berbuat baik kepada manusia dan memerintahkan
manusia untuk berbuat baik pula terhadap sesamanya yaitu sebagaimana firman-Nya :
إِلَيْكَ ۖ
sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu. (Q.S al Qashash 77).
sesama, terutama sekali terhadap sesama hamba Allah adalah :
Allah Ta’ala akan mendatanginya. Allah Ta’ala berfirman :
تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَأَحْسِنُوا ۛ إِنَّ اللَّهَ
يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
janganlah kamu jatuhkan (dirimu sendiri) ke dalam kebinasaan dengan tangan
sendiri. Dan berbuat baiklah. Sungguh Allah mencintai orang orang yang berbuat
baik. (Q.S al Baqarah 195)
dengan kebaikan.
kebaikan yang dilakukan oleh orang orang beriman. Allah Ta’ala berfirman :
الْإِحْسَانُ
pula (Q.S ar Rahmaan 60).
الصَّالِحَاتِ إِنَّا لَا نُضِيعُ أَجْرَ مَنْ أَحْسَنَ عَمَلًا
shalih, Kami benar benar TIDAK AKAN MENYIA NYIAKAN pahala orang yang
mengerjakan perbuatan yang baik itu. (Q.S al Kahfi 30).
dianjurkan untuk memelihara beberapa sikap yang sangat bermanfaat bagi
perbuatan baiknya, diantaranya adalah :
bersih dan tulus. Secara istilah ikhlas bermakna : MELAKUKAN IBADAH DENGAN NIAT
KARENA ALLAH DAN MENGHARAP PAHALA DAN RIDHA-NYA.
adalah salah satu syarat diterimanya ibadah dan segala perbuatan baik.
Allah Ta’ala berfirman :
اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا
الزَّكَاةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ
Allah DENGAN IKHLAS mentaati-Nya semata mata karena (menjalankan) agama dan
juga agar melaksanakan shalat dan
menunaikan zakat dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar). Q.S al
Baiyinah 5).
الْأَعْلَىٰ
mencari keridhaan Rabb-nya yang Mahatinggi. (Q.S al Lail 20)
sangat utama menjaga sikap ikhlas dalam berbuat baik sehingga bernilai di sisi
Allah Ta’ala.
baik yang dilakukan.
baiknya disebut sebut bahkan sengaja
ditunjukkan di hadapan khalayak ramai.
Sungguh Allah Ta’ala telah mengingatkan dalam firman-Nya :
تُبْطِلُوا صَدَقَاتِكُمْ بِالْمَنِّ وَالْأَذَىٰ كَالَّذِي يُنْفِقُ مَالَهُ
رِئَاءَ النَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۖ
kamu MERUSAK sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan MENYAKITI (perasaan si
penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia
dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. (Q.S al Baqarah 264)
manusia.
dianjurkan untuk TIDAK MENGHARAPKAN BALASAN DARI MANUSIA. Ketika seseorang
mengharapkan balasan dari manusia MAKA SIAP SIAPLAH UNTUK KECEWA. Ketahuilah
bahwa sangatlah banyak manusia YANG TAK PANDAI ATAU TAK MAU BERTERIMA KASIH.
kepada manusia berterima kasih (baca : bersyukur) kepada Allah Ta’ala banyak
manusia yang mengabaikannya. Perhatikanlah firman Allah Ta’ala berikut ini :
bersyukur. (Q.S Saba’ 13).
أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَشْكُرُونَ
yang dilimpahkan kepada manusia, TETAPI KEBANYAKAN MEREKA TIDAK BERSYUKUR. (Q.S
al Mu’min 61).
لَا نُرِيدُ مِنْكُمْ جَزَاءً وَلَا شُكُورًا
kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan. (Sambil berkata) :
Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah karena mengharapkan
keridhaan Allah. Kami tidak mengharapkan balasan dan terima kasih dari kamu.
(Q.S al Insan 8-9)
Wallahu A’lam. (1.827)





































