![]() |
| Mohammad Islam (Foto: The Telegraph) |
Islam tersebut adalah imigran Bengali yang masih sekolah di sebuah SLTA
Stuyvesant High, New York.
itu, telah membeli sebuah mobil BMW terbaru, namun tidak boleh mengemudi
karena belum waktunya mendapatkan SIM. Remaja yang pendiam itu juga
memiliki sebuah aparteman mewah di Manhattan, namun orang tuanya
melarangnya untuk ditempati karena belum cukup umur.
Islam yang menjadi presiden klub investasi di sekolahnya itu berniat
mendirikan sebuah perusahaan hedge fund, bersama dua temannya. Yakni
Damir Tulemaganbetov dan Patrick Trabulasi, yang ngobrol santai sambil
minum jus apel dan Caviar. “Tahun depan, kami berniat untuk pertama
kalinya menghasilkan US$1 miliar, saat kami kuliah,” kata Mohammad
Islam.
menjelaskan. “Semua bertumpu pada satu hal: Apa yang membuat dunia
berputar? Uang. Bila uang tidak mengalir, dan bisnis tidak berjalan,
maka tidak ada inovasi dan penemuan baru, tidak ada produk yang
dihasilkan, tidak ada investasi, tidak ada pertumbuhan dan tidak ada
bidang pekerjaan dan lapangan kerja,’’ kata Muhammad Islam. [gie/im/inl]











































