RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SMAN 1 Delitua
Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
XI /2
Menganalisis Konsep Latihan dan Pengukuran Kebugaran Jasmani
6 x 45 menit (2 Kali
Pertemuan)
Kompetensi
Inti
Menghargai
dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi,
gotongroyong), santun, responsive dan pro-aktif serta menunjukkan sikap sebagai
bagian dalam solusi atas berbagai permasalahan dalam interaksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai sermin
bangsa dalam pergaulan dunia.
Memahami,
menerapkan, menganalisis, pengetahuan faktual, konseptual, dan procedural
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian serta menerapkan pengetahuan procedural
pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
Mengolah,
menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri dan mampu
menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.
Kompetensi
Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar |
Indikator Pencapaian Kompetensi |
1.1. Menghargai tubuh dengan seluruh perangkat gerak dan kemampuannya sebagai anugerah Tuhan yang tidak ternilai
1.2. Tumbuhnya kesadaran bahwa tubuh harus dipelihara dan dibina, sebagai wujud syukur kepada Sang Pencipta. |
1.1.1 Menggunakan tubuh dengan seluruh perangkat gerak dan kemampuannya sebagai anugerah Tuhan yang tidak ternilai dengan menganalisis konsep pengukuran kebugaran jasmani 1.1.2 Memelihara dan membina tubuh sebagai wujud syukur kepada sang Pencipta dengan menganalisis konsep pengukuran kebugaran jasmani. |
2.1 Berperilaku sportif dalam bermain
2.2 Bertanggung jawab terhadap
keselamatan dan kemajuan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar, serta dalam penggunaan sarana dan prasarana pembelajaran.
2.3 Menghargai perbedaan karakteristik individual dalam melakukan berbagai aktivitas fisik.Menunjukkan kemauan bekerja sama dalam melakukan berbagai aktivitas fisik
2.4 Menunjukkan kemauan bekerjasama dalam melakukan berbagai aktivitas fisik.
2.5 Disiplin selama melakukan aktivitas fisik |
2.1.1 Menunjukkan perilaku sportif dalam menganalisis konsep pengukuran kebugaran jasmani.
2.2.1 Menunjukkan perilaku bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan dalam menganalisis konsep pengukuran kebugaran jasmani
2.2.2 Menunjukkan perilaku bertanggung jawab terhadap pemeliharaan sarana dan prasarana pembelajaran mengalisis konsep pengukuran kebugaran jasmani
2.3.1 Menunjukkan perilaku santun selama belajar menganalisis konsep pengukuran kebugaran jasmani
2.4.1 Menunjukkan perilaku bekerjasama semalam mengalisis konsep pengkuran kebugaran jasmani
2.5.1 Menunjukkan perilaku toleransi selama menganalisis konsep pengukuran kebugaran jasmani
2.6.1 menunjukkan perilaku disiplin selama menganalisis konsep pengukuran kebugaran jasmani. |
3.5 Menganalisis konsep pengukuran komponen kebugaran jasmani terkait kesehatan dan keterampilan menggunakan isntrumen standar |
3.5.1 Menganalisis konsep pengukuran kelenturan terkait keterampilan
3.5.2 Menganalisis konsep pengukuran kecepatan terkait keterampilan
3.5.3 Mengalisis konsep pengukuran kelincahan terkait keterampilan
3.5.4 Menganalisis hasil pengukuran kebugaran jasmani menggunakan standar TKJI. |
4.5 Mempraktikkan pengukuran derajat komponen kebugaran jasmani terkait kesehatan dan keterampilan menggunakan instrument standar | 4.5.1 Mempraktikan konsep pengukuran daya tahan tubuh
4.5.2 Mempraktikkan konsep pengukuran kekuatan otot-otot
4.5.3 Mempraktikkan konsep pengukuran komposisi tubuh
4.5.4 Mempraktikkan konsep pengukuran kelenturan tubuh
4.5.5 Mempraktikkan konsep pengukuran kecepatan terkait keterampilan
4.5.6 Mempraktikkan konsep pengkuran kelincahan terkait keterampilan
4.5.7 Mempraktikkan pengukuran kebugaran jasmani menggunakan standar TKJI |
Tujuan Pembelajaran
Pertemuan Pertama
Setelah
mengikuti kegiatan pembelajaran ini, peserta didik diharapkan dapat :
1. Memiliki kesadaran tentang arti
penting merawat tubuh sebagai wujud syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
2. Menunjukkan perilaku
bertanggungjawab terhadap pemeliharaan sarana dan prasarana pembelajaran
menganalisis konsep pengukuran kebugaran jasmani.
