Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Trading

Cara mengetahui posisi mooring line di kapal pada saat akan sandar

Top Bisnis by Top Bisnis
19.10.2019
Reading Time: 10 mins read
0
ADVERTISEMENT
Pernah dengar kan, apa itu mooring line?
Well, kalau belum, admin
harap, hari ini Sobat telah mengetahauinya, setelah membaca artikel ini, tentunya.

Okay?

Pengertian mooring line

Jadi, mooring line itu
adalah frasa dari bahasa Inggris, yaitu: mooring
dan line. Mooring artinya menambatkan atau tambatan, dan line atau sinonim dari rope yang artinya tali. Jadi ketika digabungkan menjadi mooring line, berarti tambatan tali.

Nah, pada penggunaannya di
kapal, mooring line adalah tambatan
tali kapal ke dermaga.

Mengerti, kan?

Oke. Kita lanjut?

Mooring line biasanya tidak memiliki
aturan pasti. Hanya bergantung pada kondisi cuaca. Jadi, terkadang posisi tali kapal
yang tertambat ke dermaga itu, bisa bervariasi. Contohnya: 6 & 2 terkadang
4 & 2, dan biasanya 2 & 1.

Posisi tali ini hanya
bergantung pada keadaan. Jika dirasa tenang—ombak di dermaga kalem-kalem aee—kita
gunakan mooring line berbentuk 2
& 1. Atau seperti pada gambar berikut.

posisi tali kapal yang tertambat di dermaga
–

Pada gambar itu, tali kapal
yang tertambat ke dermaga memang terlihat tambatan satu satu. Alias, satu
spring line, satu breast line, dan satu head
line
, untuk bagian haluan—mooring
line
bagian depan. Namun, hitungannya itu disebut 2 & 1.

Hitungan posisi mooring line dua satu

Mooring line bagian depan

Cara menemukan hitungan posisi
mooring line—bagian depan, maka
diperlukan pembagian. 

Di mana posisi tali; 
head line (tros) dan breast line, digabung menjadi tali bagian
depan atau disebut sebagai posisi: 2. 

Dan spring line, yaitu tali yang
menambat ke belakang atau disebut sebagai tali: 1.

Mooring line bagian belakang

Begitu pun dengan
posisi mooring line yang bagian
belakang kapal (buritan). 

Di mana ada dua posisi tali yang menambat di  bagian belakang yaitu, stern line (tros) dan breast line disebut sebagai: 2. 

Dan satu tali yang tertambat ke
depan yaitu, spring line disebut
sebagai: 1.

Sudah bisa dimengerti
posisi tali: 2 & 1? Atau kalau dalam bahasa sehari-hari, posisi tali: dua satu. Atau kalau dalam bahasa Inggris two and one.

Posisi mooring line enam dua

Biasanya jika kapal
sedang sandar di dermaga, anggaplah kapal sedang sandar di dermaga dengan
posisi tali  6 & 2, baik depan maupun belakan—ya cuaca
lumayan kacau. 

Untuk posisi mooring line bagian depan: 6 &
2

Nah pada
posisi kapal seperti itu, 6 tali tertambat di bagian depan dan 2 tali tertambat ke belakang. 

Tali yang tertambat di bagian depan terkadang 4 tali tros (head line) dan 2 tali breast. Sedangkan tali yang tertambat ke
belakang yaitu 2 tali spring.

Posisi mooring line bagian belakang: 6 & 2

Untuk bagian belakang pun sama.
Enam tali yang tertambat ke belakang atau di bagian belakang. Di mana 4 tali
tros (stern line) dan 2 tali breast. Dan, 2 tali spring yang tertambat ke depan.

Sejauh ini bisa dipahami,
toh?

Terkadang posisi mooring line untuk haluan dan mooring
line untuk buritan itu belum tentu sama. 

Semuanya tergantung dari keinginan
sang Kapten. 

Misalnya, mooring line
bagian depan bisa saja: 4 & 2, sedangkan mooring line di buritan: 7 & 2. 

Nah, misalnya di belakang 7 & 2, itu artinya, 2 tali spring,
3 tali breast, dan 4 stern line atau tali tros. 

Sedangkan
untuk tali bagian haluan yaitu: 4 & 2, maka bisa dibagi menjadi 2 head line, 2 breast line, dan 2 spring
line
.

