Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Review

Review: Hamdim, Pistim, Yandim Karya Ayun Qee

Ulasan by Ulasan
07.09.2017
Reading Time: 4 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

REVIEW : PETAK UMPET MINAKO

American Made (2017) (4/5)

The Best Composition 2nd ASEAN Pop Song Festival

ADVERTISEMENT

Judul : Handim, Pistim, Yandim
Penulis : Ayun Qee
Pemeriksa Aksara : Misni Parjiati
Tata Sampul : Ferdika
Tata Isi : Fitri Raharjo
Pracetak : Antini, Dwi, Wardi
Penerbit : DIVA Press
Terbit : Cetakan pertama, Desember 2013
Tebal : 255 halaman
ISBN : 978-602-255-391-5

“Kita memang tak bisa benar-benar melupakan seseorang, hanya berhenti memikirkan.” (hal. 56)

Kimya tak sengaja menemukan bukti perselingkuhan ayahnya dan Tante Mel. Sejak itu, Tante Mel sering melayangkan ancaman kepada Kimya. Sejak saat itu pula Kimya mulai sering mengalami mimpi buruk, berhalusinasi, dan mudah curiga kepada orang-orang di sekitarnya, termasuk kekasihnya, Galang. Kimya menganggap semua orang bersekongkol dengan Tante Mel untuk mencelakakan dirinya, hingga akhirnya ia divonis mengidap skizofrenia. Tak sampai di situ, teman-teman sekolahnya bahkan menganggap bahwa Kimya mengalami kelainan jiwa. Kondisi tersebut membuat Galang berpaling darinya.
Di tengah kesepian itulah Kimya mulai mengalami mimpi aneh. Ia beberapa kali bertemu dengan Zohal, pria berwajah perpaduan Eropa dan Timur Tengah serta bermata biru. Zohal selalu berusaha menenangkan Kimya sembari mengucapkan “Hamdim, Pistim, Yandim”, hingga suatu hari Zohal meminta Kimya untuk datang ke Konya, Turki pada acara Shebi Arus. Seiring berjalannya waktu, Kimya pun merasakan kebahagiaan dan kehangatan setiap kali berada di dekat Zohal.
“Kata ibuku, ada tiga tamu yang datang tiba-tiba, tanpa janjian: cinta, rezeki, dan kematian. jika saatnya tiba, cinta yang akan menghampirimu secara tiba-tiba.” (Hal. 153)
“Jika di dunia nyata aku tak bahagia, maka boleh, kan,kuharap kebahagiaan meski hanya dalam mimpi.”  (Hal. 155)
Kimya meyakini bahwa mimpinya tersebut adalah sebuah petunjuk. Ia pun memutuskan memenuhi permintaan Zohal untuk pergi ke Turki. Namun, seluruh anggota keluarganya tentu saja tak mengizinkannya pergi seorang diri. Tante Alma pun datang bak dewi penyelamat. Kimya akhirnya berangkat ke Turki bersama Tante Alma yang kebetulan memiliki keperluan tugas di Ankara, Turki. Di sana. mereka menumpang di rumah kenanalan Tante Alma, Tante Shanaz yang hanya tinggal bersama putranya, Kiral.
Meski Kimya telah berhasil menginjakkan kaki di tanah kelahiran Jalaludin Rumi, tapi menemukan seseorang yang hanya dikenalnya melalui mimpi bukanlah perkara mudah. Apalagi, fakta tentang orang-orang bermata biru membuatnya ragu dan takut.

*******
Sebenarnya, yang membuat saya tertarik untuk membaca buku ini adalah salah satu tema yang diangkat: skizofrenia. Namun, rupanya itu tak banyak dibahas. Tidak ada adegan-adengan menegangkan atau peristiwa-peristiwa ganjil seperti yang saya harapkan. Novel ini lebih mengarah kepada kisah romance.

