Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Review

REVIEW : TERLALU TAMPAN

Ulasan by Ulasan
01.02.2019
Reading Time: 6 mins read
0
“Saya Lemah dalam Menuntut Ilmu….”
ADVERTISEMENT
“Ternyata jadi orang ganteng itu nggak gampang ya.”


Sebagai seorang laki-laki
bertampang pas-pasan, saya sering melihat ketampanan sebagai suatu berkah.
Betapa tidak, ditengah masyarakat yang kerap menghakimi seseorang berdasarkan
penampilan fisiknya, laki-laki tampan sering mendapatkan privilege. Dari hal paling mendasar seperti mudah melakukan
pendekatan dengan perempuan yang ditaksir, lalu kemungkinan dijutekin sama
mbak-mbak kasir yang mukanya sering dilipet-lipet kayak kardus pun kecil,
kemudian kalau mau beli barang yang harganya agak mahalan dikit langsung
dipepet sama si SPG (dan nggak dicibir “dih
muka susah gitu emang mampu beli?”
) sampai gampang dapet panggilan kerja
karena foto kinclongnya menguarkan aura meyakinkan alih-alih suram tanpa
harapan. Saking seringnya dapat pengalaman kurang mengenakkan seperti ini, saya
sering mengalami insecure
sampai-sampai melontarkan tanya bernada kurang syukur pada Tuhan, “apakah dulu wajah saya ini dicetak dari
bahan sisa orang-orang ganteng ya?”
. Betul, saya pernah terperosok dalam
lembah hitam itu selama beberapa saat. Lembah hitam yang membuat rasa percaya
diri tiarap. Membutuhkan waktu cukup panjang untuk kembali bangkit dan
menemukan cara berfaedah agar berkenan mencintai diri sendiri secara apa adanya.
Itu sulit lho! Saat menonton Terlalu
Tampan
yang disadur dari LINE Webtoon populer, saya sempat berulang kali
dibuat terkekeh-kekeh. Bukan saja karena filmnya memang kocak, tetapi karena
saya juga teringat lagi ke masa-masa suram itu. Dialog “ternyata jadi orang ganteng itu nggak gampang ya” menegaskan bahwa
wajah rupawan tak lantas membuat hidup menjadi serba gampang. Pada akhirnya,
penerimaan terhadap diri sendiri adalah solusi terbaiknya.

Kok jadi berat gini ya
obrolannya? Gara-gara nebeng curhat sih. Padahal Terlalu Tampan bukanlah tipe film yang akan bikin dahi penonton
mengerut gara-gara materi penceritaannya dicuplik dari buku teks kuliah anak
filsafat. Sebaliknya, film garapan sutradara pendatang baru Sabrina Rochelle
Kalangie (sebelumnya dia menggarap webseries
Filosofi Kopi) ini menghadirkan
banyak keceriaan dan kesenangan di sepanjang durasinya. Kalau kamu sudah pernah
membaca materi sumbernya, tentu mengetahui apa yang bisa diantisipasi dari film
ini, dong? Pun begitu, Sabrina beserta tim produksi tak sepenuhnya mencomot
mentah-mentah karena mereka turut melakukan sejumlah penyesuaian termasuk
mengubah status si protagonis utama, Witing Tresno Jalaran Soko Kulino alias
Mas Kulin (Ari Irham), dari anak sulung menjadi anak bungsu. Dalam versi film,
dia adalah adik dari Mas Okis (Tarra Budiman), yang gemar tebar pesona kepada
para perempuan memanfaatkan paras tampannya. Ya, kakak beradik ini memang
dikaruniai wajah ganteng dan berkah tersebut menurun dari sang ayah, Pak
Archewe (Marcelino Lefrandt), yang dulunya pernah memacari 1.200 cewek dan sang
ibu, Bu Suk (Iis Dahlia), yang juga… ganteng. Berbeda dengan Mas Okis yang
menganggap ketampanannya sebagai berkah, Mas Kulin justru memandangnya sebagai musibah.
Gara-gara parasnya yang mampu membuat perempuan mengalami mimisan, histeris,
serta kejang-kejang, Mas Kulin memilih menghabiskan sebagian besar waktunya di
rumah demi menjaga stabilitas negara. Melihat Mas Kulin tumbuh menjadi remaja
antisosial, Bu Suk beserta personil keluarga lain pun merancang sebuah misi
agar si anak bungsu ini bersedia mengenyam pendidikan melalui jalur sekolah
umum alih-alih homeschooling.




