Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Religi

Muswaddah Syaikh Daud

Keimanan by Keimanan
20.12.2016
Reading Time: 4 mins read
0
Muswaddah Syaikh Daud
ADVERTISEMENT

Pada entri kali ini, faqir ingin memperkatakan sesuatu mengenai satu risalah karya Mawlana Syaikh Daud bin Abdullah al-Fathani rahimahullah. Sesetengah ilmuwan menamakan risalah ini sebagai ” Muswaddah ” atau “al-Muswaddah” atau “Risalah al-Musawwadah” atau dengan jodol penuhnya “Risalah al-Musawwadah / al-Muswaddah Pada Menyatakan Puji-Pujian Zahir Nabi Muhammad shallaAllahu `alaihi wa sallam.” Menurut pandangan faqir yang singkat ini, kalimah muswaddah atau musawwadah yang disebut oleh Mawlana Syaikh Daud tatkala menulis khitam pada risalah tersebut sebenarnya bukanlah nama bagi risalah itu, tetapi merujuk kepada keadaan risalah tersebut yang sebenarnya masih berbentuk draf atau catatan awal atau nota awal yang memerlukan kepada penyempurnaan akhir. Jadi faqir cenderung untuk berpendapat bahawa apa yang beredar atas nama “Risalah al-Muswaddah” atau “Risalah al-Musawwadah” ini sebenarnya adalah draf bagi risalah kisah maulud Junjungan Nabi shallaAllahu `alaihi wa sallam yang mungkin jodolnya:- “Risalah Pada Menyatakan Puji-Pujian Zahir Nabi Muhammad shallaAllahu `alaihi wa sallam“. Tambahan pula, keterangan daripada Allahyarham Ustaz Wan Muhammad Shaghir menyatakan bahawa kitab atau risalah ini belum pernah dicetak sebelum ini, jadi apa yang beredar sekarang hanyalah berbentuk musawwadah atau draf bagi risalah tersebut. Ini hanya sekadar pandangan singkat faqir dan hanya Allah yang Maha Mengetahui hakikat sebenarnya.

RELATED POSTS

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Berbalik kepada draf risalah yang ditulis pada Bulan Maulud ini, isi kandungannya adalah kisah-kisah yang berhubung kait dengan kelebihan, keagungan dan kelahiran Junjungan Nabi shallaAllahu `alaihi wa sallam dalam Bahasa Melayu yang indah dan diselang-seli dengan syair puji-pujian dan shalawat ke atas Junjungan shallaAllahu `alaihi wa sallam dalam Bahasa Arab. Menurut Allahyarham Ustaz Wan Muhammad Shaghir risalah ini berkemungkinan kitab tentang maulud yang pertama ditulis dalam Bahasa Melayu Klasik yang indah susunan katanya lagi tinggi nilai sasteranya.. Mengenai tarikh permulaan dan penyiapan risalah ini, Mawlana Syaikh Daud menerangkan sebagai berikut:-

” Telah khatamlah daripada menyurat akan musawwadah ini pada hari Rabu, 9 haribulan Maulud, maka ibtida`nya daripada 2 haribulan Maulud daripada hijrah 1234 ‘ala Shahibiha afdhalush shalaati wa azkat taslimi, ala yad afqarul ‘ibaad Daud ibn Abdillah Fathani ‘afaAllahu ‘anhu.”

Walaupun risalah ini masih berbentuk draf, namun tidak ada keraguan bahawa ianya adalah karya asli Mawlana Syaikh Daud al-Fathani. Menurut Allahyarham Ustaz Wan Muhammad Shaghir, risalah ini ditemukan asli tulisan pengarangnya sendiri dan tersimpan di Pusat Islam Malaysia, Kuala Lumpur dengan nombor M.I. 329. Di sini faqir ingin berkongsi pandangan Mawlana Syaikh Daud rahimahullah mengenai adat berdiri ketika sampai kepada kisah kelahiran Junjungan Nabi shallaAllahu `alaihi wa sallam. Pada halaman 71 musawwadah risalah tersebut, Syaikh Daud menyatakan sebagai berikut:-

