Griya BioGreen-Kelebihan
berat badan tidak hanya berpengaruh pada kesehatan maupun organ tubuh
tapi juga penampilan dan kepercayaan diri seseorang.Nah kali ini kita
akan membahas,apa itu fatty liver ?Fatty liver adalah
kelebihan lemak yang ada di organ hati,hal ini disebabkan perlemakan
hati yang disebabkan oleh beberapa hal seperti terjadinya obesitas atau
kegemukan,terinfeksi virus hepatitis seperti hepatitis C maupun konsumsi
alkohol yang berlebihan,obatan-obatan,malnutrisi ,penyakit liver karena
gangguan sistem imun . Penyakit ini tidak bisa dianggap remeh diamkan akan berdampak
negative pada organ kesehatan secara menyeluruh.Simak ulasan tips diet
yang tepat untuk penderita fatty liver berikut ini semoga bisa
memberikan banyak manfaat dan sekaligus dan mencegah terjadinya ,atau
datangnya penyakit fatty liver.Bila memiliki berat badan berlebih
,alangkah baiknya memiliki berat badan yang ideal,dengan cara menurunkan
berat badan secara perlahan dan lakukan olahraga rutin serta jauhi
konsumsi alkohol.
Kepercayaan hidup seseorang dan semangat
tidak selalu tergantung penampilan yang ideal agar terlihat menarik
dihadapan publik atau pun masyarakat.Tetapi kesehatan prima tanpa adanya
keluhan rasa sakit yang ada disalah satu organ tubuh tentunya
menjadikan suatu harapan setiap orang.Seperti yang sering kita dengar
ungkapan orang,”sehat,kaya raya dan masuk surga .”ungkapan yang lain yang masih relevan dan sering kita dengar yaitu lebih baik mencegah daripada mengobati ,kini
banyak orang yang telah sadar arti pentingnya sebuah kesehatan tubuh
dengan mengupayakan pola hidup dan gaya hidup yang sehat sehari-hari.
Kesadaran masyarakat terhadap pola hidup yang sehat idak hanya
terfokus untuk mendapatkan tubuh yang ideal dan proposional.Tetapi
menyadari dampaknya negatif dari akibat masalah kegemukan .Salah satu
penyakit fatty liver .Penyakit ini timbul jika banyak timbunan
dihati,karena masalah salah satunya adalah kegemukan.

Fatty
liver atau perlemakan hati adalah kondisi yang ditandai dengan adanya
timbunan lemak yang berlebih di organ hati.Penyebab terjadinya pelemakan
di hati memang belum diketahui secara pasti.Namun secara umum ada dua
tipe yang sering terjadi dalam tubuh manusia.
Tipe yang
pertama perlemakan hati dikarenakan alkohol,sedangkan tipe yang kedua
bukan karena alkohol atau non alkohol.Perlemakan hati yang non alkohol
biasanya banyak diketemukan di masyarakat Indonesia.Alasannya dikarena
secara umum tidak banyak masyarakat Indonesia yang mengkonsumsi alkohol
dalam jumlah yang banyak atau berlebih seperti halnya masyarakat ,yang
terjadi dibelahan negara barat.Pelemakan hati tipe yang kedua ini sering
diketemukan pada orang -orang yang mengalami obesitas atau kegemukan
diabetes ,hipertensi, [jangan lupa baca juga :
Tips Hidup Sehat Pasien Hipertensi
]kolesterol maupun yang lainnya atau kombinasinya.
Sebagian besar penderita perlemakan hati non alkohol tidak akan
berlanjut menjadi suatu gangguan fungsi hati yang serius.Namun juga
perlu diwaspadai ,pada orang yang pelemakan hati atau fatty liver
non-alkohol dapat menyebabkan kerusakan hati yang bila dibiarkan akan
menjadi sirosis hati.Sirosis hati merupakan suatu kondisi bila jaringan hati normal digantikan jaringan parut.
