Jahe merupakan salah satu rempah-rempah yang sering
digunakan untuk bumbu masakan karena aroma dan rasanya yang pedas serta
digunakan sebagai obat herbal yang dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
Biasanya jahe digunakan dalam keadaan masih fresh, atau
dikeringkan dan dijadikan bubuk. Jahe dapat mencegah sters dan kerusakan tubuh
sera melawan penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi, penyakit paru-paru,
dan penyakit jantung.
Simak khasiat jahe untuk Kesehatan, berikut ini.
1.
Obat mual
Manfaat jahe
dapat meredakan mual dan muntah yang disebabkan oleh morning sickness,
vertigo, maupun efek samping pengobatan kanker. Jahe juga dapat membantu mual
terkait kemoterapi dan kehamilan, seperti mual di pagi hari. Dengan baunya yang
khas sehingga dapat menghilangkan rasa mual, dan mngonsumsi jahe juga bisa
untuk mengatasi mabuk laut.
2.
Mengatasi masalah pencernaan
Mengkonsumsi
jahe dapat memperlancar sistem pencernaan, mencegah terjadinya kontraksi pada
perut, membantu menstimulasi air liurdan mereddakan gejala iritasi
gastrointestinal, karena jahe mengandung phenol. Jahe juga dapat mencegah perut
kembung, sembelit, atau naiknya asam lambung, dan mencegah keracunan makanan
akibat bakteri.
3.
Mencegah kanker
Kandungan yang
dimiliki oleh jahe seperti gingerol yang dapat mencegah pertumbuhan sel kanker
usus besar serta dapat mencegah penyebaran dan mengurangi tingkat keparahan sel
tumor yang sudah parah dan tidak dapat dioperasi. Mengonsumsi jahe juga dipercaya
dapat menghambat pertumbuhan sel kanker Rahim.
4.
Meredakan sakit saat menstruasi
Saat menstruasi Wanita
sering mengalami nyeri pada perut. Mengonsumsi jahe ternyata dapat meredakan
nyeri saat menstruasi sebab jahe dapat menurunkan kadar prostaglandin yaitu hormon
penyebab rasa sakit. Selain itu, jahe juga membantu melawan kelelahan yang
terkait dengan sindrom pramenstruasi dan dapat membuat menstruasi yang tidak
teratur menjadi teratur.
5. Mengurangi
peradangan
Jahe mampu
mengurangi rasa sakit dan mengurangi peradangan pada persendian. Kandungan
antiinflamasi yang dimilikinya mampu mengurangi dampak rematik secara
perlahan-lahan. Jahe diperkirakan juga dapat menghambat
komponen yang berperan dalam menghentikan pelepasan inflamatori dalam tubuh
seperti sitokin, kemokin, kondrosit, dan leukosit, yang mengurangi rasa sakit,
kram dan radang sendi.






















