ketika ditanya : Bagaimana antum bisa mendapatkan rizki sebanyak ini ?.
Sebagian diantara mereka menjawab : INI
ADALAH HASIL KERJA KERASKU SELAMA BERTAHUN TAHUN. Jawaban ini sepertinya agak
senada dengan perkataan Qarun yang disebutkan dalam al Qur an :
(harta itu) semata mata karena ilmu yang ada padaku. (Q.S al Qashash 78)
tepat bahkan keliru berat. Ketahuilah bahwa hakikatnya tak ada korelasi atau
hubungan antara kerja keras dengan perolehan rizki. Betapa banyak orang yang
bekerja keras mencari rizki dari subuh sampai malam tetapi mendapat rizki secukupnya saja.
Sementara itu perhatikanlah bahwa ada orang orang yang secukupnya saja berusaha
atau bekerja tapi dapat rizki yang banyak bahkan berlimpah.
yang Mahakaya. Jika yang punya memberi sedikit atau banyak itu adalah hak Yang
Maha Pemberi. Oleh karena itu kewajiban seorang hamba untuk ridha dan bersyukur
atas rizki yang Allah karuniakan kepadanya seberapa jumlahnya.
kehendak-Nya. Sangatlah banyak ayat dalam al Qur an yang menjelaskan tentang
hal ini, Diantaranya :
بِغَيْرِ حِسَابٍ
yang Dia kehendaki tanpa perhitungan.
يَشَاءُ وَيَقْدِرُ ۚ وَفَرِحُوا بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَمَا الْحَيَاةُ
الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا مَتَاعٌ
kehendaki dan membatasi (bagi siapa yang Dia kehendaki). Mereka bergembira
dengan kehidupan dunia, padahal kehidupan dunia hanyalah kesenangan (yang
sedikit) disbanding kehidupan akhirat.
لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ ۚ إِنَّهُ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيرًا بَصِيرًا
yang Dia kehendaki dan Membatasi (bagi siapa yang Dia kehendaki) Dia Maha
Mengetahui, Maha Melihat hamba hamba-Nya.
يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ
لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ
melapangkan rizki bagi siapa yang Dia kehendaki dan membatasinya (bagi siapa
yang Dia kehendaki) ?. Sesungguh pada yang demikian itu terdapat tanda tanda
(kekuasaan Allah) bagi kaum yang beriman.
tak ada korelasi antara rizki dan kerja keras tapi berkaitan dengan apa
yang Allah Ta’ala telah tetapkan. Dan di ayat yang lain secara tegas Allah
Ta’ala menyatakan bahwa ada korelasi yang sangat kuat ANTARA RIZKI DAN TAKWA.
Allah Ta’ala berfirman :
مَخْرَجًا
يَحْتَسِبُ
bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya. Dan Dia
memberi rezki dari arah yang tidak disangkanya. (Q.S ath Thalaq 2-3).
mencari rizki dan karunia Allah, sebagaimana firman-Nya :
فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ
كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
bertebaranlah kamu di bumi. Carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak
banyak agar kamu beruntung. (Q.S al Jumu’ah 10)
bersabda :
اللهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرَزَقَكُمْ كَمَا يَرْزُقٌ الطَّيْرَ تَغْدُوْ خِمَاصًا
وَتَعُوْدُ بِطَانًا
wa Ta’ala dengan sebenarnya, niscaya Dia akan memberi rezeki kepada kalian
sebagaimana Dia memberi rezeki kepada burung, ia berangkat di pagi hari dalam
keadaan lapar dan kembali dalam kondisi kenyang. (H.R at Tirmidzi dan Ibnu
Majah dari Umar bin Khaththab radhiyallahu’anhu)
permisalan dengan burung yang keluar untuk berusaha mencari rizki dalam keadaan lapar di pagi hari kembali di
sore hari dalam keadaan kenyang.
MASALAH KERJA KERAS tetapi terkait
dengan TAKWA dan TAWAKAL serta dibarengi dengan USAHA. Insya Allah ada
manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.654).





































