1. Bagus untuk Diet
Olahraga lari sangat bagus untuk diet. Bahkan, olahraga terbaik untuk diet adalah lari, karena lari mampu membakar kalori lebih banyak ketimbang olahraga lainnya. Saya sendiri melakukan olahraga lari, salah satu motif utamanya adalah untuk diet. Bahkan pembakaran kalori dari olahraga lari lebih banyak 2 kali lipat daripada berjalan kaki.
2. Menjaga Kesehatan Jantung
Penelitian lain menyebutkan bahwa dengan berlari sejauh 16 Km dalam seminggu akan menekan resiko gangguan tekanan darah hingga 39%. Selain itu, gangguan endapan kolesterol bisa di kurangi hingga 34%. Berlari pagi membantu mengurangi resiko yang diakibatkan masalah pembuluh darah karena endapan kolesterol seperti penyakit jantung. Selain mengurangi resiko penyakit jantung, dengan kontrol terhadap jumlah kolesterol di dalam tubuh tersebut juga menurunkan resiko obesitas (manfaat.co.id).
3. Menguatkan Tulang
Olahraga lari menguatkan tulang, terutama tulang kering, karena pada saat lari kita menggerakkan kaki, sehingga kaki menjadi tumupan lari kita. Inilah kenapa olahraga lari juga diharuskan dalam olahraga2 bela diri manapun, karena kepadatan tulang kaki dibutuhkan sebagai kuda-kuda.
4. Meningkatkan stamina
Selain membakar lemak, lari yang dilakukan rutin dalam jarak menengah – jauh dapat meningkatkan, menguatkan dan menjaga stamina. Berdasarkan yang saya alami, dengan rutin lari melakukan kegiatan seperti jalan jauh jadi tidak mudah capek. Berlari memang mengeluarkan energi, namun dengan berlari pula kita akan menghasilkan energi. Energi baru yang di buat saat proses metabolisme tubuh, membuatnya menjadi seimbang. Namun berlari terlalu lama justru tidak baik dan malah membuat tubuh kita mengeluarkan terlalu banyak energi. Rutinitas lari pagi ini sebaiknya dilakukan dengan santai sekitar 30 sampai 60 menit setiap harinya. Asalkan dilakukan secara rutin maka hasilnya akan bisa kita dapatkan (sumber: manfaat.co.id).
5. Mengurangi stress
Banyak penelitian di Amerika menyatakan bahwa lari membuat pikiran menjadi lebih fresh, sehingga dapat mengurangi stress.. Ternyata benar, berdasarkan yang saya alami, olahraga lari memang mengeluarkan energi, tapi benar2 mengurangi stres dan pikiran jadi lebih segar setelah lari.
6. Mengurangi risiko diabetes
Diabetes adalah penyakit yang menjadi momok, khususnya bagi orang yang sudah lanjut usia. Jika agan tidak ingin terserang diabetes, maka olahraga lari adalah pilihan yang tepat. Dengan olahraga lari, maka kita otomatis juga membakar kolesterol di dalam tubuh, sehingga dapat mencegah terjadinya diabetes.
7. Meningkatkan pernafasan
Manfaat lari pagi bagi mereka yang memiliki sakit asma merasakan dampak yang baik bagi pernafasannya. Apalagi bagi kita yang sehat, pasti akan merasa sistem pernafasan terasa lebih baik. Sebuah penelitian yang melibatkan para penderita penyakit asma, dan kemudian untuk berlari rutin tiap minggunya selama 3 bulan. Hasilnya mereka merasa asmanya jarang kambuh setelah rutin lari pagi. Bahkan mereka merasa bernafas menjadi lebih lega. (sumber: manfaat.co.id)
8. Meningkatkan daya tahan tubuh
Olahraga lari yang dilakukan secara rutin dapat membuat kita tidak mudah terserang penyakit. Lari dapat meningkatan sistem kekebalan tubuh yang membuat kita lebih kuat dalam menangkal virus2 yang menyebabkan penyakit.
So, tunggu apa lagi. Dari banyak sekali manfaat yang didapatkan dari olahraga lari, tentu kita ingin dapatkan semuanya. Mulailah mencoba olahraga murah meriah ini. By the way, kalau ingin mengetahui Bagaimana cara meningkatkan stamina agar kuat lari jarak jauh? Klik disini: Cara Meningkatkan Stamina Lari. Ini adalah pengalaman pribadi ane dalam meningkatkan stamina untuk lari jarak jauh.







