Jadi sesimpel itu,
sebenarnya.

Dan tentu, bisa
divariasikan, kok. Disesuaikan saja dengan keadaan dermaga. Yang penting, pada
dasarnya, ada yang berfungsi sebagai tros, breast dan spring. 

Pokoe,
masing-masing tali saling mendukung—dan kuat—satu sama lain.

Note

Jangan pernah beradu mulut seperti
ini: tali yang ini harus ke sana atau tali
yang itu harus ke situ!!!
 Bisa terjadi perang di mooring station kalau
keadaannya begitu. So kalem ae….

Okay?

Satu hal yang perlu
diingat, posisi tali bisa saja dikreasikan, yang penting imbang, dengan posisi
berfungsi sesuai yang dibutuhkan. Aslakan kapal tidak maju, mundur dan keluar dari
dermaga.

Intinya, dengan ketentuan, harus ada yang
berfungsi sebagai: spring line, yang
menahan kapal agar tidak maju atau mundur. 

Ada breast line yang berfungsi untuk menahan kapal agar tetap
merapat—tidak keluar atau menjauh dari dermaga. 

Dan, ada yang berfungsi sebagai stern and head line (tali tros) untuk
menahan kapal agar tidak mengeluyur.

Kalau semua itu memenuhi
syarat, maka sudah pasti aman.

Terkadang banyak yang
keliru, memang. 

Akibat cuaca sangat dan amat buruk di dermaga, Kapten meminta
formasi tali dengan posisi mooring line: 7 & 3. 

Itu artinya, 3 untuk spring
dan 7 tali yang dibagi menjadi breast dan tros. 
Bisa, 4 tros dan 3 breast lain. Bisa juga. 3 tros dan 4 tali yang
berfungsi sebagai breast.

Kondisikan saja dengan
dermaga. Kalau dirasa tidak ada bolder untuk tali tros yang banyak—siapa tahu
boldernya kecil dan tidak mampu menahan 4 tali. Tidak apa, buat tali breast line
yang lebih banyak. Begitu pun dengan sebaliknya.

Jangan panik! 

Mau dibawa ke
mana itu tali. Ya kira-kara aja! 

Seperti ini misalnya, ow, kali
ini, tali yang dari wings di sini bagus untuk jadi tros, tali dari wings di situ
bagus untuk breast.

Jangan begini! 

Gulungan tali bagian sini harus jadi tali
tros. Dan tali wings bagian situ harus jadi breast.
Kalau keadaannya tidak
memungkinkan, bagaimana?

Tapi ya… bisa dikira-kira
juga, kan? 

Untuk tali tros, sebaiknya menggunakan tali yang paling luar. Jadi
fungsinya benar-benar tepat. Terus gulungan tali yang bagian tengah cocoknya
dijadikan breast line karena kan
sudah pasti dekat dari dermaga, dan fungsinya pun akan menjadi sangat kuat.
Sedangkan tali yang paling dalam, tentunya dan memang sangat cocok untuk dijadikan
spring.

Yang pasti, buat keadaan mooring line itu logis. Dengan logisnya posisi tali, sudah pasti akan
berfungsi kuat. Dan ya, bukankah semua yang logis itu pasti bagus hasilnya? Misalnya, pemikiran, pergaulan, aturan, kalau semuanya logis akan menciptakan
suasana yang baik, kan? Benar atau betul? [Eh, curhat, Pa Aji?]

Namun, terkadang ada
keadaan di mana dermaga tidak bersahabat, ombak di dermaga setinggi 2
meter—Perwira harus tanggap dong, akan hal semacam itu.

Sometime, semua kru bagian
dek akan bingung dan dekdekan. Sedangkan order tali dari anjungan, ialah posisi 8 & 4. Tapi jangan panik! Okay?

Dan well, kalau misalnya masih
bawahan, ya… menuruti saja. Ke mana pun Perwira kehendaki talinya. Tururti
saja! Jangan banyak protes! Diam dan lakukan dengan penuh kesungguhan!

Kalau mabuk, sebaiknya minggir dikit,
ya! [Dilarang ketawa]

Kecuali jika  Perwira meminta bantuan atau saran. “Baiknya posisi tali bagaimana, ya?”

