
Tidak perlu terobesesi dengan fans/follower yang banyak
Bagi seorang praktisi marketing, ketika mentargetkan konsumen dan membangun komunitas online, tidaklah perlu untuk terlalu terobsesi dengan memiliki jumlah fans atau follower yang banyak.
Jadi, saat kita mulai menetapkan target konsumen secara online, sebaiknya kita pastikan bahwa kita tidak terlalu terobsesi dengan penggemar atau pengikut yang jumlahnya banyak (meskipun banyak juga baik dan tidak salah). Tujuan pemasaran/marketing melalui media sosial bukanlah menjadi orang/sesuatu yang terpopuler di arena media sosial. Lebih baik memiliki anggota yang lebih sedikit tetapi memiliki ikatan emosional daripada memiliki ribuan orang yang tidak mengidentifikasi dirinya dengan produk kita. Sangatlah mudah untuk mendapatkan anggota secara online. Ada banyak situs yang bisa kita kunjungi, dan kemudian kita membayar sejumlah uang, dan jumlah member kita akan bertambah tergantung pada jumlah uang yang dibayarkan. Namun, apa yang sebenarnya yang dilakukan aktivitas seperti ini untuk tujuan bisnis dan organisasi/perusahaan kita?
Salah satu indikator kedekatan hubungan yang paling signifikan di antara manusia adalah keterbukaan diri. Semakin bersedia audiens/orang menjadi lebih terbuka dan mengungkapkan hal/informasi yang bersifat lebih pribadi, semakin dekat pihak/orang tersebut merasakan kedekatan hubungan tersebut. Oleh karena itu, kita harus menyediakan ruang untuk dialog yang cukup aman sehingga anggota komunitas merasa aman untuk berbagi dan mengungkapkan diri.
Memaksimalkan “sense of community” dari suatu komunitas
Selengkapnya >>
ADVERTISEMENT

































