Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Review

Resensi Novel Selena dan Nebula (Tere Liye)

Ulasan by Ulasan
30.06.2020
Reading Time: 16 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Sinopsis Drama Taiwan Bromance Episode 13 – Part 1

Sinopsis Drama Korea Somebody, Dibintangi Oleh Kim Young Kwang

Sandro Tobing – Dag Dig Dug

ADVERTISEMENT

MENELADANI BERBAGAI NILAI POSITIF KARAKTER
SELENA (RESENSI NOVEL SELENA KARYA TERE LIYE, BUKU KE-8 SERIAL PETUALANGAN
DUNIA PARALEL)

 

Judul:
Selena

Penulis:
Tere Liye

Co-author:
Diena Yashinta

Penerbit:
Gramedia Pustaka Utama

Tebal:
368 Halaman

Terbit:
Cetakan Kedua, April 2020

Harga:
Rp90.000,00

Sampul:
Orkha Creative

 

Saya
kali pertama membaca novel-novel karangan Tere Liye dimulai sejak beberapa
tahun silam. Saat itu Tere Liye banyak menerbitkan novel-novel bermuatan kisah-kisah
yang menginspirasi. Alangkah terkejutnya saya ketika saya tahu Tere Liye juga
menerbitkan sebuah novel fantasi dengan tokoh remaja berjudul Bumi. Setelahnya,
ia menerbitkan beruntun karya-karya dalam serial petualangan dunia paralel. Saya
lalu membaca Bumi, Bulan, dan Matahari. Saya keranjingan untuk membaca
novel-novel itu karena plot cerita novel-novel tersebut sungguh menggugah saya.
Saya merasa setiap halamannya terasa page-turning
karena petualangan yang tokoh-tokohnya alami sungguh mendebarkan.

Sayangnya,
karena kesibukan kerja saya belum sempat melanjutkan membaca novel-novel dalam
seri ini lagi. Beberapa tahun kemudian kabar gembira datang yaitu terbitnya
buku kedelapan dan kesembilan yang ceritanya sedikit banyak menurut banyak
resensi masih bisa dinikmati walaupun saya menjeda membaca novel-novel
sebelumnya dalam seri tersebut. Saya berkesampatan membaca Selena terlebih
dahulu. Saya mengikuti anjuran
blurb buku
ini yang tertulis
  novel Selena dan
Nebula harus dibaca secara berurutan.

Selena
sendiri menceritakan seorang gadis berusia 15 tahun yang tinggal di Distrik
Sabit Enam, sekitar 200 kilometer dari Kota Tishri yang merupakan ibu kota Klan
Bulan. Distrik tersebut terbilang distrik yang terbelakangan. Begitupun Selena
dan orangtuanya yang tinggal di sana bisa dikatakan sebagai penduduk yang kehidupannya memprihatinkan. Selena yang malang ditinggal ibunya yang wafat karena
penyakit yang menggerogotinya. Menyedihkan sekali karena Selena sebelumnya
telah ditinggal pergi ayahnya yang bernasib serupa dengan ibunya.

Untungnya,
sebelum ibunya meninggal, Jem alias ibu Selena meninggalkan sebuah wasiat. Jem
menitipkan Selena kepada adiknya. Raf sebagai paman Selena memboyong Selena ke
kediamannya di Distrik Tsar Kota Tishri. Hidup Selena bisa dibilang mendapat
kejutan yang tidak membuatnya terkaget-kaget karena di sana dia harus bekerja
pada pamannya. Selena sudah terbiasa bekerja sehingga ia terima-terima saja
meskipun Leh alias istri Raf selalu memberikan peringatan kepada Raf agar tidak
terlalu bersikap keras kepada Selena.

Tiga
tahun berselang setelah Selena bekerja kepada Raf, Selena berusaha mengubah
nasibnya dengan mengikuti berbagai tes untuk masuk Akademi Bayangan Tingkat
Tinggi (ABTT) Klan Bulan. Selama ini Selena telah berlatih tes tulis, fisik, dan uji
kemampuan. Ditunjang dengan bakat memori fotografi dan otaknya yang lumayan
encer, Selena percaya diri ia akan lolos ABTT meskipun selama ini ia tidak
pernah mengeyam pendidikan formal. Bagaimanakah nasib Selena selanjutnya?
Apakah ia akan diterima dengan mudah di ABTT? Petualangan macam apa yang akan
menantinya di masa depan terutama saat dia menuntut ilmu di ABTT? Hidup Selena
tidak akan sama lagi.

