk suatu modal sosial (social capital). Modal sosial adalah
sebuah jalinan kerjasama antar individu dimana mereka bisa saling mempercayai
dan bekerjasama dimana di situ terdapat norma-norma, nilai-nilai dan
kesukarelaan. Hal ini akan membentuk masyarakat yang kuat dan lebih beradab.
Modal sosial akan mengarah kepada masyarakat yang mampu menghargai keragaman
dan memperjuangkan kesejahteraan bersama dengan mengedepankan nilai-nilai
kemanusiaan universal.

Modal sosial sangat
membantu terciptanya ekonomi yang lebih baik karena akan menekan biaya untuk
memberantas kriminalitas maupun berbagai kegiatan ekonomi negatif. Kriminalitas
sebagiannya disebabkan oleh ketiadaan akses terhadap kegiatan ekonomi yang
dikarenakan kondisi individu ataupun kondisi masyarakat yang individualistis
sehingga meniadakan nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan. Sementara kegiatan
ekonomi negatif terjadi karena belum kuatnya modal sosial sehingga kegiatan
negatif tersebut bisa berkembang dan merugikan perekonomian.

            Modal sosial juga mengarah kepada
perbaikan kondisi demokrasi karena dengan semakin banyaknya modal sosial di
masyarakat maka tekanan kepada pemerintahan yang korup akan semakin efektif.
Selama ini akibat belum banyaknya modal sosial yang berkembang di masyarakat,
pemerintahan yang korup bisa melakukan berbagai hal negatif yang menyebabkan
terjadinya kesenjangan dan juga penindasan serta keterbatasan akses pelayanan
publik.

            Modal sosial akan menjadi benteng ketika
menghadapi krisis ekonomi. Ini bisa dilihat dari hubungan kekeluargaan
masyarakat di Indonesia yang masih bersifat keluarga besar (extended family) bukan keluarga
kecil (nuclear family). Munculnya PHK (pemutusan hubungan kerja) di
berbagai tempat masih memungkinkan korban PHK mendapatkan bantuan dari
keluarganya. Namun hal ini masih belum cukup karena modal sosial yang dibutuhkan
oleh Indonesia adalah hubungan antara kelompok, antar etnis, antar agama, antar budaya yang
memungkinkan berjalannya kegiatan ekonomi dengan baik. Pemerataan pendidikan
untuk seluruh kelompok, etnis, pemeluk agama akan memberikan tingkat pengembalian
sosial yang semakin baik sehingga potensi terciptanya kerukunan dan stabilitas
bisa lebih teraplikasikan.

 Dengan adanya
perubahaan keempat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945
diharapkan akan memberikan akses pendidikan yang lebih luas ke seluruh lapisan
masyarakat yang mengarah kepada pembentukan modal sossial di Indonesia. Hal ini
bisa dilihat pada pasal 31 ayat (4) yang berbunyi, ”Negara memprioritaskan
anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen dari anggaran pendapatan
dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk
memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional”.   
  

Tags: BacaBelajarCari IlmuEdukasiIlmuIlmu PengetahuanPendidikanPengetahuanTips
TweetShareSendShare
Edukasi Indonesia

