Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Review

Review Novel Pantomime (Sayyidatul Imamah)

Ulasan by Ulasan
09.06.2020
Reading Time: 3 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Sinopsis Drama Taiwan Bromance Episode 13 – Part 1

Sinopsis Drama Korea Somebody, Dibintangi Oleh Kim Young Kwang

Sandro Tobing – Dag Dig Dug

ADVERTISEMENT

Judul: Pantomime

Kategori: Novel

Ditulis oleh: Sayyidatul Imamah

Penerbit: Bhuana Sastra

Tahun Terbit: 2019

Tebal: 265 Halaman

Harga: Rp68.000


Sinopsis

Menurut Atlanta, hari yang dia punya tinggal 18 hari lagi.

Menurut Asteria, tidak ada hari untuknya.

Dan, menurut mereka berdua, hidup mereka seperti Pantomimer. Bersembunyi dalam topeng, dan tidak akan pernah ada yang bisa mendengar kata-kata mereka. Kata-kata yang ingin mereka teriakkan sejak lama.

Saat mereka bertemu. Atlanta menyadari kehadiran Asteria, tapi Asteria menunggu kehadiran Atlanta. Pertemuan itu layaknya pertemuan antara embun dan daun.

Pantomime bercerita tentang dua orang remaja. Mereka bernama Atlanta dan Asteria. Keduanya memiliki pandangan yang berbeda mengenai hidup. Di usianya yang ke-17, Atlanta terus berpikir untuk mengakhiri hidupnya.

Ia selalu mempertanyakan tentang arti hidup, yang baginya tidak ada harapan. Lantaran Atlanta merasa dirinya aneh, orang lain tidak menginginkannya, dan dirinya hancur.

Atlanta hanya punya waktu dalama 18 hari sebelum tiba pada hari kematiannya. Menjelang 18 hari itu, Atlanta kerap menuliskan catatan dan pesan untuk ibunya sebelum ia pergi, sampai suatu hari ia bertemu dengan gadis bernama Asteria.

Berbeda dengan Atlanta, Asteria adalah gadis yang kuat atau lebih tepatnya keras kepala. Asteria tidak punya tempat untuk pulang. Ia harus berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain setiap harinya, hanya untuk mempertahankan hidupnya, sampai suatu hari ia bertemu dengan Atlanta dan kehidupannya pun berubah.

Apakah Atlanta akan mengakhiri hidupnya? Dan, mampukan Asteria mempertahankan kehidupannya?

Review

Ini adalah novel pertama Dayuk yang aku baca. Dayuk adalah nama sapaan akrab bagi penulis. Novel ini menceritakan seorang remaja bernama Atlanta dan Asteria. Keduanya dipertemukan oleh takdir yang pahit. Novel ini secara garis besar menceritakan bagaimana masing-masing dari mereka bertahan hidup. Ya, bertahan hidup dalam arti sebenarnya maupun bertahan hidup dari berbagai macam tekanan.

Menurutku pesan novel ini bagus yaitu hendak menyampaikan bahwa bunuh diri tentu bukan jalan keluar terbaik menyelesaikan masalah. Juga tentang bagaimana bertahan hidup dengan cara yang positif. Sepanjang cerita, Dayuk sebagai penulis mampu memaparkannya dengan baik. Runut dan tetap santun.

Namun, beberapa kekurangan di buku ini membuatku merasa terganggu. Mungkin ini subjektif saja sih. Jadi, bisa jadi bagi pembaca lain mungkin tidak masalah. Ini bisa jadi juga hanya sekadar masalah selera. Hehehe… 

Yang pertama adalah gaya bahasanya yang menurutku tanggung. Dayuk kurang konsisten menerapkan gaya bahasa ala terjemahan karena masih ditemukan kata lo atau gue. Latar tempat yang fiktif semakin membuat kekurangannya semakin jelas terlihat. Karena jika memang fiktif, harusnya total gaya bahasa terjemahan seperti contohnya gaya bahasa terjemahan dalam novel A Untuk Amanda karya Annisa Ihsani, itu bagus dengan latar kota fiktif suburban yang unik. Jika di novel ini, latar tempat seakan-akan di area Jabodetabek, tapi malah tokoh utama menggunakan aku kamu yang mana berakibat janggal.

