Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Review

Rule of Thirds

Ulasan by Ulasan
02.03.2017
Reading Time: 8 mins read
0
Israel Kembali Membombardir Gaza Palestina
ADVERTISEMENT
Judul : Rule of Thirds
Penulis : Suarcani
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal Buku : 288 Halaman
Cetakan pertama, Desember 2016
ISBN : 9786020334752
Rating : 3 dari 5

RELATED POSTS

Sinopsis Drama Taiwan Bromance Episode 13 – Part 1

Sinopsis Drama Korea Somebody, Dibintangi Oleh Kim Young Kwang

Sandro Tobing – Dag Dig Dug


Blurb:

Apalagi yang paling menyakitkan dalam pengkhianatan selain menjadi yang tidak terpilih?

Demi mengejar cinta Esa, Ladys meninggalkan karier sebagai fotografer fashion di Seoul dan pulang ke Bali. Pulau yang menyimpan kenangan buruk akan harum melati di masa lalu dan pada akhirnya menjadi tempat ia menangis. 

Dias memendam banyak hal di balik sifat pendiamnya. Bakat terkekang dalam pekerjaannya sebagai asisten fotografer, luka dan kerinduan dari kebiasaannya memakan apel Fuji setiap hari, juga kemarahan atas cerita kelam tentang orang-orang yang meninggalkannya di masa lalu. Hingga dia bertemu Ladys dan berusaha percaya bahwa cinta akan selalu memaafkan. 

Ini kisah tentang para juru foto yang mengejar mimpi dan cinta. Tentang pertemuan tak terduga yang bisa mengubah cara mereka memandang dunia. Tentang pengkhianatan yang akhirnya memaksa mereka percaya bahwa hidup kadang tidak seindah foto yang terekam setelah mereka menekan tombol shutter.

***

Ladys pergi ke Bali untuk mengejar cintanya pada Esa yang berbuah ujung pahit. Esa berselingkuh, bahkan akan menikah sebentar lagi. Di Bali, selain om yang memiliki studio foto dan sering berkelana ke luar negeri, Ladys tidak punya siapa-siapa lagi. Untung saja dia yang pekerjaannya di Korea dulu sebagai fotografer fashion, sekarang bekerja pada studio foto milik omnya itu. Namun, kali ini dia harus beralih menjadi fotografer pre-wedding. 

Di sana dia bertemu dengan Dias, seorang pekerja di studio foto itu, seorang pria yang mempunyai bakat fotografi tapi harus berpuas diri hanya menjadi asisten saja. Dias adalah sosok pria yang menyebalkan, karena terus-terusan mengkritik teknik pengambilan gambar Ladys. Sementara, Ladys yang merasa harga dirinya tersentil karena ulah Dias itu, tidak mau terima kalau dia dikritik oleh seseorang yang tidak profesional. Karena, Dias bahkan tidak punya kamera dan kalau dia bisa memotret, tentu dia tidak hanya sekadar diberikan pekerjaan sebagai asisten fotografer yang tugasnya mengangkat-angkat barang.

Namun, ternyata kehidupan keduanya yang beririsan dengan kisah masa lalu yang sama, membuat kedekatan demi kedekatan terjalin. Hanya saja, banyak hal yang harus dilakukan untuk membuktikan cinta, atau tentang berdamai dengan masa lalu.

***

Rule of Thirds adalah novel kedua penulis yang saya baca setelah sebelumnya saya cukup menikmati The Stardust Catcher. Jika The Stardust Catcher mengambil genre fantasy young adult, Rule of Thirds adalah cerita roman kontemporer berlabel Metropop. (Saya pernah membahas tentang label Metropop di sini, dan sedikit mengulas Rule of Thirds sebagai novel rekomendasi di postingan itu.)

