Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Review

Year-End Note: My Top 10 Albums of 2017

Ulasan by Ulasan
30.12.2017
Reading Time: 8 mins read
0
ADVERTISEMENT
Seperti gw singgung di postingan Year-End Note sebelum ini, pola mendengarkan musik gw di tahun 2017 cukup bergeser, seiring makin ramahnya koneksi internet dan penyediaan aplikasi streaming. Ini berlaku juga saat gw mau mendengarkan sebuah album. Dalam benak gw sih sebenarnya masih ingin menganggap yang tersedia di internet adalah preview sampai gw (sanggup) membeli CD-nya. Hanya masalahnya (1) harga CD di sini sudah naik bahkan nyaris 100% dibandingkan harga lima tahun lalu; dan (2) toko CD sudah pada bertutupan. Time is changing, sehingga sambil sebisa mungkin beli CD album yang gw suka (pun kalau nemu toko yang ngejual), untuk sementara gw berdayakan yang ada dulu, heuheu.
Anyway, meneruskan tradisi, gw akan menggelar 10 album yang paling gw sukai sepanjang tahun 2017. Syaratnya nggak muluk-muluklah. Album yang bagus ‘kan biasanya yang sebagian besar atau semua lagunya bagus, ditambah faktor lain seperti penyusunannya yang enak atau tema/konsep yang ditawarkan menarik. Ya gampangnya sih indikasinya kalau didenger ulang-ulang tetap enak. Dari album-album yang gw coba dengar sepanjang tahun ini, berikut 10 yang favorit.

RELATED POSTS

Muazin Waya-Waya

REVIEW : SESUAI APLIKASI

[Review] Milly & Mamet: Kisah Keluarga Lucu Dari Dunia AADC

10. RAN
RAN


RAN memberi judul album dengan nama mereka sendiri baru pada album yang kelima. Entah apa alasan di balik keputusan tersebut, namun gw juga merasa bahwa album ini seperti kompilasi dari sound yang pernah mereka hasilkan dalam empat album ke belakang, yang dituangkan dalam lagu-lagu baru. Nggak ada yang salah, toh gw suka sama album-album mereka sebelumnya (dan selalu masuk top 10 tahunan gw lho), naturally gw bisa menikmati album ini. Tetapi, yang lebih menggembirakan adalah ada perkembangan dalam penulisan lirik, yang lebih beragam diksi dan topiknya, dan lebih enak bertuturnya.

9. Superfly 10th Anniversary Greatest Hits “LOVE, PEACE & FIRE”
Superfly

Sebuah album best-of yang panjang, 39 tracks (kalau download atau streaming) dalam tiga disc (kalau beli fisik) dari band pop-rock berwarna vintage beranggota tunggal ini, mencakup 10 tahun sejak merilis rekaman bersama major label. Berulang kali gw sering ungkit bahwa album best-of dari artis-artis Jepang selalu menarik karena kontennya melimpah dan terkonsep. Tiga disc di sini juga mewakili tiga tema: Love yang banyak ballad-nya, Peace yang banyak bertema motivasi, dan Fire yang paling nge-rock menciptakan suasana “membara”. Alhasil, menikmati 39 lagu dalam sekali putar jadi nggak menjemukan karena ada pembabakannya, serta sangat komprehensif mewakili Superfly, yang menurut gw adalah salah satu artis J-Pop terbaik di era milenium.

8. One More Light
Linkin Park

Kentara sekali Linkin Park mencoba ingin merefleksikan fase yang lebih dewasa dan lebih kalem. Bayangkan lagu-lagu cool down dalam album-album mereka sebelumnya (macam “Breaking the Habit”, “Shadow of the Day”, “The Little Things Give You Away”, “Irridescent”, atau, well, “My December”) dan semua itu jadi satu album, maka hasilnya akan seperti One More Light ini. Terlepas unsur rock-nya yang makin diredam diganti hiphop, elektronika, pop, dan folk—yang semuanya pernah dibawakan mereka tetapi tidak semenonjol hard-rock-nya, gw nggak bisa menyangkal bahwa album ini berisi lagu-lagu yang sangat ramah di kuping. Udahlah, emang enak-enak kok lagunya, karena memang sepertinya ingin difokuskan pada nada ketimbang teriak-teriak belaka.

