Ta’ala. Allah Ta’ala menjelaskan dalam firman-Nya :
لَهُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ
وَالنُّجُومُ وَالْجِبَالُ وَالشَّجَرُ وَالدَّوَابُّ وَكَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ۖ
وَكَثِيرٌ حَقَّ عَلَيْهِ الْعَذَابُ ۗ وَمَنْ يُهِنِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ
مُكْرِمٍ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَفْعَلُ مَا يَشَاءُ
langit dan siapa yang ada di bumi bersujud kepada Allah. Juga matahari, bulan,
bintang, gunung gunung, pohon pohon, hewan hewan yang melata dan banyak
diantara manusia ?.
adzab. Barangsiapa yang dihinakan Allah tidak seorang pun yang akan
memuliakannya. Sungguh Allah berbuat apa saja yang Dia kehendaki. (Q.S al Hajj
18).
matahari, bulan, bintang, gunung, pohon binatang dan yang lainnya, kita tak
mengetahuinya. Sungguh Allah Ta’ala Yang Maha Mengetahui. Sedangkan cara sujud
manusia adalah dengan tujuh anggota tubuh, dijelaskan Rasulullah Salallahu
‘alaihi Wasallam dalam sabda beliau.
‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah dalam Manhajus Salikin
menyebutkan :
صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُمِرْتُ أَنْ أَسْجُدَ عَلَى سَبْعَةِ
أَعْظُمٍ:عَلَى الجَبْهَةِ—وَأَشَارَ بِيَدِهِ إِلَى أَنْفِهِ—وَالكَفَّيْنِ
وَالرُّكْبَتَيْنِ وَأَطْرَافِ
pada tujuh anggota tubuh, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
‘Aku diperintahkan untuk sujud pada tujuh anggota tubuh yaitu: dahi—beliau
berisyarat dengan tangannya pada hidungnya–, kedua telapak tangan, kedua lutut,
kedua ujung kaki. (Muttafaqun ‘alaih)
manusia untuk bersujud, sebagai salah satu cara menyembah dan mengabdi
kepada-Nya, sebagaimana firman-Nya :
(Dia). Q.S an Najm 62.
bersujud kepada Allah Ta’ala secara
khusus menunjukkan keutamaan bersujud. Sujud adalah rahasia dan inti dari
ibadah. Ruh dari sujud adalah kekhusyu’an kepada Allah Ta’ala dan ketundukan
kepada-Nya.
KETUNDUKAN SEORANG HAMBA KEPADA RABBNYA. Dengan bersujud, hati dan raga seorang
hamba akan tunduk. Meletakkan bagian tubuh yang paling mulai ke tanah tempat
berpijaknya kaki. (Tafsir Taisir Karimir Rahman).
السَّاجِدِينَ
(Allah) dan jadilah kamu termasuk orang-orang yang bersujud. (Q.S al Hijr 98)
kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari.
(Q.S al Insan 26)
shalatnya maka Allah Ta’ala berjanji akan memberikan balasan KEBAIKAN YANG
BESAR, diantaranya :
derajat.
اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقُلْتُ لَهُ: حَدِّثْنِي بِحَدِيثٍ
عَسَى اللَّهُ أَنْ يَنْفَعَنِي بِهِ، فَقَالَ: عَلَيْكَ بِالسُّجُودِ، فَإِنِّي
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا
مِنْ عَبْدٍ يَسْجُدُ لِلَّهِ سَجْدَةً، إِلَّا رَفَعَ اللَّهُ لَهُ بِهَا
دَرَجَةً، وَحَطَّ عَنْهُ بِهَا خَطِيئَةً
seorang bekas pelayan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, aku berkata kepadanya : Ceritakan padaku
suatu hadits yang mudah-mudahan Allah akan memberikan manfa’atnya padaku dengan
hadits tersebut.
engkau (bersungguh-sungguh memperbanyak) sujud, karena aku mendengar Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Tidaklah seorang hamba yang bersujud
kepada Allah dengan sekali sujud (saja), melainkan Allah akan mengangkatnya
beberapa derajat, dan menghapuskan beberapa dosa. (H.R Ibnu Hibban, an
Nasa’i, Ibnu Majah, Imam Ahmad dan juga
ahli hadits yang selainnya)
dengan Rasulullah di surga.
sebagai berikut :
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَيْتُهُ بِوَضُوئِهِ وَحَاجَتِهِ فَقَالَ
لِي سَلْ فَقُلْتُ أَسْأَلُكَ مُرَافَقَتَكَ فِي الْجَنَّةِ قَالَ أَوْ غَيْرَ
ذَلِكَ قُلْتُ هُوَ ذَاكَ قَالَ فَأَعِنِّي عَلَى نَفْسِكَ بِكَثْرَةِ السُّجُودِ
‘alaihi wa sallam, lalu aku membawakan air wudhu’ nya dan air untuk
hajatnya. Maka beliau bersabda kepadaku
: Mintalah kepadaku !. Maka aku berkata : Aku meminta kepadamu agar aku
menemanimu di surga.
bersabda : Atau ada (permintaan) selain itu ?. Aku menjawab : Itulah
yang dia katakan. Maka beliau menjawab : Bantulah aku untuk mewujudkan
keinginanmu dengan banyak melakukan sujud. (H.R Imam Muslim, Abu Dawud, an
Nasa’I, Imam Ahmad dan ahli hadits yang selainnya)
Ta’ala untuk mendapat banyak kebaikan terutama di akhirat kelak TETAPI
KENYATAAN MENUNJUKKAN BAHWA SANGATLAH BANYAK MANUSIA YANG TAK MAU BERSUJUD
KEPADA-NYA.
pohon dan hewan bersujud mereka tak mendapat apa apa di akhirat kelak karena
semua akan punah dan tak akan dibangkitkan pada saat hari Kiamat. NAMUN
DEMIKIAN MEREKA TETAP BERSUJUD SEBAGAI BUKTI TAKUT DAN KEPATUHAN MEREKA KEPADA
ALLAH TA’ALA.
Wallahu A’lam. (1.821)




































