Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Cerita Mereka Yang Mendokumentasikan Satwa Liar

Jelajah by Jelajah
16.12.2020
Reading Time: 4 mins read
0
ADVERTISEMENT
Foto julang sulawesi yang menjadi juara Kategori Jurnalis. Foto: Basrul Idrus

Untuk mendokumentasikan satwa liar di alam, butuh kesabaran, perencanaan matang dan kekuatan fisik beserta mental yang kuat. Informasi yang akurat harus dikumpulkan sebelum melakukan perjalanan untuk memotret satwa di alam liar.

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

Memotret satwa liar juga harus memperhatikan etika, dengan tidak menggaggu bahkan menyakiti satwa tersebut. Patut diperhatikan, memotret satwa liar tidak bisa dilakukan sembarangan. Termasuk publikasi, harus dengan pertimbangan matang. Jangan sampai karya untuk kampanye penyelamatan tersebut dijadikan referensi pemburu gelap untuk memburu satwa liar.

Mendokumentasikan kehidupan satwa liar dalam foto, bukan perkara mudah. Butuh kesabaran, perencanaan matang, dan tentunya harus dibarengi kekuatan fisik dan mental yang kuat.

Empat fotografer yang terpilih sebagai Pemenang Kompetisi Fotografi Hari Konservasi Kehidupan Liar 2020, yang dilaksanakan Yayasan KEHATI bersama Mongabay Indonesia, menceritakan susah senangnya mereka memotret satwa liar di habitat alaminya. Obrolan ringan tersebut terekam dalam acara Bincang Alam Mongabay Indonesia, Jumat [11/12/2020].

Foto rangkong badak yang menjadi juara Kategori Umum. Foto: Bonfilio Yosafat Budi Hartono

Bonfilio Yosafat Budi Hartono, juara Kategori Umum dengan foto rangkong badak [Buceros rhinoceros] mengatakan, selain mendokumentasikan satwa liar, dia juga sering mengambil gambar kehidupan masyarakat yang hidup di pinggir hutan, atau masyarakat adat.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Mengenal Ekidna, Mamalia Keramat Asal Papua

โ€œFoto rangkong badak ini saya dokumentasikan di Pulau Kalimantan. Saya sangat beruntung, bisa mendapatkannya dengan bagus,โ€ sebut pria yang kerap disapa Bonbon.

Belum lagi, tambah dia, lokasi pemotretan yang cukup jauh sehingga membutuhkan perencanaan. Harus banyak informasi yang dikumpulkan sebelum berangkat ke tujuan.

Basrul Idrus, juara Kategori Jurnalis, yang berkerja sebagai jurnalis di Sulawesi Tengah dengan gambar julang sulawesi atau burung alo [Rhyticeros cassidix], mengatakan, tantangan utama memotret kehidupan satwa liar adalah peralatan yang cukup menguras kantong.

โ€œCuaca juga harus menjadi perhatian, karena jika tidak diperhitungkan maka agenda pemotretan akan kacau,โ€ tuturnya.

Foto elang terbang di daerah Paralayang, juara Favorit Kategori Umum. Foto: Khaleb Yordan

Juara Favorit Kategori Umum, Khaleb Yordan berhasil mengambil gambar elang saat terbang di Paralayang. Dia mengatakan, mendokumentasikan satwa liar, khususnya burung juga sangat sulit. Salah satunya adalah fotografer harus selalu siap karena burung bisa terbang tanpa bisa diprediksi.

โ€œJika telah terbang, kemungkinan untuk ditemukan kembali sangat sulit,โ€ ujarnya.

Biasanya, tambah Khaleb, untukย  memancing agar burung bisa diambil gambar, digunakan bunyi-bunyian. Namun, tidak bisa dipakai sembarangan, karena dapat mengganggu burung.

โ€œItu ada etikanya. Menghidupkan suara atau bunyi-bunyian tidak bisa dilakukan terus menerus. Ketika burung tengah bersarang, tentunya sangat mengganggu atau bisa saja akibat suara tersebut sang burung akan diserang predator lain,โ€ ujarnya.

Baca Juga: Anggrek Jadi Bunga Populer Kala Pandemi

Baiknya, bunyi-bunyian disingkirkan karena menganggu dan mengancam. โ€œAlangkah indahnya bila kita hendak motret, cari saja burung di tempat dia makan atau lainnya,โ€ katanya.

Foto siamang yang menjadi juara Favorit Kategori Jurnalis. Foto: Damai Oktafianus

Juara Favorit Kategori Jurnalis, Damai Oktafianus yang berasal dari Sumatera Utara dengan foto siamang mengatakan, memotret satwa liar juga butuh keberuntungan. Bisa saja dicari berhari, tapi satwa itu tidak ditemukan. Atau, saat sedang tidak dicari justru terlihat dengan sendirinya.

โ€œJadi kesabaran untuk terus mencari sangat menentukan.โ€

Namun, sambung Damai, yang harus diperhatikan bersama adalah di beberapa tempat, karena banyak wisatawan yang datang, sejumlah orang memanfaatkan kondisi itu untuk mengambil keuntungan, dengan memanggil satwa tersebut. Termasuk dengan memberi makan atau memancing dengan suara-suara tertentu.

โ€œHal ini sangat berpengaruh terharap pola hidup satwa liar itu. Seperti yang terjadi di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus [KHDTK] Aek Nauli, berlokasi di sekitar Danau Toba, Sumatera Utara. Untuk menyenangkan pengunjung, pawang memanggil siamang dengan memberi makan atau membunyikan suara agar siamang turun dan bisa dilihat pengunjung sekaligus dipotret,โ€ ujarnya.

Damai juga menyebutkan, untuk melakukan pengambilan gambar di alam atau hutan, persiapan cukup matang adalah hal sangat penting.

โ€œMasuk hutan tidak bisa dilakukan sembarangan. Tanpa informasi yang lengkap, bisa mencelakai diri sendiri atau mengganggu satwa,โ€ sambungnya.

Patut diperhatikan, memotret satwa liar tidak bisa dilakukan sembarangan. Termasuk publikasi, harus dengan pertimbangan matang karena bisa berdampak serius pada keberadaan satwa liar dilindungi di habitat alaminya.

Saat ini, pemburu juga memanfaatkan media termasuk media sosial, untuk mencari lokasi satwa liar yang dilindungi dan terancam punah. Jika lokasinya dijelaskan detil di keterangan foto, maka bisa mengundang pemburu untuk menangkap, bahkan membunuh satwa tersebut.

โ€œFotografi bisa menjadi alat untuk mengkampanyekan penyelamatan satwa liar terancam punah. Tapi juga sebaliknya, dapat menjadi bahan referensi pemburu,โ€ ujarnya.

Sumber: Mongabay/Junaidi Hanafiah

Tags: ExploreIndahJalan-JalanJelajahTempatTravelTravelingwisataWisatawan
ShareTweetPin
Jelajah

Jelajah

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post
Top 10 Kawasan Konservasi Penyumbang PNBP Terbesar Sampai November 2020, TN Komodo Tertinggi

Top 10 Kawasan Konservasi Penyumbang PNBP Terbesar Sampai November 2020, TN Komodo Tertinggi

Sambal: Salah Satu Kekayaan Kuliner Indonesia

Iklan

Recommended Stories

Bershalawat Kepada Nabi (1)

01.11.2012

CHAPTER 24; RHEE โ€“ SUMBAWA BESAR

09.01.2018

Qathr al-Ghaitsiyah fi ‘Ilmi al-Shufiyah ‘ala Syari’ah al-Muhammadiyah

18.12.2012

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?