Apa itu Asmaul Husna? Buat pendaki muslim tentu tak asing dengan hal itu. Tapi tak ada salahnya, kita kupas sedikit sebelum mengetahui lebih jauh keberadaannya di japen Gunung Dempo via Kampung IV, Kelurahan Gunung Dempo, Kecamatan Pagar Alam Selatan, Kota Pagar Alam, Sumatra Selatan (Sumsel).
Kata Asmaul Husna berasal dari bahasa Arab yaitu Al Asmaโu yang berarti nama dan Al Husna yang bermakna pesta yang indah dan menyenangkan. Dalam kaitannya dengan Asmaul, Husna berarti nama Tuhan yang indah.
Asmaul Husna merupakan nama-nama baik yang menggambarkan keindahan dan sifat-sifat Allah SWT yang tercantum dalam kitab suci Al-Qurโan, surat Thaha ayat 8 sebagaimana travelplus kutip dari NU Online.
“Allah tidak ada tuhan selain Dia. Milik-Nyalah nama-nama yang terbaik.(Asmaul Husna).
Data dari Konsultasi Syariah, dari sederet nama terbaik Allah SWT, yang paling terkenal ada 99.
โSesungguhnya Allah memiliki 99 nama, seratus kurang satu, siapa yang menjaganya maka dia masuk surga.โ (HR. Bukhari, no.2736, Muslim, no.2677 dan Ahmad, no.7493).ย
Berikut Ke-99 Asmaul Husna yang TravelPlus kutip dari tafsirweb, yaitu Ar Rahman ุงูุฑุญู
ู = Yang Maha Pengasih, Ar Rahim ุงูุฑุญูู
= Yang Maha Penyayang, Al Malik ุงูู
ูู = Yang Maha Merajai atau menguasai, Al Quddus ุงููุฏูุณ = Yang Maha Suci, As Salam ุงูุณูุงู
= Yang Maha Memberi Kesejahteraan, Al Mu`min ุงูู
ุคู
ู = Yang Maha Pemberi Keamanan, Al Muhaymin ุงูู
ููู
ู = Yang Maha Mengatur, Al Aziz ุงูุนุฒูุฒ = Yang Maha Perkasa, Al Jabbar ุงูุฌุจุงุฑ = Yang Memiliki Mutlak Kegagahan, dan Al Mutakabbir ุงูู
ุชูุจุฑ = Yang Maha Megah.
Selanjutnya Al Khaliq ุงูุฎุงูู = Yang Maha Pencipta, Al Bari ุงูุจุงุฑุฆ = Yang Maha Pembuat atau Perancang, Al Musawwir ุงูู
ุตูุฑ = Yang Maha Membentuk Rupa, Al Ghaffar ุงูุบูุงุฑ = Yang Maha Pengampun, Al Qahhar ุงูููุงุฑ = Yang Maha Memaksa, Al Wahhab ุงูููุงุจ = Yang Maha Pemberi Karunia, Ar Razzaq ุงูุฑุฒุงู = Yang Maha Pemberi Rezeki, Al Fattah ุงููุชุงุญ = Yang Maha Pembuka Rahmat, Al `Alim ุงูุนููู
= Yang Maha Mengetahui, dan
Al Qabdah ุงููุงุจุถ = Yang Maha Menyempitkan.
Berikutnya Al Basith ุงูุจุงุณุท = Yang Maha Melapangkan, Al Haafidh ุงูุฎุงูุถ = Yang Maha Merendahkan, Ar Raafi ุงูุฑุงูุน = Yang Maha Meninggikan, Al Muizz ุงูู
ุนุฒ = Yang Maha Memuliakan, Al Mudzil ุงูู
ุฐู = Yang Maha Menghinakan, Al Samii ุงูุณู
ูุน = Yang Maha Mendengar, Al Bashiir ุงูุจุตูุฑ = Yang Maha Melihat, Al Hakam ุงูุญูู
= Yang Maha Menetapkan, Al `Adl ุงูุนุฏู = Yang Maha Adil, dan Al Lathiif ุงููุทูู = Yang Maha Lembut atau Maha Teliti.
Kemudian Al Khabiir ุงูุฎุจูุฑ = Yang Maha Mengenal atau mengetahui, Al Haliim ุงูุญููู
= Yang Maha Penyantun, Al `Azhiim ุงูุนุธูู
= Yang Maha Agung, Al Ghafuur ุงูุบููุฑ = Yang Maha Memberi Pengampunan, As Syakuur ุงูุดููุฑ = Yang Maha Pembalas Budi, Al `Aliy ุงูุนูู = Yang Maha Tinggi, Al Kabiir ุงููุจูุฑ = Yang Maha Besar, Al Hafizh ุงูุญููุธ = Yang Maha Memelihara, Al Muqiit ุงูู
ููุช = Yang Maha Memberi Kecukupan, dan Al Hasiib ุงูุญุณูุจ = Yang Maha Membuat Perhitungan.
