Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Religi

Adab Berjalan Menuju Masjid Untuk Shalat Berjamaah

Keimanan by Keimanan
16.08.2016
Reading Time: 13 mins read
0
ADVERTISEMENT
بسم
الله الرحمن الرحيم

RELATED POSTS

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

Adab Berjalan Menuju Masjid Untuk Shalat Berjamaah

Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam
semoga dilimpahkan kepada Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan
orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’d
u:

Berikut
pembahasan tentang adab berjalan menuju masjid untuk shalat berjamaah, semoga
Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat, Allahumma
aamin
.

Adab
Menuju Masjid

ADVERTISEMENT
Seorang
muslim disyariatkan memperhatikan adab-adab syar’i berikut ketika berangkat
menuju masjid, di antaranya:

1.
Berangkat dalam keadaan telah bersuci.

Dari
Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda,

«مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ، ثُمَّ مَشَى
إِلَى بَيْتٍ مَنْ بُيُوتِ اللهِ لِيَقْضِيَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللهِ،
كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً، وَالْأُخْرَى تَرْفَعُ
دَرَجَةً»

“Barang
siapa yang bersuci di rumahnya, lalu berjalan menuju salah satu rumah Allah
untuk melaksanakan satu satu kewajiban Allah (shalat), maka langkahnya yang
satu menggugurkan dosa, dan yang satu lagi mengangkat derajatnya.” (HR. Muslim)

2.
Berangkat ke masjid lebih awal

Dari
Abu Hurairah radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda,

لَوْ
يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِي النِّدَاءِ وَالصَّفِّ الأَوَّلِ، ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا
إِلَّا أَنْ يَسْتَهِمُوا عَلَيْهِ لاَسْتَهَمُوا، وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِي
التَّهْجِيرِ لاَسْتَبَقُوا إِلَيْهِ، وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِي العَتَمَةِ
وَالصُّبْحِ، لَأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا

“Kalau
sekiranya manusia mengetahui keutamaan azan dan berada pada shaf pertama,
kemudian untuk memperolehnya mereka harus melakukan undian, tentu mereka akan
melakukannya. Kalau sekiranya manusia mengetahui datang lebih awal untuk shalat,
tentu mereka akan berlomba untuknya. Dan kalau sekiranya, mereka
mengetahui  keutamaan shalat Isya dan
Subuh, tentu mereka akan mendatanginya meskipun sambil merangkak.” (HR. Bukhari
dan Muslim)

3.
Ketika keluar rumah –meskipun bukan ke masjid- membaca doa,

بِسْمِ
اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ

Artinya:
Dengan nama Allah, aku bertwakkal kepada Allah, tidak ada daya dan upaya
melainkan dengan pertolongan Allah.

Orang
yang membaca doa ini akan dikatakan, “Engkau telah ditunjuki, dicukupi, dan
dijaga,” setan pun menjauh darinya. Lalu setan yang lain berkata  kepada setan yang satu lagi, “Bagaimana
engkau mampu menguasai orang yang telah ditunjuki, dicukupi dan dijaga?” (HR.
Abu Dawud dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Al Albani)

4.
Berjalan dengan tenang dan sopan.

Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

«إِذَا سَمِعْتُمُ الإِقَامَةَ، فَامْشُوا
إِلَى الصَّلاَةِ وَعَلَيْكُمْ بِالسَّكِينَةِ وَالوَقَارِ، وَلاَ تُسْرِعُوا،
فَمَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوا، وَمَا فَاتَكُمْ فَأَتِمُّوا»

“Apabila
kalian mendengar iqamat sudah dikumandangkan, maka berjalanlah menuju shalat
dengan sikap tenang dan sopan[i].
Janganlah terbur-buru. Yang kalian dapatkan dari shalat, maka ikutilah, dan
yang tertinggal darimu, maka sempurnakanlah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

5.
Mendahulukan kaki kanan ketika masuk masjid, dan mendahulukan kaki kiri ketika
keluar sambil membaca doa yang disebutkan dalam hadits Abu Humaid dan Abu Usaid
berikut,

Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا
دَخَلَ أَحَدُكُمُ الْمَسْجِدَ، فَلْيَقُلْ: اللهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ
رَحْمَتِكَ، وَإِذَا خَرَجَ، فَلْيَقُلْ: اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ
فَضْلِكَ

“Apabila
salah seorang di antara kamu masuk masjid, maka ucapkanlah, “Allahummaftahli
abwaba rahmatik
,” (artinya: Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu
rahmat-Mu), dan apabila keluar, ucapkanlah, “Allahumma inni asa’aluka min
fadhlik,”
(artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu
karunia-Mu).” (HR. Muslim)

