seorang hamba akan selalu ingat Allah. Sebagaimana berzikir juga merupakan kewajiban, karena dapat
dilakukan di mana saja, kapan saja dan bagaimanapun keadaannya. Zikir merupakan ibadah yang mudah dilakukan, tidak memiliki syarat yang berat seperti
amal ibadah yang lainnya. Adapun di antara dalil kewajiban berzikir adalah
beberapa firman Allah berikut ini :
orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir
yang sebanyak-banyaknya. Q.S. Al Ahzab (33) ayat 41
ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu
mengingkari (nikmat)-Ku. Q.S. Al Baqarah ayat 152
lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah Mengetahui
apa yang kamu kerjakan. Q.S. Al Ankabut (29) ayat
45
menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi
dan petang. Q.S. Al Ahzab (33) ayat 41-42
(nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang
besar. Q.S. Al Ahzab (33) ayat 35
dan bertasbihlah pada waktu pagi dan petang. Q.S. Ali Imran ayat 41
sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan
tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan Kami,
tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka
peliharalah kami dari siksa neraka. Q.S. Ali Imran ayat 191
maka berdzikirlah dengan menyebut Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut
(membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berdzikirlah lebih
banyak dari itu. Q.S. Al Baqarah (2) ayat 200
anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barang siapa yang berbuat
demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi. Q.S.
Al Munafiqun (63) ayat 9
baik[1249] dan amal yang saleh dinaikkan-Nya[1250]. Q.S.
Fathir (35) ayat 10
yang baik itu ialah kalimat tauhid yaitu laa ilaa ha illallaah; dan ada pula
yang mengatakan zikir kepada Allah dan ada pula yang mengatakan semua perkataan
yang baik yang diucapkan karena Allah.
baik itu dinaikkan untuk diterima dan diberi-Nya pahala.
berdzikirlah kepada Tuhanmu dalam diri kamu dengan penuh ketundukan dan rasa
takut dan tanpa dikeraskan dari ucapan (tersebut) pada saat pagi dan petang dan
janganlah kemu menjadi orang yang lalai. Q.S. Al A’raf (7) ayat 205





































![[Review] Musuh Dalam Selimut: Definisi Tetangga Adalah Maut Yang Mengecoh Rumah Tangga!](https://i0.wp.com/aopok.com/wp-content/uploads/2026/02/MDS01.jpeg?fit=320%2C400&ssl=1)