Lalu Al Jaliil ุงูุฌููู = Yang Maha Luhur, Al Kariim ุงููุฑูู
= Yang Maha Pemurah, Ar Raqiib ุงูุฑููุจ = Yang Maha Mengawasi, Al Mujiib ุงูู
ุฌูุจ = Yang Maha Mengabulkan, Al Waasi ุงููุงุณุน = Yang Maha Luas, Al Hakiim ุงูุญููู
= Yang Maha Maka Bijaksana, Al Waduud ุงููุฏูุฏ = Yang Maha Mengasihi, Al Majiid ุงูู
ุฌูุฏ = Yang Maha Mulia, Al Baa`its ุงูุจุงุนุซ = Yang Maha Membangkitkan, dan
As Syahiid ุงูุดููุฏ = Yang Maha Menyaksikan.
Selanjutnya Al Haqq ุงูุญู = Yang Maha Benar, Al Wakiil ุงููููู = Yang Maha Memelihara, Al Qawiyyu ุงูููู = Yang Maha Kuat, Al Matiin ุงูู
ุชูู = Yang Maha Kokoh, Al Waliyy ุงูููู = Yang Maha Melindungi, Al Hamiid ุงูุญู
ูุฏ = Yang Maha Terpuji, Al Muhshii ุงูู
ุญุตู = Yang Maha Menghitung, Al Mubdi ุงูู
ุจุฏุฆ = Yang Maha Memulai, Al Mu`iid ุงูู
ุนูุฏ = Yang Maha Mengembalikan Kehidupan, dan Al Muhyii ุงูู
ุญูู = Yang Maha Menghidupkan
Berikutnya Al Mumiitu ุงูู
ู
ูุช = Yang Maha Mematikan, Al Hayyu ุงูุญู = Yang Maha Hidup, Al Qayyuum ุงููููู
= Yang Maha Mandiri, Al Waajid ุงููุงุฌุฏ = Yang Maha Penemu, Al Maajid ุงูู
ุงุฌุฏ = Yang Maha Mulia, Al Wahid ุงููุงุญุฏ = Yang Maha Tunggal, Al Ahad ุงูุงุญุฏ = Yang Maha Esa, As Shamad ุงูุตู
ุฏ = Yang Maha Dibutuhkan, Al Qaadir ุงููุงุฏุฑ = Yang Maha Menentukan, dan Al Muqtadir ุงูู
ูุชุฏุฑ = Yang Maha Berkuasa.
Kemudian Al Muqaddim ุงูู
ูุฏู
= Yang Maha Mendahulukan, Al Mu`akkhir ุงูู
ุคุฎุฑ = Yang Maha Mengakhirkan, Al Awwal ุงูุฃูู = Yang Maha Awal, Al Aakhir ุงูุฃุฎุฑ = Yang Maha Akhir, Az Zhaahir ุงูุธุงูุฑ = Yang Maha Nyata, Al Baathin ุงูุจุงุทู = Yang Maha Ghaib, Al Waali ุงููุงูู = Yang Maha Memerintah, Al Muta`aalii ุงูู
ุชุนุงูู = Yang Maha Tinggi, Al Barru ุงูุจุฑ = Yang Maha Penderma, dan At Tawwaab ุงูุชูุงุจ = Yang Maha Penerima Tobat.
Lalu Al Muntaqim ุงูู
ูุชูู
= Yang Maha Pemberi Balasan, Al Afuww ุงูุนูู = Yang Maha Pemaaf, Ar Ra`uuf ุงูุฑุคูู = Yang Maha Pengasuh, Malikul Mulk ู
ุงูู ุงูู
ูู = Yang Maha Penguasa Kerajaan, Dzul Jalali Wal Ikram ุฐู ุงูุฌูุงู ู ุงูุฅูุฑุงู
= Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan, Al Muqsit ุงูู
ูุณุท = Yang Maha Pemberi Keadilan, Al Jami` ุงูุฌุงู
ุน = Yang Maha Mengumpulkan, Al Ghani ุงูุบูู = Yang Maha Kaya, Al Mughni ุงูู
ุบูู = Yang Maha Pemberi Kekayaan, dan Al Maani ุงูู
ุงูุน = Yang Maha Mencegah
Selanjutnya Ad Dhaar ุงูุถุงุฑ = Yang Maha Menimpa Kemudaratan, An Nafi ุงููุงูุน = Yang Maha Memberi Manfaat, An Nuur ุงูููุฑ = Yang Maha Bercahaya, Al Hadi ุงููุงุฏู = Yang Maha Pemberi Petunjuk, Al Badiโ ุงูุจุฏูุน = Yang Maha Pencipta, Al Baaqii ุงูุจุงูู = Yang Maha Kekal, Al Waarits ุงููุงุฑุซ = Yang Maha Pewaris, Ar Rasyiid ุงูุฑุดูุฏ = Yang Maha Pandai, dan As Shabuur ุงูุตุจูุฑ = Yang Maha Sabar.
