Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Depik (masih) Primadona Danau Laut Tawar

Jelajah by Jelajah
29.04.2012
Reading Time: 4 mins read
0
ADVERTISEMENT

Pesona Danau Laut Tawar tak bisa dipungkiri mendatangkan pendapatan bagi masyarakat Takengon lewat kunjungan wisatawan. Sayangnya, itu jumlahnya masih amat minim dan belum dapat diandalkan. Penghasilan tambahan utama masyarakat setempat justru dari hasil tangkapan depik. Ikan asli penghuni danau ini hingga kini masih menjadi primadona Danau Laut Tawar sekalipun sejumlah warga belakangan membudidayakan bermacam ikan pendatang seperti bawal dan mujair.


Sinar matahari belum nampak. Udara dingin masih terasa menusuk. Tapi Riskan (32) sudah mulai mengambil satu per satu depik yang terjaring di eas atau jalanya yang berwarna hijau.

Ayah satu anak warga Kampung Teuron Toa, Kecamatan Lut Tawar rupanya tak mau menyiakan waktunya sedetikpun. Selepas jeumpa atau perahu sampannya merapat ke bibir danau, dia langsung mengambil ratusan ekor depik yang terjaring.

Hampir tiap hari Riskan melakukan pekerjaannya sebagai nelayan penjaring depik di Danau Laut Tawar yang berada di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Dari rumahnya pria berbadan sedang dan agak pendiam ini berangkat tengah malam menuju Danau Laut Tawar. Pukul 1 dini hari dia langsung melajukan perahu sampannya ke tengah danau. Depik hanya ada di tengah, jadi mau tak mau dia harus ke tengah untuk mendapatkan depik yang banyak.

Perjuangan tak sampai di situ. Dia pun harus bersaing dengan penjaring depik lain yang jumlahnya puluhan malam itu. Pukul 5 pagi Riskan kembali ke tepi danau untuk mengumpulkan depik yang sudah terjaring. โ€œAlhamdulillah lumayan depik yang terjaring,โ€โ€jelasnya sambil mengumpulkan depik di dasar sampannya, Minggu (29/4/2012).

ADVERTISEMENT

Setiap hari, kalau lagi beruntung Riskan mendapatkan 5 bambu depik. Satu bambu sekitar 2 liter depik yang dijual seharga Rp 50.000. Dengan begitu dia mengantongi Rp 250ribu. Padahal modalnya untuk menjaring depik di tengah danau hanya membeli satu liter bensin untuk mesin perahu Rp 8.000. Untungngya jelas berlipat-lipat dengan catatan sudah memiliki jeumpa bermesin motor sendiri.

Keuntungan yang cukup besar dari menjaring depik, rupanya membuat warga yang tinggal di kampungnya termasuk di sejumlah kampung di tepi danan laut tawar masih mengandalkan keberadaan depik sampai saat ini sebagai mata pencaharian utama ataupun tambahan.

Di kampungnya saja, sekurangnya ada 20 penjaring depik. Sisanya petani kopi, padi, dan peladang. โ€œKalau di total semua dengan kampung-kampung lain mungkin ada ratusan nelayan depik,โ€ terangnya.

Kalau tidak memiliki jeumpa sendiri, jalan keluarnya menyewa jeumpa lalu bagi hasil tangkapan. Pilihan lain membeli jeumpa dan mesinnya. Harga jeumpa tanpa mesin Rp 2juta kalau dengan mesin sekitar 3,5juta. Perahu sampan yang terbuat dari kayu jeumpa ini harus dipesan terlebih dulu oleh pembuatnya. Umur perahu ini mampu bertahan sampai 10 tahun.

Kalau harga depik lagi naik Rp 70.000 per bambu, penghasilan riskan jelas bertambah besar. Tapi terkadang harga depik juga turun sampai Rp 30.000 per bambu. Bahkan tidak setuipa hari dia bisa menjaring depik, mengingat ikan itu sulit didapat saat terang bulan. โ€œKalau terang bulan saya stop mencari depik selama 15 hari, di rumah saja,โ€ akunya.

