RUMAH
adanya sebagian orang mendapatkan perlakuan ataupun kejadian buruk ketika berada
di luar rumah. Diantaranya ada yang ditipu, dicopet, dirampok, dilecehkan.
Adapula YANG DISIHIR LALU HARTANYA DIAMBIL bahkan yang di ATM-nya diambil pula. Tentang sihir
ini terkadang juga disebut hipnotis yaitu hasil HASIL
KERJASAMA MANUSIA DENGAN SYAITHAN.
dan ketika telah berada diluar rumah agar kejadian buruk yang bermacam macam
itu bisa dihindari. Ketahuilah bahwa cara paling utama adalah dengan berserah
diri dan berharap perlindungan dari
Allah Ta’ala. Ini bisa dilakukan dengan membaca doa dan dzikir yang diajarkan Allah
Ta’ala melalui Rasul-Nya, diantaranya adalah :
Rasulullah Salallahu ‘alaihi wasallam telah mengajarkan dzikir yang sangat dianjurkan bagi seorang
hamba ketika keluar rumah, yaitu :
Barangsiapa yang ketika keluar rumah membaca (dzikir) :
تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ لاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ
(Dengan nama Allah aku berserah diri kepada-Nya, dan tidak ada daya dan
kekuatan kecuali dengan pertolongan-Nya) maka Malaikat akan berkata kepadanya, (Sungguh) engkau telah diberi
petunjuk (oleh Allah), dicukupkan (dalam segala keperluanmu) dan dijaga (dari
semua keburukan) sehingga syaithan pun tidak bisa mendekatinya.
lain berkata kepada temannya; Bagaimana (mungkin) kamu bisa (mencelakakan)
seorang yang telah diberi petunjuk, dicukupkan dan dijaga (oleh Allah). (H.R at
Tirmidzi no. 3426 dan Abu Daud no. 5095. Dishahihkan oleh Syaikh al Albani).
diriwayatkan dari Ummu Salamah, dia berkata : Tidaklah Nabi Salallahu ‘alaihi
Wasallam keluar dari rumahku kecuali mengangkat pandangan beliau ke langit dan
mengucapkan :
tersesat dan disesatkan, tergelincir atau digelincirkan, berbuat zhalim atau
dizhalimi dan berbuat jahil atau dijahili. (H.R Abu Dawud no. 5094)
tempat.
singgah di suatu tempat maka dianjurkan pula membaca doa yaitu doa yang diajarkan Rasulullah Salallahu
‘alaihi Wasallam, diriwayatkan dari Sa’ad bin Abi Waqqash :
التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakan-Nya. (H.R Imam Muslim).
penting dalam menangkal sihir adalah dengan membentengi diri dengan dzikir dan
doa yang diajarkan. Di antaranya memperbanyak doa di atas, diucapkan di malam ataupun
di siang hari, JUGA KALAU SINGGAH atau masuk di tempat manapun, baik itu di
suatu bangunan, di padang sahara, di udara ataupun di lautan. (Majmu`
Fataawaa).
diri ketika keluar rumah adalah dengan SENANTIASA BERDZIKIR dalam perjalanan.
Diantaranya adalah dengan membaca kalimat kalimat thaiyibah, misalnya :
Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaha ilallah, Allahu Akbar ataupun kalimat
thaiyibah yang lainnya.
dapat melindungi dari gangguan syaithan yang akan melakukan keburukan kepada
hamba hamba Allah.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
فَإِنَّ مَثَلَ ذَلِكَ كَمَثَلِ رَجُلٍ خَرَجَ الْعَدُوُّ فِي أَثَرِهِ سِرَاعًا
حَتَّى إِذَا أَتَى عَلَى حِصْنٍ حَصِينٍ فَأَحْرَزَ نَفْسَهُ مِنْهُمْ كَذَلِكَ
الْعَبْدُ لَا يُحْرِزُ نَفْسَهُ مِنْ الشَّيْطَانِ إِلَّا بِذِكْرِ اللَّهِ
berdzikir kepada Allah. Permisalannya itu, seperti seseorang yang dikejar-kejar
musuh, lalu ia mendatangi benteng yang kokoh dan berlindung di dalamnya.
Demikianlah seorang hamba, tidak dapat melindungi dirinya dari syaithan,
kecuali dengan dzikir kepada Allah (H.R Imam Ahmad).
membiasakan diri membaca doa dan dzikir ketika keluar rumah. Dengan demikian
akan terlindung dari berbagai gangguan di luar rumah seperti sihir ataupun
hipnotis. Sungguh sihir dan hipnotis itu adalah datang dari iblis dan bala
tentaranya.
Wallahu A’lam. (1.945)






