Menurut
saya, meskipun di blurb sampul buku
ini ditulis tokoh-tokohnya akan mengalami petualangan menakjubkan di salah satu
bagian dunia paralel, dalam novel ini keseluruhan cerita berpusat di ABTT
terutama pengembangan karakter Selena. Secara keseluruhan, novel ini sangat
seru untuk dinikmati terutama oleh penggemar cerita fantasi karena banyak
adegan-adegan menarik yang disampaikan lewat sudut pandang Selena dan tentu
saja dari novel ini pembaca akan mendapatkan banyak nilai-nilai positif pula
yang bisa ditiru dari karakter utamanya yaitu Selena. Beberapa nilai-nilai
positif itu adalah sebagai berikut.

Pertama
adalah nilai keberanian yang coba disampaikan karakter Selena. Selena memang
pada awalnya ditampilkan sebagai gadis kurus dengan rambut keriting dengan
hidup yang tidak layak. Setelah tiga tahun bekerja pada Raf, ia mencoba
mengubah garis hidupnya. Saya yakin pembaca akan tercengang dengan salah satu
adegan di novel ini yang berkaitan dengan keberanian Selena itu. Kejadian itu
berlatar di aula kampus ABTT saat diselenggarakannya upacara penerimaan
mahasiswa baru ABTT.

Saat
itu Selena melakukan aksi heroik yang terbilang sungguh sangat berani. Memang
itu tergolong nekat karena sebenarnya ada sebuah hal menghambat Selena masuk ke
ABTT. Saya yang membaca adegan itu mendapatkan kesan bahwa hal itu memang bisa
diteladani. Mengambil risiko. Benar, Selena melakukan hal tersebut. Hal di luar
kendali pun terjadi pada adegan itu, hal yang membuat saya semakin bertepuk
tangan pada Selena karena menurut saya hal tersebut adalah aksi heroik karena
merupakan pembelaan diri, bagian tersebut semakin memantapkan nilai keberanian
Selena yang bisa dibilang masuk kategori A. Belum hal-hal besar lain yang
menunggu di halaman-halaman selanjutnya setelah cerita tersebut. Selena patut
mendapatkan cap sebagai si pemberani sekali.

Hal
ini bisa dijadikan teladan oleh pembaca terutama pembaca muda. Ada kalanya kita
sering mengkhawatirkan hal yang belum tentu terjadi dan enggan mengambil
risiko. Padahal, saat kita berhasil melakukan hal yang kita takutkan, rasanya
akan sangat memuaskan. Seperti Selena, ia berhasil menaklukkan salah satu rintangan
yang menutupi jalan terang menuju ke kehidupannya yang lebih baik di masa
depan.

Hal
positif kedua yang bisa diteladani dari karakter Selena adalah bagaimana
kegigihannya dalam menghadapi banyak hal sulit sungguh sangat getol sehingga ia pun fokus
memperjuangkan kehidupannya. Selena bisa saya bilang tidak banyak drama.
Karakter ini sungguh persisten dan tahu apa yang dia lakukan sehingga berusaha
tetap bersikeras meniti lintasan alur takdirnya segetir apa pun itu. Selena pada
awalnya tidak memiliki kemampuan yang cukup mumpuni untuk masuk ABTT dalam hal
kemampuan.

Teknik-teknik
bertarung yang Selena miliki tidak sempurna seperti pukulan berdentumnya hanya
serupa kentut gajah, teknik menghilangnya hanya mampu menghilangkan separuh
bagian tubuhnya, dan tameng transparannya belum terlalu kuat untuk menahan
beban yang keras dan berat. Meskipun begitu Selena tetap konsisten melatih itu
semua setiap hari demi keinginan yang ia miliki tercapai yaitu masuk ABTT. Jika
ia tidak terus menerus melakukan hal itu, saya yakin Selena bahkan tidak ikut
mendaftarkan diri. Hanya saja dia pantang menyerah hingga akhirnya mendapatkan
kesempatan yang tidak terduga.

