Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Review

Review Trilogy : I – Will – Survive (2021)

Ulasan by Ulasan
27.05.2022
Reading Time: 5 mins read
0
ADVERTISEMENT

Kali ini ada film Indonesia yang berani melawan arus selera film Indonesia yang telah penuh dengan horor-hororan dan drama-dramaan. Dan dia hadir sekaligus 3 film yang di pecah ke dalam trilogy tapi bukan merupakan sekuel-sekualan, melainkan memiliki timeline plot yang hampir serentak. Trilogy ini memiliki judul I – Will Survive (2021). Mengusung genre thriller mystery, mampukah Anggy Umbara memberikan “perlawanan” yang terhadap selera penonton Indonesia?

I

RELATED POSTS

Sinopsis Drama Taiwan Bromance Episode 13 – Part 1

Sinopsis Drama Korea Somebody, Dibintangi Oleh Kim Young Kwang

Sandro Tobing – Dag Dig Dug

Sinopsis :
Menceritakan tentang seorang suami muda, yang mana ia baru aja kehilangan istrinya, yang jadi korban pembunuhan. Tentu ga bisa dibayangkan gimana perasaannya waktu itu. Apakah harus mengikhlaskan kepergian sang istri dan membiarkan polisi melakukan tugasnya sendiri? Atau bertindak sendiri menjadi vigilante yang berambisi untuk membalaskan dendam kepada si pembunuh? Pilihan yang sulit, mengingat dirinya hanyalah mas-mas biasa, bukan seseorang yang memiliki kemampuan dan sumber daya untuk menjadi “Batman”nya Indonesia. Terlebih lagi, dia mempunyai pandangan tegas tentang “membunuh” manusia, dia sangat membenci hal tersebut, sampai-sampai dia rela hubungannya dengan ayahnya ga harmonis, dikarenakan ayahnya adalah seorang tentara yang tentu dalam bertugas harus membunuh orang jika diperintahkan atau terpaksa.
Sebelum sampai pada durasi 60 menit, plotnya masih terasa datar. Tapi setelah itu mulai naik tensinya, dan plot twistnya juga lumayan. Abaikan sedikit tentang unsur teknis seperti sinematografi, penggunaan bahasa dan akting, maka setidaknya film ini dirasakan dapat memberikan alur cerita yang bagus. Entah kenapa film Indonesia banyak yang terpaku pada penggunaan Bahasa Indonesia yang baku, padahal dalam film harusnya mengikuti bahasa sehari-hari. Dialog antar teman yang harusnya santai dengan slang-languange, malah terkesan kaku, ga natural.

Untuk segi teknis, camera movementnya terlalu banyak, overuse, kurang mendukung unsur mystery yang sebaiknya tenang dan stagnan. Kemudian urusan lighting, sepertinya ga berani main gelap, bahkan untuk scene yang krusial pun “salah” banget, contohnya saat dia jadi sniper, masa iya sniper mengambil spot yang terang di bawah cahaya lampu atau di lalu lalang kendaraan. Biasanya kan sniper menggunakan area gelap untuk posisi bersembunyi. Entahlah, atau mungkin memang disengaja seperti itu agar dapat mewakilkan “keamatiran” seorang warga sipil yang sok-sok-an jadi vigilante. Bisa jadi aja seperti itu, karena di adegan-adegan berikutnya si tokoh utama ini memang terlihat sangat polos dan rapuh dalam menjalankan ke-vigilante-annya.

Ya setidaknya film ini memiliki keunggulan di sisi cerita dan ending yang oke lah untuk ukuran standar film Indonesia. Saya suka dan saya support film-film Indonesia yang begini. Semoga aja makin banyak film Indonesia yang berani buat film ginian, yang mengusung genre selain horor dan drama. Film ini dapat temen-temen saksikan di aplikasi KlikFilm. Tolong bantu tonton, agar nambah-nambahin traffic dan revenue untuk film-film Indonesia yang berani bermain di genre selain horor dan drama tadi. Biar nantinya produser kalo liat data film Indonesia yang genre diluar horor dan drama juga ada peminatnya alias laku.
Will
Sinopsis :
Ada sepasang suami istri muda yang lagi ribut dan ga teguran.Bukan karena disebabkan oleh pelakor, melainkan karena baru aja mereka ditimpa musibah, anaknya meninggal. Saat berkabung seperti ini tentu rentan terkena tekanan psikis, sehingga mereka mengalah pada emosi dan saling menyalahkan satu sama lain, Sang suami, melampiaskan amarahnya lewat hobi gowesnya, wah bagus dong, kalo emosi lampiasannya begini menyehatkan. Namun sayang, gowesnya sendirian, di hutan pula, jadi pas sialnya ga fokus, kecelakaan deh. Luka? Pasti, patah mematah tulang lagi ada, ga bisa berdiri. Lantas, gimana nasibnya di hutan? Adakah yang nolong?
 