Begitupun saat musin angin kencang yang biasanya terjadi pada bulan Juli dan Agustus, dia pun tidak berani menjaring depik. Sehingga tidak mendapat penghasilan.

Untungnya kondisi lingkungan danau masih terpelihara kendati terjadi penurunan luas perairan danau untuk lahan sawah, rumah dan lainnya. โ€œSepanjang ini, belum pernah ada kasus ratusan depik mati karena keracunan atau dampak lainnya,โ€ jelasnya.

Tumpuan Harapan
Di bibir danau itu, Riskan tidak sendiri. Ada beberapa nelayan penjaring depik lain yang tengah asyik mengambil ikan berukuran kecil itu dari jala masing-masing.

Tak lama berselang, beberapa pedagang depik yang mengendarai sepeda motor lengkap dengan dua drum plastik yang diisikan bongkah-bongkah batu es, satu per satu berdatangan. Mereka datang untuk membeli depik langsung dari Riskan dan penjaring lainnya. “Kalau beli langsung, depiknya masih segar dan saya bisa beli banyak,” kata Amran salah seorang pedagang depik.

Aktivitas keseharian Riskan dan rekan-rekannya di tepi danau itu menarik perhatian sejumlah peserta lomba rally foto yang diadakan oleh Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional (BPSNT) Banda Aceh, selama dua hari (28-29/4/2012) di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Mereka mengabadikan Riskan dan aktivitas penjaring depik lainnya berikut pesona panorama danau yang menawan.

Riskan yang tengah asyik bekerja, merasa tak terganggu, sekalipun bergantian fotografer memotretnya dari berbagai sudut. Dia terus saja mengambil depik dari jaringnya. Santai tapi nampak serius.

Riskan dan teman-temannya tidak menjual semua hasil tangkapannya. Dia menyisakan depik sedikit untuk dibawa pulang. Istrinya di rumah biasa mengolah depik sebagai lauk pauk. โ€œBiasanya depik dibuat dedah yang diberi kunyit sehingga warnanya kuning, atau pengat, macemjing, dan balacan. Ada juga yang digioreng kering dengan tambahan sambal,โ€ jelasnya.

Meskipun banyak warga membudidayakan ikan pendatang seperti bawal, mujair dan lainnya, Riskan tetap tak mau berpaling. Dia setia menjadi penjaring depik. Menurutnya depik masih menjadi primadona Danau Laut Tawar. Karenanya dia berani mengantungkan hidup dan masa depannya dari depik.

Kini tinggal bagaimana kearifan masyarakat di sekeliling Danau Laut Tawar menjaga lingkungan danau termasuk hutan di perbukitan sekitarnya. Bila lalai, bisa jadi depik kelak sulit ditemukan lagi. Dan bila itu benar terjadi, mati sudah tumpuan dan harapan Riskan dan penjaring depik lainnya.

Naskah & Foto: Adji kurniawan (adji_travelplus@yahoo.com)

RELATED POSTS

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

Tags: ExploreIndahJalan-JalanJelajahTempatTravelTravelingwisataWisatawan
ShareTweetPin
Jelajah

Jelajah

Related Posts

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20.01.2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17.01.2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16.01.2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15.01.2026
Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak
Explore

Coto Makassar Kapuas Indah Pontianak

09.01.2026
Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung
Explore

Martabak Pak Salim, Martabak Legendaris di Jalan Burangrang Bandung

04.01.2026
Next Post

Masjid Raya Sulaimaniyah, Masjid Kesultanan Serdang

Lately Post in Nyepi Day

Iklan

Recommended Stories

al-Muhalla karya fiqh Imam Ibn Hazm al-Andalusi

09.08.2012

PMC 2013

28.06.2013

Keliling Kebumen, Berkunjung ke Bukit Pentulu Indah Karangsambung

10.03.2018

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?