Dari
pesan tersebut pembaca bisa meniru bahwa tetap giat melakukan berbagai hal demi
mencapai impian adalah hal yang wajib dilakukan. Kegigihan mempengaruhi hasil
dari sebuah usaha. Jika terus dilakukan tanpa henti tanpa lupa mengevaluasi,
pasti hal tersebut akan membuahkan hasil. Seperti apa yang dilakukan Selena
dalam novel ini beserta hasil usaha yang ia dapat. Dan pada novel ini kegigihan
Selena tidak hanya terlihat dari hal itu, ada adegan saat Selena gigih untuk
mencari lokasi kelas Malam dan Misterinya yang sangat susah, bagaimana dia
berusaha menemukan hal penting di perpustakaan sentral Kota Tishri, juga
bagaimana dia terus berusaha mendapatkan petunjuk keberadaan portal menuju Klan
Nebula, dan banyak lagi. Selena segigih itu, dan saya yakin pembaca akan merasa
takjub.

Kedua
nilai positif itu yang menurut saya terasa sekali paling signifikan dari
karakterisasi Selena. Ada hal-hal lain lagi yang bisa diambil dari Selena namun
menurut saya minor. Seperti contohnya Selena ini digambarkan mudah bergaul,
setia kawan, dan cerdas. Meskipun begitu Tere Liye tidak gagal menggambarkan
karakter Selena yang manusiawi karena ia juga memiliki kelemahan karena ia juga
bisa terpedaya oleh salah satu karakter antagonis di novel ini, juga ia pun
terkesan terlalu naif saat mengalami perasaan jatuh cinta pada seseorang, itu
saja menurut saya.

Selain
itu novel ini juga tampil dengan unsur intrinsik yang solid dari berbagai
aspek. Membuatnya semakin berkualitas meskipun tampil sebagai salah satu novel
yang merupakan bagian dari sebuah seri.

Dari
segi latar tempat, Tere Liye berhasil menggambarkan ABTT dengan sangat
gamblang. ABTT mengingatkan saya pada Hogwarts yang sempurna dan
membuat terpana karena kental dengan unsur sihirnya. Bedanya ABTT tampak
kontras karena selain kecanggihan teknologi, kampus ini juga tampil dengan
kemegahan hal-hal futuristik di masa depan yang jelas dideskripsikan Tere Liye.
Kehadiran dosen-dosen dan pemimpinnya yang berkarakter semakin membuatnya
tampak menarik karena memengaruhi juga unsur karakteriasi di novel ini.
Bagaimana tidak, dosen-dosen itu sungguh superunik dengan keberagaman karakter
yang majemuk. Sebut saja Master Ox sang pemimpin ABTT berkemampuan tinggi yang berwatak
sarkastik, Bibi Gill sang dosen Malam dan Misterinya yang lihai dan cerdik namun misterius, Chem sang dosen Kimia yang cerewet, dan sebagainya.

Ditambah
dengan peran pendukung utama yang menginspirasi namun tetap tak menenggelamkan
karakter Selena. Tazk adalah mahasiswa cerdas yang selalu bersama Selena.
Fisiknya yang rupawan sungguh selaras dengan kecerdasan otaknya yang berada di
level lebih atas sedikit dibanding Selena. Keramahan dan sikap hangatnya
membuatnya tampak sebagai karakter
too
good to be true,
namun tetap tampak manusiawi karena kekurangannya adalah
ia selalu merasa tidak cepat puas. Ya, hal itu terlihat jelas saat ia terus
menerus meminta kuliah pengganti karena ia selalu mendapatkan nilai lebih
rendah dari Selena di kelas Kimia dan Keindahan di Dalamnya. Padahal nilainya masih tergolong tinggi.

L

alu, ada Mata yang berasal dari Distrik Sungai-Sungai Jauh. Sungguh Mata ini
karakter yang sangat berpotensi diidolakan selain Selena sebagai karakter
utama. Mata sebagai keturunan murni memiliki banyak kemampuan yang tak terduga.
Kerendahan hatinya semakin membuatnya tampil sebagai karakter yang sulit
ditemukan kekurangannya. Saya sungguh sangat terkejut saat dia melakukan
teknik-teknik bertarung yang di luar dugaan. Saat Mata, Selena, dan Tazk bertarung dengan
robot-robot dalam sesi latihan di kotak hitam, Mata mampu memindahkan robot raksasa dengan satu
kedipan mata alias teknik menghilangkan. Saat ia dan teman-temannya dipelonco
mahasiswa Orde 75, ia juga mampu mengeluarkan teknik membekukan sebagai aksi
perlawanan. Sungguh mencengangkan.

