Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Review

REVIEW : IT (2017)

Ulasan by Ulasan
07.09.2017
Reading Time: 5 mins read
0
ADVERTISEMENT

“Derry is not like any town I’ve been in before. People die or disappear, six times the national average. And that’s just grown ups. Kids are worse. Way, way worse.” 

Musim panas, sesosok badut pembawa balon warna merah yang murah senyum, dan bocah-bocah berpetualang menjelajahi kota kecil mereka seraya menaiki sepeda. Sepintas memang terdengar seperti sebuah tontonan bertemakan coming of age yang bisa dinikmati seluruh anggota keluarga. Sampai kemudian kita mendapati informasi bahwa film bertajuk It ini didasarkan pada novel seram laris rekaan Stephen King dan si badut yang murah senyum tersebut merupakan perwujudan makhluk misterius yang tak segan-segan memangsa habis manusia. Ya, It adalah sebuah tontonan bergenre horor yang topik kupasannya berpijak pada rasa takut beserta trauma dari masa kecil. Ini jelas bukan untuk konsumsi mereka yang masih dibawah umur apalagi mengidap lemah jantung. 



Terlebih sang sutradara, Andy Muschietti (Mama), tak main-main dalam menghamparkan rentetan teror termasuk menerobos batasan-batasan yang biasanya dihindari sineas film seram sehingga kesan mengusik kenyamanan berulang kali mencuat sepanjang durasi. Jika dirimu menganggap versi miniserinya yang dirilis pada tahun 1990 telah cukup membuatmu kesulitan memejamkan mata di malam hari – si badut memang menyeramkan, tapi secara keseluruhan filmnya sendiri terbilang ‘meh’ – tunggu sampai kamu menyaksikan versi layar lebarnya yang berkali-kali lipat lebih meneror ini. 

RELATED POSTS

REVIEW : KINGSMAN: THE GOLDEN CIRCLE

REVIEW : THREAD OF LIES

10 Lagu Lagu Baru Terbaik Generasi Muda

Pada dasarnya, guliran pengisahan It garapan Andy Muschietti tak banyak mengalami perombakan berarti dari materi sumbernya maupun versi terdahulu selain latar waktu yang digeser menuju tahun 1989 dari semula era 1950-an. Para protagonis utamanya masihlah personil The Losers’ Club – kelompok para pecundang – yang konfigurasinya tersusun atas si gagap Bill (Jaeden Lieberher), si gemuk Ben (Jeremy Ray Taylor), si cerewet Richie (Finn Wolfhard), si Yahudi Stanley (Wyatt Oleff), si penyakitan Eddie (Jack Dylan Grazer), si kulit hitam Mike (Chosen Jacobs), dan satu-satunya perempuan dalam kelompok ini, Beverly (Sophia Lillis). 


Mempunyai kesamaan nasib yakni dirundung masalah pribadi dengan orang tua masing-masing di rumah dan menjadi sasaran utama perisakan dari Henry Bowers (Nicholas Hamilton) membuat ketujuh bocah ini merasa terhubung satu sama lain. Mereka bermain bersama, mereka berpetualang bersama, dan mereka memecahkan masalah bersama. Ditengah-tengah kegembiraan menyambut datangnya kebebasan di musim panas, problematika lain hadir yang bukan saja mengancam persahabatan mereka tetapi juga keselamatan nyawa masing-masing. Problematika tersebut berwujud sesosok badut misterius bernama Pennywise (Bill Skarsgård) yang sebelumnya telah membunuh adik Bill serta sejumlah bocah lain di kota Derry. 

Teror dalam It telah membuat diri ini terperanjat dari kursi bioskop semenjak adegan pembukanya yang ikonik. Hujan deras mengguyur kota Derry, si kecil George (Jackson Robert Scott) yang merupakan adik Bill berlari-larian menerobos guyuran hujan demi mengejar perahu kertasnya yang terseret air, lalu Pennywise nongol dari gorong-gorong. Memang sih sebagian diantaranya bisa disaksikan melalui trailer, bahkan adegan ini mengingatkan pula ke versi miniserinya. Yang mengejutkan adalah apa yang terjadi selanjutnya terkait bagaimana si pembuat film memperlihatkan kekejaman si badut terhadap anak-anak. 


Belum menyiapkan jiwa raga sepenuhnya, tiba-tiba kita melihat pemandangan mengerikan berupa seorang bocah kecil terkapar tak berdaya dengan kondisi tangan terpenggal dan berlumuran darah di tengah jalan seraya berteriak minta tolong. Sejurus kemudian, tubuhnya diseret masuk ke dalam gorong-gorong oleh Pennywise. Glek! What an opening scene, huh? Melalui prolog ini, Andy Muschietti seolah memberi peringatan keras kepada para penonton bahwa sekalipun It melibatkan banyak karakter praremaja sebagai karakter utama, film tetap akan tersaji brutal alih-alih bermain aman seperti dilakukan Annabelle Creation baru-baru ini. Itulah mengapa, amat sangat disarankan untuk tidak membawa penonton dibawah usia 17 tahun ke dalam gedung bioskop lantaran konten It yang terhitung eksplisit sekaligus gelap.
 