Yang lantas menjadi sorotan utama
dalam guliran kisah Terlalu Tampan
bukanlah soal perkembangan misi tersebut melainkan bagaimana si protagonis
mencoba beradaptasi dengan dunia luar yang selama ini dijauhinya. Mas Kulin mendapati
kenyataan bahwa dunia luar ternyata tidak seburuk perkiraannya usai dia membentuk
ikatan persahabatan dengan Kibo (Calvin Jeremy) dan Rere (Rachel Amanda) yang memperlakukannya
seperti orang normal alih-alih cowok dengan level ketampanan jauh melampaui
rata-rata. Sedari Kulin menjejakkan kaki di luar rumah inilah, film yang telah
memulai pemanasan dalam lontaran humor melalui pengenalan karakter “keluarga
tampan” secara resmi menggila. Segala absurditas yang biasa kamu jumpai pada
manga, anime, maupun versi webtoon-nya,
divisualisasikan secara efektif oleh Sabrina Rochelle Kalangie. Beberapa diantaranya
sudah bisa disimak melalui trailer, tapi penempatan yang lagi-lagi tepat masih
memungkinkan saya untuk tergelak-gelak dalam adegan lebay bin konyol bin ajaib
seperti saat Kulin bersama Kibo mengunjungi SMA khusus perempuan dan seketika
menggegerkan seantero sekolah. Saya masih saja ngikik geli setiap kali teringat
pada visual ledakan seperti baru ditimpa bom atom, bagaimana salah satu siswi
tiba-tiba kayang bak kerasukan, dan tur rumah Kulin. Kocak brooo! Yang menarik
pula, film pun memiliki beberapa momen lucu dengan penempatan yang bisa jadi
tidak kamu sangka-sangka. Berhubung saya tidak ingin membuyarkan kesenanganmu, maka
hanya ada satu petunjuk yang dapat diberikan, yakni ini berkaitan dengan “tebak-tebakan”.
Satu momen paling pecah dalam film yang membuat seisi bioskop serempak tertawa
heboh.


Meski Terlalu Tampan beranjak dari sebuah komik online dan film mengandung serentetan momen konyol sebagai pemicu
gelak tawa, guliran pengisahannya sendiri enggan mengaplikasikan format “sketsa-cerita-sketsa”
seperti kerap dianut oleh sejumlah film komedi tanah air (khususnya saat melibatkan
komika). Sabrina bersama Nurita Anandia dari departemen skenario memilih untuk
meleburkan humor ke dalam penceritaan, bukannya terputus dari narasi utama lalu
diada-adakan hanya demi memberi pertanggungjawaban kepada penonton lantaran
telah memilih untuk berdiri di genre komedi. Di sini, keberadaan humor memiliki
konteks, kemunculannya pun menggunakan pola sebab akibat, serta ada urgensi
nyata dari keberadaannya. Beruntungnya lagi, si pembuat film juga memiliki comic timing mengagumkan. Dia tahu betul
kapan seharusnya sebuah guyonan disajikan secara konvensional, dan dia juga paham
betul kapan seharusnya sebuah guyonan dikemas secara over the top (baca: lebay). Ada pertimbangan-pertimbangan
dibaliknya, bukan sebatas ingin tampil “heboh gila-gilaan”. Cool, huh? Disamping jago menciptakan
huru-hara di sebagian besar durasinya, Sabrina pun membuktikan kapasitasnya
dalam meramu momen sentimentil. Sebuah momen yang jelas mesti ada mengingat
konflik besar yang sedang diperangi oleh Kulin berkaitan dengan pendewasaan dan
penerimaan diri. Konflik tersebut mau tak mau harus ditaklukkan si protagonis
usai dia memutuskan untuk mengambil langkah besar dengan keluar dari zona
nyamannya dan bersedia membuka diri kepada dunia. Dari konflik ini, terlahir adegan
percintaan manis melibatkan video call
beserta earphone dan “bincang-bincang
bersama Bu Suk” yang tak hanya menghangatkan hati tetapi juga menyadarkan Kulin
maupun penonton bahwa selalu ada resiko yang layak diambil untuk sesuatu yang
berharga. Deep!