Karakter-karakter
minor pun tak luput dari perhatian seperti Paman Raf yang pelit, Bibi Leh yang
sangat perhatian dan peduli, Boh teman kampus yang selalu canggung, dan lain
sebagainya. Intinya karakter-karakter di novel ini tidak ada yang sia-sia.

Setelah
saya bicara segala kelebihan di novel ini, saatnya saya bahas kekurangannya.
Beberapa kekurangan tidak terasa signifikan alias terasa kecil saja dampaknya
bahkan mungkin tak terasa dan tak memengaruhi keseluruhan isi novel secara berarti.

Yang
pertama adalah alasan yang menyebabkan keluarga Selena di masa lalu memilih
tinggal di Distrik Sabit Enam yang miskin tak dijelaskan. Juga bagaimana
keluarga Selena putus hubungan dengan keluarga pamannya pun tidak diceritakan,
padahal setelah Ibu Selena/Jem meninggal, keluarga Paman Raf harus menggantikan
peran penting untuk membesarkan Selena. Itu saja sih kekurangan dari segi
komponen cerita.

Yang
kedua dari segi teknis saja yaitu adanya saltik di dua halaman. Yang pertama di
halaman 65 tertulis ‘entah bagi pemilik keturunan murni atau
yng hanya menguasai satu teknik saja’
seharusnya ‘entah bagi pemilik keturunan murni atau
yang hanya menguasai satu teknik saja’. Yang kedua ada di halaman
316 tertulis ‘Atau
maksdumu yang
ini?’, seharusnya ‘Atau
maksudmu
yang ini?’. Sayang sekali masih ditemukan kedua saltik tersebut mengingat novel
yang saya miliki merupakan cetakan kedua. Namun, seperti apa yang
saya katakan sebelumnya, kesalahan-kesalahan itu rasanya tidak terlalu berarti
karena kelebihan-kelebihan di novel ini terasa hampir mendekati sempurna dan terasa sungguh memuaskan.

Kesimpulannya,
novel Selena ini sangat direkomendasikan sekali untuk dibaca. Bukan hanya bagi
pembaca yang mengikuti serial petualangan dunia paralel, namun menurut saya
bagi pembaca yang baru ingin mengikuti serial ini pun bisa sekali untuk memulai
membacanya asalkan membacanya secara berurutan yaitu Selena lalu Nebula.

Novel
ini bisa saya katakan tampil sebagai salah satu novel yang patut dibaca karena
karakterisasi Selena di dalamnya akan membuat pembaca tidak akan melepaskan
novel ini hingga halaman akhir karena Selena akan memberikan nilai-nilai
positif kepada pembaca secara tidak langsung. Selena bisa saya katakan adalah karakter yang loveable
namun tetap sisi manusiawinya tidak luntur karena digambarkan oleh penulisnya
dengan sangat apik. Jika saat ini novel ini ada di genggaman Anda, selamat menikmati
petualangan Selena yang menempuh pendidikan di ABTT yang penuh dengan hal-hal
spektakuler![]

 

PESAN-PESAN KEHIDUPAN YANG KLASIK (RESENSI
NOVEL NEBULA KARYA TERE LIYE, BUKU KE-9 SERIAL PETUALANGAN DUNIA PARALEL)

 

Judul:
Nebula

Penulis:
Tere Liye

Co-author:
Diena Yashinta

Penerbit:
Gramedia Pustaka Utama

Tebal:
376 Halaman

Terbit:
Cetakan Kedua, April 2020

Harga:
Rp85.000,00

Sampul:
Orkha Creative

 

Jika
saya diberikan kesempatan untuk memilih satu saja serial novel yang harus saya
baca dalam kurun waktu satu tahun, saya akan memilih serial petualangan dunia
paralel karya Tere Liye. Kenapa? Karena ceritanya sangat seru, sangat-sangat s-e-r-u
sampai saya ingin meninggal (upsss, kok malah jadi seperti komentar-komentar
selebgram ketika memberikan endorsement makanan? Hehehe). Ceritanya memang berkesan, terlebih secara fakta sepertinya
seri ini adalah seri cerita fantasi terpanjang karya penulis Indonesia. Coba,
apa Anda bisa menyebut siapa penulis Indonesia yang konsisten menulis di genre
ini? Dengan kuantitas dan kualitas yang berimbang, Tere Liye memantapkan diri
berada di genre ini, sebuah genre yang dari dulu telah menarik perhatian saya.