Satu kesamaan antara novel ini dengan novel lain karya penulis adalah pengambilan setting pulau Bali sebagai tempat jalannya cerita. Bedanya, di Rule of Thirds, setting tempat lebih menonjol, dengan menjelaskan detail lokasi-lokasi menarik di sana. Sebagai orang yang tidak pernah menginjakkan kaki di Bali, tentu informasi ini menarik karena sedikit banyak jadi menambahkan wishlist tempat yang harus dikunjungi saat ke Bali. Dan setting tempat ini, menyatu dengan jalinan cerita. Konsep pekerjaan sebagai fotografer pre-wedding memang memberikan ruang yang besar untuk penulis gali, baik tentang lokasi pengambilan gambar, teknik-teknik seputar fotografi, bahkan dinamika dunia kerjanya. Banyak hal yang menonjol dan berhasil digali serta dieksekusi dengan baik oleh penulis di dalam novelnya.

Untuk jalan cerita sendiri, saya cukup klik dengan kisah yang disuguhkan oleh Dias dan Ladys. Meskipun, banyaknya kesamaan dari kedua karakter itu (tentang cerita di balik ketergantungan mereka, masing-masing dengan apel Fuji dan bunga melati), garis besar cerita percintaan mereka dengan orang lain, dan ada beberapa poin lagi, membuat kebetulan demi kebetulan itu terlalu banyak. Namun, beberapa bagian menyuguhkan kisah yang rasional, kok. Dalam artian, kisah itu yang paling mungkin dilakukan oleh orang-orang yang mengalami kejadian seperti yang dialami tokohnya (walau sebenarnya itu tidak rasional). Contohnya, masih mengharapkan orang yang sama meskipun sudah jelas kalau dia berkali-kali dikhanati. Ha… itu bagian yang menyebalkan karena menyentil sekali.

Novel ini disajikan dalam dua sudut pandang, yakni dari Ladys dan Dias. Ada beberapa pilihan yang dilakukan seorang penulis untuk menandai perpindahan sudut pandang, yang paling sering adalah menggunakan pembeda kata ganti orang. Ada pula yang menggunakan perbedaan font style. Ada yang cukup percaya diri dengan menggunakan nama si tokoh di depan bagiannya, tanpa memberikan pembeda lainnya dan hanya mengandalkan rasa yang membedakan antara tokoh-tokohnya. Di sini, Ladys menggunakan “saya” sementara Dias dengan “aku”-nya. Secara umum, bagi saya penanda ini cukup berhasil karena hanya dengan menemukan kata ganti orangnya saja, sudah bisa mengetahui siapa yang sedang berbicara. Namun, penggunaan kata “saya” sebagai narasi yang berbicara, bagi saya justru memberikan jarak antara karakter dan tokohnya. Karena, bahasa narasi kan merupakan jembatan antara karakter dan pembaca, dan biasanya disajikan dalam bahasa yang nonformal. Beda misalnya dengan resensi yang saya buat ini, yang memang sengaja saya buat dengan sudut pandang “saya” demi menjaga kesopanan dengan para pembaca. (Kalau saya menuliskan pakai “aku” agak gimanaaa gitu. Atau pakai “gue”, ntar dikira sok asik, hehe.) Nah, saya jadi teringat dengan salah satu murid les saya, yang juga menggunakan “saya” sebagai kata sapa, ke teman–lho ya bukan ke guru–sebayanya yang semuanya ber-“aku-kamu”. Saya yang mendengarkannya jadi aneh, hehehe. Mungkin, selain karakter Ladys yang agak menyebalkan, penggunaan kata sapa di sisi Ladys itu juga yang menyebabkan Ladys dan saya berjarak.

Ada beberapa kesalahan penulisan di dalam novel ini. (Saya masih menandainya, kalau mau boleh saya beritahu di bagian mana saja kesalahannya.) Yang paling fatal menurut saya adalah salah menuliskan nama. Tertulis di sini tentang seorang fotografer pre-wedding terkenal itu Deira Bachir, padahal namanya Diera Bachir. Saya menyukai karyanya, sehingga sudah kenal dari lama dan tahu sepak terjang fotografer ini dalam menangani berbagai macam konsep pre-wedding.

