AKHIRAT
sudah dijamin Allah Ta’ala
sebagaimana firman-Nya :
ٱللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِى
كِتَٰبٍ مُّبِينٍDan tidak satupun makhluk bergerak
(bernyawa) dibumi melainkan semuanya dijamin Allah rizkinya. Dia mengetahui
tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam kitab yang
nyata (Lauh Mahfudz). Q.S Hud 6.
harus berusaha. Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam menyebutkan tentang
bagaimana burung keluar dari sarangnya dan berusaha mencari rizki bagi dirinya. Beliau bersabda :
تَوَكُّلِهِ لَرَزَقَكُمْ كَمَا يَرْزُقُ الطَّيْرَ تَغْدُو خِمَاصاً وَتَرُوحُ
بِطَاناً
kalian betul-betul bertawakkal pada Allah, sungguh Allah akan memberikan kalian
rizki sebagaimana burung mendapatkan rizki. Burung tersebut PERGI PADA PAGI
HARI dalam keadaan lapar dan kembali sore harinya dalam keadaan kenyang. (H.R
Imam Ahmad, Ibnu Majah, at Tirmidzi dan Ibnu Hibban, dishahihkan oleh Syaikh al
Albani).
bahwa tak ada perintah untuk berlomba mencari rizki berupa harta dunia karena
perkara ini sudah dijamin Allah Ta’ala. Bahkan manusia diberi rizki tanpa
dihitung, yaitu sesuai kehendak-Nya. Allah Ta’ala
berfirman :
حِسَابٍ
yang Dia kehendaki tanpa perhitungan. (Q.S Ali Imran 37).
ingatlah bahwa untuk mendapatkan kebaikan akhirat TAK ADA JAMINAN sebagaimana
rizki dunia. Setiap hamba harus berusaha mendapatnya dengan cara yang telah diajarkan
Allah Ta’ala melalui Rasul-Nya. Dalam perkara ini sungguh Allah Ta’ala dan
Rasul-Nya telah memerintahkan hamba hamba-Nya BERSEGERA BAHKAN BERLOMBA untuk
mendapatkannya. Sungguh, Allah Ta’ala dan Rasul-Nya telah menjelaskan :
: Dalam surat al Baqarah 148. Allah Ta’ala berfirman :
Ta’ala berfirman :
رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
bersegeralah kamu mencari ampunan dari Rabb-mu dan mendapatkan surga yang
luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang orang yang bertakwa.
(Q.S Ali Imran 133).
bersegeralah dalam ayat ini. Imam al
Baghawi berkata : Bahwa makna
bersegeralah dalam ayat ini adalah : BERSEGERALAH DAN BERGEGASLAH MENGERJAKAN
AMALAN AMALAN YANG BISA MENDATANGKAN PENGAMPUNAN. (Kitab Tafsir al Baghawi).
makna bersegeralah dalam ayat ini adalah : BERSEGERA MENGERJAKAN HAL HAL YANG
BISA MENDATANGKAN PENGAMPUNAN, YAITU KETAATAN.(Kitab Tafsir al Qurthubi).
: Dalam surat al Anbiya’ 90. Allah
Ta’ala berfirman :
رَغَبًا وَرَهَبًا ۖ وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ
mereka adalah SELALU BERSEGERA dalam (mengerjakan) kebaikan.. Dan mereka berdoa
kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka orang orang yang khusyuk (dalam beribadah) kepada Kami. (Q.S al
Anbiyaa’ 90).
: Sabda Rasulullah Salallahu ‘alaihi
Wasallam, dari Abu Hurairah :
بَادِرُوْا بِالْأَعْمَالِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ،
يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا وَيُمْسِي مُؤْمِنًا وَيُصْبِحْ
كَافِرًا، يَبِيْعُ دِيْنَهُ بِعَرَضٍ مِنَ الدُّنْيَا
kalian beramal saleh sebelum kedatangan fitnah (ujian) yang seperti potongan
malam. Seseorang di pagi hari dalam keadaan beriman (mukmin) namun di sore
harinya menjadi kafir; dan ada orang yang di sore hari dalam keadaan beriman
namun di pagi hari menjadi kafir. Dia menjual agamanya dengan perhiasan dunia.”
(H.R Imam Muslim)
an-Nawawi mengatakan bahwa hadits ini
berisi anjuran untuk bersegera mengerjakan amal saleh sebelum datang waktu yang
menyebabkan seseorang tidak bisa mengerjakannya. (Ada) aktu yang seseorang
tidak bisa mengerjakannya karena fitnah yang besar dan bertumpuk tumpuk, seperti
tumpukan gelapnya malam yang gulita tanpa cahaya sedikitpun. (Al Minhaj).
Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam juga memberikan teladan kepada kita dalam
semangat bersegera kepada kebaikan, bersegera kepada surga Allah yang amat luas. Ketika perang Uhud, ada
seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah
أَرَأَيْتَ
إِنْ قُتِلْتُ فَأَيْنَ أَنَا؟ قَالَ: فِي الْجَنَّةِ. فَأَلْقَى تَمَرَاتٍ كُنَّ
فِي يَدِهِ ثُمَّ قَاتَلَ حَتَّى قُتِلَ
engkau (wahai Rasulullah) jika aku terbunuh, di manakah tempatku ?. “Di
surga,” jawab Rasulullah. Orang itu pun membuang beberapa butir kurma yang ada
di tangannya. Ia kemudian BERSEGERA maju berperang hingga terbunuh. (H.R Imam Bukhari
dan Imam Muslim).
bagaimana bersegeranya kaum wanita dahulu kepada kebaikan dan cepatnya mereka
menunaikan perintah Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam. Dalam satu hadits disebutkan bahwa saat Rasulullah menyampaikan khutbah pada
shalat ‘Id, beliau turun dari tempatnya berkhutbah kemudian menuju tempat para
wanita.
memberikan wejangan khusus untuk mereka dan memerintahkan mereka bersedekah.
Mulailah para wanita yang hadir ketika itu melepas perhiasan mereka. Di
antaranya ada yang melepas anting dan cincinnya lalu meletakkannya ke baju
Bilal yang dibentangkan guna menadahi harta sedekah. (H.R Imam Bukhari dan Imam Muslim).
itu hamba hamba Allah sangatlah dianjurkan untuk bersegera dan berlomba dalam
melakukan kebaikan yang akan mendatangkan keselamatan di dunia dan akhirat
kelak. Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.916)





































