Saya sore ini sudah punya janji dengan mbak Irene, jujur kalau saya sendiri tidak begitu kenal diawal, saya hanya tahu dari twitter @LittleKitchenID , bahwa beliau menyediakan cupcakes fresh from the oven, dengan bentuk menarik serta harga bersaing, kebetulan deh, saya ada program kuliner, sekali dayung, 2-3 pulau terlewati, bisa belajar buat kue, jadi tester dan kalau enak tentu saja bakal pesan. Setelah membuat janji, saya segera meluncur ke Jalan Parit Haji Husein 1 , Gg Sukses, No A2. Saya tidak sabar lagi menikmati kue yang lezat ini. Setelah sampai didepan rumah, mengetuk pintu lalu mengucapkan salam , saya langsung disambut oleh suami empunya rumah dan mempersilakan saya masuk, rupanya mbak Irene sudah siap dengan bahan kue dan siap mengajarkan saya.
Kue mungil “Cupcake” menjadi hidangan favorit warga Amerika Serikat. Selain rasa manisnya yang menggugah selera, ‘Cupcake’ juga selalu tampil menggemaskan karena dihiasi aneka warna yang menawan mata.Lalu kami akan membahas tentang apa persamaan dan perbedaan “Cup Cake” dan “Cupcake”? Persamannya sama-sama menggunakan adonan yang sama. Sedang perbedaannya Cup Cake adalah satu jenis cake yang menggunakan bahan yang diukur dengan gelas cup atau gelas ukuran, sedang Cupcake adalah miniatur dari Cup Cake yang ditempatkan dalam loyang-loyang lebih kecil dari loyang muffin.

Sejarahnya, ketika para praktisi kuliner belum mengenal aneka loyang muffin seperti sekarang ini, adonan cake seringkali dipanggang dalam gelas-gelas cup untuk kopi dan teh yang terbuat dari keramik, karena itulah kemudian adonan cake yang dibuat dalam wadah cup tersebut dikenal sebagai Cupcake.
Pada zaman modern, Cupcake sering disajikan dalam perayaan pesta, seperti pesta ulang tahun anak, bahkan pesta perkawinan. Para mempelai banyak yang memesan cake pengantinnya berupa Cupcake cantik yang disusun bertingkat. Cupcake memang sangat fleksibel untuk dihias. Cupcake, si manis nan imut ini memang menggemaskan, selain lezat, Cupcake sangat mengesankan jika dijadikan suvenir dalam goody bag pada berbagai perayaan.
Sembari membuat kue, kami cukup banyak berbincang hal-hal penting yang perlu digaris bawahi, seperti penggunaan bahan yang tepat dan ukuran yang pas, menggunakan bahan-bahan berkualitas baik dan segar serta perlunya kesabaran dan ketelatenan untuk membuatnya, mbak Irene juga mengajarkan bahwa ketelitian untuk menghias kue, pembuatan secara detail hiasan cupcakes sesuai permintaan klien bukanlah hal yang gampang, menghias cupcakes juga perlu inovasi agar selalu terlihat menarik dan berkesan.
Memang banyak sekali yang menjual brownies kukus di Pontianak, sudah beberapa saya coba, namun yang saya suka dari brownies mbak Irene, tingkat kemanisannya sangatlah pas, coklatnya juga berasa, dan satu hal yang harus dimiliki brownies, tingkat moist yang pas, saya mencoba juga untuk menyimapan brownies ini selama 2 hari disuhu ruangan, dan ternyata masih moist dan enak. Wowwww saya akui bahwa cream cheesenya uendang bambang gulindang!! Nampol, pas untuk brownies ini, dengan rasa keju yang pas. Hari ini saya pesan lagi…………. 1 loyang…… saya ingin klimaks lagi dengan brownies ini. Saya hanya bilang Heaven….. saat saya menikmatinya dengan the hijau kesukaan saya……150 g gula pasir
3 butir telur ayam
225 g mentega
180 g cokelat dark, potong-potong
210 g tepung terigu
1 sdt baking powder
½ sdt vanili bubuk
1 sdt garam
1. Tim mentega dan cokelat hingga leleh. Sisihkan.
2. Kocok gula dan cokelat leleh hingga rata.
3. Masukkan telur satu per satu sambil aduk hingga rata.
4. Tambahkan campuran terigu, aduk hingga rata.
5.Tuang ke dalam mangkuk-mangkuk kertas.
6. Panggang dalam oven panas selama 40 menit hingga matang.
7. Angkat, dinginkan.
8. Beri Olesan dan hiasan sesai selera.





