Pemeriksaan untuk mengetahui seseorang mengalami fatty liver ada
beberapa rangakaian pemeriksaan yang dapat dilakukan seperti tes darah
ataupun USG atau ultrasonografi yang dianjurkan dengan penanganan
seorang dokter spesialis.Tetapi bila untuk mengetahui gejala awal fatty
liver ini ,dengan ditandai rasa tidak nyaman seperti ada yang mengganjal
diperut bagian kanan atas.
Pada saat ini belum ada terapi
yang efektif untuk mengatasi keluhan dari gejala akibat fatty liver
non-alkohol .Ketika seseorang datang dengan gejala perlemakan hati ,maka
yang dapat dilakukan adalah melakukan penanganan dan pencegahan
.Penanganan yang dapat dilakukan adalah dengan mengendalikan kondisi
medis yang menjadi penyebab terjadinya masalah perlemakan hati..Misalnya
masalah diabetes ataupun kegemukan.
Obesitas atau kegemukan
menjadikan poin yang pertama yang harus diberantas ketika menangani
keluhan dan gejala dari pelemakan hati .Seseorang yang menumpuk lemak di
organ -organ tubuh tertentu termasuk di area hati .Kondisi ini akan
sangat berbahaya bila orang tersebut tidak menyadari dengan
cepat.Apalagi bila seorang memiliki tubuh gemuk ,tidak memperhatikan
dengan kondisi tubuhnya yang gemuk.
Meskipun belum ada terapi
yang efektif dan penelitian untuk menemukan terapi yang tepat pada
pelemakan hati masih terus berlanjut,namun bagi anda yang mengalami
fatty liver tak perlu berkecil hati .Hindarilah rasa putus asa atau
frustasi dan memiliki keinginan yang kuat untuk sembuh .Usahakan mulai
sekarang mengubah pola makan ,melakukan program diet yang tepat dan
didukung dengan gaya hidup yang sehat.
Diet bagi penderita perlemakan hati non-alkohol dianjurkan untuk menghindari makanan yang mengandung lemak dan kolesterol tinggi.Program diet dengan meningkatkan asupan sayur-sayuran dan buah-buahan segar sangat dianjurkan.Ada
beberapa makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita fatty liver
diantaranya daging sapi,daging kambing
,udang,cumi-cumi,telur,kepiting,durian,kerang,nangka,nanas,dan juga buah
anggur.Hindari makanan yang tergolong junk food karena banyak mengandung
lemak trans.Selain itu sebaiknya juga tidak mengonsumsi minuman yang
mengandung pemanis buatan atau fruktosa.Makanan yang terlalu manis juga
tidak juga tidak dianjurkan bagi penderita fatty liver.
Berhubung kondisi setiap orang tidaklah sama maka untuk memilih program
diet yang tepat bagi penderita fatty liver ,selain menghindari makanan
diatas ,Anda dianjurkan berkonsultasi dokter ahli agar cepat dan tepat
maupun efektif.Selain itu mulailah membenahi diri sendiri dengan
intropeksi apakah gaya hidup yang dilakukan selama ini sudah tepat atau
belum.
Gaya hidup yang tidak sehat misalnya bila memiliki
kebiasaan minum-minuman beralkohol ,sebaiknya hentikan kebiasaan itu
mulai sekarang .Juga dengan kebiasaan merokok yang tidak hanya merusak
diri sendiri tetapi juga orang lain yang berada disekitarnya.
Selain program diet yang tepat ,dan menghindari makanan tertentu
,penderita fatty liver sangat dianjurkan melakukan olahraga teratur
.Olahraga sebaiknya rutin dilakukan seminggu tiga kali dengan durasi
waktu 30-45 menit .Bila sebelumnya tidak terbiasa melakukan olahraga
.Anda bisa melakukan olahraga ringan seperti naik sepeda ataupun jalan
kaki.Olahraga yang juga meningkatkan mood dapat juga dilakukan seperti
yoga ,maupun tennis meja,juga bisa golf.Dengan menjaga pola makan dan
olahraga maka berat badan akan terjaga dengan baik,sehingga dapat
mencegah timbulnya penyakit.Cukup dulu semoga bermanfaat dan jadi
referensi keluarga tercinta Anda.
ADVERTISEMENT



























