Another lakorn! Lakorn lainnya yang juga sudah bikin aku tertarik (yang lagi-lagi alasan utamanya adalah para pemerannya, sebelum aku tahu sinopsisnya dan mendadak jadi ikutan suka), sayangnya masih belum ada yang menerjemahkan. Jadinya, yah, cukup dipuaskan dengan membaca sinopsis, alur (dan banyak spoiler) sebelum bisa memuaskan diri dengan melihat langsung nantinya. Aku akan menuliskan plot dan sinopsisnya secara lengkap dari awal sampai akhir, sudah terlanjur membaca, tetapi aku akan memperingkatkan dengan menuliskan tagar spoiler.
oOo
 |
| Ming La, Jao Noi, Maen Muang |
Jao Noi Sukkawaong, seorang bangsawan, jatuh cinta dengan Maen Muang dalam pandangan pertama. Maen Muang memiliki seorang saudara seayah bernama Ming La. Ibu Ming La (yang juga bibi Maen Muang) tidak mau Man Muang lebih dikenal daripada putrinya sendiri, jadi dia memperingati Maen Muang dan memaksa gadis itu untuk melakukan segalanya bagi Ming La. Ketika Ming La melihat Jao Noi, dia jatuh cinta dengan pria itu, menyadari ini Maen Muang mundur untuk saudara perempuannya. Bagaimana hubungan antara Jao Noi dan Maen Muang bertahan dalam menghadapi segala tantangan?
Sumber: mydramalist
oOo
Oke, mari sekarang kita membahas plot lengkapnya dan semua spoilernya. Jika kamu anti-spoiler dan tidak akan mau membaca spoiler sama sekali sampai sudah menyaksikan langsung, maka silakan berhenti membaca sampai di sini saja. 😌 Jika kamu tidak bermasalah dengan spoiler, maka silakan dilanjutkan membacanya.
oOo
 |
| Jao Noi & Maen Muang |
Paman Maen Muang baru saja meninggal dan Jao Noi datang ke kerajaan mereka untuk menghadiri pemakaman. Di sana dia melihat Maen Muang dan jatuh cinta. Saudara lelaki Maen Muang dan dirinya tidak suka kepada Jao Noi karena pria itu memperbolehkan orang asing datang ke kerajaannya, walau itu adalah jalan satu-satunya untuk membuat kerajaan pria itu bertahan.
Maen Muang juga memiliki seorang saudara seayah bernama Ming La. Maen Muang akan menyerahkan segalanya untuk saudara perempuannya. Bibinya tidak mau Maen Muang lebih dikenal dari putrinya sendiri, jadi dia selalu memperingati Maen Muang untuk mengalah pada adiknya. Ming La jatuh cinta kepada Jao Noi dan Maen Muang mundur untuk saudaranya. Namun kerajaan lain meminta Ming La untuk menikah dengan kerajaan mereka, dan Maen Muang direncanakan untuk menikah dengan Jao Noi untuk memperkuat kerajaan mereka.
Ming La tidak setuju dan meminta Maen Muang untuk menggantikan tempatnya, namun ibu Ming La menolak. Satu malam Ming La meminta Jao Noi untuk menculiknya saat pernikahan, atau dia akan bunuh diri. Terpojok, Jao Noi setuju. Rencana itu diketahui Maen Muang, tetapi Ming La membuat Maen Muang berjanji untuk tidak membocorkan rencana itu, atau dia akan membunuh dirinya sendiri. Namun rencana itu bocor dan membuat ayah mereka menukar rute dua kendaraan, jadi bukannya menculik Ming La, Jao Noi justru menculik Maen Muang, yang membuat ayah Maen Muang memberikan berkatnya kepada Jao Noi dan Maen Muang. Mereka kembali ke kerajaan Jao Noi dan berbagi kenangan bahagia bersama.
 |
| Maen Muang |
Maen Muang sadar kalau dia telah menghancurkan janjinya pada Ming La dan dia telah merebut cinta saudaranya, hingga dia selalu bermimpi buruk. Dia mencintai Jao Noi namun tidak bisa melukai Ming La dan dia mulai menjauhi suaminya. Jao Noi juga mendengar Maen Muang berbicara kepada saudara lelakinya bahwa Maen Muang menikah dengan Jao Noi karena tanggung jawab dan tugas untuk kerajaan mereka, walaupun saat itu dia sudah dalam keadaan mengandung.
