baru membuat
review Omah Pelem Jogjakarta, salah satu penginapan keluarga saat kami ke sana hehehe.
Jakarta. Tetapi, keluarga besarnya masih banyak yang tinggal di kota
Gudeg ini. Makanya, pernikahan pun dilangsungkan di sana.
Kami tidak memilih menginap di hotel. Maunya sewa homestay dengan
ukuran lumayan besar. Supaya bisa menampung seluruh keluarga besar kami
yang ikut ke Jogja.
Siti Homestay Kelana Jaya, Penginapan Nyaman Khusus untuk Muslim]
bisa menampung sekitar 40-50 orang. Setelah mengandalkan info dari
Google dan tanya beberapa orang teman, kami pun sreg dengan Omah
Pelem.
keluarga besar pengantin perempuan. Trus, gimana ceritanya kami juga
akhirnya bisa menginap di sini? Ikutin terus ceritanya, ya.
Ke Jogja Sewa Bus Big Bird
Memang lebih enak begini karena gak harus iring-iringan atau terkadang
bisa berpencar. Kalau satu bis juga bisa tetap becanda dengan keluarga.
Pastinya saya pribadi juga senang karena suami bisa ikut santai. Kan,
kalau pakai kendaraan pribadi, dia termasuk yang salah satu selalu
menyetir.
Pengalaman Naik Kereta Api Taksaka Malam ke Jogja]
kepikiran untuk sewa dari Bandung. Biar kami yang di Jakarta berangkap
menggunakan kendaraan pribadi.
kami masih harus jalan ke Jakarta. Suami kembali menyetir. Plus beberapa
pertimbangan lain, akhirnya kami putuskan untuk berangkat dari
Jakarta.
berangkat tepat waktu, sesuai rencana. Tetapi, saat itu perjalanan ke
Bandung memang masih sulit diprediksi karena pembangunan jalan tol
layang Cikampek.
Imbasnya beberapa rencana di Jogja terpaksa batal.
Jogja. Paling gak sekadar menikmati sarapan di sana. Tetapi, sampai
Jogja udah sekitar pukul 10 pagi. Padahal setelah Dzuhur bakal ada
pengajian. Untung aja kami membawa banyak bekal. Jadi gak ada cerita
kelaparan sepanjang perjalanan.
Supir dan keneknya ramah, nyetirnya gak ugal-ugalan. Busnya nyaman
banget dan bersih. Pokoknya puas banget!
Ketinggalan Barang di Blue Bird? Jangan Panik, Ikuti Cara Ini untuk
Menemukannya]
Omah Pelem, Penginapan di Jogja yang Cocok untuk Keluarga
dalam karena gak muat. Ada mobil yang bolak-balik untuk membawa barang
dari bis dan juga penumpang. Kalau untuk rumahnya, sih, kira-kira bisa
menampung 3-4 mobil. Kalau parkir di halaman belakang, kayaknya masih
bisa masuk 1-2 mobil lagi.
Baysvilla Timoho Residence. InsyaAllah saya ceritakan juga tentang
penginapannya setelah postingan ini, ya.
ukurannya yang lumayan besar, kami pikir cukup bangetlah menampung
keluarga besar kami. Meskipun gak semuanya harus dapat kamar.
menawarkan untuk membagi 2. Kamar di lantai bawah untuk keluarga
pengantin perempuan, sedangkan yang atas untuk keluarga saya.
dilangsungkan di sana. Pertimbangannya biar lebih praktis aja kalau 2
keluarga disatukan di satu tempat.
Omah Pelem. Makanya bisa dibagi 2. Sedangka keluarga besar yang sebagian
besar domisili di Jogja tetap di rumah masing-masing.
kos-kosan gitu karena hanya berisi kamar. Saya lupa persisnya ada
beberapa kamar. Perkiraan saya sekitar 7-8 pintu. Masing-masing kamar
disediakan 2 kasur berukuran single.
keluarga pihak perempuan. Soalnya keluarga kamu suka rusuh alias rame
bener kalau udah ngumpul. Khawatir mereka jadi terganggu
hehehe.
tetapi lemari kecil.