Bukan sebatas pada visualisasi adegan kekerasan, tetapi juga konflik yang dihadapi masing-masing karakter. Sosok Beverly, misalnya, menghadapi pelecehan seksual dari ayah kandungnya sendiri. Karakter lain mesti berdamai dengan duka akibat kehilangan, luka akibat bullying, sampai ketakutan pada kesepian. Sesuatu yang urung kita sadari dari guliran pengisahan di versi miniserinya, bukan? Tidak seperti rilisan terdahulu yang terpaksa berkompromi dengan sensor televisi sehingga diperhalus disana-sini, It milik Andy Muschietti lebih leluasa mengejawantahkan imajinasi liar Stephen King ke dalam format audio visual. Ditunjang pula oleh sokongan dana besar, Pennywise yang sekali ini mendapat sentuhan efek khusus tampak lebih mengancam ketimbang sebelumnya karena dia mampu bertransformasi secara fleksibel ke wujud paling ditakuti dari bocah yang diterornya dan kebengisannya pun tertampang nyata. 


Dan jika kita berbincang soal teror, It adalah salah satu tontonan horor yang sanggup menyajikan daya cekam dengan amat memuaskan tahun ini. Sensasi yang dihadirkannya seperti saat kita menjelajahi wahana permainan rumah berhantu; seru, mengasyikkan, dan menyeramkan. Kebanyakan diantaranya memang berbentuk jump scare mudah diterka, namun ketepatan waktu dan ketepatan konteks kemunculannya membuatnya terasa sangat efektif. Sulit untuk tidak (lagi-lagi) terperanjat lalu berteriak dalam setiap teror yang dihadapi personil The Losers’ Club maupun adegan “melihat foto dari proyektor” yang membuatku ingin sekali berkata kasar itu. 

Disamping kemunculan teror yang sangat diperhitungkan, kesanggupan It membuat penonton terlibat ke dalam film dipengaruhi pula oleh barisan karakternya yang kuat. Setiap bocah mempunyai kepribadian mengikat, setiap bocah mempunyai latar belakang kehidupan menarik, dan saat bersama-sama, mereka mempunyai chemistry asyik yang akan membuatmu ingin sekali nongkrong bareng mereka sekaligus merindukan masa-masa kecil. The Losers’ Club memberi kita perasaan bersemangat, tawa, sampai sesuatu yang sama sekali tidak saya antisipasi: air mata. Lebih dari sekadar film horor, It adalah film mengenai persahabatan, nostalgia masa lalu dan ‘cinta monyet’ yang sedikit banyak mengingatkan kita terhadap Stand by Me (1986) yang diadaptasi pula dari karya Stephen King beserta serial Stranger Things (2016). 


Performa gemilang dari para aktor cilik yang mampu mengimbangi Bill Skarsgård yang menghantui – terlebih Jaeden Lieberher, Finn Wolfhard, serta Sophia Lillis – membantu merealisasikan The Losers’ Club sehingga terasa nyata adanya. Ya, persahabatan antara personil The Loser’s Club adalah salah satu alasan utama mengapa saya sama sekali tidak keberatan It mempunyai durasi yang merentang panjang hingga 134 menit karena memang film tampil mengasyikkan secara konsisten dan salah satu alasan utama mengapa saya tidak mengeluh kepada keputusan si pembuat film untuk memecah It ke dalam dua bagian (Oh ya, ini adalah It Part One, saudara-saudara!) karena saya masih ingin bertemu kembali dengan mereka. Semoga saja reuni para personil kelompok para pecundang ini di It Part Two bisa melampaui atau minimal sama mengasyikannya dengan petualangan masa remaja mereka.

Outstanding (4/5)


ADVERTISEMENT
Tags: FilmInformasiMengulasMovieReviewSinopsiSpoilerUlasanUlasan Film
ShareTweetSendShare
Ulasan

Ulasan

Related Posts

Review

REVIEW : KINGSMAN: THE GOLDEN CIRCLE

21.09.2017
Review

REVIEW : THREAD OF LIES

17.09.2017
Alamat Lengkap Dan Nomor Telepon Bank Bumi Arta Di Makassar
Review

10 Lagu Lagu Baru Terbaik Generasi Muda

16.09.2017
Review

Day 13 – TOP 5 Favourite Apps

15.09.2017
Jejak Khilafah Dalam Karya Ulama Nusantara
Review

Day 12 – Hijrah

14.09.2017
Review

Day 11 – Keputusan

14.09.2017
Next Post
Alamat Lengkap Bank Bumi Arta Di Banten

Arniz Muin - Ingin Menggantikan Dia

[Review] It Chapter One: Terror Badut Misterius Bernama Pennywise

Iklan

Recommended Stories

Alamat Kantor Imigrasi Di Babel

27.06.2016

Cara Promosi Akun IG dengan 6 Cara Paling Jitu Untuk Meningkatkan Followers

08.09.2022
Mencari Rezeki Bagi Keluarga Termasuk Jihad di Jalan Allah

Resep Klapertart Panggang

10.06.2016

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?