Maka,
saat novel Selena dan Nebula terbit, keragu-raguan dalam diri saya sirna. Saya
langsung sikat tuh dua novel dengan membelinya di toko buku daring saat masa preorder. Ada kejadian menyebalkan sih,
saat itu bahkan saya sampai menunggu satu minggu tetapi novel-novel pesanan
saya itu tidak hadir-hadir padahal saya sudah memilih opsi pengiriman express. Benar, saya sangat tidak
sabaran sampai akhirnya saya batalkan dan pesan langsung saja di toko buku di
kota saya. Saya memang sekejam dan segila itu kalau menyangkut buku. Abaikan
curhatan saya.

Kembali
ke novel Selena dan Nebula. Setelah sebelumnya saya meresensi novel Selena yang
resensinya bisa dibaca di atas, saya akan memberikan pendapat saya tentang
novel Nebula. Novel ini masih mengisahkan Selena yang berjuang menuntut ilmu
di ABTT. Sepanjang masa kuliahnya, Selena memiliki misi terselubung untuk
menemukan cara menuju dan membuka portal menuju Klan Nebula. Karena disinyalir
di sana terdapat benda yang akan membangkitkan sosok penguasa dunia paralel.
Tentu Selena melakukan ini bukan tanpa sebab. Seseorang di balik misi ini
sungguh kejam dan mengancam nyawa Selena. Maka, sosok Selena pun mendapatkan
bantuan dari kedua sahabat dekatnya Tazk dan Mata. Apakah mereka akan berhasil
menjalankan misi yang diam-diam tak diceritakan Selena? Bagaimana nasib mereka
saat mereka berhasil menuju Klan Nebula? Apakah di masa depan dunia paralel
akan baik-baik saja?

Jujur,
novel ini lebih seru dibanding novel Selena karena di novel inilah konflik dan
klimaks kisah yang diceritakan Miss Selena mencapai tahap level mengobrak-abrik
emosi pembaca. Meskipun begitu, novel ini mengandung pesan-pesan kehidupan yang
bisa dikatakan klasik kalau menurut saya. Di antaranya sebagai berikut.

Pertama
adalah tentang kebaikan yang akan selalu menang melawan kejahatan. Memang hal itu umum
diceritakan di novel-novel lain. Di novel ini pun demikian diceritakan mengenai
pesan itu. Eits, tapi saya enggak bisa memberikan bocoran ya. Pokoknya pesan
itu disampaikan di plot cerita novel ini. Namun seperti apa detailnya? Silakan baca
dan selamat penasaran.

Kebaikan
memang akan selalu menang melawan kejahatan, tetapi bagaimana sudut pandang
kemenangan itu dilihat tak selamanya sama di banyak benak orang-orang. Seperti halnya
di novel ini, Tere Liye menurut saya sukses menyajikan pesan superklasik itu
dengan memaparkannya tidak hitam putih, menurut saya lebih ke efek sebab-akibat.
 Karena seseorang melakukan tindakan x, maka
seseorang itu mendapatkan ganjaran berupa kejadian y. Seperti dalam kehidupan
nyata yang jelas abu-abu, tetapi pada akhirnya kebaikan akan selalu berada di
atas, memang tidak selalu terjadi pada waktu yang tepat, tetapi saya selalu yakin
kebaikan memang akan selalu mengalahkan kejahatan dengan telak.