kebugaran jasmani.
4. Menganalisis dan mempraktikkan konsep pengukuran kecepatan terkait keterampilan
dengan menunjukkan nilai sportivitas,
kerjasama, dan disiplin.
dengan menunjukkan nilai sportivitas, kerjasama, dan disiplin.
standar TKJI dengan menunjukkan nilai sportivitas, kerjasama, dan disiplin.
Pertemuan
Kedua
mengikuti kegiatan pembelajaran ini, peserta didik diharapkan dapat :
terhadap Tuhan Yang Maha Esa
perilaku bertanggungjawab terhadap pemeliharaan sarana dan prasarana
pembelajaran menganalisis konsep pengukuran kebugaran jasmani.
perilaku santun dan toleransi selama menganalisis konsep pengukuran kebugaran
jasmani.
standar TKJI SMA (lari cepat 50 meter, baring duduk, push
up, angkat tubuh, loncat tegak, lari jauh/1000 m pi dan 1200 m pa dengan benar
(mengadopsi TKJI) dengan menunjukkan nilai sportivitas, kerjasama, dan disiplin
Materi Pembelajaran :
Pertemuan kesatu
Latihan meningkatkan kecepatan
tinggitinggi.
Tes pengukuran kecepatan (Lari 60 meter)
Latihan meningkatkan kelincahan
meter).
Tes pengukuran kelincahan (Lari bolak-balik)
Pertemuan kedua
Tes lari
cepat 60 meter
Tes push
Up
Tes angkat
tubuh ( 30 detik pi, 60 detik pa)
Tes baring
duduk 60 detik
Tes loncat
tegak
( 1000 m pi, 1200 m pa )
Metode Pembelajaran :
Pendekatan
: Scientific
Metode : Discovery
Learning
Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran :
Media
Pembelajaran :
Audio/video
visual latihan aktivitas kebugaran jasmani
Rekaman/cuplikan
pelaksanaan aktifitas kebugaran jasmani
Poster/gambar
pelaksanaan aktifitas kebugaran jasmani
Alat Pembelajaran
:
Alat pengukur jarak (meteran)
Cone (corong)
atau sejenisnya
Peluit
Stopwach
Formulir
tes
Sumber
Belajar :
dan Sudrajat Wiradihardja, (2014), Buku
Pegangan Guru SMA Kelas X hal 111 – 130; Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan,
Jakarta: Kemdikbud RI.
dan Sudrajat Wiradihardja, (2014), Buku
Pegangan Guru SMA Kelas X hal 93 – 107; Pendidikan Jasmani, Olahraga dan
Kesehatan, Jakarta: Kemdikbud RI.
……..
(2000) Tes Kebugaran jasmani Indonesia.
Jakarta: Depdiknas, RI
Langkah-langkah Pembelajaran
(20 Menit)
Berbaris dan berdoa dipimpin oleh
salah satu peserta didik.
kondisi kesehatan peserta didik, jika ada yang sakit peserta didik bersangkutan
tidak perlu mengikuti aktivitas fisik, tapi harus tetap berada di pinggir
lapangan permainan.
