SETELAHNYA
Allah senantiasa menjaga semangat beribadah setelahnya. Dengan kata lain ibadah
selama Ramadhan masih terlihat ada bekas bekasnya setelah Ramadhan.
dilanjutkan setelah Ramadhan berlalu. Pelaksanaannya disesuaikan dengan keadaan setelah Ramadhan,
yaitu :
untuk melakukan puasa yang bukan wajib. Lihatlah, setelah hari raya idil fitri
bisa dimulai dengan enam hari puasa Syawal dan sebelas bulan ke depan ada
kesempatan melakukan puasa puasa sunnah dengan berbagai nama.
Diantaranya adalah pelindung hamba hamba Allah dari api neraka. Rasulullah Salallahu ‘alaihi
Wasallam bersabda :
يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ
seorang hamba dari siksa neraka (H.R Imam Ahmad).
: Maksudnya puasa adalah penghalang antara dirinya dengan api neraka, INI
MENCAKUP PUASA YANG WAJIB SEPERTI PUASA RAMADHAN DAN JUGA PUASA SUNNAH seperti puasa enam hari di bulan Syawal,
puasa Senin-Kamis, puasa tiga hari setiap bulan, puasa Dzulhijjah, puasa
Arafah, dan puasa ‘Asyura. (Lihat al Minhatu ar Rabaniyyah fii Syarhi al
Arba’in an Nawawiyyah).
Ramadhan pergi tak ada lagi shalat taraweh. Tetapi hamba Allah masih bisa shalat lail yang
bernama tahajud. Bahwa shalat tahajud adalah shalat paling utama setelah shalat
fardhu. Dalam satu hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim
disebutkan, Rasulullah shalallahu ‘alaihi
Wassalam bersabda :
أي الصلاة أفضل بعد المكتوبة؟ قال: (الصلاة في جوف الليل
shallallahu alaihi wasallam pernah ditanya : Shalat apakah yang paling utama
setelah shalat fardhu ?. Beliau
menjawab : Shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah
shalat (sunnah) di tengah malam.
kita yag mengkhatamkan al Qur an lebih dari satu kali. Setelah Ramadhan pergi
SANGATLAH BAIK kalau ini dilanjutkan di sebelas bulan ke depan. Diantara
keutamaannya adalah bahwa bacaan al Qur an akan memberi syafaat kelak di
akhirat.
يوم القيامة شفيعا لأصحابه،
sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat untuk memberi syafa’at kepada
sahabatnya. (H.R. Muslim, dari Abu Umamah).
dalam hadits ini adalah orang membacanya, mentadaburi dan mengamalkannya.
sedekah di bulan Ramadhan. Ketahuilah bahwa bersedekah untuk membantu orang
orang yang kekurangan tidak hanya dianjurkan pada bulan Ramadhan tetapi juga di
setiap ada kesempatan. Sungguh Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam memberi
kabar gembira tentang salah satu keutamaan bersedekah. Beliau bersabda :
كَمَا يُطْفِئُ الْمَاءُ النَّارَ
itu menghapus kesalahan sebagaimana air memadamkan api.
(H.R at Tirmidzi.
membutuhkan banyak kebaikan dari Allah Ta’ala. Ketahuilah bahwa berdoa adalah
termasuk ibadah, yaitu sebagaimana sabda Rasulullah Salallahu ‘alaihi Wasallam
:
tak ada rugi sedikitpun orang orang yang banyak berdoa di bulan Ramadhan dan
sangat dianjurkan untuk memperbanyak pula berdoa setelahnya.
inilah lima diantara bentuk ibadah yang sangat dianjurkan untuk di amalkan setelah Ramadhan. Ingatlah ketika
kita tetap meningkatkan ibadah setelah Ramadhan, MUDAH MUDAHAN ITU BISA MENJADI
TANDA BAHWA IBADAH RAMADHAN KITA DITERIMA. Insya Allah.
Ibnu Rajab al Hambali berkata : Sesungguhnya
jika Allah Ta’ala MENERIMA AMAL
IBADAH SEORANG HAMBA maka Dia akan
memberi taufik kepada hamba-Nya tersebut untuk beramal shalih setelahnya. Sebagaimana ucapan salah seorang dari mereka,
yaitu ulama salaf : Ganjaran perbuatan baik adalah (taufik dari Allah Ta’ala untuk melakukan) perbuatan baik
setelahnya. Maka barangsiapa yang mengerjakan amal kebaikan, lalu dia
mengerjakan amal kebaikan lagi setelahnya, maka itu merupakan pertanda
diterimanya amal kebaikannya yang pertama.
barangsiapa yang mengerjakan amal kebaikan, lalu dia mengerjakan perbuatan buruk setelahnya, maka
itu merupakan pertanda tertolak dan tidak diterimanya amal kebaikan tersebut.
(Latha’if Ma’aarif).






































