Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Religi

Jadilah Seperti Abu Dhamdham

Religius by Religius
24.04.2018
Reading Time: 4 mins read
0
Jadilah Seperti Abu Dhamdham
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

ADVERTISEMENT
Sifat berlapang dada dengan mudah memberi maaf bagi kesalahan yang dilakukan oleh seseorang terhadap diri kita adalah salah satu daripada akhlak yang terpuji. Seharusnya sifat sebegini disemai dan dipupuk dalam diri kita selaku umat Islam. Jika kalangan awam wajar memiliki sifat sedemikian, maka bagi seseorang pemimpin atau yang hendak menjadi pemimpin atau “public figure” seharusnya berlebih lagi. Pemimpin hendaklah bersikap pemaaf dan berlapang dada dalam menerima apa sahaja yang datang daripada khalayak. Janganlah hanya suka dan sudi menerima sanjungan dan pujian sahaja, manakala marah dan mengamuk bila dicaci dan dicemuh. Sanjungan dan kejian, itu adalah lumrah bagi seseorang yang berada di atas atau “public figure”, yang jadi tumpuan pandangan mereka yang di bawah. Jadilah pemimpin yang jiwanya besar seperti air dalam lautan, jangan yang jiwanya kecil bak air dalam cawan. Tidak dinafikan bahawa yang menjahanamkan seseorang pemimpin itu adalah para penjilat dan tukang kipas yang berada di sekelilingnya. Bak kata bidalan “harapkan sokong, sokong membawa rebah” – ingat rebah di sana lebih lagi dahsyatnya dari rebah di sini. Kekadang pemimpin tidak ada apa-apa, pemimpin tak kisah pun, cuma tukang kipas sahaja yang lebih-lebih. Maka kasihanlah kat para pegawai polis yang terpaksa meluangkan masa mereka untuk melayan karenah. Sudah-sudahlah berbuat sedemikian, belajarlah untuk menjadi seorang Abu Dhamdham.

Siapakah Abu Dhamdham? Faqir tidak berhasrat untuk memanjangkan berbagai pendapat di kalangan ulama mengenainya, ada yang menyatakan dia seorang sahabat, ada yang menyatakan dia daripada kalangan umat terdahulu dan ada yang menyatakan dia adalah satu watak manusia daripada kalangan umat ini. Siapa sebenarnya diri Abu Dhamdham tidak signifikan, yang penting adalahย sikap pemaaf yang ada pada seorang Abu Dhamdham yang dipuji oleh Junjungan Nabi shallaAllahu `alaihi wa sallam. Abu Dhamdham adalah contoh orang yang murah dengan kemaafan sehingga dia sanggup memberikan kemaafan kepada orang yang mencaci, mencela dan menceroboh kehormatannya walaupun tanpa diminta.


Riwayat mengenai Abu Dhamdham ini berbagai, di antaranya apa yang diriwayatkan dalam Sunan Abi Daudย pada bab apa yang datang pada riwayat mengenai seseorang yang menghalalkan (yakni memaafkan) orang lain mengumpat dirinya, di mana didatangkan 2 riwayat mengenai Abu Dhamdham. Riwayat pertama adalah daripada Muhammad Ibnu ‘Ubaid daripada Ibnu Tsaur daripada Ma’mar daripada Sayyidina Qatadah radhiyaAllahu `anhu yang berkata: “Apakah kamu tidak mampu menjadi seperti Abu Dhamdham atau Dhamdham (berlaku keraguan atas Ibnu ‘Ubaid samada Abu Dhamdham atau Dhamdham sahaja). Adalah beliau (yakni Abu Dhamdham atau Dhamdham tadi) pada ketika pagi berkata: “Ya Allah, sesungguhnya aku telah bersedekah dengan kehormatanku kepada hamba-hambaMu”. Riwayat kedua pula adalah daripada Musa ibnu Ismail daripada Hammad daripada Tsabit daripada ‘Abdur Rahman ibni ‘Ajlaan yang berkata bahawa Rasulullah shallaAllahu `alaihi wa sallam bersabda: “Apakah kamu tidak mampu untuk menjadi seperti Abu Dhamdham?” Para sahabat bertanya: “Siapakah Abu Dhamdham?” Baginda menjawab: “Seorang lelaki sebelum kamu, yang berkata: ‘Kehormatanku adalah untuk sesiapa yang mencelaku.”
Imam an-Nawawi pula menukilkan dalam al-Adzkar pada halaman 148 daripada kitab Ibnus Sunni sebagai berikut:-

Daripada Sayyidina Anas radhiyaAllahu `anhu bahawasanya Junjungan Rasulullah shallaAllahu `alaihi wa sallam bersabda: “Apakah kamu tidak mampu untuk menjadi seperti Abu Dhamdham?” Para sahabat bertanya: “Siapakah Abu Dhamdham, wahai RasulAllah?” Baginda bersabda: ” Dia adalah seseorang yang ketika berpagi berkata: “Ya Allah, aku telah hibahkan diriku dan kehormatanku keranaMu”, maka dia tidak mencaci orang yang mencacinya, dia tidak menganiaya orang yang menganiayainya dan dia tidak memukul orang yang memukulnya.”