Ming La dikirim ke kerajaan lain dalam keadaan patah hati. Dia menolak melayani kerajaan itu walaupun pada akhirnya dia luluh dan menjadi kesayangan raja. Permaisuri tidak mau ada selir yang memiliki anak dari raja, maka dia memerintahkan pelayan untuk secara konstan mengaborsi Ming La, sampai Ming La mencurigai pelayan itu dan berhasil menghindar, hingga dia juga mengandung.
Maen Muang mempunyai seorang anak lelaki, namun hubungannya dengan Jao Noi masih salah paham. Dia berpikir Jao Noi tidak pernah mencintainya, karena Jao Noi pergi menculik Ming La dan bukan dirinya. Jao Noi berpikir Maen Muang tidak pernah mencintainya dan hanya menikah sebagai tugas. Maen Muang menyadari bahwa dia melanggar janji yang dia buat pada adiknya, tetapi dia mau berada di dekat Jao Noi. Seorang pelayan yang menemani Ming La mengabarkan bahwa Ming La berada dalam bahaya karena permaisuri memenjarakannya.
 |
| Ming La |
Jao Noi pergi menyelamatkan Ming La. Maen Muang menyaksikan bagaimana Jao Noi memperhatikan dan merawat Ming La sesampainya di kerajaan Jao Noi. Saudara lelaki mereka mau menyingkirkan Jao Noi karena menganggap pria itu telah bekerjasama dengan asing dan menyerahkan kemerdekaan kerajaannya. Maen Muang yang menyadari ini harus memilih. Suami atau kerajaannya.
Maen Muang memilih mati untuk suaminya. Dia mengambil putranya ke rumah tempat Ming La, dan mengikat adiknya agar tidak bisa menghentikan dia dari keputusannya itu. Maen Muang berpakaian seperti Jao Noi dan memotong rambutnya lalu pergi ke dalam hutan. Di dalam hutan yang temaram, kakak lelakinya mengira Maen Muang adalah Jao Noi dan membunuh Maen Muang. Jao Noi mendapat kabar dan menyusul Maen Muang, namun semua sudah terlambat. Dia mengubur Maen Muang di gunung. Satu benda yang tertinggal hanyalah foto dirinya dengan Maen Muang.
Tahun berlalu dan putra mereka tumbuh. Putra mereka selalu berpikir bahwa Ming La adalah ibunya. Ketika Ming La meninggal, Jao Noi menceritakan mengenai Maen Muang dan memberikan foto mereka. Jao Noi meminta foto itu dikubur bersama dengan dirinya ketika dia meninggal, jadi kenangan antara dia dan istrinya akan pergi bersama dengan kematiannya, dan hanya tersimpan antara mereka berdua.
oOo
 |
| Jao Noi & Maen Muang |
Boleh aku sedih dulu? Aku tidak bisa berpikir siapa yang salah di sini. Kedua tokoh utama salah paham dari awal sampai akhir. Mereka baru saling mengetahui perasaan masing-masing di saat terakhir, ketika waktu tidak lagi bersikap ramah kepada mereka. Bikin patah hati banget. Bayangkan betapa sakit hatinya aku saat melihat satu eps terakhir dan menyaksikan adegan terakhirnya. 😣
Jadi Rak Nakara ini belum ada terjemahannya. Hanya saja aku sudah mendapatkan sinopsis (plot) lengkap dari awal sampai akhir, jadi walau aku tidak mengerti sama sekali satu kata pun dalam bahasa Thai, aku tetap bisa menangkap dan menduga apa yang dimaksudkan oleh para pemerannya. Menduga ya, bukan mengerti secara utuh apa yang dikatakan oleh mereka. 😗 Itu saja aku sudah sedih banget. 😭 Ngenes banget melihat mereka. Mereka menyia-nyiakan kesempatan hanya karena salah paham. Rupa-rupanya period-drama versi Thai lebih bikin patah hati. Huhuhu.
