Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Religi

AKHLAK ORANG BERILMU

Religius by Religius
03.11.2015
Reading Time: 17 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

AKHLAK ORANG BERILMU
Oleh : Azwir B.
Chaniago
Orang yang berilmu memiliki kewajiban
yang sangat besar dalam mengajak manusia kepada kebaikan. Dia menjadi contoh
bahkan panutan oleh manusia. Oleh karena itu maka wajib baginya  menunjukkan dan menjaga akhlak yang mulia.
Diantara akhlak yang harus dipeliharanya adalah :   
 
Pertama
:
Bersifat tawadhu’
Tawadhu’ atau merendahkan diri adalah
sikap yang selalu dijaga oleh seorang yang berilmu. Ini menjadi penguat bagi
dirinya untuk meyakinkan orang lain menerima kebenaran yang disampaikannya.
Allah berfirman : “Dan janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia (karena sombong) dan
janganlah berjalan dimuka bumi dengan angkuh. Sungguh Allah tidak menyukai
orang orang yang sombong dan membanggakan diri”.
(Q.S Luqman 18)
Imam al Mawardi berkata : Adapun yang
wajib bagi para ahli ilmu adalah berhias dengan akhlak yang pantas baginya.
Diantaranya adalah sifat tawadhu’ dan menjauhi sifat ujub. (Adabud Dun-ya wad
Din)
Kedua :  Senantiasa mengamalkan ilmunya.
Diantara sifat orang berilmu adalah
tidak pernah lalai dalam mengamalkan ilmunya karena Allah telah mengingatkan
: 
 “Yaa aiyuhal
ladziina aamanuu lima taquuluuna maa laa taf’aluun. Kabura maqtan ‘indallahi an
taquuluu maa laa taf’aluun”.
Wahai orang orang yang beriman !
Mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan ?. (Itu) sangatlah
dibenci di sisi Allah jika kamu mengatakan apa apa yang tidak kamu kerjakan.  
(Q.S ash Shaaf 2-3).
Syaikh as Sa’di berkata : Apakah kondisi tercela seperti ini pantas bagi orang-orang yang beriman ?.
Bukankah amat besar murka Allah pada orang yang mengatakan sesuatu namun tidak
dikerjakannya. Oleh karena itu orang yang menyuruh berbuat baik seharusnya
menjadi orang yang pertama mengamalkannya. Dan orang yang melarang kemungkaran
seharusnya menjadi orang yang paling jauh dari kemungkaran itu. 
Ketiga : Menyadari
bahwa dia memiliki banyak kekurangan dan kelemahan.
Seorang berilmu harus memahami bahwa
ilmunya sangatlah sedikit. Sungguh dia selalu menyadari bahwa ilmu yang
dimilikinya sangat jauh dibawah ilmu orang lain. Dia sangat paham bahwa masih
sangat banyak orang yang memiliki ilmu yang lebih dibanding dirinya. Seorang
‘alim tidaklah akan pernah mengatakan bahwa dia yang paling mengetahui segala
galanya.

Sungguh Allah telah berfirman : “Kami angkat derajat orang yang Kami
kehendaki dan diatas setiap orang yang berpengetahuan ada yang lebih
mengetahui”.
 (Q.S Yuusuf 76). 

 

Allah berfirman : Wamaa uutiitum minal ‘ilmi illaa qaliilaa”. Sedangkan kamu diberi
pengetahuan hanya sedikit.  (Q.S al Isra’ 85).
Oleh karena itu
orang yang berilmu tidak pernah merasa malu untuk mengatakan saya tidak tahu.
Justru jika dia mengatakan tidak tahu untuk sesuatu yang memang dia tidak tahu
adalah merupakan penghormatan dan penghargaanya terhadap ilmu. Ini juga
merupakan ujud dari kesadarannya bahwa dia memiliki kelemahan dan kekurangan.
Dengan menyadari bahwa dia banyak
kekurangan dan kelemahan maka ini menjadi pendorong yang kuat baginya untuk
terus belajar meskipun telah lulus dari beberapa strata pendidikan formal
maupun yang tidak formal. 
Keempat : Ikhlas dalam mengajarkan ilmunya.
Seorang
yang ‘alim senantiasa menjaga niatnya dalam mengajarkan ilmunya. Tiada yang dia
inginkan dalam mengajarkan ilmu  kecuali
mencari ridha Allah. Seorang yang berilmu selalu berusaha membersihkan niatnya
sehingga terus terjaga keikhlasannya.
Oleh
karena itu pendorong paling utama dan sangat mendasar bagi seorang yang berilmu
dalam mengajarkan ilmunya adalah menjalankan perintah Allah dan Rasul-Nya,
tidak tujuan lain apalagi perkara duniawi.
Sungguh
Allah telah berfirman : “Wamaa umiruu
illa liya’budullaha mukhlishiina lahuddiina hunafaa’.
Pada hal mereka tidak disuruh kecuali supaya
menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan)
agama  yang lurus. (Q.S al Baiyyinah 5).
Rasulullah
bersabda : “
Innallaha la yuqbalu minal ‘amalu  illa ma kana lahu khalisa wabtughiya bihi
wajhuhu.”
Sesungguhnya Allah tidak akan menerima dari semua jenis amalan kecuali yang
murni (ikhlas) untuk-Nya. (H.R an Nasa’i, lihat Silsilah ash Shahihah).
Imam
Ibnul Qayyim memberi nasehat : Hendaknya (seorang hamba) tidak mencampur
amalannya dengan campuran campuran perusak berupa keinginan jiwa. Ingin agar
dilihat oleh manusia, ingin dipuji oleh mereka. Hendaknya  lari dari keinginan mendapatkan pengagungan
dari manusia atau keinginan mendapat harta manusia  atau ingin dapat bantuan dari mereka atau
selain itu dari tujuan tujuan yang rusak yang bermuara pada keinginan selain
Allah Ta’ala dengan amalannya, apapun bentuknya.      
Kelima : Menjaga akhlak dalam majlis ilmu.
Diantara akhlak seorang berilmu dalam
bermajlis adalah lemah lembut. Dia senantiasa mengedepankan kelemah lembutan
dalam bermajlis dan juga  dalam beramar
makruf ataupun dalam mencegah kemungkaran. Kelembutan sering membuat  seseorang mau menerima kebenaran. Sebaliknya
sikap keras akan membuat orang orang menjauhkan diri.
Allah berfirman : “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut.
Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan
diri dari sekelilingmu”
  (Q.S Ali
Imran 159)
Selain itu, diantara akhlak seorang berilmu
dalam majlis adalah selalu
berusaha untuk menyampaikan kebenaran dengan sabar yakni
kebenaran berdasarkan dalil.