 
Untuk film yang ini, saya ga terlalu suka, karena lebih dominan unsur drama keluarganya ketimbang upaya survivenya. Ya boleh dibilang sebenernya dari dua film ini sih masing-masing punya unsur drama yang mensuplai demand warga negara berflower, yaitu dengan diselipin asupan-asupan konflik keluarga. Cuma, di film kedua ini rada overdosis aja. Jadi ga berasa film survival. Ada banyak scene atau dialog yang sengaja dipanjang-panjangin, ga penting sebenarnya, bisa aja dipangkas, karena ga mengurangi esensi ceritanya.

Karena ini drama, maka memang kuncinya adalah di akting si suami ini, karena ini seperti solo akting. Untungnya unsur ini dapat dipenuhi dengan baik oleh Morgan Oey. Selama penderitaannya dalam hutan kita juga disajiin pemandangan indah lokasi syuting yang berlokasi di perkebunan.

ADVERTISEMENT

Nah terus kalian bertanya-tanya, ini trilogi nyambungnya dimana? Yang atu thriller, yang atu drama. Nah jawabannya ada di film ketiga berikut ini.
 
Survive
Sinopsis :
Ada seorang pria misterius karena dia pake topeng mulu dalam tiap aksinya. Apa aksinya? Dia menahan dan menginterogasi seorang wanita di sebuah ruang kayak penjara. Apa tujuan dan maksud dari si pria bertopeng ini? Siapa wanita itu? Saya ga bisa membeberkan sinopsis lebih jauh lagi. Yang jelas ini seperti psikopat ala-ala Joker gitu lah. Tanpa tau apa maksud dan tujuan si pria bertopeng ini, kita disuguhi pertunjukan sadis dari pelaku kepada korban. Jika di film kedua kita “dikurung” di dalam hutan, maka di film ini set lokasinya hanya di rumah yang ada ruang kayak penjara tersebut.
 
Film psikopat tipe ini sebenarnya udah terlalu pasaran, yang pake topeng, hobinya ngebacot, ketawa-ketawa ga jelas, tiba-tiba ngomong sok lembut trus tiba-tiba marah-marah dan nyiksa orang. Padahal sebenarnya ada banyak kreasi psikopat yang bisa digunakan, seperti psikopat di film thriller Indonesia lainnya Fiksi dan Modus Anomali. Kalo bukan karena unsur akting yang bagus dari si psikopat maupun si korban, mungkin film ini berasa hambar.

But..dengan menilai ini merupakan langkah berani dalam melawan arus drama percintaan dan hantu-hantuan perfilman Indonesia, ini udah lumayan kok, alur cerita dan backstorynya bagus. Trus juga cara mereka editing dengan meletakkan sequence flashback disela-sela scene terkait, itu cukup baik untuk membentuk fondasi cerita.
Ketiga film ini pada kenyataannya bisa dibilang bukan trilogi yang sambung menyambung gitu, lebih tepatnya ini adalah 3 film berbeda yang berada di satu universe dengan satu benang merah di dalamnya. Kalian ga harus nonton secara berurutan, kalian bisa pilih mau yang mana dulu. Cuma saran saya, jangan nonton before credit title di film kedua. Wah itu harus yang terakhir deh kalo bisa.

Sekian review kali ini. Sampai jumpa di review berikutnya.

Keep calm and watching movies.

Tags: FilmMovieSinopsiSpoilerTraillerUlasanUlasan Film
ShareTweetSendShare
Ulasan

Ulasan

Related Posts

Review

Sinopsis Drama Taiwan Bromance Episode 13 – Part 1

20.10.2022
Review

Sinopsis Drama Korea Somebody, Dibintangi Oleh Kim Young Kwang

20.10.2022
Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank MAYAPADA di Padang
Review

Sandro Tobing – Dag Dig Dug

19.10.2022
Review

Sinopsis Drama China Back For You

19.10.2022
Ikhtishar Ilmu Hadits (1)
Review

Piggy (2022) Sinopsis, Informasi

19.10.2022
Review

Sinopsis Leh Ratree Episode 6 – Part 2

19.10.2022
Next Post

Sejarah Menjadi Indonesia (615): Alam Minangkabau; Raja Alam di Pagaroejoeng hingga Presiden Sarikat Alam Minangkabau

Sejarah Menjadi Indonesia (616): Nama Alam Melayu, Raja Laut; Candi Borobudur, Situs Gunung Padang Bagian Alam Melayu?

Iklan

Recommended Stories

Alamat BCA Kotabumi

Alamat BCA Kotabumi

28.07.2013

RUGI BESAR JIKA BERPUASA TIDUR TERUS

02.06.2018

STAYC – I WANT U BABY

21.02.2022

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Penutupan Warong Nasi Padang Tertua di Singapura: Tanda Krisis Bisnis Kuliner dan Dampaknya pada Ekonomi F&B

Penutupan Warong Nasi Padang Tertua di Singapura: Tanda Krisis Bisnis Kuliner dan Dampaknya pada Ekonomi F&B

24.01.2026
Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

Live Streaming Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026

24.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Chord Lirik
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains
  • Terjemahan Lagu

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?