Akhir sekali, faqir ingin menukilkan riwayat yang didatangkan oleh panutan pihak parti lawan (pihak sebelah), iaitu Ibnu Qayyim al-Jawziyyah dalam Madarijus Salikin, juz 2, halaman 45 yang menyatakan:-

Martabat Pemurah Yang Ke-7: Pemurah dengan kehormatan, seperti pemurahnya Abu Dhamdham daripada kalangan sahabat radhiyaAllahu `anhum. Adalah beliau ketika berpagi berkata: “Ya Allah, tiada bagiku harta untuk aku sedekahkan dengannya kepada manusia, oleh itu telah aku sedekahkan kepada mereka kehormatanku, maka sesiapa yang mencelaku atau memfitnahku, aku halalkan (yakni aku maafkan dia)”. Maka Junjungan Nabi shallaAllahu `alaihi wa sallam (memujinya dengan)ย bersabda: “Siapa daripada kamu yang mampu menjadi seperti Abu Dhamdham?”

Begitulah ikhwah, riwayat – riwayat mengenai Abu Dhamdham @ Dhamdham bukanlah untuk dijadikan lesen atau galakan kita mencela, mengumpat, mencaci,ย  mencemuh dan memfitnah orang, TAPI hendaklah dijadikan panduan dan pegangan ketika kita mendapat cacian dan makian manusia. Bukan juga ertinya kita tidak boleh bertindak atau membalas, tapi biarlah berpada dan mengikut lunas serta batasย  ketentuan Hukum Syarak yang mulia, dengan catatan bahawa memaafkan itu lebih utama. Terutama sekali bagi para pemimpin dan setiap yang berada di atas, hendaklah sentiasa bermurah hati memberikan kemaafan. Janganlah setiap kali dicaci dan dicemuh, terus buat repot, arah polis, arah AG,ย  guna kuasa untuk dakwa dan seumpamanya. Semenjak dua menjak ni, bukan main hebat lagi guruh dan kilatnya, jika ada pemimpin tertentu yang dicaci, awat bila tang agama dihina, Nabi shallaAllahu `alaihi wa sallam dicerca, sonyappp joooo. Kalau pun ada yang kena, berapa sen je. Takkan memada kita dengan hukuman bunuh tenok lebih besar daripada hukuman menghina Agama Persekutuan, Islam dan Nabinya…. tak patut…tak patut….tak patut. Apa-apa pun, sendiri kena ingat dan ingat juga memberikan kemaafan adalah satu sedekah, sedekah yang sifatnya maknawi lagi abstrak. Jadilah seperti Abu Dhamdham, tapi jangan jadi dum…dum…dummy.
Tags: AgamaAgama IslamDakwahIlmuIslamiMuslimPengetahuanWawasan
ShareTweetPin
Religius

Religius

Related Posts

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta
Religi

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi
Religi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan
Religi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

13.01.2026
Puasa Ramadan 2026 โ€” Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Religi

Puasa Ramadan 2026 โ€” Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

09.01.2026
Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani
Religi

Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani

15.06.2025
Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel
Religi

Mahasiswa UI Gelar Konvoi Solidaritas untuk Palestina, Tolak Penjajah Zionis Israel

13.06.2025
Next Post

Sejarah Singapura (1): Sejarah Awal Sepak Bola di Singapura, Terbilang Tua di Asia; Inggris Cepat Adaptif, Belanda Masih Ragu

Keuntungan Membeli Home Theater Panasonic

Keuntungan Membeli Home Theater Panasonic

Iklan

Recommended Stories

[Resep Kokidol] Cheese Roll a la Kokidol, Kriuk dan Legits Surgawi

19.12.2016

Gubernur Jenderal Hindia-Belanda terakhir, Tjarda van Starkenborgh Stachouwer (tanpa istri): Dalam beberapa foto (2)

30.01.2025
Mensyukuri Keringanan Allah dalam Beribadah di Rumah

Mensyukuri Keringanan Allah dalam Beribadah di Rumah

21.05.2020

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?