Keberhasilan Terlalu Tampan untuk tersaji sebagai tontonan yang amat
menyenangkan tentu tidak semata-mata berkat sensitivitas Sabrina dan Nurita dalam
meramu cerita karena kinerja apik dari departemen-departemen lain turut
memiliki andil sama besar. Ada departemen penyuntingan yang memungkinkan laju
penceritaan mengalir secara lincah, ada departemen musik dengan sumbangan
fusion music yang memberi keunikan
tersendiri pada jiwa film, ada departemen efek khusus yang membantu mewujudkan
imajinasi liar si pembuat film, ada departemen kamera yang mempersembahkan
tangkapan-tangkapan gambar ketje (lihat deh bagaimana kamera membingkai adegan
saat Kulin terjerembab di lorong pada hari pertama sekolah!), sampai departemen
akting dengan barisan pemain yang menyuguhkan lakon ciamik. Kredit khusus patut
disematkan pada Ari Irham dengan segala kecanggungannya, Rachel Amanda dengan
sikap dinginnya, Nikita Willy sebagai Amanda si terlalu cantik dengan
keanggunannya, Calvin Jeremy dengan pembawaannya yang asyik banget, Dimas
Danang sebagai Sidi si tukang
bully
dengan kenyelenehannya, dan Iis Dahlia yang membuat saya ingin menjabat tangan
tukang
casting film ini erat-erat. Sungguh
pilihan yang sangat jitu!

RELATED POSTS

REVIEW : MISTERI DILAILA

REVIEW : YOWIS BEN 2

Friend Zone – Review


Outstanding (4/5)




ADVERTISEMENT
Tags: FilmInformasiMengulasMovieReviewSinopsiSpoilerUlasanUlasan Film
ShareTweetSendShare
Ulasan

Ulasan

Related Posts

Review

REVIEW : MISTERI DILAILA

18.03.2019
Review

REVIEW : YOWIS BEN 2

16.03.2019
Selain Nasi Padang, Kota Pariaman Juga Punya Kuliner Nasi Sek
Review

Friend Zone – Review

15.03.2019
Review

CAPTAIN MARVEL (2019) REVIEW: Mengikuti Fragmen-Fragmen Memori Sang Kapten Baru

13.03.2019
Hukum Mengucapkan Salam di Majelis Ilmu (Ketika Kajian / Ta’lim )
Review

REVIEW : CAPTAIN MARVEL

12.03.2019
Review

My Movie Picks of February 2019

09.03.2019
Next Post

Ibarat Mengisi Air di Ember Yang Bocor

Ibarat Mengisi Air di Ember Yang Bocor

Iklan

Recommended Stories

Geliat Penerimaan Santri Baru Hafizh Quran Indonesia

Cooking Demo Masakan Prancis Bersama Chef Della – MAHASISWA TRISTAR SAMATOR BELAJAR TEKNIK MEMASAK BROCCOLI in BEARNAISE GRATIN

13.09.2021
Apakah Mandi Mencukupi dari Wudhu ?

Ingin Anak Pintar & Sehat, Beri Salmon Sebelum Setahun

08.01.2016

MANUSIA SERING KELIRU DALAM BERPRASANGKA

29.03.2017

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?