Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Review

REVIEW : MAMA

Ulasan by Ulasan
24.02.2013
Reading Time: 5 mins read
0
ADVERTISEMENT

“Victoria, who is Mama? Can you show her to me?” – Dr. Dreyfuss

Apakah Anda siap untuk menyambut kehadiran tokoh anyar dalam film horor yang akan membuat Anda terperanjat sekaligus segera menjadi klasik dalam beberapa tahun mendatang? Jika ya, mari kita sambut… Mama. Setelah beberapa tahun terakhir terlalu banyak darah dan pembantaian dalam film horor dari Hollywood, maka berkat Guillermo del Toro yang menuntun bakat baru, sebuah horor tradisional siap untuk dihidangkan kepada Anda. Berawal dari film seram pendek langganan puja-puji berdurasi 3 menit bertajuk Mama, Andres Muschietti menarik perhatian para pemerhati film dunia. Tanpa ragu, setelah dibuat terkesima, del Toro lantas merancang proyek film panjang untuk Mama dengan sang pencetus ide asli tetap berada di belakang kemudi. Setelah pengembangan demi pengembangan, Mama pun siap untuk kembali menakut-nakuti penonton yang sekali ini berpindah ke layar perak. Dengan jalinan kisah yang lebih panjang, lebih rumit, dan lebih besar, akankah versi layar lebar dari Mama tetap sanggup hadir semencekam atau malah justru jauh lebih mencekam ketimbang versi film pendeknya? Mari kita kupas.ย 

RELATED POSTS

Sinopsis Drama Taiwan Bromance Episode 13 – Part 1

Sinopsis Drama Korea Somebody, Dibintangi Oleh Kim Young Kwang

Sandro Tobing – Dag Dig Dug

Mimpi buruk bermula di tahun 2008 kala terjadi krisis ekonomi yang menyebabkan para pelaku bisnis terpaksa tiarap. Salah satu korban, Jeffrey (Nikolaj Coster-Waldau), tidak sanggup menghadapi tekanan yang menggempur hingga memutuskan untuk melenyapkan nyawa rekan bisnisnya beserta istrinya. Usai menjadi algojo, Jeffrey kabur bersama kedua putrinya, Victoria dan Lily. Perjalanan tidak berlangsung aman dan nyaman karena dalam posisi melaju kencang, Jeffrey tak dapat mengendalikan mobil yang kemudian berakhir di jurang. Berhasil selamat, ketiga tokoh ini lantas mengarungi belantara dan menemukan sebuah pondok bernama Helvetia. Jeffrey berencana untuk mengeksekusi kedua putrinya di tempat ini. Belum sempat rencana terwujud, sesosok makhluk misterius tiba-tiba hadir, menyelamatkan para gadis, dan menghabisi nyawa sang ayah. Apakah segalanya berakhir? Tentu saja belum, ini masih sebuah prolog. Penonton lantas digiring ke 5 tahun berikutnya dengan memperkenalkan pasangan Lucas (Nikolaj Coster-Waldau) dan Annabel (Jessica Chastain) yang tak kenal lelah mencari keberadaan Victoria (Megan Charpentier) dan Lily (Isabelle Nelisse) yang raib seolah ditelan bumi.ย 
Setelah proses pencarian yang berlangsung menahun, Victoria dan Lily berhasil ditemukan. Jangan harap melihat dua bocah yang bercucuran air mata penuh kebahagiaan melihat hidupnya terselamatkan, Victoria dan Lily justru menunjukkan tingkah laku yang jauh di bawah batas kewajaran sebagai efek dari mencoba bertahan hidup di alam liar selama lima tahun lamanya. Lucas dan Annabel, yang turut mendapat bantuan dari Dr. Dreyfuss (Daniel Kash), pontang panting mengurus mereka. Seiring berjalannya waktu, dan dengan semakin berkembangnya hubungan para gadis dengan Annabel, berbagai peristiwa ganjil mulai menampakkan muka. Sepertinya ada seseorang (atau malah justru sesuatu?) yang sepertinya tidak rela melihat Victoria dan Lily โ€˜berpindah ke lain hatiโ€™. Dengan adanya bayangan, atau suara-suara pendiri bulu kuduk, penonton dengan segera menyadari, mereka telah memasuki arena bermain sesungguhnya setelah sebelumnya diperkenalkan terlebih dahulu kepada si tokoh utama melalui adegan pembuka yang mendebarkan.ย 
Paruh awal film adalah bagian terbaik dari film yang mencoba untuk menapaki ranah horor tulen ini. Ketegangan dibangun melalui suasana sunyi senyap yang membuat penonton menduga-duga apa yang akan mendadak nongol di hadapan mereka. Persiapan dalam menyambut kemunculan mendadak meliputi kedua tangan menutupi wajah atau jari-jari menyumbat lubang telinga. Harus diakui, Andres Muschietti tergolong berhasil menghadirkan fase was-was dalam diri penonton. Wujud โ€˜Mamaโ€™ yang masih serba misterius turut menjadi salah satu faktor ketidaknyamanan yang hadir menyeruak, dan masih ditambah pula dengan gelaran scoring yang cukup berhasil dalam membuat penonton terlonjak dari kursi bioskop. Lalu, kita mengikuti investigasi yang dilakukan oleh Dr. Dreyfuss demi membongkar identitas yang sesungguhnya dari sosok-misterius-yang-kerap-dipanggil Mama oleh para gadis. Ini menyenangkan, serta tentu saja menegangkan. Ketika identitas Mama โ€“ yang dalam versi film diwujudkan oleh seorang aktor bernama Javier Botet dan digabung dengan CGI โ€“ terungkap, sayangnya secara perlahan tapi pasti, ketegangan mulai mengendur.ย 

