Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Religi

Terimakasih Istriku, Aku Mencintaimu karena Allah

Aopok by Aopok
13.08.2014
Reading Time: 5 mins read
0
Terimakasih Istriku, Aku Mencintaimu karena Allah
ADVERTISEMENT
Keluarga besar Pirman

Malam semakin larut, aku masih sibuk dengan pekerjaanku. Baru saja, kau pamit untuk rehat. Sebab hari-harimu juga amat melelahkan. Aku sadari itu, maka, maafkan aku sebab belum bisa merehatkanmu dari kerja sebagai abdi negara.

RELATED POSTS

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Dalam hitungan menit, hari akan berganti, tanggal akan berubah. Esok pagi, pernikahan kita genap 10 bulan, istriku. Iya, baru sepuluh bulan. Sebuah bilangan yang amat singkat, jika ukurannya adalah Rasulullah Saw yang membersamai Ummu Khadijah, dua puluh lima tahun.
Aku tak punya banyak pinta. Hanya saja, jika diijinkan, aku ingin hidup selama mungkin bersamamu dalam taat kepada Allah Swt dan Rasul-Nya.
Dan, jika ternyata kebersamaan kita tak lama di dunia ini, moga berlanjut dalam reuni akbar di surga-Nya, aamiin.
Istriku, ijinkan aku menulis beberapa rasa yang memang ingin kugubah. Maaf, di sini tak kugunakan sapaan kesayangan yang biasanya digunakan saat bersama. Ini hanya sebentuk hormat dan empati, bilasaja di sana ada yang tak berkenan dengan sapaan itu. Sebab, ini adalah ruangan terbuka.
Istriku, terimakasih atas penerimaanmu.
Aku amat menyadari, aku hanyalah manusia biasa. Tak ada sedikit pun kelebihan yang kumiliki kecuali baru tersadar ketika kau menyampaikannya. Itulah yang kemudian membuatku menjadi seperti sekarang ini.
Kau menerimaku saat aku tengah bimbang di persimpangan jalan. Wajar sebenarnya. Dan itu adalah siklus yang dihadapi oleh semua remaja. Makanya, Allah Swt memerintahkan menikah. Karena dengan itu, ada ketenangan yang sama sekali tak bisa digambarkan dengan kata, sebanyak dan sebaik apa pun.
Saat kau menerimaku, sejatinya aku setengah tak percaya. Bagaimana mungkin, dirimu yang sudah beranak banyak menerimaku sebagai ayah bagi anak-anakmu? Sementara mengurus diriku saja, aku tak kuasa?
Apalagi, dari riwayat keluargamu, ada lebih dari satu orang yang nyata melamarmu sebab ingin hidup bersama dengan membiayai kebutuhan anak-anakmu. Dan, mereka itu, amat jauh dari kata mampu jika ukurannya aalah finansial.
Maka terhenyaklah diriku saat kau ucap, “Aku menerima. Karena kutemukan separuh jiwaku ada di dalam dirimu.” Kau bilang, kita cocok. Sevisi, semisi, dan mungkin; senasib. Semoga, inilah jodoh.
Istriku, aku amat sadar. Ini bukanlah keputusan yang biasa; bagiku juga bagimu. Bisa saja, ini amat aneh bagi kita, dilihat dari sisi mana pun; usia, status, kedewasaan, dan seterusnya. Meskipun, sejatinya, semua itu akan selesai dengan satu kalimat; Islam tak melarangnya.
Aku juga hendak sampaikan terimakasih untuk semuanya. Untuk taatmu, persetujuanmu, cintamu, sayangmu, baktimu, perhatianmu, dan semuanya. Sepuluh bulan bersamamu, aku menjadi semakin mengerti, mengapa dulu Rasulullah berkata selepas Khadijah wafat, “Adakah yang lebih baik dari Khadijah?”
Meski kusadar penuh, kita amat sangat jauh dari keduanya. Aku pun berkali-kali menyampaikan, kita bukanlah keduanya. Keduanya adalah kemuliaan, sedang kita penuh dengan dosa dan salah yang harus terus diperbaiki.
Maaf, aku tak mungkin menulis satu persatu jasamu hingga aku harus ucapkan terimakasih. Sebab itu akan amat panjang, dan kukira, tak akan selesai dalam bilangan hari untuk menyusunnya. Terimakasih itu, kusingkat dalam empat kata; aku mencintaimu karena Allah.
Istriku, maafkan aku. Aku mengerti, tak mungkinlah kesempurnaan itu ada dalam diriku. Siapalah aku? Banyak salah, sering lupa, mudah luput dan tak jarang; lalai dalam kebaikan.
