SUSAH
nikmat kepada hamba hamba-Nya. Bahkan nikmat itu tak terhitung jenis dan
jumlahnya. Allah Ta’ala berfirman :
تُحْصُوهَا ۗ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ
kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh manusia itu sangat zhalim dan
sangat mengingkari (nikmat Allah). Q.S Ibrahim 34.
menyuruh hamba hamba-Nya untuk meminta tambahan nikmat melalui doa. Allah
Ta’ala berfirman :
لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ
جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang orang yang sombong
tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina. (Q.S
al Ghafir 60).
اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًاMohonlah kepada Allah sebagian dari
karunia-Nya. Sungguh Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (Q.S an Nisa’ 32)
banyak berdoa memohon segala yang dibutuhkan terutama sekali keselamatan dan
juga kebakan di dunia dan di akhirat.
bahkan sangat khusyu’ berdoa yaitu pada saat KEADAANNYA SANGAT SUSAH. Lagi
didatangi banyak masalah berat. Diantaranya adalah ketika mendapat musibah
berupa sakit yang tak kunjung sembuh, rizki terasa seret, dizhalimi orang lain
dan yang lainnya.
ketika seorang hamba berdoa dan memohon kebaikan kepada Allah Ta’ala SUNGGUH
SANGATLAH TEPAT DAN TERPUJI.
hamba Allah JANGANLAH HANYA BERDOA PADA SAAT SEMPIT, SUSAH DAN KEADAAN SULIT
SAJA. Sungguh sangat dianjurkan pula berdoa dalam keadaan senang, dalam keadaan
sehat, hati sedang berbunga bunga,
kehidupan lagi terasa indah dan rizki mengalir deras.
Hendaknya seseorang memperbanyak berdoa pada saat saat lapang agar Allah
Subhanahu wa Ta’ala mengabulkan permintaannya pada saat saat sempit. (Lihat Kitab
Ensiklopedi Adab Islam).
Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
لَهُ عِنْدَ الشَّدَائِدِ وَالْكَرْبِ فَيَكْثُرُ الدَّعَاءَ فِى الرَّخَاءِ
pada saat saat sempit dan kesulitan, hendalah dia banyak berdoa pada saat saat
lapang. (H.R Imam at Tirmidzi dan al Hakim).
selalu mengingat Allah Ta’ala setiap waktu dan dalam berbagai keadaan melalui doa dan dzikir. Allah Ta’ala berfirman
:
لِي وَلَا تَكْفُرُونِ
kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku. (Q.S al
Baqarah 152)
Wallahu A’lam. (1.926)







































