![]() |
| Mushaf Al Quran (Pinterest) |
Surat Al Falaq dan Surat An Nas merupakan dua surat terakhir dalam Al Quran. Namun dalam urutan turunnya kepada Rasulullah, dua surat ini menempati urutan ke-20 dan ke-21.
Selain populer dengan nama Surat Al Falaq dan Surat An Nas, kedua surat ini juga memiliki beberapa nama lain yang menggambarkan keutamaannya.
Surat Al Falaq dan Artinya
Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”. (QS. Al Falaq: 1-5)
Pembahasan detil Tafsir Surat An Nas bisa dibaca di artikel Surat An Nas

Surat An Nas dan Artinya
Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia. (QS. An Nas: 1-6)
Pembahasan detil Tafsir Surat Al Falaq bisa dibaca di artikel Surat Al Falaq

Nama Lain Surat Al Falaq dan Surat An Nas
Nama lain Surat Al Falaq adalah surat Qul aโudzu birabbil falaq. Nama lain Surat An Nas adalah surat Qul aโudzu birabbin naas.
Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam sering menyebut demikian dalam haditsnya. Misalnya sabda beliau:
โTidakkah kamu melihat ayat-ayat yang diturunkan di waktu malam dan tidak ada bandingannya sama sekali; Surat Al Falaq dan Surat An Nas.โ (HR. Muslim)
Kedua surat ini disebut al muโawwidzatain. Yakni dua surat yang menuntun pembacanya menuju tempat perlindungan. Surat Al Falaq disebut al muโawwidzah al โula. Sedangkan Surat An Nas disebut al muโawwidzah ats tsaaniyah.
Dari nama ini jelas tergambar bahwa keduanya merupakan surat untuk perlindungan. Terutama dari โain dan sihir.
โWahai Ibnu Abbas, maukah kamu aku tunjukkan โatau maukah kamu aku beritahu- sesuatu yang paling baik digunakan untuk berlindung?โ Ibnu Abbas menjawab, โIya wahai Rasulullah.โ Beliapun bersabda: โQul aโudzu birabbil falaq dan Qul aโudzu birabbin nas, dua surat ini.โ (HR. An Nasaโi; shahih)
Kedua surat ini juga disebut al muqasyqisyatain. Yaitu yang membebaskan manusia dari kemunafikan.[]










