GRIYABIOGREEN-Hidup ini tidaklah mudah adakalanya kita diatas dan kalanya kita jatuh ,tiada tahu nasib seseorang ,baik kesuksesan hidup atau bahkan jatuh dalam kemlaratan.Hidup memang penuh misteri yang kadang kala tidak sesuai dengan apa yang kita harapan.Hari demi hari ,minggu demi minggu ,bulan demi bulan kita lewati hingga tak terasa kita berada di penghujung tahun.Hem rasanya baru kemarin kita lewati manis juga ke getiran hidup.Suka maupun duka ,tangis da juga canda selalu menggiringi perjalanan manusia.Apapun yang terjadi pada kita tetap harus kita perjuangkan sepahit apapun hidup yang harus kita perankan.Hanya satu kata jangan sampai kita menyerah dalam meniti hidup yang serba cepat dan singkat.Apapun yang kita lewati manfaatkan waktu dengan baik karena waktu tak bakalan menunggu kita.Waktu yang telah kita lewati tak akan kembali .Jika kita tengok sebentar rasanya baru kemarin kita selesai sekolah bersama teman semasa sekolah dulu ,masa yang menyenangkan bersama kawan -kawan sekolah namun tak terasa kita kenangan indah itu telah berlalu dengan seiringnya waktu.Sekarang kita telah berjuang untuk mempertahankan hidup dengan berbagai macam tuntutan hidup yang harus dipenuhi.Mungkin sebagian kaum milliarder tidaklah sulit untuk memenuhi kehidupan mereka tapi bagi yang tidak bernasib baik tentunya akan sulit untuk memenuhi hidupnya.Hidup memang pilihan akan tetapi kadang tidak sesuai yang kita harapkan ataupun kita inginkan.Nasib baik bukan hanya untuk kita tunggu akan tetapi nasib baik itu harus diupayakan.Meskipun semua dalam kekuasaan Tuhan tetapi bukankan Tuhan tidak akan memperbaiki nasib kita jika kita sendiri memilih diam dan tidak bergerak.Untuk itu bergeraklah selagi kita bisa dan mampu berusaha .Kita tidak diciptakan untuk menjadi makhluk yang meratapi nasib dan lamban dalam menentukan untuk merubah hidup yang lebih bermakna dan berarti.

Baca Juga:Optimis Menyikapi Kegagalan

Kisah pilu diangkat dari kisah nyata yang akan kami angkat berawal dari seorang pemuda yang gagah tampan dimasanya dan juga di waktu mudanya.Nama pemuda itu adalah Rangga (nama asli kami samaran ) ia bekerja dilingkungan departemen agama atau sekarang berganti nama dengan kemenag.Ia diangkat jadi seorang pegawai negara pada tahun 1962 .Ia sebagai abdi negara ketika bertugas pertama di Surabaya tepat Kaputran Surabaya.Setelah itu pemuda yang bernama Rangga dipindah tugaskan di daerah Ponorogo tepatnya didaerah Slahung Ponorogo.























