GriyaBioGreen Bikin sendiri atau beli jus dalam kemasan?Apa bedanya fruit juice dan fruit drink?Baca label pada kemasannya.
Jus buah dan sayuran memang tidak hanya nikmat dan segar,tapi juga kaya vitamin,mineral,enzim,dan antioksidan pelindung tubuh dari serangan radikal bebas penyebab berbagai penyakit .Itulah sebabnya,minum jus setiap hari sangat dianjurkan oleh para ahli kesehatan.
Bagi Anda yang sibuk dan tidak sempat membuat jus sendiri,jus dalam kemasan yang praktis dan instan jadi pilihan.Beragam produk jus dalam kemasan dengan berbagai rasa yang beredar dipasaran ,kadang memang membuat konsumen bingung untuk memrntukan pilihan.Tapi ,Anda juga harus waspada ,jangan sampai salah memilih produk jus dalam kemasan.
Jus asli vs minuman sari buah
Para ahli menyarankan untuk mengkonsumsi minimal 5 porsi buah dan sayuran setiap hari untuk menurunkan risiko penyakit degeneratif seperti kanker,penyakit jantung,diabetes,dan katarak.Sayangnya banyak orang yang kurang suka mengkonsumsi sayuran dan buah.Salah satu cara untuk melengkapi konsumsi sayur dan buah adalah dengan mengolahnya menjadi jus.
Untuk orang yang malas membuat jus ,jus dalam kemasan memang praktis dan menawarkan pilihan rasa yang beragam .Dari sisi penampilan ,baik warna jus dan kemasannya memang mengoda selera.Tapi ,apakah jus dalam kemasan berkhasiat sama dengan jus segar?
StephenBlauer,penulis buku The Juicing Book,mengingatkan untuk selalu membaca label pada kemasan karena seringkali jus yang diberi embel-embel alami ternyata tidak terbuat dari buah asli.Selain itu,sudah menjadi praktik standar bagi produsen jus untuk menambah bahan aditif berupa pewarna ,perasa,gula ,garam,dan pengawet pada produk jus.
Berdasarkan kandungan nutrisi serta bahan yang digunakan dalam pengolahannya ,ada dua macam minuman buah dalam kemasan yaitu jus buah [fruit juice] dan minuman buah[fruit drink].
Jus buah asli terbuat dari buah segar tanpa penambahan air serta penambahan gulanya tidak boleh lebih dari 4 persen.Namun banyak juga produk jus yang mengalami proses pengeceran dengan menambah air ke konsentrat buah[dengan perbandingan jumlah air yang sama dengan yang dihilangkan saat jus buah diubah menjadi konsetrat buah].Pada label jus buah ,akan dijelaskan persentase kandungan jus buah asli,misalnya100%,50%,dan lainnya.Kandungan jus 50%,artimya jus tersebut telah mengalami proses pengeceran dengan air dengan perbandingan volume yang sama.Biasnya,produknya,produk jus dikemas dalam karton dan botol transparan dari plastik atau kaca.
Keterangan % sari buah ini wajib tercantum dalam kemasan produk jus .Menurut Badan Pengawas dan Makanan [BPOM RI],dalam Pedoman Umum Pelabelan Produk Pangan tahun 2004,minuman yang diformulasiakan mengandung sari buah [termasuk sari sayuran ]harus memberikan pernyataan mengenai % sari buah dalam label kemasannya.Pernyataan ini bisa dalam bentuk ” mengandung ….%sari buah”atau “…..% sari sayuran”.Keteranagan ini harus ditulis dengan cetakan tebal yang mudah dibaca oleh konsumen.Minuman yang mengandung 100% sari buah boleh dinyatakan sebagai jus atau sari buah.Sedangkan jus yang terbuat dari konsetrat jus buah atau sayran labelnya harus diberi keterangan “dari konsetrat”atau “hasil rekonstitusi baca label jus ,apa artinya.
Sedangkan fruit drink alias minuman beraroma buah tidak perlu mencantumkan hal tersebut karena biasanya kandungan jus buahnya hanya hanya 5% atau bahkan tidak mengandung buah atau sayuran sama sekali.Minuman tersebut hanya terbuat dari gula ,zat pewarna,dan diberi tambahan perasa buah-buahan.
Yang Alami Tetap Lebih Baik
Selain untuk menjaga kesehatan,konsumsi ju juga bisa dimanfaatkan untuk terapi .Terapi jus adalah menggunakan jus buah dan sayuran segar yang tidak diproses untuk melakukan detoksifikasi [proses pembuangan toksin dari dalam tubuh ]dan penyembuhan penyakit.Untuk kepentingan terapi jus sebaiknya tidak menggunakan jus kalengan,botolan,ataupun yang dikemas dalam kotak.Sebaiknya penggunaan jus mentah yang masih utuh untuk keperluan terapi .Jus yang telah dimasak,diproses ,dikalengkan,atau dipasteurisasi akan kehilanagan nutisi dan enzim yang terkandung didalamnya sehingga khasiatnya sudah berkurang.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatiakn saat membuat jus,jus harus segera diminum setelah dibuat karena jus segar mudah teroksidasi dan jika disimpan akan kehilangan khasiat peyembuhannya.Waktu terbaikuntuk minum jus adalah sewaktu perut kosong yaitu pagi sebelu sarapan atau diantara dua waktu makan.Minum jus bersamaan dengan waktu makan akan menganggu proses percernaan .