Maka, hadirmu adalah anugerah. Aku akan selalu ingat nasihatmu, ketika muadzin sudah menyiarkan panggilan-Nya. Katamu, “Mas, shalat dulu. Kerjanya lanjut nanti saja.”
Maka, hadirmu adalah nikmat. Apalagi, ketika lelahku menjadi, dengan piawai kau datangi diriku, kemudian bertanya lembut, “Mas, mau minum apa?” Kau pun berikan opsi; susu, teh, kopi, air putih hangat. Dan, apa yang kusebut akan terhadir dalam hitungan menit setelah tawaranmu itu. Kemudian berlanjut dengan mendaratnya pijitmu di pundak, kepala, punggung dan anggota badan yang kupinta.
Istriku, saat ini kulihat wajahmu lelap dalam lelah-pejam matamu. Aku melihat ketulusan itu, aku menyaksikan cinta itu, aku seksamai sayang itu. Dan aku, siap menyampaikannya jika kelak ditanya Tuhanku, “Rabbi, aku ridha dengannya.” Moga dengan saksiku, kau akan berhak masuk dan menghuni di dalam surga-Nya.
Istriku, perjuangan kita akan semakin berat. Banyak agenda yang harus kita selesaikan. Maka, semoga Allah menguatkan kita dalam taat kepada-Nya. Moga Dia senantiasa berikan keberkahan dalam biduk rumah tangga yang tengah kita bangun-raksasakan.
Harapku, kau akan diberikan kesehatan fisik, kecerdasan fikir dan kejernihan ruhani. Sehingga bisa melanjutkan hidup dengan penuh stamina prima dalam taat.
Istriku, kusudahi dulu episode sepuluh bulan kebersamaan kita. Barangkali, dan semoga, ini menjadi wakil bagi semua suami yang hendak mengungkapkan apa yang ada dalam hatinya. Berharap, ini menjadi semangat bagi mereka yang ragu, penerang bagi siapa yang bimbang, pengingat bagi diri yang lalai dan pelecut bagi siapa yang loyo.
Sungguh, tak ada maksud lebay dalam tulisan ini. Tak pula bermaksud riya’ atas semua jasamu, istriku. Ini hanyalah salah satu tafsir agar kita saling mengingatkan. Ini adalah makna berbagi dalam kebaikan.
Sebab, jika ini membawa manfaat, kau pula akan teraliri pahalanya. Dan, andai dari tulisan ini timbul keburukan, maka hal itu bukanlah tujuan; semoga Allah Swt mengampuni apa yang luput dan tak terpikirkan oleh kita yang serba terbatas ini.
Istriku, sekarang sudah tanggal 13. Tepat sepuluh bulan kita bersama. Semoga Allah berikan sakinah, mawaddah dan rahmah dalam keluarga kita. Semoga kau semakin disayang Allah, selalu dan selamanya.
“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (Qs. al-Furqan [25]: 74)

Penulis : Pirman
Redaktur Bersamadakwah.com
ADVERTISEMENT
Tags: Agama IslamDakwahIlmuInformasiIslamiMuslimWawasan Pengetahuan
ShareTweetPin
Aopok

Aopok

Related Posts

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya
Religi

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026
Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta
Religi

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi
Religi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan
Religi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

13.01.2026
Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Religi

Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

09.01.2026
Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani
Religi

Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani

15.06.2025
Next Post

BCA KCP Pahlawan Bandung

Syariat Islam, Piagam Jakarta dan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Syariat Islam, Piagam Jakarta dan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Iklan

Recommended Stories

Mengenal Ilmu Takhrij Hadits (3)

26.03.2020

Tempat Wisata Di Bali atau Liburan Terbaik Di Bali

15.03.2016
Peserta Parade Bhinneka Tunggal Ika Kecewa Hanya Dibayar 100 Ribu Rupiah

Pizza Enak TeraPizza Ala Transera Hotel

22.11.2019

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?