Yang
kedua adalah pesan tentang perjuangan. Ini bukan sekadar perjuangan meraih
sesuatu yang kita inginkan seperti halnya yang dilakukan oleh Selena saat
mengejar mimpinya masuk ABTT. Ini lebih dari itu. Di novel ini, pembaca akan
meniti sejarah sebuah klan bernama Klan Nebula dengan sejarah panjang yang
pahit, penuh kegetiran, dan berlumur nestapa. Klan Nebula datang, menjelajah,
dan bertahan demi sebuah komunitas besar yang sebenarnya kuat. Waktu akhirnya
menjawab bahwa pada momen yang tepat, mereka bisa meraih apa yang mereka
inginkan setelah berjuang mati-matian membela hak kehidupan mereka yang
dirampas oleh hal-hal yang mengancam peradaban kaum mereka. Pesan yang sungguh
sangat mumpuni dan baru dalam kisah petulangan dunia paralel, saya harap
pembaca bisa meneladani kisah epik orang-orang Klan Nebula. Bahwa kehidupan yang
damai memang diraih bukan dengan ketenangan, tetapi lebih kepada menghadapi
aral melintang kehidupan yang penuh duka dan terasa pedih. Kunci meraih
kemenangan itu tentu dengan berjuang sampai titik darah penghabisan. Sungguh heroik.

Pesan
ketiga adalah tentang perasaan dan pikiran yang dibutakan oleh cinta. Sebuah pesan yang
mungkin umum ditemukan di novel-novel lainnya juga. Namun, di sini Tere Liye
tetap menyampaikannya dengan bijak alih-alih menggurui. Tere Liye kembali
menyampaikannya lagi-lagi lewat efek sebab-akibat yang
suprisingly berhasil menurut saya. Salah satu tokoh merasa bahwa
saat ada orang yang konsisten memberikan perhatian kepadanya, berarti orang
tersebut jatuh hati padanya.
  Jebakan
perasaan. Ya begitulah, ada kalanya kita juga berada di posisi sulit seperti itu. Saat kita sulit menentukan
satu hal sebab cinta membutakan hati dan pikiran. Maka, kita seharusnya lebih
berhati-hati dalam menerjemahkan perilaku orang lain, karena bisa jadi kita
malah akan sembrono dan pada akhirnya merugikan banyak pihak termasuk diri kita
sendiri yang lebih sering terkena dampak paling besar. Sungguh celaka. Maka,
disarankan tidak bertindak seperti salah satu tokoh di novel ini yang salah
langkah menginterpretasi tindak tanduk orang lain terhadap dirinya.

Pesan
keempat adalah tentang pengorbanan. Hal ini sungguh hampir membuat saya
meneteskan air mata ketika menukil pesan ini dari plot cerita yang hampir
berada di akhir kisah novel Nebula. Saya yakin saat seseorang berkorban, i
a menyerahkan seluruh hidupnya demi orang
lain. Demikian pun apa yang dilakukan salah satu atau dua karakter di novel
ini. Mereka tak memikirkan bagaimana kehidupannya kelak alias memprioritaskan
kehidupan orang atau sesuatu yang lain. Mereka adalah jiwa-jiwa paling
tulus yang diciptakan Tuhan. 

Sungguh itu adalah hal yang seharusnya patut
dilakukan oleh semua orang terutama dan tentu saja dalam hal kebaikan dan kebajikan. Sebuah cerita dalam novel ini berkisah tentang pengorbanan dan itu
bukanlah pengorbanan hal kecil karena apa yang orang-orang itu korbankan adalah hal besar
dan demi hal masif
berupa kepentingan
banyak orang. Menurut saya alangkah kerennya Tere Liye saat menyajikan plot
cerita tentang pengorbanan ini. Kehadirannya seperti potongan
puzzle terakhir yang melengkapi keseluruhan
sebuah susunan
puzzle. Penyempurna
yang membuat sebuah karya semakin purna dan layak untuk diperbincangkan. Pokoknya
saya memberikan
applause untuk hal
ini.

Di
luar itu semua, segala unsur instrinsik dalam novel ini juga terasa padu.
Karakterisasi semakin menguat terutama tokoh Selena sebagai tokoh utama, juga
Tazk dan Mata sebagai sahabat dan juga teman bertualangan Selena saat mencari,
membuka, dan menjelajah Klan Nebula. Mereka terasa semakin solid sebagai sahabat
sehidup semati. Tindak-tanduk mereka bertiga masing-masing makin meruncingkan
karakter mereka yang semakin terlihat kontras satu sama lain. Saya sangat suka
bagaimana Tere Liye mengolah pengembangan karakter mereka masing-masing lewat
banyak kejadian-kejadian tak terduga di novel ini.

