SEIMAN
menjelaskan bahwa orang beriman itu
bersaudara yaitu sebagaimana firman-Nya :
الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ
bersaudara. (Q.S al Hujuraat 10).
perjanjian yang ditunaikan Allah diantara sesama orang orang yang beriman.
Siapapun orangnya yang berada dibelahan timur bumi ataupun barat yang beriman kepada
Allah, Malaikat, kitab kitab-Nya, Rasulnya serta beriman kepada hari yang
Akhir, maka ia adalah saudara bagi orang orang yang beriman lainnya.
mencintai saudaranya sebagaimana mereka mencintai diri mereka sendiri serta
tidak menyukai apapun mengenainya sebagaimana diri mereka sendiri tidak suka
terkena hal itu. (Tafsir Taisir Karimir Rahman).
ketika adanya musibah melanda seseorang ataupun banyak orang. Musibah berupa
gempa, tanah longsor, banjir besar, MELUASNYA WABAH PENYAKIT YANG BERBAHAYA
SEPERTI COVID-19 telah membuat sebagian saudara saudara kita kehilangan harta
bahkan kehilangan orang yang dicintai.
Juga kehilangan pekerjaan ataupun usaha sehingga keadaan keuangannya
menjadi sangat sulit.
memiliki kelebihan harta, SANGATLAH PENTING untuk membantu saudara saudara kita
yang berada dalam keadaan susah dan sulit. Sungguh Allah Ta’ala melalui Rasul-Nya
telah menjanjikan kebaikan yang banyak bagi orang orang yang membantu meringankan
kesusahan saudaranya. Diantaranya adalah :
kesulitannya di akhirat.
Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam
bersabda:
مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا ، نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ
الْقِيَامَةِ ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ ، يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي
الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ، وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا ، سَتَرَهُ اللَّهُ فِي
الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ.ِ
salah satu kesusahan dunia, maka Allah akan melapangkannya dari salah satu
kesusahan di hari Kiamat. Dan barangsiapa meringankan penderitan orang lain, maka
Allah akan meringankan penderitaannya di dunia dan akhirat. (H.R Imam Bukhari
dan Imam Muslim).
kepadanya
:
كَانَ الْعَبْدُ فِى عَوْنِ أَخِيهِ
menolong saudaranya. (H.R Imam Muslim).
اللَّهُ فِى حَاجَتِهِ
Allah akan senantiasa menolongnya dalam kebutuhannya. (H.R Imam Bukhari
dan Imam Muslim).
Nabi shallallahu’ alaihi wa sallam bersabda :
وأحب الأعمال إلى الله تعالى سرور تدخله على مسلم, أو تكشف عنه كربة, أو تقضي عنه
دينا, أو تطرد عنه جوعا, ولأن أمشي مع أخ في حاجة أحب إلي من أن أعتكف في هذا
المسجد يعني مسجد المدينة شَهْرًا
yang paling memberi manfaat bagi manusia. Karena amalan yang PALING
DICINTAI ALLAH adalah membuat muslim yang lain bahagia, mengangkat kesusahan
dari orang lain, membayarkan utangnya atau menghilangkan rasa
laparnya. Sungguh aku berjalan bersama saudaraku yang muslim untuk
keperluan lebih aku cintai dari beri’tikaf di masjid ini, masjid Nabawi, selama
sebulan penuh. (H.R ath Thabrani, dihasankan oleh Syaikh al Albani)
SEDIKITPUN bagi orang orang yang suka membagi hartanya dalam bentuk infak
sedekah ataupun yang lainnya untuk meringankan kesusahan orang lain. Sungguh
Allah Ta’ala akan menggantinya yaitu sebagaimana firman-Nya :
لِمَن يَشَاء مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ وَمَا أَنفَقْتُم مِّن شَيْءٍ فَهُوَ
يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
rizki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan
menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya). Dan barang apa saja yang kamu
nafkahkan, maka ALLLAH AKAN MENGGANTINYA dan Dialah Pemberi rizki yang sebaik-baiknya.
(Q.S. Saba 39).
كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ
حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap
tangkai ada seratus biji. Allah melipat gandakan bagi siapa yang Dia kehendaki
dan Allah Mahaluas dan Maha Mengetahui.(Q.S al Baqarah 261)
seperti ini (infak di jalan Allah) akan dilipat gandakan. Kelipatan ini dengan
tujuh ratus kali lipat hingga berlipat ganda lagi banyaknya dari itu. Karena itu Allah berfirman : “Allah melipat gandakan (balasan) bagi siapa
yang Dia kehendaki”. Itu tentunya sesuai
dengan apa yang ada dalam hati orang yang berinfak tersebut dari keimanan dan
keikhlasan yang tulus. Juga sesuai dengan kebaikan dan manfaat yang
dihasilkan dari infaknya tersebut. (Tafsir Taisir Karimir Rahman)
berikut ini :
جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ
kebaikan (pula). Q.S ar Rahman 60.
Ta’ala pasti lebih banyak, berlipat
ganda dan berkah. Sungguh Allah Ta’ala Mahakaya dan Maha Pemurah.
Wallahu A’lam. (1.952).







































