KETIKA BERDOA TAMBAHKAN PERMOHONAN KEBAIKAN
UNTUK GURU GURU KITA
Disusun oleh : Azwir B. Chaniago
Sungguh ilmu yang ada dalam diri kita saat ini
terutama ilmu syariat dan juga ilmu
dunia yang bermanfaat bagi diri kita dan kaum muslimin umumnya adalah berkat kebaikan
yang diberikan oleh guru guru kita. Ilmu itu kita peroleh dengan duduk
dihadapan guru, membaca kitab kitabnya, membaca tulisan dan mendengarkan
kajiannya melalui medsos dan sarana lainnya.
Selain itu, kita juga memperhatikan dan
mencontoh sikap dan juga akhlak serta tutur kata dan sopan santun guru guru
yang bermanfaat bagi kita muridnya.
Ketahuilah bahwa setiap kebaikan sangat
pantas dibalas. Apalagi kepada orang orang yang telah memberikan ilmu yang
nilainya terkadang tidak bisa dibanding dengan materi. Oleh karena itu
berterima kasihlah kepada guru guru.
Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam telah
mengingatkan perkara ini dalam sabda beliau :
لاَ يَشْكُرُ اللَّهَ مَنْ لاَ يَشْكُرُ
النَّاسَ
Tidak dikatakan bersyukur pada Allah bagi
siapa yang tidak (tahu) berterima kasih pada manusia. (H.R Abu Daud
dan at Tirmidzi, dari Abu Hurairah. Dishahihkan oleh Syaikh al
Albani).
Salah satu cara berterima kasih kepada guru
kita adalah DENGAN MENDOAKAN BANYAK KEBAIKAN BAGINYA. Tambahkanlah dalam doa
doa kita permohonan kepada Allah Ta’ala agar guru guru kita diberikan banyak kebaikan.
Perhatikanlah bagaimana orang orang terdahulu
mendoakan guru gurunya. Diantaranya adalah Abu Bakar al Khalad, dia berkata : Aku
selalu berdoa kepada Allah Ta’ala di akhir shalatku untuk Imam asy Syafi’i. (Siyar an
Nubala’).
Sungguh guru guru kita hakikatnya adalah
saudara kita sesama muslim bahkan telah banyak memberi manfaat kepada kita.
Rasulullah sangat menganjurkan untuk mendoakan saudara sesama muslim. Mendoakan
saudara apalagi guru guru maka manfaatnya juga akan didapat oleh
yang mendoakan. Rasulullah Salallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ
لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ
كُلَّمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ آمِينَ
وَلَكَ بِمِثْلٍ
Doa seorang muslim untuk saudaranya (muslim lainnya)
yang tidak berada di hadapannya akan dikabulkan oleh Allah. Di atas kepala
orang muslim yang berdoa tersebut terdapat seorang malaikat yang ditugasi
menjaganya. Setiap kali orang muslim itu mendoakan kebaikan bagi saudaranya,
niscaya malaikat yang menjaganya berkata : Aamiin (semoga Allah mengabulkan)
dan bagimu hal yang serupa. (H.R Imam Muslim).
Dalam riwayat yang lain disebut :
مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يَدْعُو
لأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ إِلاَّ قَالَ الْمَلَكُ وَلَكَ بِمِثْلٍ
Tidak ada seorang hamba pun yang mendoakan
saudaranya tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata kepadanya :
Dan bagimu seperti apa yang kamu mohon. (H.R Imam Muslim)
Itulah diantara adab seorang murid terhadap
guru gurunya yang kiranya bisa membalas sebagian dari kebaikannya. Jadi ketika
seseorang berdoa meminta kebaikan untuk dunia dan akhiratnya MAKA TAMBAHKAN
JUGA DOA MEMOHON KEBAIKAN buat semua guru guru yang telah berjasa memberikan
ilmu yang bermanfaat. Wallahu A’lam. (2.056).