Anda sebagai bawahan—[moon
maap]—boleh memberikan solusi, andaikan memang lebih paham dan ada ide yang
baik.

Akan tetapi, selama Perwira tidak meminta bantuan seperti itu, jangan pernah mengguruinya! Jangan pernah mencoba
mengaturnya! Karena itu adalah tanggung jawabnya. Sepenuhnya tanggung jawabnya. 

Anda tentu tidak mau disalahkan, bukan—andaikan terjadi sesuatu yang tidak dirindukan di mooring
station?

Oleh karena itu, kerjakan
saja sesuai order. Jika Perwira meminta ke sana, ya ke sana saja. Jika
perwira salah mengirim tali dan tali dan tali harus ditarik kembali, ya tarik aja! Senyum saja. Walau hati protes, biarkan! Asal masih protesnya di dalam hati. Jangan
sampai protes itu keluar dari mulut. Dan membuat gaduh suasana.

Ingat tugas utama masing-masing.

Okay?

Pernah dengar aturan yang entah dari mana asalnya yang berbunyi seperti ini: 

Pasal 1: Senior tidak pernah salah.

Pasal 2: Jika senior salah balik lagi ke pasal 1.

Admin tidak berpihak pada aturan itu, ya! Namun alangkah baiknya jika diambil positivenya. Di mana pun dan siapa pun yang merasa dirinya senior selalu mengharapkan hormat. Termasuk Anda. [Moon maap kalau salah.]

RELATED POSTS

Kenapa Lo Kheng Hong Borong Saham SIMP? Ini Dia Dua Alasan Utamanya!

Analisis Teknikal vs Fundamental dalam Trading Saham dan Crypto: Mana yang Lebih Efektif?

Strategi Copy Trading: Keunggulan vs Risiko di Platform Lokal & Internasional

Dan perwira di kapal adalah
senior. Meski pun ia perwira muda dan baru berada di kapal beberapa minggu, selama dia memegang jabatan
perwira, maka dialah yang senior. Tak kisah, ada kru yang sudah 50 tahu jadi AB di
kapal itu, tetap saja AB adalah bawahan dari Perwira.

Okay?

Baiklah, sampai di sini
paham, kan? Kalau ada yang ganjalaki
atinnu
bisa bertanya melalui komentar.

[ganjalaki atinnu = mengganjal di hati, bahasa Bugis]

ADVERTISEMENT
Dan jangan
lupa subscribe untuk artikel selanjutnya. Caranya, masukkan email di kolom
isian yang ada di bawah, lalu klik subscribe!

Terima kasih, dan sampai
jumpa di artikel selanjutnya …. 

Tags: Belajar InvestasiBelajar TradingDagangInvestasiPanduanTrading
ShareTweetSendShare
Top Bisnis

Top Bisnis

Related Posts

Trading

Kenapa Lo Kheng Hong Borong Saham SIMP? Ini Dia Dua Alasan Utamanya!

14.08.2025
Crypto

Analisis Teknikal vs Fundamental dalam Trading Saham dan Crypto: Mana yang Lebih Efektif?

21.07.2025
Investasi dan Trading

Strategi Copy Trading: Keunggulan vs Risiko di Platform Lokal & Internasional

21.07.2025
Investasi dan Trading

Analisis: Crypto Staking vs DeFi vs Yield Farming

12.07.2025
Investasi dan Trading

Strategi Copy Trading: Panduan Lengkap untuk Pemula

11.07.2025
Manfaat Surat Yasin Ayat 82 untuk Cari Jodoh? Ini Penjelasannya
Trading

4 Cara Valuasi Saham Untuk Investor Pemula

10.07.2025
Next Post

Jakarta 1895: Kali Ciliwung sebagai tempat mandi dan cuci

Sejarah Sukabumi (12): Societeit (Klub) Soekamanah di Soekaboemi; Societeit Jadi Sumber Inspirasi Pribumi Berorganisasi

Iklan

Recommended Stories

Katakan Tidak Untuk Bom Bunuh Diri

Pendaftaran Calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) KPU Luwu Timur Pemilu 2024

18.12.2022

5 Kelebihan Berwisata di Pantai

18.02.2021
Ketika Putri Memilih Calon Suami yang Tidak Shalih

Ketika Putri Memilih Calon Suami yang Tidak Shalih

06.07.2017

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?