Liriknya sendiri masih mengenai angst dalam tata kata yang gampang dicerna seperti Linkin Park biasanya. Namun, di sisi lain, menyimak liriknya (dan lagu-lagu terdahulu mereka, basically) jadi bikin heartbroken setelah mengetahui vokalis Chester Bennington meninggal di tengah-tengah upaya melawan depresi—hanya dua-tiga bulan setelah perilisan album ini, seolah gw akhirnya benar-benar tahu makna terdalam lagu-lagu tersebut. Sedih banget sebenarnya, tetapi, gw termasuk yang tidak kecewa dengan karya terakhir Linkin Park bersama Chester ini.

ADVERTISEMENT
7. La La Land (soundtrack)
various artists

I mean, come on. Gw suka film musikal dan La La Land adalah salah satu yang terbaik, dan tentu saja kekuatan film musikal terdapat pada lagu-lagunya. Sejujurnya, lagu-lagu La La Land yang nyaris semuanya diramu dengan cara jazz itu, meskipun catchy, sulit untuk keluar dari konteks filmnya. Cara terbaik menikmatinya selain nonton filmnya adalah menikmati soundtrack-nya secara keseluruhan. Semua musik dan lagunya (kecuali cover lagu-lagu 80’s di adegan pesta =)) ada di album ini, dan cukup mampu membangkitkan memori excitement saat menonton filmnya. Nilai lebihnya, lewat album ini bikin gw lebih fokus pada keseriusan para kreatornya dalam memproduksi setiap nada dan suara musiknya. Bahkan lagu-nya John Legend yang katanya menggambarkan “jual idealisme” pun digarap serius setara lagu-lagu pop rekaman betulan.

6. ÷ (Divide)
Ed Sheeran

Ya maap deh kalau terlalu mainstream. Perlu dicatat bahwa inilah album Ed Sheeran yang gw dengarkan paling saksama, karena gw suka pilihan style lagu-lagu yang ada di dalamnya. Nggak ada yang terlalu aneh, semuanya mulus banget masuk ke kuping. Dari yang instrumen paling minimalis hingga yang full band, dari yang pop akustik sampai yang rada hiphop, dari yang nggombal cinta sampai yang menyentuh haru. Mungkin tidak orisinal, dan definitely Sheeran pernah melakukan style serupa sebelumnya, namun saat disusun dalam satu album ini, it worked really well.

5. All Time Best Hata Motohiro
Hata Motohiro

Lega bahwa sekalipun gw punya lengkap diskografinya Hata, album best-of ini nggak lantas membosankan. Berbeda dari evergreen tahun 2014 lalu yang notabene album akustik, album ini berisi total 26 lagu rekaman orisinal dari semua single milik Hata yang rilis dalam 10 tahun sejak bergabung di major label–kecuali satu single yang nggak diciptakannya sendiri, “Altair”. Gw sudah suka sebagian besar lagunya, dan rekamannya sama dengan yang sudah gw punyai lewat album-album sebelumnya, tetapi magic-nya adalah ketika disusun secara kronologis persis dari single pertama sampai terbaru, bisa menghasilkan satu album utuh yang sangat enjoyable—seolah artis-artis sana itu kalau ngerilis single sudah divisikan nanti gimana kalau disusun dalam album best-of. Yang pasti, album ini sekali lagi mencerminkan artistry dan konsistensi Hata sebagai singer-songwriter. Mau tahu gimana kerennya mas Hata lebih dari lagu “Himawari no Yakusoku”, album ini cukup bisa menggambarkannya.

4. Evolve
Imagine Dragons

Sekenal gw, style dan sound Imagine Dragons itu sejak awal selalu ke sana ke mari. Benang merahnya ada, tapi satu lagu ke lagu yang lain hampir selalu dikemas beda-beda, baik itu genrenya maupun jenis instrumen yang dipakai. Album ketiga mereka berjudul Evolve, tetapi lucunya justru di album ini style dan sound mereka paling konsisten dari awal sampai akhir. Lebih banyak bunyi digital-industrial *suka-suka aja bikin istilah =P*, lebih galak di beat, lebih sedikit (bahkan nyaris tiada) gonjrengan gitar berdistorsi, dan semakin mempergunakan vokal Dan Reynolds yang laki banget itu layaknya sebuah instrumen. Yang dulunya mereka bisa rock, folk, hingga dubstep, di album ini semuanya semakin teramalgamasi, membentuk bunyi yang (tampaknya akan jadi) khas Imagine Dragons. Gw bisa bilang, ini album terfavorit gw dari mereka.