Tidak ada masalah bagi saya ketika Andres Muschietti membelokkan film ke drama keluarga yang mengharu biru atau horor berbalut fantasi saat memasuki menit-menit terakhir. Lumayan berhasil dihantarkan hingga emosi penonton turut dibangkitkan. Yang membuat โ€˜moodโ€™ saya mendadak rubuh adalah ketika sosok Mama tidak lagi demam panggung dan mulai banci tampil. Ini adalah kesalahan utama โ€“ yang entah mengapa selalu diulang-ulang dalam film horor nasional, meh โ€“ dalam sebuah film horor. Ketika sosok yang sejatinya menyeramkan serta seharusnya misterius itu menjadi lebih sering menampakkan diri, maka pada saat itulah film seharusnya diakhiri. Ini seharusnya menjadi sebuah klimaks. Keputusan untuk terus menerus menggedor jantung penonton melalui sosok Mama yang rasa-rasanya muncul setiap 5 menit sekali dengan taburan musik yang mengagetkan pada akhirnya malah menjadi bumerang terhadap film ini sendiri. Rasa takut yang telah terbangun, mendadak roboh seketika. Sungguh sangat disayangkan. Beruntung, Mama masih memiliki sebuah adegan menakutkan di paruh akhir โ€“ meski tidak lagi mengejutkan jika telah menyimak versi film pendeknya โ€“ dan para pemain yang berakting dengan chemistry yang terjalin meyakinkan hingga Mama tidak benar-benar terjun bebas dari tebing.ย 
Pada akhirnya, Mama memang bukan sebuah gelaran berisi teror dan pameran adegan-adegan seram yang istimewa, namun secara keseluruhan tetap mampu mengundang rasa takut โ€“ serta sedikit rasa haru โ€“ penonton. Ini akan menjadi tontonan yang cukup menyenangkan bagi mereka yang gemar ditakut-takuti, atau penonton yang mudah dikagetkan hanya dengan sedikit dentuman saja. Namun bagi para penggila film horor yang mengharapkan adanya kejutan-kejutan serta teror yang menghantui, Mama hanya terlihat sedikit lebih baik ketimbang sejumlah film seram yang muncul akhir-akhir ini. Memulai dengan langkah yang sangat meyakinkan, sayangnya Mama menjadi kian lemah dan terseok-seok kala mencoba menggapai garis akhir. Ketakutan yang telah terbangun dengan baik roboh seketika saat sosok Mama mulai mencintai kamera. Mama lupa tujuannya hadir di film ini adalah untuk menakut-nakuti penonton, bukan untuk berpose dengan gaya yang aneh.

Acceptable


ADVERTISEMENT
Tags: FilmInformasiMengulasMovieReviewSinopsiSpoilerUlasanUlasan Film
ShareTweetSendShare
Ulasan

Ulasan

Related Posts

Review

Sinopsis Drama Taiwan Bromance Episode 13 – Part 1

20.10.2022
Review

Sinopsis Drama Korea Somebody, Dibintangi Oleh Kim Young Kwang

20.10.2022
Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank MAYAPADA di Padang
Review

Sandro Tobing – Dag Dig Dug

19.10.2022
Review

Sinopsis Drama China Back For You

19.10.2022
Ikhtishar Ilmu Hadits (1)
Review

Piggy (2022) Sinopsis, Informasi

19.10.2022
Review

Sinopsis Leh Ratree Episode 6 – Part 2

19.10.2022
Next Post
Kapolri Minta Brimob Tingkatkan Kemampuan Hadapi KKB Papua, Tekankan Hard dan Soft Approach

THE 33rd ANNUAL RAZZIE AWARDS WINNERS LIST

Analisa Teknikal Saham Untuk Pemula, Bagian 2

Iklan

Recommended Stories

5 Perusahaan Besar dari Ide Sederhana

29.04.2011

Brutal, Militer Suriah Bantai 20 Warga Sipil

27.12.2012

Aero Sport Dikembangkan di TWA Muka Kuning, Khusus Paralayang Sudah Diuji Coba

26.11.2020

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Maโ€˜rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE ยป

Terkini

Keanu Angelo Tulis Pesan Menyentuh untuk Lula Lahfah: Kita Sudah Beli Tiket Liburan

Keanu Angelo Tulis Pesan Menyentuh untuk Lula Lahfah: Kita Sudah Beli Tiket Liburan

25.01.2026
Seminggu Sebelum Wafat, Lula Lahfah Ajak Keluarga Makan Bersama

Seminggu Sebelum Wafat, Lula Lahfah Ajak Keluarga Makan Bersama

25.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Chord Lirik
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains
  • Terjemahan Lagu

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?