Edukasi Indonesia

Related Posts

9 Tren TikTok Berbahaya yang Berujung Hilangnya Nyawa, Orang Tua Wajib Waspada dengan Challenge Viral Ini
Berita

9 Tren TikTok Berbahaya yang Berujung Hilangnya Nyawa, Orang Tua Wajib Waspada dengan Challenge Viral Ini

3 Mei 2026
Viral! Video Cewek SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru
Edukasi

Viral! Video Cewek SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru

19 April 2026
5 Tips Long Trip Saat Libur Panjang agar Perjalanan Nyaman, Aman, dan Bebas Drama
Edukasi

5 Tips Long Trip Saat Libur Panjang agar Perjalanan Nyaman, Aman, dan Bebas Drama

12 April 2026
4 Rekomendasi Teh Herbal Terbaik untuk Meningkatkan Imun Tubuh Secara Alami
Edukasi

4 Rekomendasi Teh Herbal Terbaik untuk Meningkatkan Imun Tubuh Secara Alami

8 April 2026
Viral Susu MBG Dijual Rp4.000 di Minimarket, Ini Klarifikasi Resmi BGN
Berita

Viral Susu MBG Dijual Rp4.000 di Minimarket, Ini Klarifikasi Resmi BGN

4 April 2026
Apakah Super Flu Subclade K Bisa Menjadi Pandemi Berikutnya?
Edukasi

Apakah Super Flu Subclade K Bisa Menjadi Pandemi Berikutnya?

8 Januari 2026
Next Post
KERANGKA PEMBANGUNAN PENDIDIKAN INDONESIA

KERANGKA PEMBANGUNAN PENDIDIKAN INDONESIA

PENDIDIKAN MEMBENTUK SDM YANG BERKUALITAS

PENDIDIKAN MEMBENTUK SDM YANG BERKUALITAS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan

Recommended Stories

1 Jam dari Kota Medan, Ini Rute Jalan Ke Villa Mari Pro Sembahe

27 Juni 2021

Analisa perbandingan kinerja saham-saham di sektor PROPERTY

15 April 2012

Crowded House – Dont Dream Its Over Chord

31 Desember 2023

Popular Stories

  • Heboh! Video Ibu Tiri dan Anaknya Viral Main di Dapur Pondok Kebun Sawit

    Heboh! Video Ibu Tiri dan Anaknya Viral Main di Dapur Pondok Kebun Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baru! Video Cewek Jilbab Cantik Asal Jawa di Kamar Hotel Hebohkan Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Video Mesum Sejoli di Batang Jateng, Kini Diburu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh! Video Bandar Membara Viral Jadi Buruan Warganet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral! Tante Prank Ojol di Kolam Renang Ini Berujung Tak Terduga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia. Lanjut baca »



Topoin.com - Iklans.com - Pugur.com - Tradingan.com - Piool.com - Terviral.id - Keimanan.com - Dului.com - Jokbangka.com - Biodataviral.com - Topbisnisonline.com

Tools & Data

Heatmap Saham | Heatmap Forex | Heatmap ETF | Heatmap Koin Kripto | Bunga Bank Sentral | Harga IHSG | Saham Aktif | Saham Untung | Saham Rugi | Harga Emas | Harga Minyak | Swift Kode Bank | Semua Data | Heatmap | Kurs Silang Forex | Grafik Real-Time | Kalender Ekonomi | Forex Quotes | Rasio Forex | Waktu Forex | Top Berita Utama | Ikhtisar Pasar | Pasar Kripto | Konversi Mata Uang | Kalkulator Fibonacci | Kalkulator Pivot | Kalkulator Profit | Kalkulator Pip Forex | Kalkulator Margin Forex | Kalkulator Kurs | Kalkulator MM | Bunga Majemuk | Simulasi KPR | Donasi | Beli Crypto | Tukar Crypto | Mining Crypto | Top Broker | Market | Bonus | Penawaran

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Cerita
  • Chord Lirik
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Foto
  • Gosip
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Musik
  • Nasional
  • Otomotif
  • Perang Dunia
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains
  • Terjemahan Lagu
  • Video

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Iklan Gratis
  • Join Komunitas
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscribe
  • Kategori
    • Berita
    • Explore
      • Food & Travel
      • Kuliner
      • Sejarah
      • Review
    • Bisnis
    • Edukasi
    • Hiburan
      • Cerita
      • Foto
      • Gosip
      • Musik
      • Video
    • Otomotif
    • Religi
    • Sports
    • Teknologi & Sains
  • Terbaru
  • Join Komunitas
  • Pasang Iklan Gratis
  • Trading & Investasi
  • Seputar Bisnis
  • Biodata Viral
  • Networks
    • Berita Viral
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Seputar Bangka
    • Seputar Kripto
    • Tempo Doeloe
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?