Guru membagi
peserta didik ke dalam 4 kelompok,
salah seorang peserta didik dari tiap kelompoknya untuk memimpin melakukan
pemanasan. Pemanasan yang dilakukan didasarkan pengetahuan pemimpin pemanasan
dan guru memberikan rambu-rambu antara lain: pemanasan untuk seluruh tubuh dan
pemanasan secara spesifik untuk jenis aktivitas yang akan diikuti melalui
permainan. Saat melakukan pemanasan guru mengamati kebenaran gerak pemanasan,
jika terdapat peserta didik yang melakukan kesalahan, guru langsung memperbaiki
pada saat kejadian (sambil memberhentikan pemanasan sementara), guru
mempertanyakan tujuan dan manfaat melakukan pemanasan sebelum melakukan
aktivitas fisik yaitu: untuk mempersiapkan tubuh menerima beban yang lebih
berat, untuk mengurangi resiko cidera dalam melakukan aktivitas fisik, dan untuk
menciptakan ruang gerak persendian lebih luas.
mempertanyakan “Bagaimana kebugaran tubuh siswa selama ini, pernah sakit atau
tidak?, dan pertanyaan lainnya yang relevan.
menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan 1, yaitu : mempraktekkan cara
melakukan latihan kebugaran jasmani yang berkaitan dengan keterampilan dengan
komponen kecepatan dan cara pengukurannya. Mempraktekkan cara melakukan latihan kegugaran jasmani
yang berkaitan dengan keterampilan dengan komponen kelincahan
dan cara pengukurannya.
menyampaikan pengorganisasian kelas yaitu kegiatan pembelajaran aktif dilakukan
dalam bentuk tugas individu dan kelompok.
(85 Menit)
mengamati tayangan video dan poster/gambar bagaimana cara-cara melakukan latihan kebugaran jasmani terkait keterampilan yaitu :
Latihan kelincahan
yang secara sukarela memperagakan latihan kebugaran jasmani terkait
keterampilan (Kecepatan dan kelincahan).
Peserta didik
saling mempertanyakan “bagaimana pelaksanaan latihan kecepatan, yang
dimediasi oleh guru?
Peserta didik
saling mempertanyakan “bagaimana pelaksanaan latihan kelincahan, yang
dimediasi oleh guru?
saling mempertanyakan “bagaimana pelaksanaan tes/ pengukuran kecepatan yang
dimediasi oleh guru?
saling mempertanyakan “bagaimana pelaksanaan tes/ pengukuran kelincahan yang
dimediasi oleh guru?
mempraktikkan secara berpasangan atau berkelompok mencari jawaban yang
dipertanyakan guru dengan menunjukkan nilai kerja sama, tanggung jawab, menghargai teman,
dan disiplin, guru menyampaikan arti penting kerja sama, tanggung jawab, menghargai teman,
dan disiplin yang dilakukan di
tempat (tidak bergerak). Selama praktik tugas peserta didik untuk saling
mengoreksi kesalahan temannya. Kegiatan dilakukan melalui bentuk latihan
sirkuit.
mempraktikkan secara berpasangan atau berkelompok mencari jawaban yang
dipertanyakan guru dengan menunjukkan nilai kerja sama, tanggung jawab, menghargai teman,
dan disiplin yang dilakukan sambil bergerak ke kiri, ke kanan, ke depan,
dan kebelakang. Selama praktik tugas peserta didik
untuk saling mengoreksi kesalahan temannya.
berpasangan atau berkelompok dalam formasi segitiga atau berbanjar mencari
jawaban yang dipertanyakan guru dengan menunjukkan nilai kerja sama,
tanggung jawab, menghargai teman. Selama praktik tugas peserta didik
untuk saling mengoreksi kesalahan temannya.
mempraktikkan secara berpasangan atau berkelompok dengan sistem sirkuit 4 pos yaitu: kecepatan, tes/ cara mengukur kecepatan (lari 60 m),
kelincahan dan tes/pengukuran kelincahan (lari bolak-balik). Pada tahap ini setiap kelompok mendiskusikan teknik
gerak dari masing-masing kelompok dengan bimbingan guru dan mencoba teknik
gerakannya, Setiap kelompok bebas menentukan urutan pos yang didiskusikan oleh
kelompok masing-masing.
pengukuran kebugaran jasmani Indonesia (TKJI) dengan bergantian sebagai
peserta, pencatat hasil, waktu ataupun petugas lainnya.