3. 24K Magic
Bruno Mars

How cool is Bruno Mars? Very. Setelah memberi penghormatan pada musik era 1970-an di album sebelumnya, Bruno kemudian mengarahkan pandangan pada hiphop-R&B khas 1980 dan 1990-an, namun masih mampu disajikan segar dan relevan di masa serba digital saat ini. Rangkaian nada dan ramuan musiknya semakin terampil, setiap track punya karakter, dari yang mellow sampai yang lonjak-lonjak, dan yang penting semuanya asyik banget didengar. Total 9 track memang rasanya terlalu singkat, tetapi semua lagu ini disusun menjadi 30 menit-an yang solid, dibuka (“24K Magic”) dan ditutup (“Too Good Too Say Goodbye”) dengan megah. Dan, less and less gombal lyrics =D.



2. Senandung Senandika
MALIQ & D’Essentials

Semakin yakin bahwa keputusan MALIQ & D’Essentials untuk menelurkan setiap album dengan jumlah track sedikit adalah tepat, buktinya produktivitas dan kualitas band urban-pop-agak-jazzy ini tetap terjaga sampai sekarang. Buat gw, album ketujuh mereka ini lagi-lagi sebuah karya yang elok. Secara sound, album ini meneruskan karakteristik yang diperkenalkan di album Sriwedari (2013) dan Musik Pop (2014) dengan banyak menggunakan synthesizer dan instrumen digital lainnya, tentu saja tanpa meninggalkan kekuatan melodi. Namun, kekuatan terbesar dari album ini adalah lirik-liriknya yang menuturkan beragam topik menarik, dari penghormatan kepada profesi guru, orang tua, soal fenomena media sosial, sampai “simply” tentang kegelisahan batin, dituturkan dalam pilihan kata yang cantik sekali. Bisa jadi ini album dengan lirik paling puitis dari mereka.

1. Human
Rag’n’Bone Man

If there’s such thing as a “male Adele”, menurut gw Rag’n’Bone Man-lah orangnya. Bukan dari lirik “galau”-nya, tetapi dari style musik dan kekuatan vokal yang menurut gw bisa disetarakan. Untuk sebuah album debut, Human itu luar biasa. Jangan terkecoh oleh penampilan “ngeri” si mas bernama asli Rory Graham ini–pasti orangnya sering dikira kalau nggak rocker ya rapper. Alih-alih, yang ditunjukkan adalah suaranya yang big dan soulful, yang rough dan heartfelt. Mengusung musik persimpangan antara blues, R&B, soul, hiphop, dan pop, setiap track di album ini dipresentasikan dengan warna-warna solid dan mendukung karakter vokalnya, notasi catchy dan irama asyik, serta lirik-lirik yang relatable—mostly tentang cinta tapi nggak juga soal sakit hati semua, sehingga memutar album ini berkali-kali kayak nyaman aja gitu. Ini sebuah awalan yang sangat baik, dan gw berharap si mas asal UK ini bisa terus mengeluarkan karya-karya keren di masa datang.

Tags: FilmInformasiMengulasMovieReviewSinopsiSpoilerUlasanUlasan Film
ShareTweetSendShare
Ulasan

Ulasan

Related Posts

Review

Muazin Waya-Waya

12.12.2018
Review

REVIEW : SESUAI APLIKASI

12.12.2018
Review

[Review] Milly & Mamet: Kisah Keluarga Lucu Dari Dunia AADC

12.12.2018
Review

MATHAF 2018, STAR AVENUE.

11.12.2018
Review

Princess Hours / Goong Thai – กวุ่นๆ เจ้าหญิงจอมจุ้น (2017)

11.12.2018
Review

Goodbye My Princess / Dong Gong – 东宫 (2019) Part I

11.12.2018
Next Post
Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Bank Bukopin di Kalbar

Riana Andam Dewi - Otak Lelaki

Fida’ Dengan Shalawat Sa’aadah.

Kapal Wisata Berbentuk Rumah Batak Ini Menambah Pesona Danau Toba

Iklan

Recommended Stories

RESEP MEMBUAT BUBUR SURO ENAK KHAS JAWA

24.09.2018

al-Mawahib al-Madaniyyah ‘ala Syarh al-Muqaddimah al-Hadharamiyyah

05.07.2021

Menengok Museum Goedang Ransoem di Sawahlunto

23.01.2013

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?