6.
Setelah masuk masjid, melakukan shalat tahiyatul masjid dua rakaat sebelum
duduk.

Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

«إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمُ المَسْجِدَ، فَلاَ
يَجْلِسْ حَتَّى يُصَلِّيَ رَكْعَتَيْنِ»

“Apabila
salah seorang di antara kamu masuk masjid, maka janganlah ia duduk sampai
melakukan shalat dua rakaat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

7.
Duduk di masjid sambil menghadap kiblat, tidak menganyam jarinya dan tidak
membunyikan persendian jarinya.

Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا
تَوَضَّأَ أَحَدُكُمْ لِلصَّلاَةِ فَلاَ يُشَبِّكْ بَيْنَ أَصَابِعَهُ

“Apabila
salah seorang di antara kamu berwudhu untuk shalat, maka janganlah ia menganyam
jari-jemarinya.” (HR. Thabrani dalam Al Awsath, dishahihkan oleh Al
Albani dalam Shahihul Jami no. 446)

8.
Menyibukkan dirinya di masjid dengan melakukan ketaatan, seperti shalat,
membaca Al Qur’an, dan berdzikr.

Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّمَا
هِيَ لِذِكْرِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ، وَالصَّلَاةِ وَقِرَاءَةِ الْقُرْآنِ

“Sesungguhnya
masjid-masjid itu adalah untuk berdzikr kepada Allah Azza wa Jalla, melakukan
shalat, dan membaca Al Qur’an.” (HR. Muslim)

9.
Tidak berbuat sia-sia atau mengganggu orang yang sedang shalat.

Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

اَلْمَلاَئِكَةُ
تُصَلِّي عَلَى أَحَدِكُمْ مَا دَامَ فِي مُصَلَّاهُ، مَا لَمْ يُحْدِثْ:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ، اللَّهُمَّ ارْحَمْهُ، لاَ يَزَالُ أَحَدُكُمْ فِي
صَلاَةٍ مَا دَامَتِ الصَّلاَةُ تَحْبِسُهُ ، لاَ يَمْنَعُهُ أَنْ يَنْقَلِبَ
إِلَى أَهْلِهِ إِلَّا الصَّلاَةُ

“Para malaikat mendoakan rahmat kepada salah seorang di
antara kamu selama ia berada di tempat shalatnya selama ia belum berhadats,
sambil berkata, “Ya Allah, ampunilah dia. Ya Allah, sayangilah dia.”
Seseorang senantiasa berada dalam shalat selama karena shalat itulah ia tetap
berada di tempatnya; dimana tidak ada yang menghalanginya pulang ke keluarganya
melainkan shalat.” (HR. Bukhari)

10. Tidak berisik dan bersuara keras di masjid meskipun
dengan dzikr maupun shalawat, apalagi ketika di sana ada yang sedang melakukan
shalat sunah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ
الْمُصَلِّيَ يُنَاجِيْ رَبَّهُ فَلْيَنْظُرْ بِمَ يُنَاجِيْهِ وَ لاَ يَجْهَرْ بَعْضُكُمْ
عَلَى بَعْضٍ بِالْقُرْآنِ

“Sesungguhnya orang yang shalat sedang bermunajat dengan
Rabbnya, maka hendaknya ia perhatikan munajatnya, dan janganlah sebagian kalian
mengeraskan bacaan Al Qur’an kepada yang lain.” (HR. Thabrani dalm Al Kabir,
dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahihul Jami no. 1951)

Dari As Saa’ib bin Yazid ia
berkata, “Aku pernah berdiri di masjid, lalu ada yang melempar batu kerikil
kepadaku, maka aku melihat, ternyata orang itu adalah Umar bin Khaththab ia
berkata, “Pergilah, ambillah kedua batu ini.”
Aku pun
datang kepadanya dengan membawa kedua batu itu. Ia (Umar) bertanya, “Siapa kamu
berdua?” atau “Dari mana kamu berdua?” Keduanya menjawab, “Dari penduduk
Tha’if.” Ia berkata, “Kalau kamu berdua berasal dari penduduk negeri ini, tentu
kamu berdua aku sakiti; kamu telah mengeraskan suara di masjid Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Bukhari)

Demikianlah keadaan masjid di
zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya; tenang dan
nyaman, dan tidak gaduh serta berisik seperti di zaman sekarang, padahal
pengeras suara hanyalah untuk mengumandangkan azan sebagai pemberitahuan
tibanya waktu shalat, dan untuk mengajak manusia shalat serta sebagai syiar
Islam sehingga azan itulah yang dikeraskan. Adapun dzikr, shalawat, dan doa
maka sunnahnya adalah tidak keras-keras sebagaimana firman Allah Ta’ala,

وَاذْكُرْ
رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ
بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ وَلَا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِينَ

“Dan sebutlah (nama) Tuhannmu
dalam dirimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak
mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk
orang-orang yang lalai.”
(QS. Al A’raaf: 205)

ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً إِنَّهُ لَا
يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ

“Berdoalah kepada Rabbmu dengan berendah diri dan
suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui
batas.”
(QS. Al A’raaf: 55)

Dari Abu Musa Al Asy’ariy radhiyallahu ‘anhu, ia
berkata, “Suatu ketika kami bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Saat
kami berada di atas lembah, kami bertahlil (mengucapkan Laailaahaillallah)
dan bertakbir dengan suara kami yang keras, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa
sallam bersabda,

«يَا أَيُّهَا النَّاسُ
ارْبَعُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ، فَإِنَّكُمْ لاَ تَدْعُونَ أَصَمَّ وَلاَ غَائِبًا،
إِنَّهُ مَعَكُمْ إِنَّهُ سَمِيعٌ قَرِيبٌ، تَبَارَكَ اسْمُهُ وَتَعَالَى جَدُّهُ»

“Wahai manusia! Kasihanilah diri kalian. Sesungguhnya
kalian tidak berdoa kepada yang tuli dan gaib, tetapi Dia bersama kamu; Maha Mendengar
lagi Mahadekat. Mahasuci nama-Nya, dan Mahatinggi keagungannya.” (HR. Bukhari,
Muslim, dan Abu Dawud)

Karena seringnya terdengar suara gaduh di masjid, akibatnya
ada sebagian orang yang tidak
suka tinggal berdampingan dengan masjid
disebabkan suara keras yang sering didengarnya, padahal dahulu kaum muslimin sangat senang tinggal berdampingan dengan
masjid.

Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma ia
berkata, “Area di sekitar masjid telah kosong, lalu Bani Salimah ingin pindah
rumah agar berdekatan dengan masjid, kemudian berita itu sampai ke telinga
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian Beliau bersabda, “Sesungguhnya
aku mendapatkan berita, bahwa kalian ingin pindah ke dekat masjid?” Mereka
menjawab, “Ya wahai Rasulullah, kami ingin melakukannya.” Maka Beliau bersabda,

يَا بَنِي سَلِمَةَ دِيَارَكُمْ تُكْتَبْ آثَارُكُمْ، دِيَارَكُمْ
تُكْتَبْ آثَارُكُمْ

“Wahai Bani Salimah! Tetaplah tinggal di pemukiman
kalian, niscaya jejak langkah kalian akan dicatat (pahala). Tetaplah tinggal di
pemukiman kalian, niscaya jejak langkah kalian akan dicatat (pahala).” (HR.
Muslim)

Maka mengapa sebagian kita membuat manusia lari
dari agama Allah?!

Wallahu a’lam wa shallallahu ‘alaa Nabiyyina Muhammad wa
‘alaa alihi wa shahbihi wa sallam.

Marwan
bin Musa

Maraji’:
Mata Pelajaran At Tauhid wal Hadits wal Fiqh wat Tajwid
kelas 5 (Litbang
Kementrian Pendidikan Saudi Arabia), Maktabah Syamilah versi
3.45, Mausu’ah Haditsiyyah Mushaghgharah (Markaz Nurul Islam Li
Abhatsil Qur’an was Sunnah), dll.



[i] Yakni sikap yang
sopan, merendahkan suara, tidak menoleh, dan sambil menundukkan pandangan.

Tags: Agama IslamDakwahIlmuInformasiIslamiMuslimWawasan Pengetahuan
ShareTweetPin
Keimanan

Keimanan

Related Posts

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi
Religi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan
Religi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

13.01.2026
Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Religi

Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

09.01.2026
Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani
Religi

Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani

15.06.2025
Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel
Religi

Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel

13.06.2025
Siapa Sajakah yang Berhak Menjadi Wali Nikah, Jika Ayah Mempelai Wanita Tidak Ada?
Religi

Siapa Sajakah yang Berhak Menjadi Wali Nikah, Jika Ayah Mempelai Wanita Tidak Ada?

13.06.2025
Next Post

Kuala Lumpur Yang Tak Pernah Mati.

Pendidikan kedokteran di Eykman Instituut Bandung, 1947 (1)

Iklan

Recommended Stories

Hizbut Tahrir Wilayah Bangladesh Beraksi Memprotes Pembantaian Atas Muslim Di Selandia Baru

Hizbut Tahrir Wilayah Bangladesh Beraksi Memprotes Pembantaian Atas Muslim Di Selandia Baru

19.03.2019
Alamat lengkap dan Nomor Telepon Kantor Cabang J Trust Bank di Pontianak

Alamat lengkap dan Nomor Telepon Kantor Cabang J Trust Bank di Pontianak

12.03.2021

Sejarah Sukabumi (28): Sejarah Pegadaian di Soekaboemi dan Hari Jadi Pegadaian 1 April 1901; Bank van Leening dan Pandhuis

03.11.2019

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?