” Telah berlakulah adat dengan bahawasanya apabila mehalukan oleh wa`idz yakni mengajar dan memberi nasihat dan oleh maddaah membaca maulud akan Nabi shallaAllahu `alaihi wa sallam dan menyebut mereka itu waktu memperanak akan Nabi shallaAllahu `alaihi wa sallam dan adalah berdiri kebanyakan manusia tatkala demikian itu kerana membesarkan baginya shallaAllahu `alaihi wa sallam. Dan adalah berdiri itu bid`ah tiada asal baginya tetapi tiada mengapa dengan dia kerana hendak membesar, tetapi adalah perbuatan yang hasan bagi mereka yang ghalab atasnya kasih akan dia dan membesarkan dia bagi demikian Nabi yang amat mulia ‘alaihi afdhalush shalaati wa asyrafut taslim. “

Oleh itu, walaupun berdiri ketika mahalul qiyam itu dianggap sebagai bid`ah, namun ianya adalah bid`ah yang hasanah kerana tujuan berbuat sedemikian adalah kerana membesarkan Junjungan Nabi shallaAllahu `alaihi wa sallam.

Seperkara lagi yang faqir ingin beri komentar adalah berhubung dengan penggunaan kalimah “maulud” yang digunakan oleh Mawlana Syaikh Daud dalam draf risalah tersebut. Sebenarnya kalimah “maulud” itulah yang lazim digunakan pada zaman orang – orang tua kita ketika merujuk kepada upacara atau sambutan peringatan kelahiran Junjungan Nabi shallaAllahu `alaihi wa sallam. Mereka menggelarnya “Maulud Nabi” atau “Zikir Maulud” atau “Peringatan Maulud Nabi” atau “Bulan Maulud” dan seumpamanya. Dulu kalimah “mawlid” jarang digunakan untuk tujuan tersebut. Hanya semenjak dua menjak ini barulah dimasyhurkan penggunaan kalimah “mawlid” menggantikan kalimah “maulud“. Perlu kita ketahui bahawa kedua-dua kalimah tersebut adalah betul dan boleh digunakan untuk merujuk kepada sambutan atau peringatan yang berhubung kait dengan kelahiran Junjungan Nabi shallaAllahu `alaihi wa sallam.

ADVERTISEMENT

Kalimah “mawlid” merujuk kepada isim/zaraf makan (tempat) atau isim/zaraf zaman (waktu) yang ertinya tempat kelahiran atau waktu kelahiran. Manakala kalimah “maulud” pula adalah isim maf`ul yang merujuk kepada “bayi yang dilahirkan” dan dalam konteks ini yang dimaksudkan adalah Junjungan Nabi shallaAllahu `alaihi wa sallam. Maka jika dikatakan ” Sambutan Mawlid Nabi“, maka maksudnya kita menyambut masa atau hari kelahirannya Junjungan Nabi shallaAllahu `alaihi wa sallam dan jika kita menggunakan “Sambutan Maulud Nabi“, maka ia merujuk kepada menyambut bayi yang dilahirkan yang bernama Nabi Agung Muhammad shallaAllahu `alaihi wa sallam. Oleh itu, tidak menjadi kesalahan kalimah “Maulud” untuk diteruskan penggunaannya, bahkan ada kalanya mungkin penggunaannya adalah lebih tepat, kerana topik sambutan sebenarnya tidaklah terikat kepada tarikh atau hari kelahiran tersebut tetapi lebih tertumpu kepada bayi yang telah dilahirkan sebagai rahmat bagi sekalian alam, Nabi Agung Muhammad shallaAllahu `alaihi wa sallam. Namun hanya Allah yang Maha Mengetahui.

Tags: AgamaAgama IslamDakwahIlmuIslamiMuslimPengetahuanWawasan
ShareTweetPin
Keimanan

Keimanan

Related Posts

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya
Religi

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026
Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta
Religi

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi
Religi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan
Religi

Amalan Menjelang Bulan Syakban: Persiapan Menuju Ramadan

13.01.2026
Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Religi

Puasa Ramadan 2026 — Tanggal & Niat Qadha yang Wajib Diketahui Umat Muslim

09.01.2026
Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani
Religi

Hadiah Pahala – Fatwa al-`Asqalani

15.06.2025
Next Post
Capek-Capek Nangis, Inilah Nasib Tragis Nota Keberatan Ahok

Capek-Capek Nangis, Inilah Nasib Tragis Nota Keberatan Ahok

Pejuang kemerdekaan menggunakan peralatan komunikasi radio, 1948

Wisata Kuliner Khas Balikpapan Yang Paling Enak

Iklan

Recommended Stories

Bakteri PROBIOTIK SALURAN CERNA

07.12.2007
Kehormatan Kota Makkah

Dropship? Perlu dicoba!

25.06.2015

Kriteria Untuk Memilih Dealer Pulsa Anda

22.06.2011

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?