Dilakukan selama 3 set
menerapkan keterampilan latihan kecepatan dan latihan kelincahan dikelompoknya dengan menunjukkan nilai kerja sama,
tanggung jawab, menghargai teman, dan disiplin, dan guru mengamati
peserta didik selama latihan dan dilakukan secara bergantian tiap kelompok.
jasmani Indonesia (TKJI) dengan bergantian sebagai peserta, pencatat hasil,
waktu ataupun petugas lainnya.
berdiskusi tentang rancangan kegiatan sirkuit dan kebenaran gerak secara
bergantian dan Guru mengamati jalannya latihan.
Penutup (15 Menit)
menyampaikan kemajuan yang diperoleh peserta didik secara umum dan
kesalahan-kesalahan yang masih sering timbul saat melakukan praktik.
menginformasikan kepada peserta didik yang paling baik penampilannya selama
melakukan latihan latihan kecepatan dan
kelincahan.
peserta didik di bawah bimbingan guru melakukan gerakan pendinginan, guru
mempertanyakan apa manfaatnya.
menugaskan peserta didik untuk membaca dan membuat catatan tentang macam-macam
latihan kekuatan otot dan macam-macam latihan daya tahan otot. Hasilnya
ditugaskan kepada peserta didik dijadikan sebagai tugas portofolio.
Pembelajaran
Jenis dan Teknik Penilaian
Jenis Penilaian
Tes
Non Tes
Teknik Penilaian
Observasi perilaku
Tes tertulis
Tes kinerja (proses dan hasil)
Bentuk Instrumen dan Instrumen Penilaian
Bentuk Instrumen Penilaian
Lembar
observasi/pengamatan (tes sikap)
Butir-butir soal uraian
(pengetahuan)
Penilaian proses (rubric)
Penilaian hasil (adopsi TKJI)
Penilaian Sikap
Petunjuk Penilaian
Penilaian
aspek perilaku (sikap) dilakukan dengan pengamatan selama mengikuti kegiatan
belajar mengajar. Pengamatan dalam proses penilaian dilakukan saat peserta
didik melakukan aktivitas kebugaran jasmani. Aspek-aspek yang dinilai meliputi:
kerja sama, tanggung jawab, menghargai teman, disiplin dan toleransi.
Berikan tanda cek (√) pada
kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau menampilkan
perilaku yang diharapkan. Tiap perilaku yang di cek (√) dengan
rentang nilai antara 1 sampai dengan 3. (Baik=3, Sedang = 2, dan Kurang = 1).
Rubrik
Penilaian Perilaku
Perilaku Yang Dinilai |
CEK (√ ) |
Perolehan Nilai |
Nilai Akhir |
Keterangan | ||
Baik |
Sedang |
Kurang | ||||
1. Kerja sama | ||||||
2. Tanggung jawab | ||||||
3. Menghargai teman | ||||||
4. Disiplin/toleransi | ||||||
Jumlah skor maksimal = 12 | ||||||
Penilaian Pengetahuan
tepat!
Deskripsikan
bentuk-bentuk latihan untuk meningkatkan kecepatan!
Jelaskan cara pengukuran kecepatan!
Jelaskan bentuk-bentuk latihan kelincahan!
Jelaskan tata cara pengukuran kelincahan
dengan metode lari bolak-balik!
Jelaskan tata cara pengukuran Tes Kebugaran
Jasmani Indonesia (TKJI) SMA!
Kriteria
Penilaian (Pengetahuan/Pemahaman)
Jumlah
jawaban benar dari tiap butir soal di kalikan dua
Skor terendah
0 dan skor tertinggi 10.