Meskipun begitu, secara keseluruhan saya suka dengan novel ini. Ada beberapa hal yang berkesan. Pertama, saya membaca adegan di buku ini, saat—mudah-mudahan ini tidak spoiler—salah satu kerabat ada yang meninggal dunia. Rasanya seperti terkoneksi begitu saja. Dan saya merasakan feeling yang sama meskipun tidak sekuat yang diceritakan di sini tentang salah satu kisah tokohnya. Kalau dikatakan tentang budaya Bali yang menjadi bumbu cerita ini, saya cukup mendapatkan kesannya di bagian yang ini. Saya bisa membayangkan dengan jelas bagaimana Ladys yang wajahnya kekoreaan mengenakan kebaya, jarik ikat, dan bunga di telinga. Wah, cantik sekali.

Kedua, kisahnya hanya tentang percintaan, tidak hanya tentang kisah cinta karakter metropolitan, karena ternyata genre Metropop tidak melulu menyorot tentang itu. Lagi pula, senang rasanya karena dari novel ini, saya jadi tahu dan paham bahwa label Metropop tidak hanya berfokus setting pada kota Jakarta semata. Kisah ini tidak hanya bercerita tentang kehidupan dan cinta, melainkan banyak unsur fotografi yang termuat di sana.

Ketiga, alurnya tidak mudah tertebak, banyak kisah tak terduga yang manis untuk disimak.

Secara keseluruhan, novel ini bagus dan menarik. Banyak hal yang bisa didapatkan pembaca saat menikmatinya.

Pada akhirnya, aku percaya bahwa hidup bukan hanya mengenai memiliki sesuatu, tetapi lebih pada menghargai sesuatu. —halaman 241

ADVERTISEMENT
Tags: KomikMangaResensiSinopsiSpoilerTulisanUlasan
ShareTweetSendShare
Ulasan

Ulasan

Related Posts

Review

Sinopsis Drama Taiwan Bromance Episode 13 – Part 1

20.10.2022
Review

Sinopsis Drama Korea Somebody, Dibintangi Oleh Kim Young Kwang

20.10.2022
Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank MAYAPADA di Padang
Review

Sandro Tobing – Dag Dig Dug

19.10.2022
Review

Sinopsis Drama China Back For You

19.10.2022
Ikhtishar Ilmu Hadits (1)
Review

Piggy (2022) Sinopsis, Informasi

19.10.2022
Review

Sinopsis Leh Ratree Episode 6 – Part 2

19.10.2022
Next Post
wisata terbaru green paradise pagaralam sumatera selatan

Resep Biskuit Crackers Selimut Cokelat Mudah Dibuat Pasti Disuka Siapa Saja

Kedatangan Raja Salman, Mengapa Ada yang Sinis ?

Kedatangan Raja Salman, Mengapa Ada yang Sinis ?

Iklan

Recommended Stories

Rihanna feat. SZA – Consideration

Rihanna feat. SZA – Consideration

27.08.2019
Pentingnya Mempelajari Bahasa Arab

Fast & Furious 6

23.05.2013

MENIKMATI KEINDAHAN PANTAI LAING LEWE DI NTT

22.10.2016

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Keanu Angelo Tulis Pesan Menyentuh untuk Lula Lahfah: Kita Sudah Beli Tiket Liburan

Keanu Angelo Tulis Pesan Menyentuh untuk Lula Lahfah: Kita Sudah Beli Tiket Liburan

25.01.2026
Seminggu Sebelum Wafat, Lula Lahfah Ajak Keluarga Makan Bersama

Seminggu Sebelum Wafat, Lula Lahfah Ajak Keluarga Makan Bersama

25.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Chord Lirik
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains
  • Terjemahan Lagu

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?