Jujur saja, bagi saya, jalan cerita dalam novel ini terasa datar. Tidak ada konflik yang berarti, yang bisa mengaduk-aduk perasaan pembaca. Saya hanya merasakan itu di bagian awal, saat Kimya mengalami mimpi buruk. Karakter Kimya juga tidak terlalu kuat. Lalu, ada satu hal yang sangat disayangkan: penulis sama sekali tidak mendeskipsikan tentang perawakan Kimya. Saya tidak bisa membayangkan sosok Kimya; seperti apa wajahnya, seberapa tingginya, warna kulitnya. Bahkan, umurnya pun tidak disebutkan. Menurut saya itu perlu dijelaskan sejak awal, mengingat Kimya adalah tokoh utama dalam novel ini.

Kemudian, sosok Zohal yang di awal cerita sempat menimbulkan tanda tanya pun pada akhirnya tidak terlalu menarik perhatian. Saya justru lebih terkesan dengan hadirnya sosok Kiral yang selalu memberi perhatian kepada Kimya. Kiral ini bisa membuat para wanita iri kepada Kimya. Hmmm….

Meski tidak sesuai harapan, penulis berhasil menahan saya untuk tetap membaca hingga halaman terakhir demi memuaskan rasa penasaran saya. Penulis menyimpan dengan rapat segala hal tentang Zohal dan tiga kata yang sering diucapkannya. Selain itu, saya juga merasa dimanjakan dengan nuansa Turki yang dijabarkan dengan cukup detail oleh penulis, terutama saat perayaan malam pengantin. Ditambah lagi dengan sedikit menceritakan tentang Jalaludin Rumi.

Sebenarnya, ide penulis untuk bisa menghubungkan Kimya dengan Jalaludin Rumi cukup menarik. Saya rasa penulis telah melakukan riset yang mendalam tentang Turki meski beliau belum pernah mengunjunginya. Namun, andai penyakit skizofrenia yang diderita Kimya lebih digali lagi dalam novel ini, mungkin akan lebih menarik. 
Terlepas dari semua kekurangan tersebut, novel ini tetap layak dibaca, terutama jika kalian ingin sedikit menambah pengetahuan tentang Turki dan Jalaludin Rumi.
“Kebahagiaan tidak datang dengan mencari alasan, namun harus diciptakan. Dengan berterima kasih kepada Tuhan.” (Hal. 125)
Tags: KomikMangaResensiSinopsiSpoilerTulisanUlasan
ShareTweetSendShare
Ulasan

Ulasan

Related Posts

Review

REVIEW : PETAK UMPET MINAKO

09.09.2017
Beginilah Jati Diri Koran Nasional Dalam Pemberitaan Tangisan Ahok
Review

American Made (2017) (4/5)

08.09.2017
Alamat Lengkap Bank Bumi Arta Di Jawa Barat
Review

The Best Composition 2nd ASEAN Pop Song Festival

08.09.2017
Review

Day 5 – Passion and Productivity

07.09.2017
Review

[Review] It Chapter One: Terror Badut Misterius Bernama Pennywise

07.09.2017
Alamat Lengkap Bank Bumi Arta Di Banten
Review

Arniz Muin – Ingin Menggantikan Dia

07.09.2017
Next Post

Doa Ustadz Kondang Ini Bikin Peserta Aksi Bela Rohingya Terharu Berurai Air Mata

Intip 7 Makanan Tradisional Khas Ramadan beserta Resepnya

Gombong sebagai tempat pertukaran warga militer antara Indonesia dan Belanda, 1948 (9)

Iklan

Recommended Stories

Alamat Kantor Imigrasi Di Babel

27.06.2016

Cara Promosi Akun IG dengan 6 Cara Paling Jitu Untuk Meningkatkan Followers

08.09.2022
Mencari Rezeki Bagi Keluarga Termasuk Jihad di Jalan Allah

Resep Klapertart Panggang

10.06.2016

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?