Belum lagi lagu sountracknya. Semakin didengarkan malah semakin bikin patah hati. Aku semula mendengarkan lagunya (female version) saat adegan setelah Maen Muang mengucapkan kalimat perpisahan dan meninggal di dalam pelukan Jao Noi, lalu adegan dibawa flashback ke adegan pertemuan mereka dan kenangan mereka bersama, dan seketika ngerembes. 😭 Lagu inilah yang mengiringi adegan itu. Begitu aku mencari tahu artinya, ternyata artinya lebih ngenes lagi. Huhuhu. 😭 Pada akhirnya, Jao Noi tidak pernah menikah lagi, seperti janji yang dia berikan kepada Maen Muang sebelumnya. Ya ampun, sedih banget. 😭
Walau aku sudah melihat adegan di eps terakhir, tetapi kalau suatu saat ada yang berbaik hati menerjemahkan, aku akan menonton ulang dari awal, meski aku sudah tahu adegan ending yang disuguhkan. Aku menutup post ini dengan dua OST (versi asli dan versi female) dan artinya.
ETA. Aku mendapatkan info dari para penikmat lakorn lainnya kalau lakorn ini tidak akan diterjemahkan karena mereka menggunakan bahasa kuno dimana tidak semua orang mengerti dan paham. Jadi, yah, dilihat saja tanpa engsub ya. >.<
หัวใจของฉันมันเหมือนพระจันทร์คืนแรม วับวาวส่องแสงเพียงไหนก็ไม่ถึงเธอ
Hua jai kaung chun mun meuan prajun keun raem jup wao saung saeng piang nai gor mai teung tur
My heart is like the waning moon; however much it sparkles and shines, it doesn’t reach you
อยากให้รู้ว่าฉันรักเธอ อย่าทำให้คอยอย่างนี้ พูดสักที อย่าทำหนีห่าง
Yahk hai roo wah chun ruk ur yah tum hai koy yahng nee poot suk tee yah tum nee hahng
I want to let you know that I love you, don’t make me wait like this, say something, don’t distance yourself
หัวใจของฉัน รอเธอแค่เพียงคำหนึ่ง หวังเพียงได้ซึ้ง คำนี้มานานเท่าไร
Hua jai kaung chun ror tur kae piang kum neung wung piang dai seung kum nee mah nahn tao rai
My heart is waiting for you, for just one word, how long I’ve waited just to be touched by this word
อยากบอกเธอว่าทั้งหัวใจ มีไว้ให้เธอคนนี้ แม้รู้ดี ว่ามันยากจะเป็นไป
Yahk bauk tur wah tung hua jai mee wai hai tur kon nee mae roo dee wah mun yahk ja bpen bpai
I want to tell you that my entire heart is being kept for you, even though I know full well it’s difficult to be possible
(*) สักคำให้กันได้ไหม หัวใจรอคำว่ารัก สักคำมันคงไม่ยาก ลำบากจนเกินไป
Suk kum hai gun dai mai hua jai ror kumw ah ruk suk kum mun kong mai yahk lumbahk jon gern bpai
Can you give me just one word? My heart is waiting for love, just that word isn’t difficult, it’s not too troublesome
แค่เพียงคำหนึ่ง พูดมาสักหน่อย ให้ใจดวงน้อยเติมเต็มด้วยคำว่ารัก
Kae piang kum enung poot mah suk noy hai jai duang noy dterm dtem duay kum wah ruk
Just one word, say it, let my small heart be filled with love
(จากเธอ)
(Jahk tur)
(From you)
หัวใจของฉัน มันเหมือนพระจันทร์ครึ่งดวง ยิ่งรอยิ่งหวงไม่รู้อีกนานเท่าไร
Hua jai kaung chun mun meuan prajun kreung duang ying ror ying huang mai roo eek nahn tao rai
My heart is like a half-moon; the more I wait, the more jealous I get, I don’t know how much longer this will go on
หมดชีวิตฉันให้เธอได้ ทำไมแค่คำคำนี้ ถึงไม่มี สักคำให้คนอย่างฉัน
Mot cheewit chun hai tur dai tummai kae kum kum nee teung mai mee suk kum hai kon yahng chun
I can give you my entire life, why just this one word? Though you don’t have any words for someone like me
(*)