Dipikir lagi, jadinya kasihan juga kalau keluarga ditempatin di kamar
tanpa AC. Nanti pada gak bisa tidur. Makanya kami pun mencari penginapan
lain buat tambahan.
paling besar (4 kasur). Karena rumah tambahan yang kami sewa gak cukup
menampung. Padahal sebagian besar udah pada ngampar di lantai 1. Di
kamar ini juga disediakan tv. Saya gak tau di kamar yang lain ada tv
juga atau enggak.
dekap Omah Pelem gak ada kamar kosong. Kami sudah mencari lewat berbagai
aplikasi travel hingga mendatangi langsung. Gak berhasil, benar-benar
penuh.
gak dapat kamar hihihi
enak. Keluarga besan tidur di kamar semua. Kan, gak enak kalau nanti
kelihatan tidurnya acak-acakan hahaha.
Fasilitas di Omah Pelem
lumayan komplit fasilitasnya. Di dapur disediakan beberapa peralatan
memasak. Ada meja setrika, kulkas, dan tv.
Sedangkan untuk yang kamar belakang ada kamar mandi luar.
meskipun tanpa AC.
luas dan langit-langit tinggi, hawa di dalam gak berasa panas, kok.
dibolehin menikmati sepuasnya, lho.
untuk hari pertama. Gudeg untuk besoknya. Rupanya keluarga besan juga
menyediakan makanan untuk kami. Alhamdulillah, makanan jadi berlimpah.
Kalau ayam bakarnya habis disantap. Rasanya enak. Gudegnya yang lumayan
bersisa banyak sampai dibagi-bagi untuk keluarga Bandung dan
Jakarta.
juga. Tetapi, keluarga besar kami memang kurang menyukai gudeg karena
rasanya dianggap kemanisan. Padahal sudah pesan di salah satu gudeg
legendaris di Jogja. Malah kreceknya yang laris manis. Keluarga kami
memang lebih menyukai rasa gurih dan pedas daripada manis.
juta. Sedangkan untuk kamar di belakang seingat saya Rp150 ribu per
kamar.
malam-malam suami dan beberapa sepupu keluar penginapan. Kalau sepupu
saya memang niatannya jelas pengen jalan-jalan. Sedangkan suami izin
sebentar buat ambil oleh-oleh yang dibeliin temannya.
sendiri karena niatannya memang cuma buat ambil oleh-oleh. Saya gak
ikutan karena merasa lelah banget setelah perjalanan lumayan jauh dan
langsung ikut beberapa rangkaian acara. Kayaknya udah gak ada energi
lagi. Mendingan istirahat, lagipula suami juga janji cuma
sebentar.
Ditelponin gak bisa. Akhirnya saya tidur di kamar belakang sendiri!
Kezeeeeel!
malam. Gerbang Omah Pelem keburu dikunci dan suami gak tau harus
menghubungi siapa. Akhirnya dia tidur di Baysvilla Timoho Residence.
Lumayan rada bikin saya ngambek besoknya hahaha.
Omah Pelem Cocok untuk Bikin Family Gathering
dalam jumlah besar, Omah Pelem ini termasuk penginapan yang cocok
banget. Halaman depan dan belakang juga lumayan luas. Halaman samping
pun ada.
ke mana-mana, misalnya bikin BBQ Party saat tahun baru. Yakin, deh,
asapnya juga gak akan mengganggu tetangga. Apalagi di sebelahnya tanah
kosong hehehe.
Resepsi Pernikahan di Malaysia]
Lokasinya sebetulnya strategis. Dekat stasiun dan Malioboro. Tetapi,
mengingat ada di dalam komplek, mungkin kendaraan online jadi salah
satu andalan kalau tidak membawa kendaraan. Kami pun sempat
melakukannya.
yang di belakang akan tetap disewakan untuk orang lain atau enggak.
Karena sebetulnya memang lebih enak untuk menyewa semuanya kalau
memang ingin lebih privasi.
ditutup sementara. Saya gak tau alasannya. Mungkin karena pandemi?
Untuk penginapan seluas ini, Omah Pelem recommended banget. Harganya
gak mahal. Lokasinya pun strategis. Cocok banget, deh, buat liburan
dengan keluarga besar atau teman-teman. Semoga hanya ditutup
sementara, ya.
Omah Pelem Yogya Homestay






































