AKHIRAT
diadili di akhirat kelak untuk diketahui dan dijelaskan perhitungan amal yang
dilakukan di dunia. Akan ditegakkan mizan yang sangat adil buat mereka. Dan
tidaklah mereka akan dirugikan sedikitpun.
تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا ۖ وَإِنْ كَانَ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ
أَتَيْنَا بِهَا ۗ وَكَفَىٰ بِنَا حَاسِبِينَ
tepat pada hari Kiamat, maka tak
seorangpun dirugikan walau sedikit sekalipun hanya seberat biji sawi,
pasti Kami akan mendatangkannya (pahala). Dan cukuplah Kami yang membuat
perhitungan. (Q.S al Anbiya’ 47).
didatangkan saksi dan akan menjelaskan dengan rinci semua perbuatan amal baik
dan buruk. Sungguh saksi yang akan dihadirkan adalah saksi saksi yang betul
betul mengetahui apa yang telah dilakukan
dunia banyak celanya :
lalu tampil memberi kesaksian. Lalu dia bersaksi sesuai dengan keinginannya
atau sesuai pesan sponsornya.
mengharap keuntungan dan harta dunia yang tak seberapa.
bertolak belakang dengan apa yang dia ketahui meskipun mereka disumpah sebelum
menjadi saksi. Dia tak takut berbohong pada hal berbohong adalah termasuk dosa
besar.
dihadirkan di pengadilan akhirat kelak adalah yang sangat mengetahui perkaranya
dan sama sekali tak mungkin bahkan tak bisa berbohong. Diantaranya ada tiga saksi yang akan dihadirkan kelak yaitu :
Allah Ta’ala dalam firman-Nya :
وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap
apa yang dulu mereka kerjakan. (Q.S Yaasin 65)
وَأَبْصَارُهُمْ وَجُلُودُهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
أَنْطَقَنَا اللَّهُ الَّذِي أَنْطَقَ كُلَّ شَيْءٍ وَهُوَ خَلَقَكُمْ أَوَّلَ
مَرَّةٍ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
pendengaran, penglihatan dan kulit mereka menjadi saksi terhadap apa yang telah
mereka lakukan. Dan mereka berkata kepada kulit mereka : Mengapa kamu menjadi
saks terhadap kami ?. (Kulit) mereka menjawab : Yang menjadikan kami dapat
berbicara adalah Allah, yang (juga) menjadikan segala sesuatu dapat berbicara
dan Dial ah yang menciptakan kamu yang pertama kali dan hanya kepada-Nya kamu
dikembalikan. (Q.S Fushilat 20-21)
menjadi saksi nanti di akhirat. Sungguh bumi mengetahui apapun yang dilakukan
manusia. Ke pelosok manapun manusia berada di bumi pastilah bumi mengetahui apa
yang pernah dia katakan dan apapun yang
pernah di lakukan.
Karena sesungguhnya Rabb-mu telah memerintahkan (yang demikian itu) padanya. (Q.S
az Zalzalah 4-5).
hari itu bumi menceritakan beritanya”, yakni bumi akan bersaksi atas
perbuatan baik dan buruk yang dilakukan manusia di atasnya. Bumi adalah satu
dari sekian saksi yang bersaksi untuk manusia atas perbuatan perbuatan mereka.
telah memerintahkan (yang demikian itu kepadanya”, yakni memerintahkan bumi
untuk memberitahukan perbuatan yang dilakukan di atasnya dan bumi tidak
mendurhakai perintah-Nya. (Tafsir Taisir Karimir Rahman).
akan bersaksi nanti di negeri akhirat, yaitu sebagaimana sabda beliau :
بِمَا عَمِلَ عَلَى أَنْ تَقُولَ عَمِلَ كَذَا وَكَذَا يَوْمَ كَذَا وَكَذَا قَالَ
فَهَذِهِ أَخْبَارُهَا ظَهْرِهَا
bumi adalah bumi jadi saksi terhadap semua perbuatan manusia, baik laki-laki
maupun perempuan yang telah mereka perbuat di muka bumi. Bumi itu akan berkata
: Manusia telah berbuat begini dan begitu, pada hari ini dan hari itu. Inilah
yang diberitakan oleh bumi. (H.R at Tirmidzi).
manusia ketika berada di akhirat kelak.
Bahkan mereka telah ditugaskan Allah Ta’ala mengawasi dan mencatat perbuatan
manusia sebelumnya, yaitu semenjak manusia berada di bumi. Allah berfirman :
قَعِيدٌ
(perbuatannya) yang satu duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah
kiri. Tidak ada satu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat
pengawas yang selalu siap (mencatat). Q.S Qaaf 17-18.
malaikat) yang mengawasi pekerjaanmu. Yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat
(perbuatanmu). Mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Q.S al Infithar 10-12)
وَشَهِيدٌ
penggiring dan (malaikat) saksi. (Q.S Qaaf 21)
PENTING DIKETAHUI BAHWA BAHWA SAKSI YANG MAHATINGGI DAN MAHASEMPURNA ADALAH
ALLAH SUBAHANAHU WA TA’ALA. Allah
Ta’ala berfirman :
هَادُوا وَالصَّابِئِينَ وَالنَّصَارَىٰ وَالْمَجُوسَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا
إِنَّ اللَّهَ يَفْصِلُ بَيْنَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ
كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ
Yahudi, orang Sabi’in, orang Nasrani, orang Majusi dan orang musyrik, Allah
pasti memberi keputusan di antara mereka pada hari Kiamat. SUNGGUH ALLAH
MENJADI SAKSI ATAS SEGALA SESUATU. (Q.S al Hajj 17).
bisa membantah ataupun mengelak dari apapun yang telah di perbuatnya di dunia.
Apakah itu kebaikan atau keburukan.
selalu berusaha melakukan amal shalih dan menjaga dirinya agar tidak jatuh
kepada perbuatan dosa sekecil apapun sehingga selamat di dunia dan di akhirat
kelak. Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua. Wallahu A’lam. (1.334)




