Penilaian Keterampilan
Penilaian proses gerak
Penilaian
proses, yaitu: sikap awal, sikap pelaksanaan, dan sikap akhir melakukan suatu
proses gerak teknik dasar
Keterampilan (Unjuk Kerja)
16-19 tahun (TKJI SMA)
Penilaian Keterampilan Gerak |
Nilai Akhir |
Keterangan | |||||||||||
Penilaian Proses |
Penilain produk | ||||||||||||
Sikap awal melakukan gerakan
(Skor 3) |
Proses melakukan gerakan(Skor 4) |
Sikap akhir gerakan
(Skor 3) | |||||||||||
1 |
2 |
3 |
1 |
2 |
3 |
4 |
1 |
2 |
3 | ||||
Jumlah Skor Maksimal = 10 | |||||||||||||
Kriteria
Penilaian Keterampilan (Unjuk Kerja)
Sikap awal (Start)
Siswa bersiap dibelakang papan tolakan
Saat aba-aba bersedia siswa berada di papan
tolakan dan melakukan start jongkok
Siswa langsung melesat setelah mendengar aba2
“yak”…!!
dilakukan secara benar
dilakukan secara benar
Pelaksanaan gerak
Badan dan kepala condong kedepan.
Kedua tangan bergerak dengan bebas di samping badan
Langkah kaki (kecepatan) tidak melambat
Saat memasuki daerah finish badan tetap
condong kedepan
benar
dilakukan secara benar
dilakukan secara benar
Pelaksanaan
akhir (Finish)
Saat masuk garis finish tidak melompat
Saat menyentuh garis finis badan condong
kedepan
Setelah masuk garis finis tidak langsung
berhenti
dilakukan secara benar
dilakukan secara benar
(Lari 60 meter)
adalah mengetahui kecepatan berlari seseorang.
hasil
Siswa bersiap untuk melaksanakan tes lari.
Siswa (peserta) melakukan start jonggkok
sambil mendengar aba-aba
Siswa langsung berlari saat mendengar aba-aba
ya..!!!
Siswa berlari sampai melewati finish.
Catat jumlah waktu yang ditempuh oleh siswa.
Norma untuk atlet umur 16-19 tahun
Jenis kelamin |
Baik sekali |
Baik |
Cukup |
Sedang |
kurang |
Pria |
s/d 7,2” |
7,3”- 8,3” |
8,4”-9,6” |
9,7”-11,0” |
11,1” dst |
Perempuan |
Sd 8,4” |
8,5”-9,8” |
9,9”-11,4” |
11,5”-13,4” |
13,5” dst |
Kategori Nilai |
5 |
4 |
3 |
2 |
1 |
REKAPITULASI PENILAIAN
No. |
Nama Peserta Didik |
Aspek-Aspek Penilaian |
keterangan | ||||||||||||||
Sikap |
Pengetahuan |
Keterampilan | |||||||||||||||
KS |
TJ |
MT |
DS |
∑ |
1 |
2 |
3 |
4 |
∑ |
AW |
PL |
A
K |
P
R |
∑ | |||
1. |
Abdi |
4 | |||||||||||||||
2. |
Budi |
3 | |||||||||||||||
3. |
Cantika |
4 | |||||||||||||||
4. |
Dharma |
2 | |||||||||||||||
5. |
Elisa |
1 | |||||||||||||||
6. |
Frengky | ||||||||||||||||
7. |
Galang | ||||||||||||||||
8. |
Herry | ||||||||||||||||
9. |
Irwan | ||||||||||||||||
10. |
Jandri | ||||||||||||||||
Dst | |||||||||||||||||
Memeriksa dan Menyetujui
Diklat 2013 SMAN Pakam |
L.Pakam, 16 juni 2014 |
related post:
RPP Sepakbola Kurikulum 2013


