Dan k
ebenaran bukanlah pendapat seseorang atau
kelompok kecuali jika disandarkan kepada nash atau dalil yang shahih.

Allah berfirman :  “Al haqqu min rabbika, fala takunannaa minal mumtariin.” Kebenaran (sesuatu yang hak) itu dari Rabb-mu, maka janganlah kamu menjadi
orang yang ragu-ragu. (Q.S al Baqarah 147). 

 

ADVERTISEMENT
Keenam : Tidak bakhil dalam menyampaikan
ilmu
Seseorang yang dermawan dengan hartanya adalah
orang yang terpuji. Begitupun orang yang dermawan atau tidak bakhil dengan
ilmunya tentulah lebih terpuji lagi karena ilmu jauh lebih berharga daripada
harta.
Imam Ibnul Qayyim berkata : Termasuk
kedermawanan dalam ilmu, bila ada yang bertanya kepadamu tentang suatu
permasalahan maka hendaklah engkau menjawabnya dengan jawaban yang memuaskan.
(Madaarijus Saalikin) 
Orang orang berilmu sangatlah paham bahwa
terdapat larangan keras untuk menyembunyikan ilmunya. Allah berfirman : “Sungguh, orang orang yang menyembunyikan
apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan keterangan dan petunjuk setelah
Kami jelaskan kepada manusia dalam Kitab (al Qur an) mereka itulah yang
dilaknat Allah dan dilaknat (pula)  oleh
mereka yang melaknat.
 (Q.S al
Baqarah 159)
Dari Abu Hurairah,
ia berkata : Sesungguhnya Rasulullah 
bersabda : “Barangsiapa yang mengajak orang kepada suatu jalan
yang baik, maka dia mendapatkan pahala seperti pahalanya orang yang mengikutinya,
dengan tidak mengurangi pahala mereka sedikitpun. Dan barangsiapa yang mengajak
kepada kesesatan, maka dia mendapatkan dosa seperti dosa-dosanya orang yang
mengikutinya, dengan tidak mengurangi dosa-dosa mereka sedikitpun”.
(H.R
Imam Muslim).
Dan hadits ini
adalah pendorong dan pemberi semangat bagi orang orang berilmu untuk senantiasa
menyampaikan ilmunya kepada kaum muslimin.
Ketujuh : Zuhud dalam perkara dunia.
Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah : Zuhud
adalah meninggalkan apa yang tidak bermanfaat untuk akhirat.
Imam Ibnu Jamaah al Kinani berkata : Hendaknya
orang yang berilmu berakhlak dengan perangai 
kezuhudan dalam perkara dunia. Mengambil sedikit dari dunia sesuai
kemampuan yang tidak membahayakan dirinya karena apa yang dia ambil sedikit
dari perkara dunia dengan qanaah bukanlah termasuk tanda mencintai dunia. 
Imam al Mawardi berkata : Diantara ahklak ahli
ilmu adalah hendaknya dia membersihkan dirinya dari syubhat dalam mata
pencarian. Hendaknya dia qanaah dengan apa yang mudah baginya dalam mencari
rezki tidak rakus dengan keinginan. Sebab terjatuh ke dalam syubhat mata
pencarian adalah sebuah dosa dan rakus dengan keinginan adalah kehinaan. (Adab
Dun-ya wad Din).
Inilah 
akhlak yang dipegang dan selalu ada pada diri orang orang berilmu dari
dahulu sampai sekarang.
Demikianlah diantara akhlak
orang orang yang berilmu. Wallahu A’lam (452)
Tags: AgamaAgama IslamDakwahIlmuIslamiMuslimPengetahuanWawasan
ShareTweetPin
Religius

Religius

Related Posts

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta
Religi

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi
Religi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan
Religi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

13.01.2026
Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Religi

Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

09.01.2026
Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani
Religi

Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani

15.06.2025
Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel
Religi

Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel

13.06.2025
Next Post
Tentang Jomblo ‘UGM’ dan Virus Nikaphobia

Tentang Jomblo 'UGM' dan Virus Nikaphobia

Sarjana Pendidikan Agama Islam Harus Jadi Guru dan Ustadz?

Sarjana Pendidikan Agama Islam Harus Jadi Guru dan Ustadz?

Iklan

Recommended Stories

Sunrise Gili Labak Island

12.09.2015

Hukum Orang Puasa Tapi Tidak Shalat

26.04.2021
Larangan Memotong Kuku, Kulit, Rambut Orang yang Berniat Qurban

Resep Perkedel Tempe Bumbu Ketumbar Mudah Diaplikasikan

10.08.2016

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?