Untuk penggambaran
setting dan pengolahan plot, saya
harus memberikan penilaian bintang penuh juga kepada Tere Liye. Untuk setting, Tere
Liye menambahkan
setting Klan Nebula
yang terasa jelas penggambarannya seperti halnya penggambaran ABTT di Klan Bulan yang
sangat gamblang di novel Selena. Sedangkan, untuk pengolahan plot di novel
Nebula, Tere Liye manghadirkan plot yang lebih ganas dan menohok benak dan
perasaan pembaca. Awalnya cerita di novel Nebula ini akan terasa tenang, namun
menuju ke akhir akan terasa semakin kuat menerjang. Seperti membaca sebuah epos.
Di bagian akhirnya akan terjadi perang pertumpahan darah yang menegangkan, di
novel ini pembaca akan dibawa ke pengalaman seperti itu. Sungguh sangat
mengesankan menurut saya.

Setelah
membahas kelebihan, saya akan paparkan kekurangan yang terdapat di novel ini.
Untuk kekurangan di segi unsur intrinsik saya sulit menemukannya. Maka, saya
tarik kesimpulan bahwa memang tidak ada kekurangan karena semua komponen
pembangun ceritanya mendekati sempurna. Hanya ada saltik yang merupakan kekurangan
segi teknis. Di halaman 30 contohnya, tedapat saltik berupa penulisan ‘Akademi
Bayangna’ yang seharusnya ditulis ‘Akademi Bayangan’. Lalu, di halaman 167 pada
akhir kalimat di paragraf kedua, terdapat kekurangan penulisan yaitu ketiadaan tanda petik kurung (“),
seharusnya dibubuhkan di sana mengingat kalimat tersebut masih berada dalam
percakapan pembicaraan salah satu tokoh.

Kesimpulannya,
dengan berbagai pesan-pesan kehidupan klasik, novel ini menjadi pelengkap novel
prequel-nya yang sangat-sangat harus
dibaca karena cerita di dalamnya sangat seru. Pembaca akan menikmati cerita
yang harus saya katakan sangat menghibur dengan taburan pesan-pesan yang berpotensi menginspirasi pembaca karena tidak tanggung-tanggung pesan itu
sungguh sangat terasa karena diceritakan dengan sangat
smooth namun mampu menonjok jiwa pembaca alih-alih menggurui dan terasa
membosankan. Akhir kata, selamat membaca Nebula dan jangan lupa untuk terus
mengikuti kisah di novel-novel selanjutnya di serial ini. Salam dari Klan
Nebula yang legendaris namun terlupakan![]

Tags: KomikMangaResensiSinopsiSpoilerTulisanUlasan
ShareTweetSendShare
Ulasan

Ulasan

Related Posts

Review

Sinopsis Drama Taiwan Bromance Episode 13 – Part 1

20.10.2022
Review

Sinopsis Drama Korea Somebody, Dibintangi Oleh Kim Young Kwang

20.10.2022
Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank MAYAPADA di Padang
Review

Sandro Tobing – Dag Dig Dug

19.10.2022
Review

Sinopsis Drama China Back For You

19.10.2022
Ikhtishar Ilmu Hadits (1)
Review

Piggy (2022) Sinopsis, Informasi

19.10.2022
Review

Sinopsis Leh Ratree Episode 6 – Part 2

19.10.2022
Next Post

Day 18; Mengurus Surat Kehilangan di KBRI Thailand

Marketing Product Strategy Management | Manajemen Strategi Pemasaran Produk

Iklan

Recommended Stories

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank Sinarmas di Jawa Tengah

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank Sinarmas di Jawa Tengah

20.11.2020

Kuliner Bandung – Bubur Ayam Pak H. Amid

27.03.2016

BANYAK KEBAIKAN BAGI YANG SELALU BERISTIGHFAR

26.02.2018

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Keanu Angelo Tulis Pesan Menyentuh untuk Lula Lahfah: Kita Sudah Beli Tiket Liburan

Keanu Angelo Tulis Pesan Menyentuh untuk Lula Lahfah: Kita Sudah Beli Tiket Liburan

25.01.2026
Seminggu Sebelum Wafat, Lula Lahfah Ajak Keluarga Makan Bersama

Seminggu Sebelum Wafat, Lula Lahfah Ajak Keluarga Makan Bersama

25.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Chord Lirik
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains
  • Terjemahan Lagu

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?