Membuat jus sendiri memang butuh waktu dan tenaga.Namun,karena tidak semua jus buah kemasan yang ada dipasaran mengandung 100 persen buah asli dan alami.
Bahasa Label Jus,Apa Artinya?
Bagi Anda yang gemar minum jus dalam kemasan terutama yang punya hobi membeli produk jus kemasan impor,mungkin pernah mengamati label kemasan jus yang mencatumkan komposisi[ingredient]bahan produk jus.Ada yang menyebutkan “dari konsetrat,””hasil rekonstitusi”atau,”dipasteurisasi.”Apa sih arti istilah-istilah itu?
1.Konsetrantrat[concentrate]:Terbuat dari jus segar yang dipanaskan untuk menghilangkan sebagian kandungan airnya.Proses perubahanmenjadi konsetrat ini dilakukan untuk memudahkan dalam hal penyimpanan dan transpotasi.Proses pemanasanakan menghilangkan sebagian nutisi jus ,terutama enzim dan vitamin larut air seperti vitaminC.
2. Rekonstitusi [reconstitud]te:Proses penambahan air pada konsetrat jus dalam jumlah yang sama dengan jumlah air hilang saat jus diubah menjadi konsetrat.Bahan pegawet dan perasa buah atau sayur biasanya ditambahkan untuk meningkatakan masa simpan dan mengembalikan nrasa alami jus.
3.Pasteurisasi[pasteurization]:Proses pemanasan cairan jus dengan suhu kurang lebih 63-75 derajat celcius selama beberapa beberapa detik untuk mengurangi jumlah bakteri patogen.Proses ini tidak membunuh seluruh mikroorganisme,karenanya produk jus yang dipasteurisasi harus disimpan dikulkas [5-6 derajat Celcius] dan dikonsumsi sebelum tanggal kadaluwarsa.
4. Utra High Temperature[UHT]:Proses sterilisasi dengan suhu tinggi 135-145 derajat Celcius dalam waktu singkat [1-2 detik]’Pemanasan dengan suhu tinggi bermanfaat membunuh seluruh mikroorganisme ,sedangkan waktu pemanasan yang singkat bermanfaat mencegah kerusakan nutrisi serta mendapatkan warna,aroma,dan rasa yang relatif tidak berubah seperti jus segarnya.Produk jus yang mengalami proses UHT memliki umur simpan yang sangat panjang pada suhu kamar yaitu mencapai 6-10 bulan tanpa bahan pengawet dan tak perlu dimasukkan ke lemari pendingin.
Tip Memilih Jus Dalam Kemasan
Supaya Anda tidak bingung dan bisa mendapat produk terbaik,berikut ini panduan sederhana memilih jus kemasan:
1.Perhatikan labelnya.Baca label kemasan jus buah dengan teliti .Cermati komposisi bahan dan informasi gizi yang tertera ,pada label.Pilih produk jus yang mencatumkan keterangan “100% jus/sari buah”serta tidak mengandung bahan pengawet dan pewarna dalam komposisi bahannya.
2. Pilih produk jus yang terbuat dari sari buah asli.Patokan mudah untuk membedakan jus buah asli dengan minuman beraroma buah adalah perhatiakan kekeruhan jus.Umumnya semakin keruh jus,semakin banyak kandungan buah asli didalamnya.Karena itu produk jus yang mengandung 100 persen buah asli ,umumnya mencantumkan anjuran agar konsumen mengocok minuman tersebut terlebih dahulu sebelum meminumnya agar endapan jus atau potongan daging buah dapat tercampur merata saat diminum.
3. Perhatikan kemasannya.Pilih kemasan jus yang tidak gembung [baik dalam bentuk karton atau botol plastik ].Kemasan yang kembung menunjukan adanya akumulasi gas yang diproduksi oleh mikroba kontaminan.Kemasan juga harus kedap sinar atau kedap udara.Jangan memilih kemasan jus yang terbuat dari kaca atau plastik karena tidak kedap cahaya.Ini dapat merusak kandungan vitamin yanga ada dalam jus kemasan tersebut.Selain itu pilih produk yang menerapkan teknologi sterilisasai UHT yang dikombinasi pengemasan secara aseptik dengan bahan kemasan multilapis yang memungkinkan jus buah bebas dari bakteri patogen dan bisa bertahan tanpa pengawet.
4. Perhatikan Tanggal Kadaluwarsa Dalam Kemasan.
Pilih produk yang tanggal kadaluwarsanya masih berlaku lebih dari 6 bulan kedepan .Selain alsan keamanan,semakin dekat tanggal kedaluwarsa jus buah kandungan nutrisi juga semakin berkurang.
5. Jika Kemasan Jus Sudah Terbuka Dan Jus Belum Habis ,Simpan sisa jus buah dalam lemari pendingin 5-10 derajat celcius.Karena sifat perlindungan dari kemasan terhadap kualitas mutu produk akan hilang setelah kemasn dibuka.Jus akan bertahan selama 3-7 hari.Lebih dari itu,rasa maupun manfaat jus sudah jauh berkurang >Jangan konsumsi jus bila rasanya berubah karena perubahan rasa menunjukan produk tersebuit sudah terkontaminasi bakteri.