Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Review

Cerpen Sang Ramadan (Kabar Cirebon, 16 Mei 2020)

Ulasan by Ulasan
19.05.2020
Reading Time: 3 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

[Wrapped Up] Biao Mei Wan Fu – 表妹万福 (2026) Part III

Shi Ri Zhong Yan – 十日终焉 (2026)

[OST] Love and Crown / Feng Huang Tai Shang – 凤凰台上 (2025) Part III

“Rabbana laatuzigh Quluubanaa ba’da idzahadaitanaa wahablana milladunka rohah, innaka antal wahhaab.”[1]
Tenang sekali kumpulan perca biru di telaga. Ketika kaubasuh wajah wagumu dengan air dari situ, berubahlah rupa tempat itu menjadi cemerlang. Perlahan-lahan, lalu bintang gemintang berjatuhan seiring kau tinggalkan tempat itu menuju rumah peribadatan. Jejak bekas derap langkahmu kini bolong dikeruk meteor-meteor. Kusangka ia bintang, aku salah.
Matamu terlihat sayu. Rambutmu basah itu tentu. Kupandang sorot bayang dirimu tanpa ragu. Kuyakini dalam hati, kaulah sosok pelipur lara dalam hidupmu sendiri. Kau adalah lentera bagi dirimu sendiri. Bukan aku, maupun diriNya.
Angin berlarian membawa bunyi sirine sebagai sebuah simbol. Juga sebagai tanda salat Subuh akan datang. Waktu saur ditutup. Kau melangkahkan kaki pelan kemudian bercerita kepada mereka, teman-temanmu tentang kebaikanmu hari ini. Tentang menahan tak makan, tidak meneguk air ketika haus, dan juga amarahmu tak terpancing sedikitpun oleh kail bernama perempuan. Oh iya, kamu juga bercerita tentang pengalaman pertamamu mengisi kuliah subuh, dengan cara yang unik tak banyak retorika kau dendangkan, katamu. Seperti dongeng sebelum tidur, seolah ibu peri yang melantunkan dawai-dawai nada agar jamaahmu mengantuk.
Dahulu kutahu kau adalah penggondol botol-botol itu, hobimu bergerak sesuai irama di tempat itu, jam malam tak kauhiraukan. Seberkas angin malam yang menusuk-nusuk apalagi, tak dipedulikan. Kauabaikan semua tanda-tandanya. Hanya dirimulah sebagai benda berharga bagi hidupmu, menurutmu.
Semua seolah bermetamorfosa setelah kau bertemu denganku. Sebuah sesuatu yang banyak dirindukan oleh banyak orang di muka bumi ini. Yang mampu mengubah semua orang yang tadinya buruk jadi baik, tamak jadi pemurah, sering bersu’udzon jadi suka berhuznudzon, dan lain-lain. Semua tak terhitung jumlahnya, bahkan aku telah lupa cara menghitungnya.
Euforia kehadiranku pun disambut meriah penuh suka cita olehmu. Seorang manusia yang rindu akan tempat aslimu, surga. Dan kaulah seorang jiwa yang ingin bertemu kemenangan, Idul Fitri.
Namun, jangan jadikan aku hanyalah pakaian dikala salju turun. Seolah kaugadai uang itu, harga dirimu untuk membeli diriku. Setelah mentari terik kembali, aku mohon jangan tinggalkan aku. Jangan kautepis diriku layaknya orang-orang di sekitarmu, kala dahulu.  Teman yang tercampakkan atau kekasih yang digantung pasrah di masa lalu, masa kelammu. Aku meminta tolong padamu!
Aku hendak bertanya tentang kesanmu kepadaku. Ada apa dengan hati yang terasa gersang? Semua terasa bimbang. Mimpi buruk seakan selalu menerjang. Dan waktu memaki untuk tidak berdentang.
Aku adalah bulan yang kini kau singgahi. Tempat dimana pahala mengalir dari cawan yang kutaruh miring tak bertepi. Sekarang kulihat ketidaktulusanmu, kini hatiku seakan bernyanyi lirih. Air mata tak tertahan jatuh meringis pedih. Sampai kapan harus bersedih? Mengkhawatirkan sesuatu yang membuatmu lupa untuk bertasbih.
Isi kepalaku dunia. Hingga aku terlena. Mudah sekali mengelak karena lupa. Hingga doa sebagai tebusan dosa.
Sekarang kaugenggam irama para ma’mum di surau samping rumahmu. Kumohon sekali lagi, ikhlaslah kala kau berkumandang ibadah, jangan sampai aku marah, karena jika kaulakukan hal yang kularang, bukankah aku akan melepas setan-setan yang kini aku dekap erat? Itu mudah bagiku. Tolong perhatikan!
* * *
Menjelmalah aku menjadi seorang lusuh. Compang-camping kain yang kusandang, penat kutahan merajalela, dan aku seorang tak berumah. Orang-orang yang baru bertemu, meruahku si duafa.
Namaku Ramadan. Si bulan yang kau agung-agungkan. Banyak yang berlomba atas namaku. Mereka berdzikir kala aku merajah dalam jiwa-jiwa sendu mereka, selama tiga puluh hari lamanya.
“Pa, bolehkah saya minta sepiring nasi beserta lauknya?”
Kau diam. Agak kaget kau bertingkah. Kemudian kaulirik orang-orang disampingmu. Aku dibawa menuju suatu tempat. Aku diberi makan, minum, dan yang membuatku terkejut mereka, termasuk dirimu sangat segan menyambutku. Seketika air mata luruh dari benteng kantung mataku. Kristal bening tadi mengantarkanku pada putih. Mereka semua diam. Senyap seketika. Terima kasih! Aku telah berburuk sangka.[]
[1]Ya, Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).

ADVERTISEMENT
Tags: KomikMangaResensiSinopsiSpoilerTulisanUlasan
ShareTweetSendShare
Ulasan

Ulasan

Related Posts

Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi Jasindo di Makassar
Review

[Wrapped Up] Biao Mei Wan Fu – 表妹万福 (2026) Part III

01.01.2026
Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi Jasindo di Ambon
Review

Shi Ri Zhong Yan – 十日终焉 (2026)

01.01.2026
Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi Jasindo di Ternate
Review

[OST] Love and Crown / Feng Huang Tai Shang – 凤凰台上 (2025) Part III

01.01.2026
Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi Jasindo di Sorong
Review

[Wrapped Up] When I Meet the Moon / Zhe Yue Liang – 折月亮 (2026) Part IV

01.01.2026
Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi Jasindo di Jayapura
Review

[Release Date] Love and Crown / Feng Huang Tai Shang – 凤凰台上 (2025) Part II

01.01.2026
Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi Jasindo di Jakarta Pusat
Review

[First Impression] Love in the Clouds / Ru Qing Yun – 入青云 (2025) Part X

01.01.2026
Next Post

ADA AMALAN YANG SANGAT BAIK DILAKUKAN SEBELUM FAJAR

Zakat Mal, Nisab, dan Cara Menghitungnya

Zakat Mal, Nisab, dan Cara Menghitungnya

Iklan

Recommended Stories

Foto Shireen Sungkar Pakai Cadar, Netizen: Barakallahufik

Splish Splash di Hotel Bentani, Cirebon

27.11.2023

Pancake Coklat Choco Chips dengan Saus Strawberry

12.12.2012

4 RESEP HIDANGAN MENU BUKA PUASA 2023

01.04.2022

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?