”Hidup ini petualangan, Seli, hingga kita mengembuskan napas terakhir. Setiap detiknya berharga, apalagi setiap harinya. Setiap tempat yang kita datangi, setiap orang yang kita temui, kita tidak pernah tau siapa dan apa yang akan terjadi berikutnya. Tapi kita bisa melewatinya dengan selalu tulus, berusaha menjadi orang baik. Lewati petualangan itu bersama sahabat, saling percaya, saling membantu. Saat itu terjadi, dunia paralel menjadi terlalu sempit. Masih banyak tempat lain yang bisa dikunjungi.“

IDENTITAS BUKU :
SINOPSIS NOVEL
UNSUR INTRINSIK NOVEL BINTANG :
1. Tema : persahabatan dan petualangan
2. Latar
- Latar tempat : aula sekolah,kantin,ruang kelas,rumah Raib,rumah Seli,rumah Ali,Klan Bulan,klan Bintang
- Latar waktu : pagi,siang,sore,malam
- Latar suasana : santai, misterius, mengharukan, menegangkan, romantisme, persahabatan
3. Tokoh
Tokoh kedua : Faarazaraaf,sekretaris dewan kota,kaar
Tokoh ketiga : meer,av,ilo,vey,tog,ou,orang tua Raib,orang tua Seli,perwira tinggi
4. Penokohan
- Raib:pemarah,judes,berpendirian teguh,penyayang,pantang menyerah,usil,pemikir,pemberani,suka berpetualang
- Ali:jenius,cuek,introvert,ceria,pekerja keras,humoris,ambisius,suka berpetualang
- Seli:ramah,polos,ceria
- Faar:ramah,bijaksana,prinsipil,nekat
- sekretaris dewan kota:licik,ambisius,penjilat,sinis
- kaar:prinsipil,kreatif
- meer:prinsipil,naturalis,brilian
5. Alur: yang digunakan alur campuran
6. Sudut pandang:sudut pandang orang pertama (aku)
manat :seberat apapun masalah yang dimiliki tetapi sekali dicoba untuk dipecahkan akan menjadi ringan
Kita bisa mengetahui atau membayangkan teknologi canggih yang dijelaskan di novel ini. Dalam penyelesaian masalah disini, digunakan logika dan pemikiran yang luas.
Dalam novel kali ini, banyak istilah yang diganti, tidak sesuai dengan buku yang sebelumnya. Banyak kata yang diulang-ulang. Dan pemahaman istilah-istilah yang digunakan lumayan sulit.
“Kekuasaan yang terlalu lama cenderung membuat seseorang rusak. Itu bisa membuatmu mengkhianati teman-teman terbaik. Membuatmu melakukan hal-hal yang buruk, jauh dari kehormatan seorang petarung”– Tere Liye, Bintang
“Tapi itulah masalah besar klan ini. Semua orang memutuskan tidak peduli, mengurus masalah masing-masing, dan berharap hidup bahagia. Semua orang membiarkan kejahatan merajalela, membiarkan sekelompok orang mengenakan topeng seolah baik, pahlawan, padahal sangat buruk“
Sumber : http://sitirachmaaddress.blogspot.com/2017/12/resensi-novel-bintang-tere-liye.html?m=1
https://brainly.co.id/tugas/12472741