Di japen Gunung Dempo via Kampung IV, yang disebut-sebut oleh sejumlah pendaki sebagai japen gunung tersulit di Pulau Sumatra ini, ke-99 Asmaul Husna tertera di plang berbentuk segiempat ketupat berwarna merah marun dengan tulisan arab, latin, dan terjemahan dalam bahasa Indonesia berwarna putih.
Plang Asmaul Husna pertama, yakni Ar Rahman ุงูุฑุญู
ู = Yang Maha Pengasih, terpasang di dekat Pintu Rimba. Sedangkan plang Asmaul Husna yang ke-99 yaitu As Shabuur ุงูุตุจูุฑ = Yang Maha Sabar, terpasang di Top Dempo atau sebelum pelataran.
Amatan langsungย TravelPlus Indonesia, yang mendaki gunung api tertinggi di Sumsel ini pada Jumat (10/5/2024) pagi, plang-plang Asmaul Husna tersebut ditancapkan di batang pohon dengan ketinggian sekitar 1 sampai 2 meter. Jarak antar-plang berbeda-beda namun semakin mendekati Top Dempo, jaraknya saling berdekatan.
Siapa yang memasang plang Asmaul Husna tersebut? Mereka adalah para mahasiswa yang tergabung dalam Brigade Mahasiswa Pecinta Alam Semesta (BRIMPALS), Fakultas Hukum (FH), Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP). Buktinya, logo organisasi mereka tercantum di setiap plang Asmaul Husna tersebut.
Dikutip dari Sumatera Ekspres,ย
Ketua Pelaksana kegiatan sekaligus Komandan Latihan DIKADER ke XXXII Brimpals, Muhammad Gian mengatakan pemasangan 99 plang Asmaul Husna ini merupakan revitalisasi dari plang sebelumnya yang sudah terpasang di sepanjang japen Gunung Dempo via Kampung IV pada tahun 2017.ย
“Dikarenakan plang sudah berusia 7 tahun dan mulai rusak, jadi perlu direvitalisasi,” terangnya.
Apa manfaat keberadaan 99 plang Asmaul Husna di japen Dempo tersebut?ย
Menurut Muhammad Gian sebagaimana dikutip Sumatera Ekspres, tujuan kegiatan pemasangan plang sebanyak 99 nama Allah ini, selain sebagai tanda atau patokan di sepanjang japen Gunung Dempo, juga sekaligus untuk mengingatkan kepada pendaki akan kekuasaan Allah SWT.
Buat TravelPlus, keberadaan paling 99 Asmaul Husna tersebut selain membantu memudahkan menemukan japen yang benar pun sekaligus membacannya serta mengabadikannya (memotret dan atau merekam setiap plangnya) dari awal sampai akhir.
Dengan cara itu, ibarat peribahasa “Sekali Mendayung Dua Tiga Pulau Terlampaui”. Sambil mendaki, bisa sekaligus mendulang pahala dengan berzikir, menyebut nama-nama terbaik dari sang Maha Pencipta, Allah SWT.
Lewat tulisan ini, TravelPlus berucap terimakasih buat BRIMPALS FH UMP, karena sudah merevitalisasi 99 plang Asmaul Husna di japen Gunung Dempo via Kampung IV sehingga tampil lebih keren. Semoga jerih payah yang dilakukan, diberkahi Allah SWT dan menjadi amal kebajikan, termasuk buatย pendaki yang membacanya.
Sebagai pendaki gunung, semakin dekat (suka, sayang, cinta) dengan alam, sudah semestinya semakin dekat pula dengan sang Maha Penciptanya. Menjaga keberadaan 99 plang Asmaul Husna tersebut sekaligus membaca, memahami lalu menghafalnya saat melakukan pendakian, InsyaAllah bisa menjadi salah satu cara untuk lebih dekat dengan-Nya.
Sebagai informasi tambahan, keberadaan 99 Asmaul Husna bukan hanya di Gunung Dempo. Menurut beberapa pendaki asal Sumatra, di Gunung Talang, Sumatra Barat (Sumbar) yang berketinggian 2.597 Mdpl juga terpasang sederet nama terbaik Allah SWT tersebut, tepatnya di japen via Desa Air Batumbuk, mulai dari pos pendaftaran sampai puncaknya. MasyaAllah tabarakallah.
Naskah & foto: Adji TravelPlus, IG @adjitropis & TikTok @FaktaWisata.id