Yang kedua, di novel ini menyampaikan banyak hal. Sangat gloomy. Tidak apa-apa sih, namun akhirnya berakhir kurang fokus. Alangkah baiknya jika tak terlalu banyak. Itu lebih baik. Toh, kesannya menyedihkan sekali dan sepertinya tidak ada happy happy-nya bahkan secuil pun. Iya, tokoh Atlanta dan Asteria ini punya back story yang kelam banget. Bahkan, Asteria seperti ditampar takdir menyakitkan berkali-kali tiada habisnya.

Yang ketiga adalah bayak plot hole yang kutemukan. Salah satunya reaksi orang-orang dari masa lalu Atlanta yang saat bertemu dengannya biasa saja. Kok aneh ya, padahal mereka punya andil membuat kisruh hidup Atlanta. Juga tentang hubungan sebab akibat yang pada plot beberapa tokoh kurang jelas. Salah satunya yang terjadi pada keluarga Asteria. Entah kenapa menurutku itu kurang clear aja sih alasan kenapa misalnya si Bibi atau Paman Asteri begini atau begitu. Atau pada identitas orangtua Robin yang seharusnya Asteria bisa tahu lebih dahulu bukan saat ketika di bagian akhir yang menyebabkan resolusi masalahnya menemukan jalan keluar.

Yang terakhir adalah banyaknya adegan yang meniru novel-novel mental illness lain. Sayang banget Dayuk sebagai penulis kurang mengolahnya dengan baik sehingga ya jadinya kayak mirip banget, kesannya kurang kreatif aja sih. Coba kalian baca All the Bright Places, 13 Reasons Why, plus Looking for Alaska, dijamin bakal ada beberapa kesamaan yang raw.

Sekian review ini, semoga Dayuk sebagai penulis bisa membuat karya yang lebih bagus lagi selanjutnya.[]

Tags: KomikMangaResensiSinopsiSpoilerTulisanUlasan
ShareTweetSendShare
Ulasan

Ulasan

Related Posts

Review

Sinopsis Drama Taiwan Bromance Episode 13 – Part 1

20.10.2022
Review

Sinopsis Drama Korea Somebody, Dibintangi Oleh Kim Young Kwang

20.10.2022
Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank MAYAPADA di Padang
Review

Sandro Tobing – Dag Dig Dug

19.10.2022
Review

Sinopsis Drama China Back For You

19.10.2022
Ikhtishar Ilmu Hadits (1)
Review

Piggy (2022) Sinopsis, Informasi

19.10.2022
Review

Sinopsis Leh Ratree Episode 6 – Part 2

19.10.2022
Next Post

16 Tips Keren Seputar Dunia Perdapuran: Sudah Teruji

Beberapa wajah budaya Tionghoa di akhir abad 19, awal abad 20 (3)

Iklan

Recommended Stories

#JalanJalan : Pantai Watulawang, Gunung Kidul

29.03.2015

Menjahit laba dari pesanan kebaya

07.05.2012

Sejarah Menjadi Indonesia (457): Pahlawan Indonesia dan Perjuangan Kemerdekaan Hindia; Orang Indo Ingin Pisah dari Belanda

07.03.2022

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Keanu Angelo Tulis Pesan Menyentuh untuk Lula Lahfah: Kita Sudah Beli Tiket Liburan

Keanu Angelo Tulis Pesan Menyentuh untuk Lula Lahfah: Kita Sudah Beli Tiket Liburan

25.01.2026
Seminggu Sebelum Wafat, Lula Lahfah Ajak Keluarga Makan Bersama

Seminggu Sebelum Wafat, Lula Lahfah Ajak Keluarga Makan Bersama

25.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Chord Lirik
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains
  • Terjemahan Lagu

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?